Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pengambilan keputusan

pengambilan keputusan

Ratings: (0)|Views: 412|Likes:
Published by lya_shepit

More info:

Published by: lya_shepit on Feb 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/24/2011

pdf

text

original

 
BAB III
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Tujuan :
1. Menjelaskan tentang operator kondisi (operator relasi dan logika)2. Menjelaskan penggunaan pernyataan if 3. Menjelaskan penggunaan pernyataan if-else4. Menjelaskan penggunaan pernyataan if dalam if 5. Menjelaskan penggunaan pernyataan else-if 6. Menjelaskan penggunaan pernyataan switch
3.1 Operator Kondisi
Banyak  persoalan  yang  diperlukan  untuk  membuat  keputusan.  Contoh  yangsederhana berupa cara mengatur agar komputer bisa menyimpulkan bahwa suatu bilanganmerupakan bilangan genap atau bilangan ganjil. Untuk keperluan pengambilan keputusansemacam itu, C menyediakan beberapa jenis pernyataan, berupa
Pernyataan
if 
Pernyataan
if 
-
else
, dan
Pernyataan
switch
Pernyataan-pernyataan  tersebut  memerlukan  suatu  kondisi,  sebagai  basis  dalampengambilan keputusan.  Kondisi umum yang dipakai berupa keadaan benar dan salah.Oleh karena itu pembahasan pada bab ini akan diawali dengan pengenalan operator yangmembentuk kondisi benar dan salah.Operator yang digunakan untuk menghasilkan kondisi benar dan salah, bisa berupaoperator relasi dan bisa juga berupa operator logika.  Berikut ini dibahas masing-masingjenis operator serta tabel prioritas masing-masing operator.28
 
3.1.1. Operator Relasi
Operator  relasi  biasa  dipakai  untuk  membandingkan  dua  buah  nilai.  Hasilpembandingan berupa keadaan benar atau salah. Keseluruhan operator relasi pada Cditunjukkan pada Tabel 3-1.Tabel 3-1. Operasi relasi
Operator Makna
>>=<<===!=
Lebih dariLebih dari atau sama denganKurang dariKurang dari atau sama denganSama denganTidak sama dengan
Khususnya untuk operator relasi sama dengan (
==
) harap dibedakan dengan operator (
=
)yang merupakan operator penugasan
(assignment)
.  Contoh:
Pembandingan  Hasil 
1 > 2
Salah
1 < 2
Benar 
A == 1
Benar, jika A bernilai
1
Salah, jika A tidak bernilai 1
'A' < 'B'
Benar, karena kode ASCII untuk karakter ‘A’kurang dari kode ASCII untuk karakter  ‘B’
*)
kar == 'Y'
Benar, jika kar berisi 'Y'Salah, jika kar tidak berisi 'Y'
*)
Dalam daftar ASCII standar, kode untuk karakter ‘A’ = 65 sedangkan karakter ‘B’ = 66,‘C’ = 67, ‘D’ = 68 dan seterusnya sampai dengan karakter ‘Z’ = 90.
3.1.2. Operator Logika.
Operator logika biasa dipakai untuk menghubungkan ekspresi relasi. Keseluruhanoperator logika ditunjukkan pada tabel 3-2.29
 
Tabel 3-2. Operator logika
Operator Makna
&&||!
dan (AND)atau (OR)tidak (NOT)
Bentuk pemakaian operator 
&&
dan
||
adalahBaik 
operand1
maupun
operand2
dapat berupa ekspresi relasi ataupun ekspresilogika. Hasil ekspresi bias bernilai benar atau salah.  Pada C nilai hasil dari sebuahekspresi relasi atau ekspresi logika jika dinyatakan dengan angka adalah :
Salah
nilai
= 0
Benar 
nilai
!= 0
(misalnya nilai
= 1
)Tabel 3-3 memberikan penjelasan hasil operasi ekspresi logika yang menggunakanoperator 
&&
maupun
||
untuk berbagai kemungkinan keadaan operand-nya.Tabel 3-3. Kemungkinan pada operasi logika && dan ||
Operand1 Operand2 Hasil
|| &&
SalahSalahBenar Benar SalahBenar SalahBenar 
01110001
Tampak bahwa operator 
atau
(
||
) menghasilkan nilai
1
jika ada operand yangbenar. Hasil berupa
0
jika semua operand adalah salah. Adapun operator logika
dan
(
&&
)memberikan hasil
1
hanya jika kedua operand adalah benar.Beberapa contoh ekspresi logika di antaranya :
(kar > 'A') && (kar < 'Z')
Hasil operasi logika
&&
adalah benar hanya  jika
kar > 'A'
dan
kar < 'Z'
(dalam hal ini yang diperbandingkan adalah kode ASCII dari karakter tsb).
(pilihan == 'Y') || (pilihan == 'y')
Hasil operasi logika
||
adalah benar jika pilihan berupa
'Y'
atau
'y'
30
operand1 operator operand2

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->