Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DAFTAR PERATURAN BAJA DI INDONESIA, 2011

DAFTAR PERATURAN BAJA DI INDONESIA, 2011

Ratings: (0)|Views: 432 |Likes:
DAFTAR PERATURAN BAJA DI INDONESIA, 2011
DAFTAR PERATURAN BAJA DI INDONESIA, 2011

More info:

Published by: MEDIA DATA RISET, PT on Feb 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2013

pdf

text

original

 
 
Penawaran
DAFTAR PERATURAN BAJA DI INDONESIA, 2011
Pebruari, 2011
Standar Nasional industri (SNI) akan menjadi andalan untuk menahan laju impor produkasal China yang terus membanjiri pasar Indonesia semenjak diterapkan Free Trade Agreement(FTA) Asean-China. China memiliki industri manufaktur berskala besar hingga Indonesia akansulit untuk bersaing. Namun produksi lokal Indonesia masih memiliki keunggulan terutama yangberbasis natural resource, Selain dengan penerapan SNI, instrumen safeguard dan anti dumping juga akan menjadi pedoman jika terjadi banjir impor dari negara lain.Untuk meningkatkan daya saing, PT Krakatau Steel mempercepat pembangunan pabrikbaja hulu PT Meratus Jaya di Kalimantan Selatan senilai US$250 juta. Meratus merupakan usahapatungan (joint venture) PT Krakatau Steel dan PT Aneka Tambang Tbk. PT KS juga bekerjasamadengan BUMN Korea Selatan, Pohang Iron and Steel Company (Posco). Agustus 2010 PT KSmemulai pembangunan tahap I pabrik plate mill dengan kapasitas produksi 3 juta ton di CilegonBanten. Ini merupakan bagian dari rencana pembangunan pabrik baja terpadu berbasis baja canaipanas (Hot Rolled Coils/HRC), slab (bahan baku pelat dan HRC) dan pelat baja yang berkapasitas total 6 juta ton dengan nilai investasi US$6 miliar.Menurut IISIA, Indonesia masih harus mengimpor baja kurang lebih 3 juta ton pada 2011.Impor dilakukan untuk memenuhi tingginya kebutuhan baja dalam negeri. Sektor pendorongkonsumsi baja, yaitu sektor manufaktur dan konstruksi yang diperkirakan naik, sejalan denganpertumbuhan ekonomi yang diprediksi tembus 6,4%. Untuk manufaktur tumbuh 4,4% dankonstruksi tumbuh menjadi 7,3% dari tahun sebelumnya. Selain pertumbuhan ekonomi, konsumsibaja juga didorong oleh meningkatnya produksi otomotif sebesar 15%.Sementara itu, Para pelaku sektor industri baja nasional mendukung langkah pemerintahmenerbitkan Ketentuan Impor Besi atau Baja, melalui Permendag 54/M-DAG/PER/12/2010 yangmulai berlaku pada 1 Januari 2011 dan berakhir pada 31 Desember 2012. Kebijakan regulasi inimerupakan perpanjangan dan penyempurnaan Permendag Nomor 08/M-DAG/PER/2/2009.Peraturan tersebut mengatur, besi dan baja hanya dapat diimpor oleh perusahaan yang mendapatpengakuan IP besi atau baja atau penetapan sebagai IT besi dan baja, sehingga diharapkan mampumendorong pertumbuhan positif industri baja nasional.Daftar Peraturan Baja di Indonesia, 2011 ini setebal kurang lebih 420 halaman, dan kamitawarkan seharga Rp. 4.000.000,- (Empat juta rupiah) per copy dalam versi bahasa Indonesia.Peminat dapat langsung menghubungi PT Media Data Riset, Jakarta, melalui
Telepon (021) 809-6071, 809-3140
atau melalui
Faksimile (021) 809-3140, 809-6071
dan e-mail info@mediadata.co.id,.Formulir Pemesanan terlampir. Jakarta, Pebruari 2011
PT Media Data Riset
Drh. H. Daddy Kusdriana M.SiDirektur Utama
 
 
DAFTAR ISI
DAFTAR PERATURAN BAJA DI INDONESIA, 2011Pebruari, 2011
1. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang1.2. Sumber Data
2. KEBIJAKAN PEMERINTAH
2.1. Tarif Bea Masuk (BM)2.2. Harmonisasi Tarif2.3. Baja Tertentu Kembali Dikenakan BM0%2.4. Impor Baja Canai Panas dari 5 NegaraSempat Dikenai BMAD2.5. Kebijakan Impor Baja Khusus2.5.1. BM 0% untuk 4 Sektor Industri2.5.2. 12 Perusahaan Dapat FasilitasBea Masuk Baja 0%2.6. AC-FTA Baja Bakal Diundur Hingga20182.7. Standar Nasional Indonesia (SNI)2.7.1. Revisi SNI Wajib Baja2.7.2. Kemenperin Perluas SNI WajibProduk Baja2.7.3. Tarif BM Produk Baja HilirMasih Rendah2.8. Impor baja wajib verifikasi2.8.1. Pengecualian2.8.2. Perlindungan konsumen2.8.3. Pembatasan impor baja efektiftekan selundupan2.9. Siapkan safeguards kawat 20 Jan20102.10. Paku Dalam Negeri Terlindungi
3. DAFTAR PERATURAN
3.1. Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 5 Tahun 1999
TentangLarangan Praktek Monopoli DanPersaingan Usaha Tidak Sehat3.2. Peraturan Pemerintah RepublikIndonesia
Nomor 102 Tahun 2000
 Tentang Standardisasi Nasional3.3. Peraturan Pemerintah RepublikIndonesia
Nomor 1 Tahun 2007
 Tentang Fasilitas Pajak PenghasilanUntuk Penanaman Modal Di Bidang-Bidang Usaha Tertentu Dan/Atau DiDaerah - Daerah Tertentu3.4. Peraturan Pemerintah RepublikIndonesia
Nomor 62 Tahun 2008
 Tentang Perubahan Atas PeraturanPemerintah Nomor 1 Tahun 2007Tentang Fasilitas Pajak PenghasilanUntuk Penanaman Modal Di Bidang-Bidang Usaha Tertentu Dan/Atau DiDaerah-Daerah Tertentu3.5. Peraturan Pemerintah RepublikIndonesia
Nomor 28 Tahun 2008
 Tentang Pengenaan SanksiAdministrasi Berupa Denda Di BidangKepabeanan3.6. Peraturan Menteri KeuanganRepublik Indonesia
Nomor03/PMK.010/2005
Tentang PencabutanKeputusan Menteri Keuangan Nomor
154/KMK.01/2004
TentangPembebasan Bea Masuk Atas ImporHot Rolled Coil (HRC), Pelat Baja,Dan Cold Rolled Coil (CRC)3.7. Peraturan Menteri KeuanganRepublik Indonesia
Nomor591/PMK.010/2004
Tentang ProgramHarmonisasi Tarif Bea Masuk Tahun2005-2010 Untuk Produk-ProdukPertanian, Perikanan, Pertambangan,Farmasi, Keramik, Dan Besi-Baja3.8. Peraturan Menteri KeuanganRepublik Indonesia
Nomor85/PMK.011/2007
TentangPembebasan Bea Masuk Atas ImporHot Rolled Coil (HRC) < 2mm DenganPos Tarif 7208.27.00.00 dan7208.39.00.00 Oleh Industri BajaNasional3.9. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor : 85/M-IND/PER/11/2008
TentangPemberlakuan Standar NasionalIndonesia (SNI) Terhadap 5 (Lima)Produk Industri Secara Wajib3.10. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor : 06/M-IND/PER/2/2008
Tentang
 
 Pemberlakuan Standar NasionalIndonesia (SNI) Baja Tulangan BetonSecara Wajib3.11. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor: 35/M-IND/PER/6/2008
Tentang PenunjukanLembaga Penilaian Kesesuaian DalamRangka Penerapan/PemberlakuanDan Pengawasan Standar NasionalIndonesia Secara Wajib Baja TulanganBeton3.12. Peraturan Direktur Jenderal IndustriLogam Mesin Tekstil Dan Aneka
Nomor: 17/LMTA/PER/7/2008
 Tentang Petunjuk TeknisPemberlakuan Standar NasionalIndonesia (SNI) Baja Tulangan Beton3.13. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor : 07/M-IND/PER/2/2008
TentangPemberlakuan Standar NasionalIndonesia (SNI) Baja Lembaran LapisSeng Secara Wajib3.14. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor: 02/M-IND/PER/1/2009
TentangPemberlakuan Standar NasionalIndonesia (SNI) Baja Lembaran DanGulungan Lapis Paduan Aluminium-Seng (Bj.LAS) Secara Wajib3.15. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor: 33/M-IND/PER/3/2009
Tentang PenunjukanLembaga Penilaian Kesesuaian DalamRangka Penerapan/PemberlakuanDan Pengawasan Standar NasionalIndonesia (SNI) Baja Lembaran DanGulungan Lapis Paduan Aluminium -Seng (Bj.LAS) Secara Wajib3.16. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor: 39/M-IND/PER/3/2009
Tentang PerubahanAtas Peraturan Menteri PerindustrianNo. 02/M-IND/PER/1/2009 TentangPemberlakuan Standar NasionalIndonesia (SNI) Baja Lembaran DanGulungan Lapis Paduan Aluminium -Seng (BJ.L AS) Secara Wajib3.17. Peraturan Direktur Jenderal IndustriLogam Mesin Tekstil Dan Aneka
Nomor : 09/ILMTA/PER/4/2009
 Tentang Petunjuk TeknisPemberlakuan Standar NasionalIndonesia (SNI) Baja Lembaran DanGulungan Lapis Paduan Alumunium–Seng (Bj.L AS) Secara Wajib3.18. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor: 01/M-IND/PER/1/2009
TentangPemberlakuan Standar NasionalIndonesia (SNI) Baja Lembaran, PelatDan Gulungan Canal Panas (Bj.P)Secara Wajib3.19. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor: 38/M-IND/PER/3/2009
Tentang PerubahanAtas Peraturan Menteri Perindustrian
Nomor 01/M-IND/PER/1/2009
 Tentang Pemberlakuan StandarNasional Indonesia (SNI) BajaLembaran, Pelat Dan Gulungan CanalPanas (Bj.P) Secara Wajib3.20. Peraturan Menteri PerindustrianRepublik Indonesia
Nomor: 32/M-IND/PER/3/2009
Tentang PenunjukanLembaga Penilaian Kesesuaian DalamRangka Penerapan/PemberlakuanDan Pengawasan Standar NasionalIndonesia (SNI) Baja Lembaran, PelatDan Gulungan Canal Panas (Bj.P)Secara Wajib3.21. Peraturan Direktur Jenderal IndustriLogam Mesin Tekstil Dan Aneka
Nomor : 01/ILMTA/PER/1/2008
 Tentang Petunjuk TeknisPemberlakuan Standar NasionalIndonesia (SNI) Tabung Baja LPGSecara Wajib3.22. Peraturan Direktur Jenderal IndustriLogam Mesin Tekstil Dan Aneka
Nomor : 04/ILMTA/PER/2/2009
 Tentang Tata Cara PemberianPertimbangan Teknis Dalam RangkaPengakuan Sebagai Importir Produsen(IP) Besi Atau Baja Dan PenetapanImportir Terdaftar (IT) Besi Atau Baja3.23. Peraturan Menteri PerdaganganRepublik Indonesia
Nomor : 08/M-

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rio Sibibi liked this
Honasan Tambunan liked this
Juni Artika liked this
Doney Casanova liked this
Dzikry Brak liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->