Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemanfaatan Energi Nuklir Dan Isu Kekinian

Pemanfaatan Energi Nuklir Dan Isu Kekinian

Ratings: (0)|Views: 306 |Likes:

More info:

Published by: Gede Agus Prana Anatawijaya on Feb 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2011

pdf

text

original

 
Pemanfaatan Energi Nuklir dan Isu Kekinian
Bila kita melihat berbagai aktivitas kehidupan, kita tidak akan pernah terlepas dariketergantungan makhluk hidup terhadap energi. Kebutuhan akan energi menjadi semakin pentingabad ini, seiring dengan menipisnya sumber daya alam yang tersedia dan dampak dari aktivitas pemanfaatan energi tersebut bagi kehidupan. Untuk melakukan aktivitas hidup manusia dilevelyang sederhana, kita memerlukan energi untuk hidup atau menggerakan semua organ tubuh kitasampai pada sel-sel yang ada dalam tubuh kita. Energi tersebut bisa didapat umumnya darimakanan, sinar matahari, alat-alat elektronik yang membantu tubuh untuk mendapatkan energidan lain-lain. Di sisi lain aktivitas hidup manusia diluar tubuh manusia yang dapat menunjanghidup manusia diantaranya bisnis, kantor, industri, transportasi dan lainnya memerlukan energi baik itu dalam bentuk bahan bakar maupun listrik.Meningkatnya kebutuhan akan energi seiring dengan pertambahan penduduk mengakibatkan berkurangnya sumber energi dan terganggunyaekosistem di bumi akibat proses aktivitas manusia dalam pemanfaatansumber-sumber energi tersebut salah satunya efek rumah kaca. Secaraumum energi diklasifikasikan menjadi tiga bagian besar yaitu pertama,energi berbahan bakar tak terbaharukan (
non-renewable
)
khususnya bahan bakar fosil, bahan bakar terbaharukan (
renewable
)
dan bahan bakar nuklir. Dalam artikelini, penulis hanya akan menggambarkan pemanfaatan bahan bakar nuklir secara umum.Penggunaan bahan bakar nuklir telah dilakukan dalam kurun waktu yang relatif lama semenjak ditemukannya atom untuk keperluan riset.Pemanfaatan nuklir dapat dikategorikan untuk makanan, obat-obatan, kesehatan dan kedokteran,industri, transportasi, desalinasi air, listrik dan senjata. Pemanfaatan radio isotop telah dilakukanuntuk keperluan makanan yang berhubungan dengan rekayasa pertanian dan peternakan.Pemanfaatan bahan nuklir untuk obat-obatan, kesehatan, kedokteran dan industri juga diperolehdari radio isotop. Untuk transportasi dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu pemanfaatan langsungreaktor nuklir untuk transportasi dan pemanfaatan secara tak langsung dengan produksi hidrogendari kelebihan panas reaktor nuklir, yang nantinya hidrogen tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Pemanfaatan reaktor nuklir berskala kecil untuk kendaraan telah dilakukan untuk keperluan eksplorasi di daerah terisolir seperti di kutub oleh pemerintah rusia sekitar tahun 1950an, hanya saja untuk skala kendaraan komersial masih belum bisa dilakukan. Dalam skala kapalselam telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan reaktor kecil untuk menggerakan mesinkapal selam tersebut. Pemikiran lain adalah untuk transportasi luar angkasa. Pemanfaatan energinuklir untuk keperluan transportasi diatas khususnya kendaraan eksplorasi, kapal selam dan pesawat luar angkasa, dikarenakan pemanfaatan bahan nuklir yang dapat dilakukan untuk jangkayang relatif panjang tanpa adanya
refueling 
(penambahan bahan bakar baru selama reaktor  beroperasi
)
.Desalinasi air juga menjadi penting, khususnya berkurangnya sumber air bersih bagi keperluansehari-hari, hal ini juga memanfaatkan kelebihan panas dari sebuah reaktor nuklir. Dalam skalaindustri yang lebih luas lagi, pemanfaatan bahan bakar nuklir untuk keperluan pembangkit listrik.Dari skala dunia, nuklir berkontribusi sekitar 17% untuk keperluan energi listrik dunia, dimana jepang menggunakan energi nuklir sekitar 36%, perancis lebih dari 70% dan Amerika serikatsekitar 20%. Pemanfaatan nuklir untuk senjata merupakan hal yang terus hangat diperdebatkanPLTN Ohi, Jepang 
 
terutama selepas perang dunia ke 2 dan perang dingin, serta pada saat ini berkaitan dengan krisisnuklir Iran. Secara mendasar selain untuk tujuan perang, kesemua pemanfaatan bahan bakar nuklir berasal dari satu kebutuhan akan energi dan manfaatnya untuk manusia. Ada 2 pilihansecara filosofi berkaitan dengan bahan bakar nuklir ini, mau dimanfaatkan atau dibiarkan begitusaja. Kalau dibiarkan begitu saja maka tingkat radiasi masih ada secara alami dari bahan bakar nuklir tersebut dan karena proses peluruhan, lama kelamaan dalam kurun waktu tertentu bahantersebut akan menjadi sampah radio-aktif juga. Sedangkan pilihan untuk memanfaatkan bahannuklir, masih tersimpan dua pertanyaan lagi yaitu memanfaatkan untuk keperluan sipil dankeperluan damai atau untuk pemanfaatan militer dan peperangan. Sudah barang tentu pilihannyadimanfaatkan untuk keperluan damai dan kemaslahatan manusia. Pemanfaatan untuk keperluandamai inilah yang bisa kita sebut sebagai Pembangkit tenaga nuklir (PTN
)
atau
nuclear power  plant 
(NPP
)
. Dari PTN inilah bisa digunakan untuk semua keperluan yang telah disebutkandiatas dari makanan sampai pada listrik. Perkembangan teknologi nuklir sebagai energi alternatif yang dimanfaatkan menjadi energi listrik yang bisa menjadi kontributor kompetitif dengansumber energi listrik lainnya seperti batu bara, minyak, gas, air dan lainnya.Pengembangan energi nuklir untuk tujuan sipil seperti reaktor nuklir untuk pembangkit dayadimulai secara intensif setelah konferensi Genewa
³On the peaceful uses of atomic energy´
yangdi sponsori oleh UN (PBB
)
tahun 1955. NPT mengisyaratkan adanya kemauan yang begitu kerasakan penggunaan teknologi nuklir untuk tujuan damai atau sipil, dimana setiap bahan bakar nuklir di proteksi dan di awasi terutama proses pengayaan dan daur ulang limbah bahan bakar.Pada mulanya perjanjian ini adalah hanya pada ke 5 negara besar pemilik senjata nuklir agar tidak melakukan transfer teknologi senjata nuklir ke negara lain. Saat ini program itu juga bertujuan untuk pengurangan produksi dan penghancuran senjata nuklir. Pilihan energi nuklir sebagai salah satu opsi energi yang bersih disadari oleh salah seorang pendiri organisasilingkungan dunia greenpeace Dr. Patrick Moore, PhD, dia sampaikan pandangannya tersebutdalam
Congressional Subcommittee on Nuclear Energy
EApril 28, 2005 :
 Nuclear energy isthe only non-greenhouse gas emitting power source that can effectively replace fossil fuels and  satisfy global demand 
. Pandangan Moore tersebut mensiratkan adanya sebuah kesadaran ahlilingkungan akan kebutuhan energi yang bersih dan berkesinambungan dengan memilih opsienergi nuklir. Awal dari
renaissance
teknologi nuklir bagi masa sekarang dan yang akan datangditandai dengan kemajuan
non proliferation treaty
(NPT
)
dan penghargaan nobel sebagai penghargaan internasional bagi kemajuan
 International Atomic Energy Agency
(IAEA
)
dan pemimpinnya al-baradei tahun 2005 lalu, serta dengan agresifnya program Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN
)
negara-negara di asia seperti Cina dan India.Berkaitan dengan senjata nuklir, hal yang essensial yang membedakan reaktor nuklir dengansenjata nuklir adalah kadar pengayaan uraniumnya yang sampai 90% pengayaan dibanding
reactor grade
dibawah 20 % pengayaan sesuatu aturan IAEA. Ditambah lagi secara desainmemerlukan susunan tersendiri yang berbeda dengan desain reaktor untuk daya. Krisis nuklir Iran yang terjadi saat ini adalah berdasar pada asumsi yang berbeda antara keperluan pengembangan energi nuklir dari negara Iran dan dari negara-negara Amerika dan Eropa. Iran bersikukuh bahwa program nuklirnya hanya untuk keperluan sipil yaitu untuk pembangkit listrik  bukan untuk pembuatan senjata. Disisi lain Amerika dan negara-negara Eropa mencurigai program nuklir Iran akan dijadikan pengembangan senjata nuklir. Negara-negara tersebut tetap
 
mencurigai apabila untuk 
reactor grade
saja Iran bisa membuat pengayaan uranium, maka akanmampu untuk keperluan senjata dengan teknologi pengayaan uranium yang telah dikuasasi.Pilihan akan pemanfaatan nuklir berdasar pada sebuah kebutuhan mendesak akan energi dankebutuhan hidup manusia dari kebutuhan makanan sampai pada kelistrikan tanpa menjadikan bahan nuklir itu menjadi persenjataan yang dapat mematikan umat manusia. Berbagai manfaatyang diambil oleh ketersediaan bahan bakar dialam khususnya nuklir memberi manfaat yang begitu luas bagi kehidupan manusia yang sudah barang tentu ada efek lain yang sedang terus diminimalisir yaitu efek dari sampah nuklir.
eaktor Nuklir AplikasiyDaya nuklir:oPanas untuk pembangkit listrik oPanas untuk perumahan dan pemanas industrioDesalinasiyPropulsi nuklir:oPropulsi nuklir kelautanoUsulan roket panas nuklir yTransmutasi unsur:oProduksi plutonium, yang biasa digunakan dalam senjata nuklir oProduksi beragam isotop radioaktif, seperti americium yang digunakan dalamdetektor asap, dan cobalt-60, molybdenum-99 dan lainnya yang digunaknuntuk pencitraan dan perawatan medisyAplikasi penelitian :oPenyediaan sumber neutron dan radiasi positron (misalnyaAnalisisAktivasi Neutron dan Penanggalan potassium-argon
)
 oPengembangan teknologi nuklir Sejarahnuklir yang pertama muncul dikendalikan oleh alam. Lima belas reaktor fissi nuklir alami

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Soe Dardjo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->