1. SIAPA HAKIM DI AKHIR ZAMAN?
Ajaran dari Kitab-kitab Suci Agama Semawi, ditelaah oleh logikamanusia, memberi kesimpulan:
Yang Maha Kuasa
(atau YangMaha Adil atau YangEsa) yang akan menentukan seseorangboleh memasuki Surga atau harus ke Neraka.Namun dua tokoh utusan Surga menyampaikan sesuatuyang berbeda.
Tokoh yang pertama
, Muhammad s.a.w., menyatakan (tercatatdi dalam Kitab Hadits Shahih Muslim I no 104)
:
BersabdaMuhammad s.a.w.:
“
Demi Allah, sungguh ‘Isa anakMaryam akan turun menjadi Hakim yang adil
.”
‘Isa/Yesus dinyatakan oleh Muhammad akan turun menjadiHakim yang adil. Muhammad menyatakannya demi kebenaran,dengan pendahuluan
“Demi Allah…”
Maka hal itu tidak untukdiperbantahkan.Dalam Hadits ini Muhammad sedang berbicara mengenaiakhir zaman, sewaktu turunnya ‘Isa/Yesus dari surga. Makasehubungan dengan akhir zaman, penghakiman yang akanberlangsung tentunya untuk memutuskan
Siapa yang boleh masuk ke Surga, siapa yang masuk ke Neraka.
Isa/Yesus lahyang menjadi Hakim di sana.
{Rupanya Isa/Yesus sudah diberiwewenang untuk menghakimi umat manusia di akhir zaman!}
Tokoh ke-dua
, Yesus (dalam Qur’an: ‘Isa bin Maryam),
utusan
dari Surga
memberi tahu lebih dahulu kedatanganNya kembali,dicatat dalam Kitab Matius 25:31-34:
3
Ada beragam hadits yang memberi tahu bahwa Isa/Yesus akan turunlagi ke bumi. Dengan beragam peranan, antara lain membinasakanDajjal, juga memusnahkan babi dan salib, juga menjadi Hakim.Yang menjadi titik-perhatian kita di kala ini adalah
perananIsa/Yesus selaku Hakim
. Manusia yang harus dihakimi, bukan salibatau babi, tentunya. Jelaslah,