Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tabloid Manunggal Carut Marut Transportasi Semarang

Tabloid Manunggal Carut Marut Transportasi Semarang

Ratings: (0)|Views: 1,595|Likes:
Published by Manunggal Press

More info:

Published by: Manunggal Press on Feb 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/03/2012

pdf

text

original

 
Edisi II Tahun IX Mei 2010
Sajian utama 
C
arut Marut
Transportasi Semarang
 
2
Diterbitkan oleh Lembaga Pers Mahasiswa Manunggal Universitas Diponegoro Pelin-dung:
Prof dr Susilo Wibowo MS MED SpAnd
Penasehat:
Prof Dr Ignatius Riwanto SpBD,Dr H Muhammad Nasir MSi Akt, Sukinta SH MHum, Dr Muhammad Nur DEA, Dr Adi Nugroho
 Pemimpin Umum:
Hendra Kusuma Wahyu H
. Sekretaris Umum:
Ratna Trianingsih
PemimpinRedaksi:
Ridha Swasti Hapsari
Pemimpin Litbang:
Alan Prahutama
Pemimpin Perusahaan:
Ar-vinda Hanugraheningtyas
Sekretaris Redaksi:
Satya Sandida
Redaktur Pelaksana:
Nurul Huda
Staf Redaksi:
Astri Nur Afdah, Muhammad Alf
M, Nedia Guswina, Mar’atush Sholihah, Destya Dwi Pangestika, Allaely Hardhiani.
Redaktur Artistik dan Online:
Siti Khatijah
Staf Artistik danOnline:
Furqon Abdi, Amalia Puspita Sari, Muhammad Reza Husain, Azam David Saifullah, Widya Prabandari, Ratih Putri Budiayanty.
Manajer Iklan:
Taufk Hidayat
Staf Iklan:
Hayattul Fitri, Rahman Adi Nugroho, Taufk Budiawan.
Manajer Rumah Tangga:
Eka Mei Fajar Y
Manajer Produksidan Distribusi:
Tidar Priyo Santoso
Staf Produksi dan Distribusi:
Widayanti.
Kadiv Data dan Informasi:
Ali Budi Utomo.
Staf Data dan Infor-masi:
Andri Imam Subekhi.
Kadiv Jaringan dan Kerjasama:
Farah Melchalida.
Staf Jaringan dan Kerjasama:
Lutf Agung Mardiansyah.
KadivKaderisasi:
Bondika Ariandani Aprilia.
Staf Kaderisasi:
Septian Ananggadipa. A
lamat Redaksi, Iklan dan Sirkulasi:
Pusat Kegiatan Mahasiswa(PKM) Joglo Universitas Diponegoro Jl. Imam Bardjo, SH No.2 Semarang 50241 Telp: (024) 8446003
E mail
persmanunggal@yahoo.com
Website
 www.manunggal.undip.ac.id
Redaksi menerima tulisan berupa opini, esai, puisi, cerpen, surat pembaca, resensi buku dan akademika. Tulisan diketik rapi dengan spasi 2 maksimal 3 folio. Redaksi berhak melaku-kan penyuntingan naskah seperlunya.
Pengamanan Terintegrasidi Tembalang
SURAT PEMBACA
MANUNGGAL / AGUSTUS 2010
SALAM REDAKSI
Universitas Diponegoro se-bagai salah satu universitas ter-kemuka di Jawa Tengah, saat initelah memulai perubahan baru.Untuk mengintegrasikan sivi-tas akademika, akultas-akultasyang awalnya berada di Pleburan,seperti Fakultas Ekonomi, FISIP,Fakultas Ilmu Budaya hinggaFakultas Perikanan dan IlmuKelautan, kini akan dipindah keTembalang. Diharapkan kepinda-han ini akan membawa perubahanyang lebih baik bagi Undip.Namun, perlu diingat pula,kepindahan tersebut pasti akanmembawa perubahan pula bagikondisi daerah Tembalang. Apa-lagi dengan adanya Rusunawayang ditujukan bagi mahasiswa.Pastinya, aktivitas di Tembalangakan semakin padat. Roda per-ekonomian juga semakin cepatbergulir.Oleh karena itu, pengawasandi Kampus Tembalang diharap-kan lebih diperketat lagi. Hal inidikarenakan seringkali terjadikriminalitas di daerah Tembalang,seperti pencurian motor dan lain-nya. Dengan demikian, mahasiswaUndip akan nyaman dan tenangmenjalani aktivitasnya di kampus.Saya tambahkan pula, diperlukanadanya pengamanan yang terinte-grasi dan kompreheni sehinggakriminalitas sedapat mungkin ter-hindarkan.
(Nurseto, FISIP)
 
GONG
P
uji Syukur kepada Tuhan YME, TabloidManunggal Edisi II tahun 2010 ak-hirnya terbit. Bukan hal yang mudah untuk menjaga konsistensi dan kualitas. Namun,tim redaksi selalu berusaha menyajikan yang terbaik bagi pembaca setia
Manunggal 
.Setelah edisi Pemilihan Rektor Undip 2010, kali inikami mencoba menyoroti kondisi transportasi publik di Semarang. Transportasi pulblik yang nyaman, amandan kondusif adalah harapan semua masyarakat. Apa-bila sistem dan kualitas transportasi publik baik makakemacetan, polusi, dan masalah transportasi lainnyadapat teratasi. Sayang, impian itu belum terwujud.Apa yang menjadi kendalanya?Kemudian, kondisi kampus Undip yang berada diJepara menjadi fokus tabloid ini. Salah satunya, milik Fakultas Kedokteran
(FK) dan Fakultas Perikanandan Ilmu Kelautan (FPIK). Ternyata, kendala jarak menjadikan pengelolaan kampus tersebut minim.Mahasiswa pun mengeluhkan kampus di sana yangkurang nyaman.Dalam rubrik sosok,
Manunggal 
menghadirkan drNur Kukuh MKes. Ada yang unik dari dosen yangberdomisili di Jepara ini. Dalam aktivitasnya yangpadat, dosen FK ini tak mempunyai
handphone.
Na-sionalisme menjadi salah satu aktor penyebabnya.Tak kalah menarik, sosok mahasiswa kali ini adalahBuna Rizal, mahasiswa Teknik Industri yang menjadiketua delegasi Undip dalam
Harvard National Model United Nation
.Selain  itu, bagaimana menyulap sabut kelapamenjadi busa bernilai tinggi tersaji dalam penelitian.Bila sedang jenuh, perjalanan ke Rawa Pening siapmenjadi alternati.Berbagai konten lain pun tak kalah menarik di-simak. Semoga tabloid ini bermanaat.Selamat membaca.
(Redaksi)
Rendah, Kualitas Transportasi Publik di Semarang
 
2
Transportasi Semarang butuh perbaikan total
Atau mau nunggu hingga macet total? ***** 
Kualitas transportasi publik, cermin keberhasilanpembangunan
Yang penting aman, nyaman, dan tertib***** 
Kampus Undip di luar Semarang kurang diper-hatikan
Katanya mau jadi World Class University...
*****
Biaya pemeliharaan Gedung 
Marine Station
 FPIK diserahkan kepada Universitas
api kok masih terbengkalai? ***** 
Azzam/ Manunggal 
 
gatasi masalah orientasi jangka pendek ekonomi Indonesia. Pertama, penciptaaniklim investasi yang lebih baik. Hal tersebutbertujuan untuk mendorong pemilik danaagar tidak menggunakan dananya untuk spekulasi dan mencari rente jangka pendek Misalnya dengan dukungan berbagai un-dang-undang yang merangsang investasi,seperti UU Ketenagakerjaan yang lebihramah terhadap pemilik modal tanpa men-gorbankan kepentingan tenaga kerja.Kedua, pemerintah perlu menerbitkanobligasi jangka panjang untuk kepentin-gan pembangunan inrastruktur khusus.Misalnya saja Obligasi jalan tol. Pemerin-tah pernah melakukan langkah ini, tetapiakhir-akhir ini agak mengendor. Olehkarenanya, hal tersebut perlu digiatkanlagi agar obligasi menarik minat pemilik dana. Suku bunganya harus lebih tinggidari bunga deposito.Ketiga, dalam pengeluaran APBNmaupun APBD, orientasinya tidak dalamjangka pendek seperti untuk hal-hal rutindalam tahun anggaran. Namun, dilakukanuntuk hal-hal jangka panjang misalnyauntuk pembangunan inrastruktur. Untuk mengatasi pendanaan yang besar makasebuah proyek pembangunan inrastrukturbisa dibiayai dengan APBN dan APBDselama beberapa tahun anggaran.
*) Dosen Fakultas Ekonomi Undip
  
Orientasi Salah Ekonomi Indonesia
G A U N G
S
ebuah perekonomian yang baik adalah perekonomian yangberkelanjutan dalam jangka pan-jang, baik dalam hal pertumbu-han, stabilitas, maupun  pemerataannya.Namun akhir-akhir ini orientasi ekonomiIndonesia justru ke arah hal-hal yang si-atnya jangka pendek. Beberapa indikatormenunjukkan hal itu.Pertama, para pemilik dana atau inves-tor lebih tertarik menggunakan uangnyauntuk berspekulasi dalam saham-sahamdan obligasi yang laris diperdagangkandi bursa daripada melakukan investasi disektor riil. Saham-saham dan obligasi itularis karena harganya dipermainkan.Kedua, selain saham dan obligasi, danamasyarakat banyak ditempatkan padainstrumen keuangan perbankan jangkapendek. Misalnya deposito 1 bulanan(konon jumlahnya mencapai 70 persendari dana pihak ketiga di bank) dan tabu-ngan. Dampaknya, perbankan tidak beranimenyalurkan dana-dana itu untuk kreditjangka panjang, tetapi ke kredit jangkapendek. Data yang dikemukakan olehGubernur Bank Indonesia menunjukkanbahwa dana yang mengendap di Serti-kat Bank Indonesia (SBI) sampai saatini ada Rp 300 trilyun. Sebuah jumlahyang antastik.Ketiga, bank-bank juga menunjuk-kan perilaku mementingkan keputu-san-keputusan dalam jangka pendek.Di samping memberikan kredit jangkapendek dan menempatkan dananya diSBI jangka pendek, juga dalam pemberianbunga deposito yang lebih tinggi untuk de-posito jangka pendek daripada yang jangkapanjang. Demikian pula dalam pemberiankredit, bunga tetap hanya berani diberikanpada tahun pertama. Selebihnya bunga akanberuktuasi mengikuti bunga pasar.Keempat, karena keterbatasan dana,pemerintah hanya berkutat pada pengelu-aran rutin jangka pendek seperti pembayaranutang dan alokasi dana ke daerah. Di-tambah lagi, pengeluaran pemerintahjuga tersedot untuk penanggula-ngan bencana di berbagai daerah.Pengeluaran untuk investasiseperti pembangunaninrastruktur yang bisamemacu pertumbu-han ekonomi hampirtidak ada. Padahal in-rastrukturb a n y a k yang rusak akibatb e r -bagaib e n - cana.
Kerugian Ekonomi Jangka Pendek 
Perekonomian yang berorientasi jangkapendek perlu dikhawatirkan karena mem-bawa beberapa kerugian. Pertama, kesem-patan kerja baru tidak akan tercipta, sebabsemua aktivitas ekonomi jangka pendek hanya memburu rente dan tidak melaku-kan kegiatan produksi baik barang maupunjasa. Padahal, masalah penciptaan kesempa-tan kerja merupakan masalah penting bagiperekonomian Indonesia sampai sekarang.Kedua, kegiatan ekonomi jangka pendek akan menciptakan indikator-indikator eko-nomi baik makro maupun mikro. Secaramakro kenaikan IHSG selalu disambut gem-bira, padahal tidak menyumbang apa-apabagi perekonomian . Selain membuat senangpara spekulan saham. Se-cara mikro, kenaikanharga saham karenatransaksi yang“dipermain-kan” juga bisamenipu karenaseolah-olahperusahaanyang hargasahamnyaselalu naik merupakan pe-rusahaan yang baik padahal tidak selalubegitu. Ini berba-haya bila perusahaantiba- tiba bangkrut, karenasaham yang di- pegang para investortak ada lagi harganya.Ketiga, pembangunan inrastrukturolehpemerintah sangat penting untuk mendo-rong pertumbuhan ekonomi. Sehingga,kesempatan kerja tidak optimal.
Jalan Keluar 
 Ada beberapa jalan keluar untuk men-
3
MANUNGGAL / AGUSTUS 2010
OPINI
 
Oleh: Nugroho SBM *)
H
arus lebih bersabar. Itulahmungkin yang orang pikir-kan saat keluar rumah danharus bergelut dengan lalulintas dan kemacetan yang ada di Jakarta.Semarang pun sama. Sejak beberapa ta-hun lalu, Semarang telah mencanangkantekad menjadi Kota Metropolitan ReligiusBerbasis Perdagangan dan Jasa. Namun,Semarang masih dibelit sejumlah per-soalan transportasi. Bus Rapid Transit(BRT) yang digadang-gadang menjadisolusi kemacetan pun tak eekti.Berbagai usaha telah dilakukan Peme-rintah Kota Semarang dalam rangka me-nyukseskan penggunaan BRT. Misalkandengan pembuatan
bus line 
, marka khusus,bukan jalur khusus seperti busway, sertapembuatan koridor dan halte dalam peng-operasiannya. Namun alat transportasi inimasih jarang diminati warga. Pasalnya,tidak semua wilayah dilalui jalur BRT.Berbicara mengenai kebijakan yangberkaitan dengan transportasi memangsangat kompleks. Banyak hal yang ha-rus dikaji sebelum suatu kebijakan dipilihuntuk menjadi solusi. Kesalahan identi-kasi permasalahan justru akan membuatkebijakan tidak tepat sasaran. Pertama
Mengurai Semarang Menuju Kota Metropolitan
Ratna Trianingsih *
yang harus diidentikasi adalah penyebabkemacetan tersebut, misalkan jika ditinjaudari pengguna jalan sendiri. Adakah pe-nyimpangan pengguna jalan dalam menaatirambu-rambu lalu lintas?Selain itu, ketersediaan sarana juga harusdilihat, misalkan rambu-rambu lalu lintas,apakah sudah memenuhi standar? Dantentunya tak terlepas dari aparatpenertiban lalu lintas, peranmereka dalam menertibkanpengguna jalan memangsangat diperlukan selamatidak disalahgunakan.Sarana dan prasaranayang tersedia haruslah di-perhatikan, seperti lahanparkir yang seharusnya di-penuhi dalam suatu bangu-nan, tanpa harus menyitabadan jalan. Meskipun sudahdilakukan pelebaran di sebagian jalan diSemarang, kapasitas jalan di Semarang tetaptidak sebanding dengan banyaknya kenda-raan bermotor.Inilah yang menjadikan sulit dilakukan
monitoring 
untuk perbaikan dalam hal trans-portasi, terutama masalah kemacetan lalulintas. Untuk melarang penggunaan sepedamotor tentunya bukan suatu kebijakan. Apa-lagi untuk mempunyai sepeda motor kinibukanlah hal yang sulit, kemudahan kreditsepeda motor menjadikan jumlah peng-gunanya melonjak tajam, dan susah untuk dikontrol.Setelah diketahui penyebabnya, barulahdisusun beberapa alternati kebijakan yangnantinya dapat diambil sebagai ke-bijakan di bidang transportasi.Jika menilik kondisi jalandi Semarang, sebenarnyabanyak jalur alternati yangbisa dipakai pengguna jalanuntuk dapat menghindarimacet di Semarang. Tetapikondisi jalannya masih be-lum optimal, badan jalan banyak yang belum diaspal, adapun yangsudah hanya sebagian. Sehinggabanyak badan jalan yang diserobotbangunan maupun ruko liar, danjalan semakin menyempit. Oleh karena itu,kebijakan pembukaan maupun perbaikanjalan alternati ini bisa menjadi salah satusolusi kemacetan di Semarang.Transportasi seharusnya mampu memu-dahkan mobilitas warga, tentunya tidak hanyaberkutat pada permasalahan transportasidalam kota, tetapi kemudahan mobilitasdari dan ke kota-kota penyangga. Misalnyakereta api yang dijadikan warga untuk mobilitas tersebut. Dalam konteks ini,penyediaan rute pendek maupun panjangmelalui kereta memberikan dampak besarterhadap pertumbuhan dan pembangunanperekonomian di Kota Semarang. Semen-tara itu, Semarang tidak bisa menakkankeberadaan dua pintu masuk penting, yaituPelabuhanTanjung Emas dan Bandara In-ternasional Ahmad Yani. pengembanganpelabuhan laut dan bandara ini merupakansuatu keharusan untuk mencapai KotaSemarang yang metropolis.Pembenahan transportasi di KotaSemarang memang tidak melulu urusankemacetan dalam kota. Semua lini harusdiperhatikan, termasuk akses ke daerah-daerah penyangga maupun transportasi kedaerah lain. Jika semua ini dapat dijalankandengan maksimal, maka harapan untuk menjadi kota metropolitan, kota perda-gangan dan jasa bukan hanya utopia.
*
Sekretaris Umum LPM Manung-gal 2010 
 
3

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Manunggal Press liked this
Manunggal Press liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->