Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
restorasi

restorasi

Ratings: (0)|Views: 1,364|Likes:
Published by Tumbur Sihaloho

More info:

Published by: Tumbur Sihaloho on Feb 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/31/2013

pdf

text

original

 
 1
@2004 Debby. V. Pattimahu Posted 30 December 2004Makalah Falsafah Sains (PPS 702)Program Pascasarjana / S3Institut Pertanian Bogor Desember 2004Dosen :Prof. Dr. Rudy C. Tarumingkeng (Penanggung jawab)Prof. Dr. Ir. Zahrial CotoDr. Ir. Hardjanto, MS
RESTORASI LAHAN KRITIS PASCA TAMBANG SESUAIKAIDAH EKOLOGI
Oleh :
Debby. V. Pattimahu
 NRP. P062040061
e-mail :debbyvp291@yahoo.com 
PENDAHULUAN
Tanah merupakan sumberdaya alam yang bersama-sama dengan hutan dan air membentuk suatu ekosistem yang sangat mempengaruhi aktivitas manusia.Pendayagunaan sumberdaya alam melalui eksploitasi, pemanfaatan pada suatukomponen dalam suatu ekosistem khususnya lahan, pada hakekatnya akanmenimbulkan perubahan dalam ekosistem tersebut yang akan berimplikasi padaseluruh jaringan sistem kehidupan
.
Setiap pembangunan ekonomi selalu menuntut alokasi sumberdaya, terutamasumberdaya alam. Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat mengakibatkantindakan pemanfaatan sumberdaya alam untuk mencukupi kebutuhan pangan,sandang, papan meningkat dengan pesat pula. Dalam prakteknya upaya untuk mencapai target tersebut seringkali menimbulkan masalah-masalah lingkungan yangkompleks, salah satunya sebagai akibat dari penggunaan lahan untuk kegiatan pertambangan. Hal ini merupakan pemicu timbulnya permasalahan degradasiekosistem yang berawal dari terdegradasinya lahan yang ditunjukkan dengantingginya tingkat erosi dan menurunnya kemampuan peresapan air yang lebih lanjutmengakibatkan penurunan kesuburan tanah.
 
 2Degradasi lahan didefinisikan sebagi kehilangan atau penurunan kegunaanatau perubahan kemampuan lahan yang tidak tergantikan. Degradasi lahan berimplikasi pada menurunnya status sumberdaya alam yang berakibat dari berubahnya kondisi tanah, rusaknya sistem tata air dan berkurangnyakeanekaragaman flora dan fauna atau pergantian suatu bentuk organisma oleh bentuk lain. Dengan demikian terdegradasinya lahan dalam suatu ekosistem pada akhirnyaakan membuat terdegradasinya ekosistem secara keseluruhan.Degradasi ekosistem disebabkan oleh faktor-faktor alamiah seperti adanya bencana alam dan faktor-faktor antropogenik seperti pertambahan penduduk yangkemudian meningkatkan interaksi manusia dengan lingkungannya. Revegetasimerupakan salah satu teknik vegetatif yang dapat diaplikasikan dalam upayamerestorasi lahan-lahan yang mengalami kerusakan kritis. Kegiatan ini bertujuanuntuk memperbaiki kondisi iklim mikro, memulihkan biodiversitas dan memulihkankondisi lahan. Pada areal bekas pertambangan, revegetasi diperlukan untuk menstabilisasi tanah, mencegah peningkatan asam baru dari pengeksposan.Disamping itu untuk menunjang keberhasilan dalam merehabilitasi lahanrusak akibat pertambangan, maka dapat dilakukan berbagai upaya seperti perbaikanlahan pra tanam dengan memperbaiki aplikasi prinsip ekologi yang tepat dengankondisi lingkungan.
T U J U A N
Makalah ini bertujuan untuk membedah fenomena dampak yang terjadi akibatterdegradasinya suatu ekosistem akibat kegiatan pertambangan yang menimbulkanmunculnya lahan-lahan kritis. Fenomena ini diharapkan dapat menjadi informasiyang berguna dalam penerapan kaidah ekologi dalam upaya pemulihan ekosistemyang bersangkutan.
EKOLOGI RESTORASI
Ekologi restorasi adalah salah satu ilmu terapan yang mempelajari perbaikanatau pemulihan suatu sistem ekologi yang sudah mengalami ganggguan. Berbagai
 
 3aktifitas manusia seperti pembukaan hutan, penambangan, pembukaan lahan pertanian dan permukiman bertanggung jawab terhadap kerusakan ekosistem yangterjadi. Lahan-lahan rusak yang sudah kritis biasanya memiliki fondasi fisik, kimadan biologi tanah yang buruk. Pada lahan-lahan ini kegiatan rehabilitasi lahan harusdilakukan supaya degradasi yang terjadi tidak bertambah parah.Kaidah-kaidah ekologi merupakan dasar yang harus dipakai dalammerestorasi suatu ekosistem rusak. Untuk menunjang keberhasilan dalammerehabilitasi lahan kritis menurut Setiadi (1996), usaha-usaha seperti perbaikanlahan pra tanam, seleksi species, aplikasi teknik silvikultur yang tepat, penggunaan pupuk serta pemberian Mikoriza arbuskula perlu dilakukan.Restorasi lahan kritis bekas tambang bertujuan untuk :1.
 
Protektif Memperbaiki stabilitas lahan sehingga dapat memaksimalkan fungsi lahansesuai dengan tujuan peruntukannya, mempercepat penutupan lahan danmengurangi surface run off dan erosi tanah.2.
 
Produktif Mengarah pada peningkatan kesuburan tanah (soil fertility) yang lebih produktif,sehingga bisa saja diusahakan tanaman yang tidak saja menghasilkan kayu,tetapi juga menghasilkan produk non kayu yang dapat bermanfaat untuk masyarakat di sekitarnya.3.
 
Konservatif Kegiatan untuk membantu mempercepat terjadinya suksesi secara alami ke arah peningkatan keanekaragaman hayati species lokal, serta penyelamatan pemanfaatan jenis-jenis tumbuhan potensial lokal yang langka. Meningkatkan biodiversitas flora dan fauna species setempat, sehingga dapat dimanfaatkansecara berkelanjutan.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
master_tommy25 liked this
master_tommy25 liked this
dinooaku liked this
Arthur Brown liked this
Arthur Brown liked this
sulizhulizh liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->