Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
4Activity

Table Of Contents

1.3 Ketentuan yang terkait
1.4 Penamaan, penunjukan, dan pemberlakuan
1.5 Penafsiran dan penyimpangan
1.7 Persyaratan peralihan
Bagian 2 Persyaratan dasar
2.1 Proteksi untuk keselamatan
2.2 Proteksi perlengkapan dan instalasi listrik
2.3 Perancangan
2.4 Pemilihan perlengkapan listrik
2.5 Pemasangan dan verifikasi awal instalasi listrik
2.6 Pemeliharaan
Bagian 3 Proteksi untuk keselamatan
3.1 Pendahuluan
3.2 Proteksi dari kejut listrik
3.3 Proteksi dari sentuh langsung maupun tak langsung
3.5 Proteksi dari sentuh tak langsung
3.6 Ketentuan umum bagi proteksi dari sentuh tak langsung
3.7 Proteksi dengan pemutusan suplai secara otomatis
3.9 Proteksi dengan lokasi tidak konduktif
3.10 Proteksi dengan ikatan penyama potensial lokal bebas bumi
3.11 Proteksi dengan separasi listrik
3.12 Sistem TT atau sistem Pembumian Pengaman (sistem PP)
3.13 Sistem TN atau sistem Pembumian Netral Pengaman (PNP)
3.14 Sistem IT atau sistem Penghantar Pengaman (sistem HP)
3.15 Penggunaan Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS)
3.16 Luas penampang penghantar proteksi dan penghantar netral
3.17 Rekomendasi untuk sistem TT, TN dan IT
3.18 Peraturan umum untuk elektrode bumi dan penghantar bumi
3.19 Pemasangan dan susunan elektrode bumi dan penghantar bumi
3.20 Resistans isolasi suatu instalasi listrik tegangan rendah
3.21 Pengujian sistem proteksi yang memakai penghantar proteksi
Sistem proteksi yang memakai penghantar proteksi adalah :
3.23 Proteksi dari efek termal
3.24 Proteksi dari arus lebih
3.25 Proteksi instalasi listrik dari tegangan lebih akibat petir
4.2 Susunan umum, kendali dan proteksi
4.4 Jumlah titik beban dalam tiap sirkit akhir
4.6 Susunan sirkit cabang dan sirkit akhir
4.7 Penghantar netral bersama
4.8 Pengendalian sirkit yang netralnya dibumikan langsung
4.9 Proteksi sirkit yang netralnya dibumikan langsung
4.10 Pengendalian dan proteksi sirkit yang netralnya dibumikan tidak langsung
4.12 Sakelar dan pemutus sirkit
4.13 Lokasi dan pencapaian PHB
Bagian 5 Perlengkapan listrik
5.1 Ketentuan umum
5.2 Pengawatan perlengkapan listrik
5.3 Armatur penerangan, fiting lampu, lampu dan roset
5.6 Generator
5.7 Peranti randah
5.8 Transformator dan gardu transformator
5.9 Akumulator
5.10 Kapasitor
5.11 Resistor dan reaktor
5.13 Perlengkapan pemanas induksi dan dielektrik
5.14 Pemanfaat dengan penggerak elektromekanis
5.15 Mesin las listrik
5.16 Mesin perkakas
5.17 Perlengkapan sinar X
5.18 Lampu busur
Bagian 6 Perlengkapan Hubung Bagi dan Kendali (PHB) serta komponennya
6.1 Ruang lingkup
6.2 Ketentuan umum
6.3 Perlengkapan Hubung Bagi dan Kendali (PHB) tertutup
6.4 Perlengkapan Hubung Bagi dan Kendali (PHB) terbuka
6.5 Lemari hubung bagi, kotak hubung bagi dan meja hubung bagi
7.3 Pembebanan penghantar
7.4 Pembebanan penghantar dalam keadaan khusus
7.5 Proteksi arus lebih
7.8 Isolator, pipa instalasi dan lengkapannya
7.9 Jalur penghantar
7.10 Syarat umum pemasangan penghantar (sampai dengan 1.000 volt)
7.11 Sambungan dan hubungan
7.12 Instalasi dalam bangunan
7.13 Pemasangan penghantar dalam pipa instalasi
7.14 Penghantar seret dan penghantar kontak
7.16 Pemasangan penghantar udara di sekitar bangunan
7.17 Pemasangan penghantar khusus
Bagian 8 Ketentuan untuk berbagai ruang dan instalasi khusus
8.2 Ruang kerja listrik
8.3 Ruang kerja listrik terkunci
8.4 Ruang uji bahan listrik dan laboratorium listrik
8.5 Ruang dengan bahaya kebakaran dan ledakan
8.6 Ruang lembab termasuk ruang pendingin
8.7 Ruang sangat panas
8.8 Ruang berdebu
8.9 Ruang dengan gas, bahan atau debu yang korosif
8.10 Ruang radiasi
8.11 Perusahaan kasar
8.12 Pekerjaan dalam ketel uap, tangki dan bejana logam lainnya
8.13 Peluncur, dok, galangan kapal dan sebagainya
8.14 Derek dan lif listrik
8.17 Instalasi listrik desa
8.18 Instalasi sementara
8.19 Instalasi semi permanen
8.20 Instalasi dalam masa pekerjaan pembangunan
8.21 Instalasi generator (genset) darurat
8.22 Instalasi penerangan darurat
8.23 Instalasi listrik di dalam kamar mandi
8.24 Instalasi ruang terbuka
8.25 Kolam renang dan kolam lainnya
8.26 Penerangan tanda dan penerangan bentuk
8.27 Fasilitas Pelayanan Kesehatan
8.28 Jenis ruang khusus
Bagian 9 Pengusahaan instalasi listrik
9.4 Proteksi pemasangan instalasi listrik
9.5 Pemasangan instalasi listrik
9.6 Pengaturan instalasi bangunan bertingkat
9.9 Keselamatan dalam pekerjaan
9.10 Pelayanan
9.11 Hal yang tidak dibenarkan dalam pelayanan
9.13 Pemeliharaan ruang dan instalasi khusus
Lambang huruf untuk instrumen ukur
Lampiran A.1 Lambang huruf untuk instrumen ukur
Lampiran B.1 Lambang gambar untuk diagram saluran arus kuat
Lampiran B.2 Lambang gambar untuk diagram instalasi pusat dan gardu listrik
Lampiran B.3 Lambang gambar untuk diagram instalasi bangunan
Pertolongan pertama pada kecelakaan dan keselamatan kerja
Lampiran H.1 Susunan keanggotaan revisi PUIL 1987 (SNI 04-225-1987)
Lampiran H.3 Kelompok pelaksana perumusan revisi PUIL 1987
Lampiran H.4 Anggota tim editing revisi PUIL 1987
Indeks
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PUIL2010

PUIL2010

Ratings: (0)|Views: 623 |Likes:
Published by micks_gambit71

More info:

Published by: micks_gambit71 on Feb 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

You're Reading a Free Preview
Pages 12 to 110 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 122 to 178 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 190 to 241 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 253 to 529 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 541 to 562 are not shown in this preview.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->