Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peran-wali-kelas dlm membentuk karakter siswa

Peran-wali-kelas dlm membentuk karakter siswa

Ratings: (0)|Views: 749 |Likes:
Published by Nur Kholiq

More info:

Published by: Nur Kholiq on Mar 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2013

pdf

text

original

 
0
 
PERAN DAN TELADAN WALI KELASDALAM MENDIDIK KARAKTER SISWAKELAS BINAAN
DISUSUN
DALAM RANGKA IMPLEMENTASIPENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH
Oleh :
N a m a : Drs. Nur KholiqN I P : 19630108 198703 1004
PEMERINTAH KABUPATEN JEPARADINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGAUNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS
SMA NEGRI 1 KEMBANG
Jl. Bangsri – Keling, Km 6 Kembang
59453, Telp. (0291) 7730048
 
0
Abstrak 
Kejujuran, kedisiplinan, sopan santun, etika, budaya menyapa, salingmengasihi,  saling menyayangi,  mengutamakan  kepentingan  bersama  di ataskepentingan pribadi, berbicara dengan bahasa yang baik adalah nilai-nilai positif yang harus ditanamkan dalam diri siswa. Nilai-nilai baik ini sering dikenal denganistilah “karakter”.Pendidikan  hendaknya tidak  hanya  terfokus  pada  penyampaian  ilmupengetahuan dan teknologi semata melainkan menggabungkan  unsur kognitif (pengetahuan dan keterampilan), afektif (minat, bakat, kemampuan menyesuaikandiri), psikomotor (keterampilan motorik), dan penanaman karakter positif.Wali kelas adalah guru yang mendapat tugas sampiran untuk mendampingisebuah kelas tertentu. Wali kelas seperti halnya orang tua bagi siswa kelas binaan.Wali  kelas  harus  mengenal  detail  berbagai  karakter  siswa  yang  menjadibinaannya. Komunikasi dan kedekatan emosional harus dibangun dan karenakedekatan inilah, wali kelas dapat berperan lebih dalam menanamkan sikap-sikapdan nilai-nilai baik (karakter positif) kepada siswa kelas binaan. Keberhasilanpenanaman karakter positif ini tidak terlepas dari keteladanan yang tercermindalam perilaku wali kelas itu sendiri. Penanaman karakter positif yang dibarengidengan keteladanan akan lebih banyak keberhasilannya.
Kata kunci
: Wali kelas, keteladanan, dan pendidikan karakter.
 
0
BAB IPENDAHULUANA.    Latar Belakang Masalah
Siswa tuntas dalam belajar adalah harapan semua pihak, baik guru,siswa yang bersangkutan, maupun sekolah secara umum. Permasalah yangkemudian muncul adalah manakala siswa menempuh segala cara untuk mencapai ketuntasan. Siswa setelah selesai ulangan umum, menceritakankepada teman bahwa saat ulangan umum berhasil membuka contekan yangtelah dipersiapkan. Perasaan menang dan puas telah berhasil mencontek tanpadiketahui  pengawas  (Ulangan/Tes).  Ulangan  harian  membuka  buku,mengerjakan tugas hanya tinggal menyalin pekerjaan teman, membeli kuncijawaban ujian nasional, izin ke kamar mandi saat ujian untuk meninggalkankode-kode kepada teman, dan sebagainya. Bahkan saat nilai Ujian Nasional(UN)  suatu  daerah  menempati  rating  bawah  secara  nasional,  berbagai
statement 
dilontarkan  untuk  bahan  evaluasi  dan  perbaikan,  tetapimengkhawatirkan apabila mempersalahkan pelaksanaan Ujian Nasional yangjujur sehingga hasil ujian menjadi hancur. Terbiasa mengutamakan hasil danmengesampingkan proses inilah yang menghiasi ranah pendidikan karenadisadari  atau tidak realita  ini terjadi  di beberapa  tempat.  Melemahnyapenanaman  kejujuran  dan  penanaman  sikap  menghargai  proses  kepadapeserta didik merupakan latar belakang dari permasalahan ini.Kondisi  yang  sangat  mencengangkan  dilapangan  adalah  tingginyaketidakhadiran siswa tanpa keterangan (alpha) baik di sekolah negeri maupunsekolah swasta. Penerapan poin pelanggaran tidak begitu memiliki andil besar dalam mengurangi tingkat alpha siswa. Siswa tenang saja dan merasa hal inisebagai sesuatu yang biasa dan tidak membuat malu. Demikian juga denganorang tua siswa saat diberikan informasi data alpha siswa dari sekolah, tidak sedikit dari orang tua siswa yang tidak melakukan tindak lanjut. Siswaterlambat  hadir  secara  berturut-turut,  berseragam  tidak  semestinya,kelengkapan seragam tidak terpenuhi, dan beberapa pelanggaran lainnya,

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
henykw liked this
Nur Kholiq liked this
Lely Luthfy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->