Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
12Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan_trwIV10

Laporan_trwIV10

Ratings: (0)|Views: 2,140|Likes:
Published by Gede Juliarsa
LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAAN
TUGAS DAN WEWENANG BANK INDONESIA DI
BIDANG MONETER, PERBANKAN, DAN
SISTEM PEMBAYARAN

Penyampaian Laporan Perkembangan Pelaksanaan Tugas dan
Wewenang Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
dan Pemerintah pada setiap triwulan merupakan pemenuhan amanat
yang digariskan dalam Undang-Undang No.23 Tahun 1999 tentang
Bank Indonesia sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-
Undang No.6 Tahun 2009. Penyampaian laporan tersebut pada
hakikatnya merupakan salah satu wujud dari akuntabilitas dan
transparansi atas pelaksanaan tugas dan wewenang Bank Indonesia.
Laporan triwulan kali ini merupakan laporan triwulan keempat di
tahun 2010 yang mengevaluasi pelaksanaan tugas dan wewenang
Bank Indonesia selama periode Oktober – Desember 2010 terutama
dalam pencapaian sasaran inflasi dan sasaran moneter lainnya yang
telah ditetapkan pada awal tahun 2010...
LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAAN
TUGAS DAN WEWENANG BANK INDONESIA DI
BIDANG MONETER, PERBANKAN, DAN
SISTEM PEMBAYARAN

Penyampaian Laporan Perkembangan Pelaksanaan Tugas dan
Wewenang Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
dan Pemerintah pada setiap triwulan merupakan pemenuhan amanat
yang digariskan dalam Undang-Undang No.23 Tahun 1999 tentang
Bank Indonesia sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-
Undang No.6 Tahun 2009. Penyampaian laporan tersebut pada
hakikatnya merupakan salah satu wujud dari akuntabilitas dan
transparansi atas pelaksanaan tugas dan wewenang Bank Indonesia.
Laporan triwulan kali ini merupakan laporan triwulan keempat di
tahun 2010 yang mengevaluasi pelaksanaan tugas dan wewenang
Bank Indonesia selama periode Oktober – Desember 2010 terutama
dalam pencapaian sasaran inflasi dan sasaran moneter lainnya yang
telah ditetapkan pada awal tahun 2010...

More info:

Published by: Gede Juliarsa on Feb 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/14/2013

pdf

text

original

 
 
 
 
 
LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAANTUGAS DAN WEWENANG BANK INDONESIA DIBIDANG MONETER, PERBANKAN, DANSISTEM PEMBAYARAN
            
Triwulan IV – 2010
                 
 
 
 
 
 
          
...Penyampaian Laporan Perkembangan Pelaksanaan Tugas danWewenang Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)dan Pemerintah pada setiap triwulan merupakan pemenuhan amanat yang digariskan dalam Undang-Undang No.23 Tahun 1999 tentangBank Indonesia sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang No.6 Tahun 2009. Penyampaian laporan tersebut padahakikatnya merupakan salah satu wujud dari akuntabilitas dantransparansi atas pelaksanaan tugas dan wewenang Bank Indonesia.Laporan triwulan kali ini merupakan laporan triwulan keempat di tahun 2010 yang mengevaluasi pelaksanaan tugas dan wewenangBank Indonesia selama periode Oktober – Desember 2010 terutamadalam pencapaian sasaran inflasi dan sasaran moneter lainnya yangtelah ditetapkan pada awal tahun 2010...
            
 
 
K
ATA
P
ENGANTAR 
 
 
 
  
i
  
 
 
 
KATA PENGANTAR
  
Seiring dengan pemulihan ekonomi global, perekonomian Indonesia pada triwulankeempat tahun 2010 mengalami akselerasi pertumbuhan ekonomi. Membaiknyaperekonomian nasional didukung oleh permintaan domestik yang kuat, terutama konsumsidan investasi. Pada triwulan IV-2010  pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuhsebesar 6,1% (yoy) dan untuk keseluruhan tahun mencapai sekitar 6,0%, jauh lebih tinggidaripada pertumbuhan tahun 2009 sebesar 4,5%. Selain meningkatnya pertumbuhanekonomi, perkembangan lain yang menyertai dinamika perekonomian Indonesia adalahberlanjutnya aliran masuk modal asing dan tekanan inflasi yang mulai merambat naik.Sementara itu Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan IV-2010 tetapmencatat surplus cukup besar sebagai akibat masih besarnya aliran modal asing terutamainvestasi portofolio dan penanaman modal asing (PMA). Dengan perkembangan tersebut,posisi cadangan devisa di akhir triwulan IV-2010 mencapai USD96,2 miliar atau setara dengan7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri (ULN) Pemerintah. Akumulasi cadangandevisa tersebut meningkat signifikan dibandingkan posisi akhir tahun 2009 sebesar USD66,1miliar.Di sisi stabilitas harga, inflasi pada tahun 2010 mengalami kenaikan sehinggamencapai 6,96%, atau mengalami deviasi dari target sasaran inflasi yang ditetapkanPemerintah sebesar 5+1%. Deviasi realisasi inflasi terutama akibat faktor non fundamentalyaitu melonjaknya inflasi
volatile foods
(kelompok barang yang harganya bergejolak danumumnya terdiri dari bahan makanan). Kenaikan inflasi
volatile foods
akibat pengaruhanomali cuaca yang mengganggu pasokan dan distribusi serta perkembangan harga panganglobal. Dapat dikemukakan bahwa fenomena kenaikan inflasi
volatile foods
yang cukup  tajamjuga dialami oleh beberapa negara di kawasan.Bank Indonesia merespon perkembangan tersebut dengan mempertahankan BI Ratepada level 6,50%. Bersamaan dengan itu, kedepan Bank Indonesia tetap mewaspadaimeningkatnya tekanan inflasi seiring dengan kemungkinan masih terjadinya gangguanpasokan bahan makanan dan penyesuaian harga-harga komoditas yang ditetapkanPemerintah (
administered prices
). Berkenaan dengan itu, Bank Indonesia mengoptimalkanberbagai instrumen kebijakan yang tersedia melalui bauran kebijakan moneter dan
macroprudential policy 
secara seimbang dan terukur sebagaimana kebijakan yang dilakukanpada bulan Juni dan Desember 2010.Sementara itu, stabilitas sistem keuangan masih terjaga seiring meningkatnya fungsiintermediasi perbankan yang diimbangi dengan likuiditas yang memadai. Rasio kecukupanmodal (CAR) masih berada pada level yang tinggi sedangkan rasio kredit bermasalah (NPL)masih berada dalam batas aman.  Sejauh ini krisis utang yang terjadi di Eropa belummemberikan dampak negatif terhadap kinerja perbankan nasional karena eksposur perbankannasional terhadap perbankan di negara-negara Eropa masih relatif kecil.

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Semeru Sweet liked this
Semeru Sweet liked this
Semeru Sweet liked this
Daryono Soebagyo liked this
Biya Yanti liked this
Raipeza Peza liked this
driremes liked this
bwids liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->