Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Desain termal pembangkit uap PWR Oleh Suroso

Desain termal pembangkit uap PWR Oleh Suroso

Ratings: (0)|Views: 41 |Likes:
Published by Suroso Shidiq

More info:

Published by: Suroso Shidiq on Mar 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/16/2011

pdf

text

original

 
Sigma Epsilon ISSN  0853-9103
 
STUDI AWAL DESAIN TERMAL PEMBANGKIT UAP PLTN TIPE PWR DAYA 1000 MWE
 Oleh
Suroso
Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir - BATAN
ABSTRAK
STUDI AWAL DESAIN TERMAL PEMBANGKIT UAP PLTN TIPE PWR DAYA 1000 MWe.
Telah dilakukan desain termal pembangkit uap PLTN tipe PWR daya 1000 MWe. Perhitungan dilakukan untuk mendapatkan nilai-nilai  koefisien perpindahan panas, luas permukaan, panjang pipa dan nilai turun tekanan(
pressure drop
). Metoda perhitungan dengan menggunakan
log mean temperature difference
(LMTD). Dayathermal reaktor 3411 MW
th
menggunakan 4 pembangkit uap. Pembangkit uap ditetapkan berbentuk pipa dankelongsong (
shell and tube
), dengan  satu lintasan kelongsong dan dua lintasan pipa aliran lawan arah (
crossflow
). Hasil perhitungan,  diperoleh nilai koefisien perpindahan panas sisi pipa 27248 W/m
2
 
°
C, sisi kelongsong4786 W/m
2
°
C dan menyeluruh 3450  W/m
2
 
°
C. Luas permukaan perpindahan panas 4880 m
2
dan panjang pipa20,67 m untuk tiap pembangkit, yang masing-masing lebih rendah 3,6 % dan 1,6% dari pada dimensipembangkit uap PLTN tipe PWR daya 1000 MWe yaitu luas permukaan perpindahan panas  5060 m
2
/unit danpanjang pipa 21 m. Nilai turun tekanan diperoleh 1,13x10
2
kPa untuk sisi pipa dan 3,75 kPa untuk sisikelongsong. Hasil studi awal desain pembangkit uap PLTN tipe PWR daya 1000 MWe dapat dipergunakansebagai pembanding terhadap perhitungan-perhitungan yang akan datang.Kata kunci: desain, pembangkit uap, PWR.
 
ABSTRACT 
PRELIMINARY STUDY ON THERMAL DESIGN OF THE STEAM GENERATOR FOR 1000 MWePWR NUCLEAR POWER PLANT 
. The thermal design of the steam generator in a nuclear power plant pressurized water reactor type 1000 MWe have been done. The calculation has been toverall heat transfer coefficient solve values, heat transfer area, tube length,  and pressure drop. The method used the logarithmicmean temperature difference (LMTD). The thermal power of reactor is 3411 MW 
th
with 4 steam generators. Theconstruction of the steam generator is shell and tube type by  counter flow, with one pass shell  and two passtube. The results of calculation show that  heat transfer coefficient value are 27248 W/m
2
 
° 
C for the tube side,4786 W/m
2
° 
C for the shell side, and 3450  W/m
2
 
° 
C for overall. The area of heat transfer resulted are 4,880 m
2
 with a tube length of 20,67 m. The  result shows that steam generator calculation which consists of area of heat transfer and tube length that are 3.6 % and 1.6 % less than currently available 1000 MWe PWR, i.e, 5060m
2
/unit area, 21 m tube length. The pressure drop value of 1.13x10
2
kPa for tube side and 3.75 kPa for shell.The results of preliminary study for steam generator design of nuclear power plant  PWR type can be use bycomparing with the another method calculations in the future.Key words : design, steam generator,  PWR.
PENDAHULUAN
Di industri proses, masalah perpindahanpanas merupakan hal yang sering dijumpai. Alatpenukar panas merupakan suatu alat yangdidalamnya terjadi perpindahan panas dari fluidapanas ke fluida dingin atau sebaliknya. Prosesperpindahan panas dapat berlangsung secarakonduksi, konveksi, dan radiasi. Perancangan alatpenukar panas sangat penting terutama untuk menentukan efisiensi pada instalasi pembangkitdaya maupun dalam bidang penerbangan atauantariksa. Pada sisi lain, kemampuan perancanganalat penukar panas merupakan salah satu bidangkeahlian yang harus dikuasai terutama yangmenekuni bidang konversi energi.
 
   Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)merupakan pembangkit listrik dengan bahan bakar uranium. Uranium bereaksi dengan neutronmenghasilkan energi panas dan beberapa unsur radioisotop. Panas yang dihasilkan dari reaksi fisitersebut digunakan untuk memanaskan air menjadiuap. Uap yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.Proses pembangkitan uap pada PLTN tipe
Pressurizer Water Reactor 
(PWR) terjadi pada alatpenukar panas yang disebut pembangkit uap (
steamgenerator 
).Dalam rangka menyongsong berdirinyaPLTN pertama di Indonesia yangkecenderungannya akan menggunakan PLTN tipe
Vol.13  No. 1 Februari 2009
 
1
 
Sigma Epsilon ISSN  0853-9103
 
PWR, dan menyiapkan sumber daya manusia yangmempunyai kemampuan mendesain suatu peralatanpenukar panas, maka pada makalah ini akandilakukan studi awal desain termal pembangkit uapPLTN tipe PWR daya 1000 MWe. Studi desain iniakan dilanjutkan dengan menggunakan beberapametode, dan  akan diverifikasikan dengan berbagaidata dari beberapa sumber yang dapat diakses dantelah dipublikasikan. Perancangan dilakukanterhadap aspek termal, yang meliputi perhitungan,nilai-nilai koefisien perpindahan panas, luaspermukaan perpindahan panas, panjang pipa dannilai turun tekanan (
pressure drop
). Desaindilakukan mengacu pada standar TEMAmenggunakan metode
log mean temperaturedifference
. Pembangkit uap ditetapkan berbentuk pipa dan kelongsong (
shell and tube
), dengan satulintasan kelongsong dan dua lintasan pipa denganaliran lawan arah. Dari penelitian ini diharapkanhasilnya dapat digunakan untuk verifikasi desainatau me-
review
desain pembangkit uap PLTN tipePWR. 
TEORIPembangkit Uap
PLTN tipe PWR memanfaatkan prinsipdesain sistem siklus tertutup. Hal ini berarti bahwabahan pendingin dalam siklus reaktor dipisahkandari siklus turbin-generator, tetapi, air pendinginbersuhu tinggi dari reaktor, harus mampumembentuk uap untuk turbin-generator.Masing-masing siklus sistem pendinginreaktor terdiri dari sebuah pembangkit uap yangterpasang secara vertikal. Pembangkit uap ini dapatbertipe
once-through steam generator 
atau
U-tubesteam generator 
. Tipe
U tube steam generator 
,seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1, terdiridari dua bagian yang tergabung dengan satu bagianevaporator dan satu bagian
steam drum
. Bagianevaporator terdiri dari alat penukar panas (
U-tubeheat exchanger 
), sementara bagian
steam drum
 menyimpan peralatan pemisah kelembaban. Bagian
steam drum
terletak pada bagian atas daripembangkit uap.
 
Gambar 1. Konstruksi pembangkit uap tipe
U tube steam generator 
.
[1]
 
Alat Penukar Panas
Aliran fluida pada alat penukar panas tipepipa dan kelongsong dapat berlangsung secarasejajar (
parallel 
 
flow
) seperti diberikan padaGambar 2 dan aliran lawan arah (
counter flow
)seperti diberikan pada Gambar 3
.
Aliran sejajar adalah aliran di mana fluida panas dan fluida dinginmemasuki pipa dan pipa pada arah yang sama. Harga selisih suhu rata-rata logaritmik pada alatpenukar panas tipe pipa dan kelongsong denganaliran fluida sejajar dapat dirumuskan sebagaiberikut:
[2,3,4]
)()(ln)()(
12211221
LMTD
lm
==
(1) 
Vol.13  No. 1 Februari 2009
 
2
 
Sigma Epsilon ISSN  0853-9103
 
  Gambar 2. Aliran sejajar (
parallel flow
)
 
Gambar 3. Aliran berlawanan arah (
counter flow
)
 
 Sedangkan harga selisih suhu rata-ratalogaritmik pada aliran lawan arah dirumuskansebagai berikut:
[4,5,6]
)()(ln)()(
12211221
LMTD
lm
==
(2)dengan,
lm
 
= selisih suhu rata-rata logaritmik (
0
C),
1
= suhu fluida masuk pipa (
0
C),
2
= suhufluida keluar pipa (
0
C),
1
= suhu fluida masuk kelongsong (
0
C) dan
2
 
= suhu fluida keluar kelongsong (
0
C)Selisih suhu rata-rata atau LMTDdipengaruhi oleh sifat aliran dan sifat medium.Didalam perencanaan alat penukar panas harusdicari selisih suhu rata-rata sebenarnya denganmenggunakan faktor koreksi
, sehingga besarnyaselisih suhu rata-rata sebenarnya adalah
[2,3]
:
lmm
=
 
(3)dengan,
m
 
= selisih suhu rata-rata yangsebenarnya (
0
C)Kemampuan alat penukar panasmemindahkan panas (
Q
) dari fluida panas ke fluidadingin dapat dihitung dengan persamaan :
 
m
UAQ
=
 
(4)dengan koefisien perpindahan panas (
U)
,
m
AQ
=
(5)Dimana
A
, adalah luas permukaanperpindahan panas dalam m
2
.
TATA KERJAMetode Perancangan Alat Penukar Kalor
Data teknis dan operasional alat penukar kalor PLTN tipe PWR dengan 4 pembangkit uapadalah tipe pipa dan kelongsong dengan fluidakerja air aliran lawan arah diberikan pada Tabel 1dan Tabel 2. Tabel  1. Data teknis PLTN tipe PWR.
[5]
No Parameter Nilai1. Daya termal, MW
th
34112. Daya listrik, MWe 10003. Jumlah kalang (
loop
) 44. Jumlah pipa 33865. Diameter luar pipa, m
 
0,02226. Tebal dinding pipa, m
 
0,00137. Diameter selongsong bagian atas, m 4,58. Diameter selongsong bagian bawah, m 3,410. Konduktivitas material konstruksi selongsong, W/m °C 3511. Luas permukaan perpindahan panas total, m
2
506012 Panjang pipa, m 21
 
Tabel  2. Data operasional PLTN tipe PWR 
[5]
No. Parameter Sisi pipa (
) Sisi selongsong (
)1 Suhu keluar, °C 286  2732 Suhu masuk, °C 324  2243 Tekanan, MPa  15,5  5,7
 
Vol.13  No. 1 Februari 2009
 
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->