Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ikhwanul Muslim dan Tabligh Akan Ke Neraka

Ikhwanul Muslim dan Tabligh Akan Ke Neraka

Ratings:

4.0

(2)
|Views: 877 |Likes:
Published by Ahmad Lukman
Pendapat radikal kaum Salafi (baca: Wahhabi) terhadap harokah Islam yang tidak sepaham dengan Salafi. Sejatinya Wahhabi bukanlah Ahlus Sunnah sedang mereka mengklaim mereka lah Ahlus Sunnah dan selainnya Ahlul Bid'ah. Semoga Alloh menghancurkan mereka dan menjadikan jamaah muslimin terbebas dari fitnah Wahhabi
Pendapat radikal kaum Salafi (baca: Wahhabi) terhadap harokah Islam yang tidak sepaham dengan Salafi. Sejatinya Wahhabi bukanlah Ahlus Sunnah sedang mereka mengklaim mereka lah Ahlus Sunnah dan selainnya Ahlul Bid'ah. Semoga Alloh menghancurkan mereka dan menjadikan jamaah muslimin terbebas dari fitnah Wahhabi

More info:

Published by: Ahmad Lukman on Aug 23, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2012

pdf

text

original

 
Ikhwanul Muslim dan Tabligh Akan Ke Neraka
Fatwa-Fatwa Para Ulama Salafiyyah Wahabiyyah TerhadapGerakan-gerakan Islam.Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz:
Pertanyaan: “Semoga Allah memberikan kebaikan kepadamu. Hadith Nabi dalamhal perpecahan umat: …Akan berpecah umatku menjadi 73 golongan.Semua di neraka kecuali satu… dan seterusnya.Apakah Jemaah Tabligh (*tentunya termasuk pimpinan mereka sepertiMaulana Muhammad Ilyas dan Maulana Muhammad Zakaria) dengankesyirikan dan bidaah yang mereka miliki, juga jemaah IkhwanulMuslimin (*tentunya termasuk pemimpin besar mereka Dr. Yusuf Qaradhawi, Hasan al-Banna, Syeikh Muhammad l-Ghazali, Syeikh FathiYakan, Dr Abdullah Azzam, Syeikh Ahmad Yasin, Syeikh Said Hawa danlain-lain) dengan kekelompokan mereka dan ketidaktaatan merekakepada pemerintah… apakah dua kelompok ini termasuk ke dalamkelompok-kelompok yang binasa?” Jawab: “Masuk ke dalam 72 golongan (*yang akan masuk ke neraka). Dansiapa saja yang menyelisihi aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah makamasuk kelompok 72 golongan. Yang dimaksud dengan kata ‘umatku’ adalah umat ijabah, yakni umat yang menyambut seruan Allah danmenampakkan diri bahwa mereka mengikuti Nabi . Mereka ada 73golongan. Yang selamat adalah yang mengikuti baginda dan istiqamahdi atas agamanya. Sedangkan yang 72 golongan, di antara merekaada yang kafir, ada yang ahli maksiat, ada yang ahli bid’ah,bermacam-macam.” Pertanyaan: “Yakni, dua kelompok ini termasuk dalam 72 golongan itu?” Jawab: “Ya, termasuk dari 72 golongan itu (*Akan berpecah umatku menjadi73 golongan. Semua di neraka kecuali satu. Maksudnya MaulanaMuhammad Ilyas, Maulana Muhammad Zakaria Dr. Yusuf Qaradhawi,Hasan al-Banna, Syeikh Muhammad al-Ghazali, Syeikh Fathi Yakan, DrAbdullah Azzam, Syeikh Ahmad Yasin, Syeikh Said Hawa dan lain-lainakan ke neraka)(Sumber: salah satu rakaman pelajaran Al-Muntaqa di kota Tha‘if, 2tahun sebelum kematian Ben Baz)
 
Muhammad Nashiruddin Al-Albani
 “Tidak benar jika dikatakan bahwa Ikhwanul Muslimin termasuk AhlusSunnah, karena mereka memerangi As-Sunnah.” (Sumber: Kaset Fatwa Para Ulama sekitar Jemaah Tabligh danIkhwanul Muslimin, studio Minhajus Sunnah, Riyadh)
Muhammad bin Salih Al-’Utsaimin
Pertanyaan: “Apakah ada nas-nas dari Al-Quran dan Sunnah Nabi yangmemperbolehkan berbilangnya kelompok atau ikhwan?Jawabnya: “Dalam Al-Qur`an mahupun As-Sunnah tidak ada sesuatu yangmembolehkan berbilangnya kelompok-kelompok dan jemaah-jemaah.Bahkan yang ada, Al-Qur`an maupun As-Sunnah mencela hal itu.Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang memecah belahkan agamanya danmereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpuntanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan merekahanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akanmemberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.” (Al-An’am: 159)(Sumber: kitab Jama’atun Wahidah la Jama’at oleh Syeikh Rabi’)
Shalih bin Fauzan
Pertanyaan: “Apa hukum kewujudan kelompok-kelompok seperti Jemaah Tabligh,Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir dan lain-lain di negeri musliminsecara umum?” Jawab: “Jemaah-jemaah pendatang ini wajib untuk tidak kita terima (*kalauditerima maksudnya berdosa), Kerena mereka ingin menyelewengkandan memecah-belah kita. Menjadikan yang ini ikut jamaah Tabligh,yang ini ikut Ikhwanul Muslimin, yang ini begini… Kenapa berpecahseperti ini? Ini termasuk kufur terhadap nikmat Allah. Kita berada diatas satu jamaah dan agama kita jelas. Kenapa kita menjadikan yang

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Eko Nugroho liked this
yo2k_id liked this
mayrahil liked this
abah596 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->