Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGUKURAN TAMBANG BAWAH TANAH

PENGUKURAN TAMBANG BAWAH TANAH

Ratings: (0)|Views: 433 |Likes:
Published by bagindareview

More info:

Published by: bagindareview on Mar 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2013

pdf

text

original

 
PENGUKURAN TAMBANG BAWAH TANAH(UNDERGROUND TRAVERSING)
Ada perbedaan mendasar antara pengukuran tambang bawah tanahpengukuran diataspermukaan separti penempatam patok, daerah (ruang), cara pengukuran,dan penggunaanplumbobCara pemasangan theodolite (transit), dimana pada pengukuran permukaan unting-unting ditetapkan pada titik patokyang tepat berada dibawah sumbu 1 instrumen, tapi untupengukuran tambang bawah tanah titik as sumbu 1 ditetapkan dengan plumbobsyangtergantung pada atap (
roof 
), kecuali bila instrumen tersebut tidak ada sumbu as 1-nya (misalTheodolite To), maka plumbob tersebut dipindahkan dahulu kebawah dengan blok station.
Data perlu diambil pada pengukuran di bawah tanah adalah :
Pengukuran sudut horisontal (doubel), artinya dilakukan pembacaanganda diambil rata-ratanya
Pengukuran sudut vertikal (doubel), disini dilakukan pembacaan 2 (duakali) kemudian diambil rata-ratanya
Pengukuran jarak (slope distance), dilakukan dengan pita ukur atau taliyang sudah diberi tanda panjangnya
Pengukuran tinggi alat/instrumen dengan pita ukur 
Pengukuran tinggi plumbob yang digantungkan (HS dan HI)
Pengukuran  kiri  dan  kanan  instrumen  maupun  plambob,  untuk mengetahui lebar bukaan (opening)
Kolom catatan, misal tinggi level, dengan atau tampa penyangga dansebagainya.Dalam penempatan instrumen , hindari penenpatan kaki pada rel, pada landasan, padamaterial lepas yang tertimbun pada lintasan atau pada parit saluran air. Kesalahan umum yangsering terjadi adalah tumpuan tripot yang melawan rel, ganguan rel dapat menggerakkaninstrumen dari bawah patok. Berkali-kali para operator instrumen tidak menyadari kejadianini. Bahkan untuk jangka pendek, penyimpangan yang tajam dapat menimbulkan kesalahansudut.
 
PENOMORAN PATOK 
Penomoran angka ditiap level untuk memberi informasi masing-masing level itu.Misalnya kedalaman 100 ft, penentuan patok menjadi 101, 102, 103, dan seterusnya. Padakedalaman 200 ft dengan nomor 201, 202, 203, dan seterusnya yakni setiap 100 ft leveldinomori. Bila beberapa level pertama diawali pada kedalaman 400 ft, maka level itu tetap400 ft dan patok menjadi 401, 402, 403, dan seterusnyaPembuatan patok seharusnya dikerjakan hanya pada pengukuran utama. Crosscut-crosscut dan drift-drift sekunder biasanya diberi nomor atau nama menurut letaknya. Denganmenenpatkan  arah  sebagai  awalnya,  patok-patok  dimulai  dari  angka  1  dan  berlanjutseterusnya menurut urutannya. Biasanya hanya mencapai beberapa patok, misalnya sampai 9Crosscut.Patok pertama dari persimpangan ditandai dengan XC9-1.Titik polygon bawah tanah dapat dipasang secara permanen maupun sementara.Pemilihan lokasi titik polygon harus selain dapat dilihat dari jarak sejauh mungkin. Patok titik polygon permanen dipasang pada langit-langit terowongan atau dilantai dari jalan atau lorongutama, pada dasar lubang galian, pada simpangan atau tempat lain yang dianggap perlu. Titik permanen dipasang paling sedikit tiga buah dengan posisi berseberangan dan interval jarak titik-titik permanen antara 300-500 m.
PENENPATAN INSTRUMEN
Penempatan instrumen pada tambang bawah tanah adalah lain dengan di permukaantanah, secara praktis penempatan instrumen terletak di bawah titik yang berada diatasnya.Mula-mula instrumen cukup terletak 3 – 4 inch di bawah bobs, kemudian kaki statif diatur agar instrumen tepat dibawah bobs. Setelah instrumen Horisontal, kaki-kaki statif dikunci kembali, nivo diseimbangkan dan baru mulai pembacaan.Untuk pemakaian bawah tanah, theodolit dapat distel atau ditempatkan diatas statif atau digantungkan pada lengan penggantung atau cantilever.Pada umumnya lebih disukai dengan statif, namun pada lorong-lorong padat denganlalu lintas kerja penggunaan cantilever ini lebih menguntungkan. Pada kondisi yang demikianmaka  pemasangan  teodolit  digantung  pada  lengan  penggantung  atau  cantilever  yangdilengkapi dengan klem dari logam yang cukup kuat.
 
PEMILIHAN LOKASI PATOK 
Dalam pemilihan lokasi patok, diusahan agar titik patok terletak secara permanen,dengan maksud bila ada getaran titik tersebut tidak berubah, hal ini untuk menghindarikesalahan pembacaan sudut.
PENGUKURAN SUDUT DAN JARAK MIRING
Yang perlu diperhatikan disini yaitu penerangan/lampu dan alat pembesar bacaansudut yang diukur (magnifying glass atau loupe), karena dengan mata biasa pembacaan akankurang teliti jika sampai menit ataupun detik. Pengukuran sudut sebaiknya dilakukan secarabiasa (kedudukan nivo dibawah teropong) dan luar biasa (nivo diatas teropong), denganmaksud untuk memperkecil kesalahan dengan cara diambil rata-ratanya. Demikian juga untuk pembacaan sudut vertikal.
Prosedur yang baik untuk pengukuran dibawah tanah ialah :
Pasangan alat (instrumen)
Catat tinggi instrumen (HI = Height of Instrumen)
Catat jarak kanan dan kiri instrument
Atur instrumen termasuk penyeimbangan nivo
Mulai pada 0 dan mengambil BS dengan jarak perlahan-lahan
Lepaskan penggerak atas dan bidik FS
Baca dan catat HA; lepaskan penggerak bagian bawah dan putar lingkaran vertikalkedapan operator ; dan baca VA.
Arahkan teleskop ke BS dengan menggerakkan penggerak bagian bawah
Lepaskan penggerak bagian atas dan bidik FS
Baca HA dan VA; pada sudut datar pembacaan VA untuk kedua kalinya tidak perlu.Jika HA dibaca doubel, ulangi proses setelah posisi 0 dan tempatkan teleskop dalamposisi langsung.
Setelah semua pengukuran reguler lengkap, pembantu membawa ujung 0 dari pita kepatok FS dan diukur SD. Sebelum memulai pengukuran instrumen harus ditetapkankearah patok FS.
Gerakkan ke patok FS dan catat HS.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Irham Yarhamka liked this
RNH liked this
TE D DY liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->