Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modul Membaca

Modul Membaca

Ratings: (0)|Views: 5,420|Likes:
Published by rosmainifadil

More info:

Published by: rosmainifadil on Mar 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2013

pdf

text

original

 
KETERAMPILAN MEMBACA
 Kegiatan Belajar 1
A. Tujuan Kegiatan PembelajaranSetelah mempelajari uraian materi berikut ini, peserta diklat dapatmemahami apa sebenarnya pengertian istilah membaca, tujuan yang terkandungdalam kegiatan membaca, jenis-jenis membaca, dan proses membaca, serta dapatmengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.B. Uraian Materi. Arti, Tujuan, Aspek-aspek, Jenis-jenis, dan Proses membaca
 Pengertian Membaca
Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melaluimedia kata-kata/ bahasa tulis. Suatu proses yang menuntut agar kelompok katayang merupakan suatu kesatuan akan terlihat dalam suatu pandangan sekilas, danagar makna kata-kata secara individual akan dapat diketahui. Kalau hal ini tidak terpenuhi, maka pesan yang tersurat dan yang tersirat tidak akan tertangkap ataudipahami, dan proses membaca itu tidak terlaksana dengan baik (Hodgson 1960 :43-44).Dari segi linguistik, membaca adalah suatu proses penyandian kembali dan pembacaan sandi (a recording and decoding process), berlainan dengan berbicaradan menulis yang justru melibatkan penyandian (encoding). Sebuah aspek  pembacaan sandi (decoding) adalah menghubungkan kata-kata tulis (writtenword) dengan makna bahasa lisan (oral language meaning) yang mencakup pengubahan tulisan/cetakan menjadi bunyi yang bermakna. (Anderson 1972 : 209-210).
 
Istilah-istilah linguistik decoding dan encoding tersebut akan lebih mudahdimengerti kalau kita dapat memahami bahasa (language) adalah sandi (code)yang direncanakan untuk membawa/mengandung makna (meaning). Kalau kitamenyimak ujaran pembicara maka pada dasarnya kita men-decode (membacasandi) makna ujaran tersebut. Apabila kita berbicara, maka pada dasarnya kitameng-encode (menyandikan) bunyi-bunyi bahasa untuk membuat/mengutarakanmakna (meaning). Seperti juga halnya berbicara dalam dalam bentuk grafik, makamenulis pun merupakan suatu proses penyandian (encoding process), danmembaca sebagai suatu penafsiran atau interpretasi terhadap ujaran yang beradadalam bentuk tulisan adalah suatu proses pembacaan sandi (decoding process).Beberapa ahli lebih cenderung memakai istilah recording (penyandian kembali)untuk menggantikan istilah reading (membaca) sebab pertama sekali lambang-lambang tertulis (written symbols) diubah menjadi bunyi, dan kemudian barulahsandi itu dibaca (are decoded). Menyimak dan membaca berhubungan erat karenakeduanya merupakan alat untuk menerima komunikasi. Berbicara dan menulis berhubungan erat karena keduanya merupakan alat untuk mengutarakan makna,mengemukakan pendapat, mengekspresikan pesan. (Anderson 1972 : 3).Di samping pengertian atau batasan yang telah diutarakan di atas makamembaca pun dapat pula diartikan sebagai suatu metode yang kita pergunakanuntuk berkomunikasi dengan diri kita sendiri dan kadang-kadang dengan oranglain, yaitu mengkomunikasikan makna yang terkandung atau tersirat padalambang-lambang tertulis. Bahkan ada beberapa penulis yang seolah-olah beranggapan bahwa “membacaadalah suatu kemampuan untuk melihatlambang-lambang tertulis serta mengubah lambang-lambang tertulis tersebutmelalui fonik (phonics = suatu metode pengajaran membaca, ucapan, ejaan berdasarkan interpretasi fonetik terhadap ejaan biasa) menjadi/menuju membacalisan (oral reading). Membaca dapat pula dianggap sebagai suatu proses untuk memahami yang tersirat dalam yang tersurat, melihat pikiran yang terkandung didalam kata-kata yang tertulis. Tingkatan hubungan antara makna yang hendak dikemukakan oleh penulis dan penafsiran atau interpretasi pembaca turutmenentukan ketepatan membaca. Makna bacaan tidak terletak pada halaman
 
tertulis tetapi berada pada pikiran pembaca. Demikianlah makna itu akan berubah,karena setiap pembaca memiliki pengalaman yang berbeda-beda yang dia pergunakan sebagai alat untuk menginterpretasikan kata-kata tersebut. (Anderson1972 : 211).Secara singkat dapat dikatakan bahwa “reading” adalah “bringing meaningto and getting meaning from printed or written material”, memetik sertamemahami arti atau makna yang terkandung di dalam bahan tertulis (Finochiaroand Bonomo 1973:119). Dengan demikian jelaslah bagi kita bahwa membacaadalah suatu proses yang bersangkut paut dengan bahasa. Oleh karena itu maka para pelajar haruslah dibantu untuk menanggapi atau memberi responsi terhadaplambang-lambang visual yang menggambarkan tanda-tanda oditori yang samayang telah mereka tanggapi sebelum itu. Menyimak dan berbicara haruslah selalumendahului kegiatan membaca. Ketika membaca kita membuat bunyi dalamkerongkongan kita. Kita membaca lebih cepat kalau kita tahu bagaimana caramengatakan serta mengelompokkan bunyi-bunyi tersebut dan kalau kita tidak tertegun-tegun melakukannya. Oleh karena itu maka penting sekali diingat agar setiap kesulitan yang berkenaan dengan bunyi, urutan bunyi, intonasi, atau jedaharuslah dijelaskan sebelum para pelajar disuruh membaca dalam hati ataupunmembaca lisan. (Finocchiaro and Bonomo 1973:120). Kesimpulan yang dapatditarik dari pembicaraan di atas adalah bahwa “membaca ialah memahami pola- pola bahasa dari gambaran tertulisnya” (Lado 1976 : 132). 
Tujuan Membaca
Tujuan utama dalam membaca adalah untuk mencari serta memperolehinformasi, mencakup isi, memahami makna bacaan. Makna, arti (meaning) eratsekali berhubungan dengan maksud tujuan, atau intensif kita dalam membaca.Berikut ini kita kemukakan beberapa yang penting :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->