Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
semnas mipa Umum

semnas mipa Umum

Ratings: (0)|Views: 354 |Likes:
Published by Mochammad Haikal

More info:

Published by: Mochammad Haikal on Mar 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2013

pdf

text

original

 
SEMNAS MIPA 2010  UMUM - 1
INDIKATOR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN DALAMRENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 
Tri Hapsari Utami
1)
,
Jurusan Matematika, FMIPA UMJl.Semarang 5 MalangE-mail :ririn_thu@yahoo.co.id 
  
Abstrak 
Sejalan dengan perubahan paradigma pembelajaran, ada beberapa perubahan format danistilah dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dalam format RPP terdapat istilah Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator, dan Tujuan pembelajaran. Menurut Standar Proses PERMEN no.41 tahun 2007, indikator kompetensi adalah perilaku (pengetahuan, sikap, keterampilan) yang dapat diukur untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar dan menjadi acuan penilaian. Adapun tujuanpembelajaran adalah menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh pesertadidik.Dalam pelaksanaan di lapangan terdapat beberapa pendapat, pertama: indikator dan tujuanpembelajaran adalah hal yang sama, kedua: ada yang membedakannya dengan hanya menambahkankata siswa dapat, ketiga: ada yang menunjukkan proses belajarnya dengan menuliskan model/strategipembelajaran yang digunakan. Jika indikator dan tujuan pembelajaran sama, mengapa harus ada istilahyang berbeda? Jika hanya ditambah kata siswa dapat, apakah sudah cukup membuat perbedaan maknaindikator dan tujuan? Jika proses belajar diartikan dengan model/strategi pembelajaran, mengapa adametode dalam format RPP? Tulisan ini mencoba mendiskusikan ketiga pendapat tersebut, untuk sekiranya dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap perbedaan pendapat terkait istilahindikator dan tujuan pembelajaran.
 
Keywords: :
indikator, tujuan pembelajaran
 
1. PENDAHULUAN
Pengembangan Kurikulum TingkatSatuan Pendidikan (KTSP) menggunakanStandar Isi (SI) dan Standar KompetensiLulusan (SKL) sebagai acuan utamanyaselain itu juga berpedoman pada panduanyang disusun oleh Badan Standar NasionalPendidikan (BSNP). Dalam panduan yangdikeluarkan BSNP, salah satu komponenKTSP adalah silabus, dan selanjutnyasilabus digunakan sebagai dasar penyusunanRencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).Pada silabus terdapat identitas mata pelajaranatau tema pelajaran, Standar Kompetensi,Kompetensi Dasar, materi pembelajaran,kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasiwaktu, dan sumber belajar. Adapun RPPterdiri dari 11 komponen, 2 diantaranyaadalah Indikator dan Tujuan Pembelajaran.Guru sebagai pendidik profesionaldiwajibkan menyusun RPP sebagai pedomandalam melaksanakan pembelajaran di kelasdalam upaya membelajarkan siswa untuk mencapai kompetensi. Dengan adanyaKurikulum Tingkat Satuan Pendidikan(KTSP) tahun 2006, ada perubahankomponen Rencana PelaksanaanPembelajaran (RPP). Berdasarkanpengalaman mendampingi guru dalamkegiatan Lesson Study maupunPelatihan/workshop sering ditemukanpertanyaan terkait dengan Indikator danTujuan Pembelajaran sebagai salah satukomponen Rencana PelaksanaanPembelajaran.Pertanyaannya adalah apakahperbedaan antara indikator dan tujuanpembelajaran dalam Rencana PelaksanaanPembelajaran? Mengapa padapelaksanaannya sering dibuat sama?
 
2. PEMBAHASAN
Kurikulum Tingkat SatuanPendidikan (KTSP) adalah kurikulumberbasis kompetensi. Kompetensi adalahhasil pengalaman pengalaman belajar terpadu dimana skills, abilities, danknowledge berinteraksi untuk membentuk kesatuan pembelajaran terkait dengan tugasyang telah disediakan. Kompetensi diukur 
 
SEMNAS MIPA 2010  UMUM - 2
secara tepat dalam berbagai tingkatanpembelajaran. Untuk memperkirakan hasilpembelajaran diterapkan sistem penetapanindikator.(http://www.cpass.umontreal.ca/documents/pdf/mesure/reference/11.Competency-Based_Learning_Models.pdf .Kompetensi adalah kemampuan seseoranguntuk berpikir, berbuat, dan bersikap secarakonsisten. Seluruh pengetahuan,ketrampilan, dan sikap yang dipelajari harusberwujud dalam bentuk pikiran, perbuatan,dan perilaku yang relatif bertahan lama. Adadua ciri kompetensi yaitu
keteramatan
dan
kebertahanan
(Sukandi, 2005). Kompetensiberkaitan dengan apa yang seseorang bisalakukan, dan bukan hanya apa yang telahmereka ketahui. Implikasinya adalahkompetensi terkait dengan apa yangdilakukan harus memiliki konteks,kompetensi adalah suatu hasil yangmenjelaskan apa yang dapat dilakukan olehseseorang, mengukur kompetensi harus jelaskinerja yang diukur dan ada standarisasi, danpengukuran terhadap apa yang bisadilakukan seseorang dapat dilakukan dalamsuatu waktu tertentu. Teramati berarti dapatdiukur, kebertahanan berarti kompetensirelatif tetap untuk suatu jangka waktutertentu. Misalnya siswa dikatakan telahmempunyai kompetensi dasar menentukankomposisi dua fungsi. Tidak cukup bagiseseorang untuk tahu komposisi fungsi tapijuga harus dapat menggunakan komposisifungsi untuk menyelesaikan suatu masalah.Sejauh mana siswa dapat menggunakan?Perlu ditetapkan kriteria tertentu yang dapatdiamati untuk menentukan kompetensi yangtelah dipunyai.Menurut PERMENDIKNAS no.41tahun 2007 tentang Standar Proses,disebutkan bahwa Standar kompetensimerupakan kualifikasi kemampuan minimalpeserta didik yang menggambarkanpenguasaan pengetahuan, sikap, danketerampilan yang diharapkan dicapaipada setiap kelas dan/atau semester padasuatu mata pelajaran. Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan minimumyang harus dikuasai peserta didik•untuk standar kompetensi tertentu dan digunakansebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran. Indikator kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkanketercapaian kompetensi dasar tertentu yangmenjadi acuan penilaian mata pelajaran,dirumuskan dengan kata kerja operasionalyang dapat diamati dan diukur, mencakuppengetahuan, sikap, dan ketrampilan.Adapun Tujuan pembelajaranmenggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.Kamus
Compact Oxford English
 menyatakan
aim
,
objective
, dan
goal 
adalahistilah yang sering digunakan dalam duniapendidikan
. Objective
adalah perilakuterukur yang diukur kurang dari satu hari,
Goal 
adalah hasil serangkaian utuh daribeberapa objective yang diukur dalambeberapa hari. Sedangkan
Aim
adalah tujuanjangka panjang dan biasanya untuk satutahun atau lebih. Perbedaan antara objective,goal, dan aim ditunjukkan dari sisi waktu.Perbedaan lainnya adalah goal lebih luas,umum, abstrak, tak terukur adapun objectivelebih sempit, kongkrit, dan terukur.(http://edweb.sdsu.edu/courses/edtec540/objectives/difference.html
 
)Kata kunci dalam tujuan pembelajaran(objective) adalah
very specific, outcomebased, measurable, describe student behavior 
. Tujuan adalah alat untuk menggambarkan hasil siswa, tujuanmengarahkan pembelajaran agar efektif.Selain itu, tujuan pembelajaran berfungsisebagai panduan siswa untuk mengetahuiapa yang diharapkan dari belajar siswa. Jugadigunakan untuk dasar pemilihan mediapembelajaran dan dasar bagaimana caramembelajarkan. Tujuan dapatdiklasifikasikan menurut hasilpembelajarannya dimana hasil pembelajaranbiasanya digolongkan menjadi kognitif,psikomotor, dan afektif.(http://itc.utk.edu/~bobannon/objectives.html
 
)Dengan membandingkan pendapatbahwa tujuan pembelajaran (objective)adalah sesuatu untuk menggambarkan hasilbelajar siswa, dengan memperhatikan aspek pengetahuan, ketrampilan, dan sikap, kitadapat melihat persamaannya denganindikator kompetensi pada standar proses.Dapat disimpulkan bahwa tujuanpembelajaran dan indikator kompetensiadalah dua hal yang sama. Keduanyaberfungsi sebagai dasar atau pedoman untuk melihat ketercapaian pembelajaran. Apayang menjadi perbedaannya, sehingga
 
SEMNAS MIPA 2010  UMUM - 3
’standar proses’ perlu untuk membedakannya?Untuk melihat ketercapaiankompetensi dasar perlu ditetapkan indikator-indikator yang lebih spesifik yang nantinyaakan digunakan sebagai dasar untuk penilaian. Kriteria untuk menetapkanseseorang sudah mempunyai kompetensiatau tidak adalah dengan menggunakanKriteria Ketuntasan Belajar Minimal(KKM). Jika belum tuntas maka perludiadakan pembelajaran remidial. Siapa yangakan diberi pembelajaran remidial? Tentusaja siswa yang yang belum mencapaiKKM. Oleh karena itu kita dapatmenyimpulkan bahwa penetapan indikator ketercapaian adalah untuk melihatketercapaian kompetensi secara individu .Merujuk pengertian
Goal 
adalah hasilserangkaian utuh dari beberapa
objective
 yang diukur dalam beberapa hari, lebih luas,umum, abstrak, dan tak terukur. Kitabandingkan dengan tujuan pembelajaransebagai gambaran dari proses dan hasilbelajar yang akan diperoleh selamapembelajarannya. Jika proses kita pandangsebagai sesuatu yang abstrak dan tak terukur, kita dapat menganggap tujuanpembelajaran yang dimaksudkan adalah
goal 
. Karena tujuan pembelajaran terdapatdalam RPP yang berarti ada dalam sebuahperencanaan, berarti proses yangdimaksudkan adalah proses yang terencana.Dapat disimpulkan dalam tujuanpembelajaran tersebut, guru merencanakanproses belajar seperti apa yang diinginkanagar siswa memperoleh hasil belajar yangdiharapkan. Proses belajar ini ditetapkanuntuk seluruh siswa dalam kelas. Hal inisesuai dengan pendapat bahwa tujuanpembelajaran merupakan target pencapaiansiswa secara kolektif.Menurut (Suwono,2007) tujuanpembelajaran dapat dirumuskan dalam duabentuk, yaitu bentuk apa yang akandilakukan guru dan apa yang akan dikuasaisiswa. Misalnya: menjelaskan konsepkomposisi fungsi melalui menelaah syarat-syarat terjadinya fungsi komposisi (sisiguru) dan menentukan komposisi fungsi daridua fungsi (sisi siswa). Denganmemperhatikan hal tersebut, kita dapatmemandang bahwa tujuan pembelajaranmenggambarkan proses belajar yangdirencanakan guru untuk membelajarkansiswa dan hasil belajar siswa yangdiharapkan.Dengan memperhatikan persamaandan perbedaan antar indikator ketercapaiankompetensi dan tujuan pembelajaran, berikutini contoh implikasinya dalam penyusunanRPP.Kompetensi Dasar: Menentukan komposisidari dua fungsiIndikator Pencapaian:1.
 
Menentukan aturan fungsi komposisidari dua fungsi2.
 
Menyelesaikan masalah denganmenggunakan konsep fungsi komposisiTujuan Pembelajaran:
 
1.
 
Menemukan syarat terjadinya fungsikomposisi dari dua fungsi2.
 
Menentukan aturan fungsi komposisidari dua fungsi3.
 
Menemukan sifat-sifat fungsikomposisi4.
 
Menyelesaikan masalah denganmenggunakan konsep fungsi komposisi Dari contoh tersebut dapat kita lihat bahwa 2item dalam indikator muncul dalam tujuanpembelajaran. Pada tujuan pembelajaran, 2item yang lainnya menunjukkan prosespembelajaran yang direncanakan guru. 
3. KESIMPULAN
Persamaan antara indikator kompetensi dantujuan pembelajaran adalah menunjukkanhasil belajar yang ingin dicapai dalam suatupembelajaran. Hasil belajar yang diharapkanberlaku untuk semua siswa. Tetapipenetapan seseorang telah mempunyaikompetensi sangat ditentukan secaraindividual. Perbedaannya adalah adanyagambaran proses pembelajaran yang sengajadirencanakan oleh guru pada tujuanpembelajaran. Proses pembelajaran berlakuuntuk semua siswa secara klasikal. Karenatujuan pembelajaran mencakup proses danhasil belajar, seyogjanya tujuanpembelajaran ’lebih luas’ dibandingkanindikator ketercapaian kompetensi. 
4. DAFTAR PUSTAKA
Badan Standar Nasional Pendidikan, 2007,
Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
(
Peraturan Menteri PendidikanNasional RI no 41 tahun 2007)
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->