Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
10Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Edisi 231

Edisi 231

Ratings: (0)|Views: 4,358|Likes:
Published by akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Mar 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/05/2013

pdf

text

original

 
Edisi 231 Tahun XI, 3 - 10 Maret 2011 Harga Rp. 3.500,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)
e-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Contact Person :
0812 9936 977
SURATKABARUMUM
Press Release
Hal. 4
Hal. 5
Hal. 15
Kota Bandung Bangun32 Shelter TMB
Pembawa Suara Pembangunan Bangsa 
website :
www.mediarakyatonline.com
aca Juga 
Sekolah
MenengahAtas dan SekolahMenengah Pertamaserta sekolah yangsederajat di KotaYogyakarta terusmenggelar latihanmengerjakan
(Hal 7)
intas aera
L
Revisi Kepres LumpuhkanTransportasi darat Natuna
Johan Budi
Hadapi UN,Siswa Mulai Latihan Soal
Produksi Beras 2011Diperkirakan Meningkat
Pemerintah
menyiapkanPeraturan Presiden(Perpres) baru untukrencana pembangu-nan Jembatan SelatSunda (JSS). KarenaPerpres
(Hal 2)
baca hal
15
baca hal
15
Marzuki AliePatrialis Akbar 
TonosedangdudukdancurhatsamaBudi:Tono:"AkhirnyaakuputussamaDina..."Budi: "Lha kamu kenapa putus? Bukannya sudah pernahsepakatmaumenikah?"Tono:"Iya,tetapibatal."Budi:"Kenapa?"Tono:"Bedakeyakinan..."Budi:"Bedaagamagitu?"Tono: "Bukan, aku berkeyakinan bahwa aku ganteng, tapisiDinatidakyakin..."
Karena Beda Keyakinan
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
Presiden SBY:
baca hal
15
Surabaya,(MR)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatimmenyiapkan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda)untuk para seniman. Ini menindaklanjuti InstruksiGubernur Jatim, Dr.H Soekarwo saat silahturahmidengan seniman Jatim di Kantor Dinas Kebudayaandan Pariwisata (Disbudpar), tentang pemberianjaminankesehatanparaseniman.Tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur 
Cianjur,(MR)
LEMAHNYA pengawasan dilembaga pendidikanmembuat para oknum pelaksana pendidikan dapatberbuat seenaknya, yang berakibat lembaga pendidikantercoreng moreng !, Seorang oknum guru (A) yang telahdiangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dandiberitugasmengajardiSDSukamanahKecamatanLelesKabupaten Cianjur Jabar, ramai terkabar di masyarakatterkait legalitas titel sarjana yang sandangnya , “A.. kantidak pernah kuliah, masa tiba-tiba dia ber gelar sarjana ”sekilas cerita dari rekan guru dan masyarakat yangpahamlatarbelakanggurutersebut.Prilakuguruyangsatuini,sangattidakterpuji,seorangguru sepantasnya memberikan contoh yang baik ditempatnya mengajar maupun di lingkungannya, tapi tidakdemikian dengan guru yang satu ini, denganmenghalalkan cara tidak terpuji untuk meraih title sarjana(Strata1)tanpakuliah.“Sangatmemalukan”!,
Natuna,(MR 
)Senin pekan lalu, sejumlahPuskesmasmengeluhkan,sertamempertanyakan, kebijakandiluar batas, dilakukan DinasKesehatan Natuna, tentangadanya “Pemotongan” angga-ran kegiatan, sebesar 25%.”Bapak wartawan kan? cobatanyakan setiap Puskesmas,apa benar ada “Penyunatananggaran dilakukan DinasKesehatan” sarannya. Pimpi-nan saat ini sungguh terlalu.Masa setiap kegiatan, baikecil maupun besar dipotong25% dengan alasan, jatah unt-ukDPRD?.Cobadikroscek.Hasil investigasi dilapangan,sejumlah
Jakarta,(MR)
Usulan Hak AngketMafiaPerpajakanyangkandasdalam voting pada ParipurnaSelasa lalu disebabkan adanyasuap yang mengalir kekantong Dewan PerwakilanRakyat. Anggota Komisi IIIdari F-PG Bambang Soesatyomengatakan, telah beredar uang sebesar Rp200 miliar guna menggagalkan usulanhak angket tersebut dalamvoting."Ada Rp200 miliar beredar di Senayan. Untuk Gayus sajabisa ratusan miliar rupiah, apalagi hanya Rp200 miliar untuk DPR itu kecil," ujar Bambang pada Talk Show Perspektif Indonesia bertajuk Memberantas Mafia Pajak di pressroomDPDRI,Jumat.Dana tersebut, duganya, berasal dari jaringan mafia pajak yang akan terganggu jika hak angket berjalan untuk mengungkapmereka.Danatersebutdigunakan
Semarang,(MR)
Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais menilai KomisiPemberantasan Korupsi (KPK) penuh dengan mafia hukum dan makelar kasus, sehinggamenghambatpemberantasantindakpidanakorupsidiIndonesia." Terserah jika orang lain mau menganggap KPK itu sebagai malaikat, tapi saya yakinkalau lembaga yang digadang-gadang dapat memberantas korupsi itu penuh dengan mafia,"katanyausaiacarapelantikanpengurusMuhammadiyahdanAisyiyahKotaSemarang,diaulaRumahSakitRoemani,diSemarang,Sabtu.
DinkesJatimSiapkanJamkesdaUntukSeniman
melalui Dinas Kesehatan Jawa Timur telahmengalokasikan anggaran Rp.120 miliar untuk Jamkesda warga miskin dan seniman. Jumlahanggaran dan juga seniman penerima bisa bertambahjikadiperlukan.Kepala Dinkes Jatim, dr Dodo Anondo diSurabaya, Jumat (18/2) mengatakan, programJamkesda khusus seniman ini sudah berjalan sekitar 6bulan terakhir. Selamaini sudah ada 600-700 senimanyang diajukan Dewan Kesenian Jawa Timur sebagaipenerima Jamkesda. “Tapi, Jamkesda itu hanya untuk menanggung biaya kesehatan seniman saja. Untuk keluarga, kami tidak ikut menanggungnya, Jamkesdaseniman hanya untuk seniman Jawa Timur,” katadodo.Jumlah seniman penerima Jamkesda itu di luar 1,25 juta warga Jawa Timur yang berhak mendapatJamkesda. Meski khusus untuk seniman, tapi aturanpembiayaan sama seperti Jamkesda untuk wargamiskin. Biaya kesehatan penerima Jamkesdaditanggung bersama Pemprov Jatim dan pemerintahkabupaten/kotaasalseniman.Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT), MFauzi menyampaikan untuk tahap awal Pemprovmenjanjikan jaminan kesehatan bagi 500 seniman.Sebagian di antaranya sudah menerima secarasimbolispadaOktober2009.
Awas..!Ada Tukang "Palak"di Dinkes Natuna
baca hal
15
Potret Buram
Dinas Pendidikan Cianjur
Amien Rais:KPK Penuh Mafia Hukum
Bambang SoesatyoCium Rp200 MiliarGagalkan Angket Pajak
Bambang Soesatyo
 
Amien Rais
MusiRawas,(MR)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawassepertinya tidak butuh dengan publikasi media. Pada tahun2011 ini dianggarkan dana belanja media Rp 800 juta, dantelahdibahasdewan.NamundipangkasBupatimenjadiRp13juta.Adanya pemangkasan dana tersebut membuat kinerjawakilrakyattidakakanbanyakdiketahuimasyarakat.MenurutKetua Fraksi Bhineka Tunggal Ika, Bastari Ibrahim ketika dikonfirmasiMRmenyangkutmasalahini.Dikatakan pihaknya yang membahas anggaran salahsatunya terkait dengan belanja media. Waktu pembahasandananya yang disetujui mencapai Rp 800 juta tetapi anggarantersebut dipotong dan hanya tersisa sekitar Rp 13 juta. “ Inilahyang membuat kita heran, mengapa hal ini bisa terjadi, sudahsayadugauntukAPBDMusiRawastahuninibocor,”katanya.Disebutkan, terkait dengan masalah ini pihaknya akanmengundang eksekutif untuk membahasnya. Pihaknya akanmeminta jaminan atau kepastian terkait dengan anggaranbelanja media ini, yang akan dimasukan pada APBDperubahan tahun ini. “Kita akan bahas masalah ini denganeksekutif, kita akan meminta jaminan dan kepastian bahwaanggran belanja media ini akan masuk pada anggaranperubahanmendatang,jangansampaihalinitidakjelas,”katapolitisiPKPBiniSementara menutur Kepala Bagian Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Musi Rawas M. Yasin, bahwasekretariat DPRD Musi Rawas tidak seperti tahun-tahunsebelumnya dalam hal belanja media. Sebab tahun inianggaran yang ada hanya sekitar Rp 13 juta untuk digunakanbelanjaKoran.DengananggaraniniDPRD
Bupati Musi Rawas
Pangkas Anggaran
Publikasi Dewan
"Ketika terjadi penjajahan di Indonesia, Belanda tidak masuk ke Negari Ngayogyakarta dan Pakualaman karenadihormati sebagai negari berdaulat." 
Jakarta,(MR)
Gubernur DaerahIstimewa Yogyakarta (DIY),Sri Sultan Hamengkubu-wono (HB) X, memperta-nyakan apakah tradisi yangterjadi selama ini di wilayahkerja dan kratonnya memba-hayakan bagi keselamatanNegara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehinggaharusdiubah?."Apabila berkeinginan mengubah tradisi yang telahmapan, maka harus mampu menjelaskan bahwa yang berlakuselama ini membahayakan bagi keselamatan NKRI dankelestarian DIY.Apabila tidak bisa membuktikan, maka telahmelanggar prinsip kebijakan penguasa harus berpijak padakemaslahatan umat," kata ," katanya saat memberikanpenjelasankepadaKomisiIIDPRSenayanJakarta,Selasa.Sri Sultan HB X dan Sri Pakualam VIII diundang KomisiII DPR untuk memberikan masukan bagi pembahasanRancanganUndang-Undang(RUU)KeistimewaanDIY.Sultan menjelaskan, selama ini tradisi yang ada di DIYtidak menimbulkan bahaya dan mengancam keutuhan NKRImaupunkehidupanumat.Karenaitu,pembuat
Sultan HB X:
Apakah DIY Bahayakan NKRI?
Sri Sultan Hemengkubowono X
Pemerintah Siapkan PerpresBaru Jembatan Selat Sunda
Jakarta(MR)PresidenSusiloBambangYudhoyonomenegaskanbahwapartai-partaipolitikyangtidakmenaatikomitmententunyatidakbisabersama-samalagiberadadidalamkoalisi.Dalam konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, Presidenmengatakan bahwa sanksi tentu akan diberikan kepada partai politik anggota koalisiyangtidakmematuhikomitmen."Jikatidak,kedepantentusanksiharusdiberikan.Dalampenataankembalikoalisi,yang Insya Allah, akan kami lakukan dalam waktu dekat ini, jika memang ada partaipolitik tidak lagi bersedia mematuhi atau menaati kesepakatan yang sudah dibuatnyabersama-sama saya dulu, tentu partai politik seperti itu tidak bisa bersama-sama lagidalamkoalisi,"tuturKepalaNegara.Presiden menjelaskan, para pimpinan partai politik yang bergabung dalam koalisi,yaitu Partai Golongan Karya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), PartaiAmanat Nasional(PAN),PartaiPersatuanPembangunan(PPP),PartaiKebangkitanBangsa
ParpolTidakTaat,TidakDalamKoalisi
 
2
Berita Utama
Edisi 231 TEdisi 231 TEdisi 231 TEdisi 231 TEdisi 231 Tahun X Iahun X Iahun X Iahun X Iahun X I3- 10 Maret 20113- 10 Maret 20113- 10 Maret 20113- 10 Maret 20113- 10 Maret 2011
Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan  kami dilengkapi dengan
Tanda Pengenal
dan
Surat Tugas Peliputan
dari Redaksi yang
masih berlaku
. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.
Alamat Redaksi
Jl. Bina Harapan No. 38-C,Telp. (021) 79192764Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan
E-mail
: mediarakyat_new@yahoo.com
Rekening
: Bank BRI Cab.KarawangNo. Rek : 0116-01-022016-50-9a/n: Hisar MT Sagala
Tata Usaha / Iklan / Sirkulasi
:Jl. Manunggal VII Krajan LamaranKel. Palumbonsari  Kab. Karawang Jawa BaratTelp. (0267) 8454238
Penerbit
: Yayasan Media Rakyat Intermedia
Percetakan
:
PT. Wahana Semesta Intermedia 
Pemimpin Umum : 
Hisar MT Sagala,
Penasehat : 
KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar  SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon.SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli,
Konsultasi Hukum : 
Susanto. SH,
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : 
HisarMT Sagala,
Dewan Redaksi : 
Hisar MT Sagala, Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono,
Redaktur : 
Irwan Hamid,
Litbang : 
Herman Sugianto,
Manager Iklan : 
Rudi Harris,
Manager  Distribusi
Herdi,
Layout / Design : 
Ahmad Y, St,
Fhoto Grafer : 
Hamin,
Staf Redaksi : 
Jenri. S, Rusman, Rudi,Besti, Chandra.
PERWAKILAN/ BIRO :
Jakarta Pusat : 
Ediatmo (Kepala), Nokipa,
Jakarta Utara : 
Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang,
Jakarta Timur : 
Sukron (Kepala), Wisnu,
Jakarta Barat : 
Mohammad(Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna,
Jakarta Selatan : 
Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova,
Karawang : 
K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi,
Bogor, Depok : 
Ali, Ruslan,
Bekasi Kota : 
S. Wahyudi,
Kab. Bekasi : 
A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani,
Purwakarta : 
Sapan Supriatna,
Biro Subang : 
Iman,
Kota Bandung : 
Dodi Sulaeman(Kepala), Tuty Suhartati,
Bandung Barat : 
Dayanto, Darfi,
Kabupaten Bandung : 
Maman,
Sumedang/ Majalengka : 
Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini, Wawan Setiawan,Budi,Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah,
Indramayu : 
Abdullah (Kepala), Mukromin, Maskin, Suhada, NC Jawir,
Cirebon : 
Masduri,
Kuningan : 
Dian,
Biro Garut : 
UndangSuryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani,
Kab. dan Kota Sukabumi : 
Rustandi,
Biro Cianjur : 
Ruslan AG, Jaenudin,
Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : 
Zamzam Hermansyah(Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R,
Ciamis : 
Heri Herdiana (Kepala),
Banjar : 
Ahmad Setia (Kepala),
Tangerang : 
HalimUntar (Kepala), Herman,
Lebak/ Pandeglang : 
Belfri (Kepala), Herianto,
Serang : 
Sukendar (Kepala), Nani,
Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: 
Dahlan (Kab. Biro),Jainuddin,
Perwakilan Sumatera Selatan : 
Alex Effendi (Kepala),
Kota Palembang,
Adiyanto (Kepala),
Kota Prabumulih / kab. Muara Enim : 
Alex Effendi (Kepala), IndraApriansyah, Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega, Amiruddin,
Biro Batu Raja / OKU : 
Sahmi (Kepala),
Biro Oku Selatan : 
Thomas Ivan,
Ogan Ilir : 
Marleni (Kepala), Astute,
Tulang Bawang : 
Sumarta (Kepala), Nani,
Kota Metro : 
Tohir (Kepala), Maman Irawan,
Pekanbaru : 
Paizal (Kepala), Nurdin,
Padang : 
Marqian,
Bengkulu : 
Aman Sipahutar,
Biro Mukomuko 
:
Hilman Daud,
Bengkulu Utara : 
Syaiful Bahkri S,
Perwakilan Jambi : 
Leman Burhan, (Kepala), Hendar,
Muara Bungo : 
Suyono,
Kab. Tebo : 
Herzaldi,
Musirawas/ Lubuk Linggau : 
Iman Koesnadi,
Dumai : 
Suparta (Kepala), Parjio,
Tanjung Pinang : 
Winarto (Kepala), Jerlin P, Rony Rudianto,
Biro Batam : 
Ganda S.Prawira(Kepala), Agus Stanza AMd, Englis Simaremare,
Biro Tanjung Balai Karimun : 
Jerlin P (Kepala),
Kab. Lingga : 
Heri Susanto (Kepala), Nurjaly, Hendrano,
Kab. Bintan : 
Defran,Edi Ishak,
Biro Natuna : 
Roy S. (Kepala),
Kab. Anambas : 
S. Edwar. S (Kepala),
Rokan Hilir : 
M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan,
Purwokerto : 
Hanapiah(Kepala), Kuswandi,
Batang : 
Rika Ida (Kepala), Hapid,
Kota Semarang: 
Irman Idrus (Kepala), Warsoma,
Cilacap : 
Murtaqin,
Pekalongan : 
Hetty(Kepala) Narwan,
Purbalingga 
Hermanda,
Yogyakarta : 
Suratno,
Klaten : 
Sutrisno, Tarmo,
Perwakilan Jawa Timur
Deasy Epita A (Kepala),
Mojokerto : 
Moh. Lutfi,
Lamongan : 
Adi Sugiarto (Kepala), HualaSimanjuntak, Julian Tri, Prayitno,
Banyuwangi : 
M. Arif Afadi,
Kupang : 
Moses Mone Kaka (Kepala)
,
Klaudius Edy Burga,
Kalimantan Barat : 
Ranto Leonardo,
Kalimantan Selatan / Tengah : 
Gatner Eka Tarung, SE (Kepala),
Banjar Masin : 
Mulia,
Banjar Baru : 
Asrian Talatika,
Pulang Pisau : 
Yabi. K,
Samarinda : 
Kipan Suerta, Delimah,
Belu & TTu 
Heribertus Kolo (Kepala),  Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH,
Flores Timur : 
Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema,
Sorong : 
Dea (Kepala), Gonjali,
Kota Medan : 
Frendi Tua (Kepala),  Herwan, Siti,
Tebing Tinggi : 
Hasni (Kepala), Herdan,
Langkat : 
Ojak Sianturi (Kepala), Waskito,
Deli Serdang : 
T. Manalu (Kepala), Belfri,
Pematang Siantar : 
Heru (Kepala), Sintan,
Simalungun : 
Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun,
Tarutung : 
Juang N,
Dairi : 
Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi,
Padang Sidempuan : 
Chairun (Kepala), Hotman, Ali,
Bali : 
Nyoman, Putu Artha.
Direktur FBIKunjungi KPK
Jakarta,(MR)
Program penanggu-langan kemiskinan klaster 4yang dicanangkan presidendianggap sebagai suatureinovasi dan pengembangandari program penanggulangankemiskinan yang sebelumnyasudah ada. Namun pemerintahharus kembali memperhatikanimplementasi dari programtersebut agar program berjalansesuai dengan harapan.Demikian yang disampaikanpengamat ekonomi UniversitasAtma Jaya A. Prasetyantoko, Kamis (24/2)."Saya selama ini melihat program pemerintah sudahbervariasi. Ini merupakan reinovasi dan pengembangan dariprogram yang sudah ada," katanya. Namun Prasetyantokomelihat rencana program yang sudah bagus tersebut seringkaliterkendala oleh masalah implementasi atau eksekusi dilapangan.Menurutnya, hal itu terjadi karena sistem birokrasi danpejabat pemerintah yang tidak cukup mampu dalam melakukanimplementasi dan eksekusi kebijakan di lapangan. "Sebenarnya presiden sudah mengetahui hal itu, seperti soalinfrastruktur di Jakarta. Desainnya sudah ada tetapi kok gakjalan-jalan. Jadi seringkali pejabat kita planning-nya bagus,eksekusinya buruk," tutur Prasetyantoko.Ia melanjutkan, ketidakmampuan sistem birokrasi danpejabat pemerintah dalam mengimplementasikan programpenanggulangan kemiskinan disebabkan oleh dua faktor, yaitupengaruh politik pada kebijakan yang diambil pejabat tertentudan kompetensi pejabat itu sendiri." Pengaruh politik sangat kontaminatif terhadap suatukebijakan, bahkan di tingkat dirjen (direktur jenderal) punpengaruh partai sangat kuat. Harusnya yang profesionaldilakukannya. Sementara kompetensi pejabat itu sendiri masihkurang terkait dengan reformasi birokrasi yang tidak berjalan,"jelas Prasetyantoko.Secara keseluruhan program penanggulangan kemiskinanharus terintegrasi dengan kebijakan ekonomi makro. Selamaini Prasetyantoko melihat masih ada sebuah paradoks yangmenunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkattetapi tidak ditunjukkan dengan peningkatan kesejahteraansebagian besar masyarakatnya.Selain itu Prasetyantoko menghimbau pemerintah agarjangan terus-menerus mencanangkan programpenanggulangan kemiskinan yang bersifat karitatif atau hanyamemberikan bantuan langsung.Program tersebut seharusnya juga dapat memberdayakanmasyarakat miskin. "Program karitatif boleh-boleh sajasebenarnya. Neccesary but not sufficient," ujarnya.
>> Nugraha
ImplementasiProgram KemiskinanHarus Dipantau
A. Prasetyantoko
Selamat MemperingatiMaulid Nabi Muhammad SAW
Tahun 1432 H
Drs. H. Ridwan
Kepala KUA Kec. Rungkut
Lubuk linggau,(MR)
Sekitar 3356 hektar perkebunan karet masyarakat di kotaLubuklinggau Sumatera Selatan, mengalami kerusakan dantidak produktif. Hal ini lebih disebabkan factor usia kebun danfactor perubahan cuaca. “ Adanya lahan perkebunan karet yangkurang produktif tersebut lebih disebabkan usia kebun yangtua dan factor pebuahan cuaca yang saat ini tidak stabil,” kataAbu Bakar, Kabid Perkebunan pada Dinas Tnamana Pangan,Perkebunan dan Kehutanan kota Lubuklinggau.Dijelaskan untuk produksi komoditi karet Kota Lubuklinggau,selama tahun 2010 mencapai 9.501,56 ton atau produksi rata-rata perhektarenya selama saru tahun 821 Kilogram.Jumlah Produksi Komoditi karet mengalami peningkatandibandingkan dengan rata-rata produksi tahun sebelumnya yanghanya mampu memproduksi rata-rata perhektarenya hanyasebesar 796,75 Kilo atau sebanding 0,796 ton.Jumlah produksi tersebut didapat dari jumlah areal tanamankaret seluas 13.874 hektare. “Tanaman Belum Menghasilkan(TBM) seluas 2.295,30 hektare. Lahan Menghasilkan seluas8.219,70 hektare,” tambahnya.Seperti yang diungkapkan Soleh (46) Salah seorang Taukekaret. Untuk sekarang ini petani karet dalam kota Lubuklinggaudan kabupaten Musi Rawas sedikit bernapas lega karenaadanya peningkatan harga. Harga rata-rata karet saat ini Rp19-20 Ribu/kilogramnya.“ Dibandingkan dengan harga sebelumnya kita sedikit bisalega mengingat harga karet yang cukup mahal, tapi kenaikanharga ini mestinya  tidak diiringi dengan tingginya hargakebutuhan pokok seperti cabai, karena kalau tidak makakenaikan harga karet juga tidak berpengaruh banyak,” ujarnya.
>> Saliem/ Imam
3356 Hektare Kebun KaretMasyarakat Tidak Produktif
Jakarta,(MR)
Pemerintah menyiapkanPeraturan Presiden (Perpres)baru untuk rencana pembangu-nan Jembatan Selat Sunda(JSS). Karena Perpres 13/2010tentang kerjasama pemerintahdengan badan usaha dalampenyediaan infrastruktur sudahtidak memadai lagi untuk megaproyek seperti JSS. " Draf Per-pres baru yang akan mengaturantara lain bagaimana proyek JSS dikerjakan, organisasinyadan pengelolanya siapa, tidak lagi bisa dipenuhi oleh Perpres13/2011," kata Menteri Peker-jaan Umum, Djoko Kirmanto,kepada pers di Jakarta, Senin(1/3).Yang jelas keberadaan JSStersebut sangat strategis untuk menghubungkan Pulau Suma-tera dan Jawa sehingga diha-rapkan ke depan, tidak lagi ter-ganggu jika tersedia jembatanyang memadai. "Rencana kami,ground breaking (peman-cangan tiang pertama untuk pembangunan konstruksi)pembangunan JSS direncana-kan pada 2014," katanya.Djoko juga mengatakan,tim ahli saat ini sedang bekerjamenyiapkan disain detil yangdipimpin oleh Wakil MenteriPekerjaan Umum dan ada jugatim lain yang dipimpin olehDitjen Bina Marga Kemen-terian Pekerjaan Umum. "Salahsatu hasil terkini menyebutkan,JSS secara teknis dirancangmampu menghadapi permin-
Pemerintah Siapkan Perpres BaruJembatan Selat Sunda
taan beban dari truk terberat,termasuk untuk kereta api.Yang justru menjadi kajian paraahli dan menjadi kekhawatiranutama adalah angin di selatSunda," katanya.Hal itu, tambah Djoko,karena pada JSS yang diren-canakan sepanjang 28 km danakan menjadi jembatan terpan-jang se-dunia ini, terdapatbentang jembatan sepanjang2,5 km tanpa tiang.Sebelumnya, Pemerintahpusat akan mendukung biayapembangunan JSS Sunda (JSS)sebesar 33%- 43%. Dukungansebesar 33% atau senilai Rp59triliun akan diberikan apabilatidak terdapat jalur kereta apipada Jembatan Selat Sunda.Sedangkan dukungan sebesar43% atau Rp106 triliun akandiberikan apabila terdapat jalurkereta api pada jembatantersebut.Hal itu disampaikan WakilMenteri Pekerjaan Umum Her-manto Dardak dalam PelatihanRegional Development Man-agement Leadership Training(RDML) bertema EnhancingStrategic Change and TeamLeadership beberapa waktulalu. "Dukungan pemerintahterhadap proyek JembatanSelat Sunda diperlukan karenanature proyek yang membutuh-kan pendanaan besar dankelayakan finansial yang ren-dah. Besar dukungan tersebutdidasarkan pada analisis finan-sial agar kelayakan proyek mencapai 16 persen," katanya.Menurut Hermanto Dardak,analisis mengenai ada tidaknyajalur kereta api pada JSS antaralain karena kereta api akanmeningkatkan kapasitas laya-nan transportasi jembatan.Beban kereta api jauh lebihberat dari beban kendaraanjalan raya, dibutuhkannyapersyaratan geometri dankriteria desain khusus, sertastudi kasus perencanaan Jem-batan Akasi Kaikyo di Jepangyang biayanya dapat berkurangsekitar 30% jika tanpa jalurkereta api.Aspek teknis yang turutdipertimbangkan dalam pemili-han rute dan konfigurasi jem-batan adalah aspek geologi,sesar, kontur dasar laut, kegem-paan, vulkanologi dan tsunami.Selain itu, kondisi lingku-ngan laut dan cuaca, tata gunalahan dan dampak lingkungan,tinggi ruang bebas dan bentangtengah jembatan, lebar dantinggi dek jembatan, sertaaerodinamika dan aerolastik jembatan.Selat Sunda merupakanbagian dari Alur Laut Kepu-lauan Indonesia (ALKI) makapembangunan jembatan jugaperlu mempertimbangkan jenisdan ukuran kapal terbesar didunia.Ruang bebas vertikal padaJembatan Selat Sunda diusul-kan sebesar 75 m dengan mem-pertimbangkan kebutuhanruang bebas vertikal pada kapalpeti kemas terbesar di duniaMaersk Line butuh ruang 71,5m. " Kapal penumpang terbesardi dunia butuh ruang 58,7 m,Kapal induk terbesar di duniaNimitz Class butuh ruang 57,9m dan SS Enterprise 71,2 m,"kata Hermanto.
>> Ediatmo
Jakarta, (MR)
Duta besar AmerikaSerikat Scot Marciel, Selasa (1/ 3) datang ke kantor KomisiPemberantasan Korupsi (KPK)untuk mengkoordinasikanrencana kunjungan DirekturFederal Bureau Investigation(FBI) Robert Mueller, Rabu (2/ 3)."Kunjungan rutin, sekali-gus koordinasi mengenaikunjungan direktur FBI besok diKPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi saat ditemui di kantorKPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (1/3).Selain mengkoordinasikan kedatangan petinggi FBI, Scotdan beberapa stafnya juga melakukan pertemuan denganpimpinan KPK. Menurut Wakil Ketua KPK Bidang PencegahanM Jasin, dalam pembicaraan tersebut Dubes Amerika jugamenyampaikan dukungan pada pemberantasan korupsi di In-donesia. " Dubes Amerika mendukung usaha pemberantasankorupsi dan pembenahan, kususnya yang berkaitan denganpembenahan sistem keuangan dalam perpolitikan," jelas Jasin.Menanggapi hal itu, Jasin mengatakan pihaknya jugatengah melakukan kajian penggunaan dana untuk kegiatankampanye dari sejumlah perusahaan ke calon kepala daerahatau partai.
>> Ediatmo
Direktur FBI Robert Mueller
Jakarta,(MR)
Kepala Kepolisian RI(Kapolri) Jenderal Pol TimurPradopo mengatakan, Polrisegera membentuk DetasemenAnti Anarkis. "Sekarang sudahkita siapkan untuk dibentuk dan nanti kita simulasikan,"kata Timur, Selasa.Sementara itu, Kepala
Polri Bentuk Detasemen Anti Anarkis
Bagian Penerangan Umum(Kabag Penum) Polri, KombesPol Boy Rafli Amar menjelas-kan Detasemen Anti Anarkisada di tiap-tiap Polda. "Adasatuan tertentu di tiap-tiap dae-rah yang akan dipersiapkanmenghadapi tindakan-tindakananarkis," katanya.Detasemen ini bisa meng-implementasikan ProsedurTetap 1/X/2010 tentangPenanggulangan Anarki danakan dilakukan pelatihan-pelatihan. "Detasemen untuk menjawab tantangan tugasyang terus berkembang makaperlu ada, dimana sebelumnyasudah ada tapi ini lebih di-khususkan lagi," kata KabagPenum.Detasemen Anti Anarkis initerdiri dari unsur-unsurdiantaranya Brimob danPasukan Huru-Hara (PHH)sebagai tim penindak memban-tu tim Pengendali Massa(Dalmas)." Dalam menghadapi massaada upaya-upaya dalam rangkamenghadapi tindakan anarkis,dimana di situ ada tembaknyatetapi sekarang ini dalamrangka capacity building parapersonel di lapangan," kataBoy.Intinya dalam rangkapeningkatan kualitas pelayanandalam menghadapi pengama-nan-pengamanan yang dipre-diksi akan berdampak padatindakan anarkis dari kelom-pok-kelompok masyarakat ataupelaku yang sifatnya mengarahkepada pengrusakan, katanya.
>> Tedy Sutisna
Jenderal Pol.  Timur Pradopo
Jakarta, (MR)
Pengujian ulang terhadapseluruh merek susu formulayang dilakukan oleh BadanPenelitian dan PengembanganKesehatan (Litbangkes)Kemenkes diperkirakan bakalmemakan waktu 6-9 bulan.Ini penelitian besar yangmembutuhkan waktu lama.
Uji Susu Formula Bisa Sampai 9 Bulan
Oleh karena itu sebelumpengumpulan sampel danmodel pengujian dilakukan,harus diubat proposal koordi-nasi pelaksanaan penelitiandahulu, jelas Menteri Keseha-tan Endang Rahayu Sedyaning-sih seusai membuka konferensiWHO Regional Asia Tenggaradi Jakarta, Selasa (1/3).Proses penyusunan pro-posal penelitian rencananyabakal digelar pada Kamis (3/3)antara Kemenkes, BPOM,Ditjen Dikti Kemendiknas, danIPB. Salah satu isu pentingyang bakal dibahas adalahpenyatuan metodologi peneli-tian yang sama antara ketigalembaga tersebut. Metodologipenelitian juga akan disinkron-kan sedekat mungkin denganmetodologi riset tim IPB saatmenemukan susu formulaterkontaminasi virus enterobac-ter sakazakii (ES).Menkes juga memastikanpenelitian bersama nantiterhadap seluruh merek susuformula dan makanan bayiyang beredar di pasaran tidak hanya bertujuan mencaribakteri ES saja. Riset juga akanmencari bakteri lainya yangdilarang terdapat pada produk susu sesuai dengan aturan Co-dex Alimentarius (standarkeamanan pangan dunia), yaitubakteri Salmonella, Shigelladan E Coli.
>> Nokipa
 
3
Berita Utama
Edisi 231 TEdisi 231 TEdisi 231 TEdisi 231 TEdisi 231 Tahun X Iahun X Iahun X Iahun X Iahun X I3- 10 Maret 20113- 10 Maret 20113- 10 Maret 20113- 10 Maret 20113- 10 Maret 2011
Surabaya,(MR)
Pendidikan dan Pelatihan(Diklat) Kepemimpinan Ting-kat II yang dilaksanakanselama 10 minggu adalah suatusyarat untuk mendudukijabatan struktural Eselon II.Sekretaris Daerah (Sekda)Pemerintah Provinsi JawaTimur, Dr H Rasiyo MSi saatmembuka Diklat Kepemim-pinan Tingkat II AngkatanXXIII tahun 2011 di BadanDiklat Pemprov Jawa Timur JlBalongsari Tama Surabaya,Kamis (17/2) mengatakan,Untuk menduduki jabatanstruktural eselon II harus DiklatPim II dulu, tapi kesemuanyatidak demikian ada pejabatsebelum ikut Diklat Pim II tapisudah mempunyai jabataneselon II. Ini semua harusdipahami bersama bahwa yangsudah mengikuti Diklat Pim IInantinya belum tentu jaminanmenduduki jabatan eselon II.Ini harus dipahami parapeserta diklat, memang adapeserta yang memaksakan dirikarena sudah pernah diklat PimII mengajukan kepada bupati/ walikota dan gubernur agarbisa menduduki jabatan eselonII. Harus disadari bahwajabatan, jodoh, dan rezeki ituhanya Allah yang memilikinya.Jabatan eselon II adalahjabatan strategis, artinya me-mimpim yang secara teknisharus mampu bisa menjabarkankemauan atasan langsung, jikadi pusat adalah menteri, diprovinsi gubernur dan dikabupaten kota adalah bupati/ walikota.Dikatakannya, kemauanGubernur, Bupati/Walikota
Diklatpim TK II Syarat Duduki Jabatan Eselon II
dalam menyampaikan visi misidihadapan konstituante danjanji politiknya itu secaraaktualisasi diwujudkan dalamRencana Pembangunan JangkaMenengah Pemerintah Daerah(RPJPD) baik di provinsi dandi kabupaten/kota.Kebijakan pada RPJM ituyang pertama mengedepankankebutuhan dasar yang dilaku-kan warga masyarakat yangharus dipenuhi oleh pemerin-tah. Seperti pendidikan, kese-hatan, papan, dan perumahanserta pangan. Sebagai pejabateselon II harus mampu meja-barkan program itu dengan ac-tion konkrit kegiatan-kegiatannyata yang menjadi tanggungjawabnya yang dipercayakanpimpinan kepada pejabat ese-lon II.  Jika pejabat eselon IItidak bisa memahami secarapasti kemauan pemimpinnyayang dituangkan dalam bentuk RPJMPD pejabat itu tidak pekaterhadap kondisi situasi yangada.RPJM Jawa Timur 2010-2015 fokus pembangunandiarahkan untuk tercapainyatiga tujuan luhur, diantaranyaterwujudnya peningkatan kese-jahteraan rakyat melalui pem-bangunan ekonomi yangberlandaskan pada keunggulandaya saing, kekayaan sumberdaya alam, SDM dan budayabangsa yang didukung sepe-nuhnya oleh kemajuan pengua-saan ilmu pengetahuan danteknologi.Kemudian dalam RPJM,terwujudnya masyarakat bang-sa dan negara yang demokratis,berbudaya, bermartabat men-junjung tinggi kebebasan danbertangung jawab terhadap hak asasi manusia. Selanjutnyaterwujudnya pembangunan adildan merata yang dilakukan olehmasyarakat secara aktif yanghasilnya dapat dinikmati olehseluruh bangsa Indonesia.Gubernur berpesan kepadapara peserta diklat Pim TK IIagar kesempatan selama 10Minggu ini dipergunakansebaik-baiknya untuk menge-tahui lebih dekat tentang Pro-vinsi Jawa Timur. Di JawaTimur yang perlu diketahuikhususnya bagi peserta dariluar provinsi Jawa Timuradalah Jembatan Suramadu,wisata Gunung Bromo, Lum-pur Lapindo di Porong Sidoarjotempat belanja sepatu dan tasdi Tanggulangin Sidoarjo danrawon setan di Surabaya.Kepala Lembaga Adminis-trasi Negera (LAN), Dr Asma-wi Rewansyah MSc mengata-kan, diklat Pim TK II adalahgabungan suatu komuniteuntuk saling berbagi ilmupengalaman dengan pesertadari berbagai latar belakang.Komunitas yang dirancangsebagai wacana pembelajaranserta dalam memenuhi kope-tensi jabatan yang diharapkan.Setelah keluar dari jaringbelajar nanti peserta diklat PimTK II diharapkan bisa menjadisuatu pimpinan birokrasipemerintahan dapat berubahdan mengadakan perubahan.Perubahan baik dalam sikapperilaku keluasan wacanakedalaman pandangan manaje-rial dan teknis yang kesemua-nya merupakan satuan kesatuankopetensi yang utuh sebagaipemimpin birokrasi pemerin-tahan.Penembangan kompetensikepemimpinan ini penting dila-kukan agar bisa tercipta parapemimpin yang tanggap dantrampil serta kapabel dalammenyikapi besarnya perubahanlingkungan yang strategik padadewasa ini.Sudah menjadi isu publik bahwa senigritas dan koordi-nasi antar istansi pemerintahmerupakan masalah klasik yabg sampai sekarang masihmengganggu dalam penyeleng-garaan pemerintahan negara.Sangat dipahami bahwa sinergiantar istansi pemerintah banik pusat, antar pusat dan daerah,antar pemerintah daerah mutlak diperlukan dalam rangka pem-bangunan regional dan nasionalyang berkelanjutan.Hal ini telah ditekankanoleh Presiden RI, Dr SusiloBambang Yudhoyono pada saatmembuka Musyawarah Peren-canaan Pembangunan Nasional2010 – 2014 pada Desember2010. Presiden mengatakan,sebagai kepala pemerintahanpresiden akan berjalan bersa-ma-sama dengan para menteri,para pemimpin sektoral danpara gubernur yang bertangungjawab terhadap pembangunanregional. Sinergi antara menteridan gubernur dibantu bupatidan walikota sangat menen-tukan keberhasilan pelaksana-an pembangunan nasional.Saat ini pemerintah pusathanya memiliki kontribusi 40persen terhadap keberhasilanpembangunan sementara sisa-nya merupakan kontribusipemerintah daerah. Penomenaini menjunjukan pemilikankewenangan yang lebih luasoleh pemerintah daerah.Kewenangan yang luas kepadadaerah ini memerlukan koordi-nasi pengaturan yang lebih baik untuk mengharmoniskan danmenyelaraskan pembangunan.Membahas sinergitas antarainstansi pemerintah perludikaitkan secara riil denganprogram yang tercantum dalamRencana Pembangunan JangkaMenegah (RPJM)  2010-2014.Khususnya dalam programpembangunan yang berkeadi-lan yang menjadi fokus saat iniyang meliputi pembangunanpro rakyat dan keadilan untuk semua dan pencapaian pemba-ngunan milinium.Keberhasilan pencapaianpembangunan hanya dapatdicapai dengan penguasaan danketersediaan kunci sukses.Kunci sukses tersebut, strategiprogram yang inklusif merataberkeadilan, kebersamaansinergi positif diantara semuakomponen bangsa, dukunganyang luas dari masyarakat,integritas dan etika pemerin-tahan merupakan syarat profe-sionalisme pada pemimpinpelaku pembangunan sertalingkungan dalam negeri yangkondusif.Kapala Badan Diklat Pro-vinsi Jawa Timur, Drs SaifulRachaman MM MPd menga-takan, diklat kepemimpinantingkat II dilaksanakan berda-sarkan Peraturan Pemerintah(PP) 101 Tahun 2000 tentangPendidikan dan PelatihanPegawai Negeri Sipil PNS) danPP Nomor 100 Tahun 2000tentang terwujudnya PNS yangmemiliki kopetetsi sesuaidengan jenjang jabatannyapada tingkat eselon II.Diklat Kepemimpinan (Pim)Tingkat (TK) II angkatanXXIII Tahun 2011 yang diikutioleh 180 peserta pejabatberbagai instansi baik daripusat dan daerah serta istansivertical dari seluruh Indonesia.Kemudian diklat ini direncana-kan akan berlangsung selama10 minggu.Diklat kepemimpinan tingkatII angkatan XXIII tahun 2011mengambil tema “AkselerasiSinergi Istansi PemerintahDalam Mewudkan Pembangu-nan Yang Berkeadilan”.Dengan tema tersebut sangatdiperlukan peran kepemim-pinan yang berkualitas sebagaikunci utama mencapai perce-patan pembangunan yang ber-keadilan. Keberhasilan dalammelaksanakan kegiatan rodapembangunan dalam penye-lenggaraan pemerintah kedepan.Melalui kepemimpinanyang berkualitas diharapkantercipta birokrasi yang amanahdan profesional. Yang padagilirannya akan menjadi ujungtombak penggerak pembangu-nan di daerah serta pemba-ngunan dapat berjalan secaraakselerasi.  Melihat besarharapan kepada birokrat sertamenyadari beratnya tantanganyang harus dihadapi ke depanmaka para peserta calon diklatPim TK II pada diklat inidiwajibkan sepenuhnya dapatberkonsentrasi pada prosespembelajaran. Selanjutnya bisamentaati peraturan, bersikaptoleran menghargai sesamapeserta dan widya iswara (WI)serta menjaga kehormatanlembaga ini.Kurikulum diklat Pim TK IIini disusun untuk memenuhikebutuhan kompetensi padajenjang jabatan eselon II diseluruh instansi pemerintahbaik di pusat mupun daerah.Atas dasar pemikiran tersebutmaka secara garis besarkurikulum diklat Pim Tk IIditetapkan terdiri dari 4 matakajian yakni kajian paradigma,kebijakan publik,manajemenstrategi dan kajian aktualisasi.Untuk mengukur mata kajiantersebut maka selama diklatberlangsung akan dilakukanevaluasi secara berjenjangdanterstruktur mulai pelakasanaankajian hingga diklat selesai.
>>Pray/DeaLingga,(MR)
Sumber daya manusia(SDM) memiliki pernan yangsangat penting dalam prosespembangunan, manusia seba-gai muara dari rangkaian prosestersebut harus di topang secarakokoh oleh beragam variablependukungnya, salah satukomponen primer yang perlumendapat perhatia khususdalam pembangunan manusiaadalah sector pendidikan, kare-na edukasi suatu sarana untuk meningkatkan kecerdasan danketerampilan manusia, pening-katan kualitas baik dari sistemmaupun pelaku pendidikanmutlak di perlukan untuk menghadapi tantangan globali-sasi yang semakin berat di masadepan.Terkait pengimplementa-sian isu pendidikan pemerintahdaerah Kabupaten Lingga bisa
Kinerja Bupati LinggaTidak Diragukan Lagi
di katakana cukup konsistenmengupayakan terwujudnyacitra besar setiap tahunya untuk dinas Pendidikan Pemuda danOlah raga selalu mendapatkanporsi yang cukup besar dankecendrungan meningkat,peningkatan setiap tahunalokasinya dana pendidikan initentunya untuk mengontrol/ mengatur mutu dan kinerjaDinas Pendidikan di daerah,berdasarkan data yang diperoleh pada tahun anggaran2008 untuk pendidikan menca-pai Rp.95.080.197.565.-(16,81%) dari total APBD yangberjumlah Rp.565.526.106.010. dari angka ini jelas pulaterlihat alokasi dana untuk mencerdaskan anak negeriBunda Tanah Melayu ini, danmengalami peningkatan baik dari persentase maupun jumlahAbsolut tahun sebelumnyayang hanya sebesar Rp67.337.736.914.-(12,32 %)daritotal anggaran Rp546.522.034.529.- namun demikianapakah pemerintah KabupatenLingga masih komitmen untuk memajukan pendidikan dinegeri Bunda Tanah Melayuini. Lalu bagai mana dimasayang akan datang ?.“Bupati Lingga Drs HDaria, menyampaikan sampaikapanpun pendidikan diLingga tetap akan di priori-taskan sebagai yang pertama,karena sector pendidikan meru-pakan salah satu sector yangharus mendapat prioritas utamadalam membangun daerahsendiri maupun bangsa Indo-nesia, bahkan beliau juga kata-nya, tidak menutupi kemung-kinan pada tahun mendatanganggaran pendidikan akan dialokasikan sebesar 20% dariangran yang ada, sesuai amanatUndang-undang dasar. Tetapibelum ada daerah manapunsepengetahuna kita maupundidaerah lain di Indonesia yangmengalokasikan dana pendi-dikan sebesar itu, jelasnya,”Kepedulian dan komitmenBupati Lingga yang terpilihuntuk kedua kalinya ini disadari karena pendidikan dipandang sebagai unsur utamadalam pembentukan kualitassumber daya manusia (SDM)yang pada akhirnya akanmeningkatkan kesejahteraanmasyarakat. Sedangkan titik berat pendidikan formal lebihdi tekankan pada upayamenaikkan mutu pendidikanmemperluas pendidikan dasardan meningkatkan kesempatanbelajar pada jenjang pendidi-kan yang lebih baik menujuKabupaten Lingga yang maju,baik dari segi perekonomiannya, ilmu teknologi, dantentunya dengan SDM yangberkualitas untuk bangsa danNegara.
>>Hr
Jakarta,(MR)
Pemerintah menyalurkan dana Program NasionalPemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri sebesar Rp46,1miliar untuk Provinsi Kepulauan Riau pada 2011, kata MenteriKoordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono." Pada tahun 2011, untuk Kepri telah mendapatkan alokasiPNPM Mandiri sebesar Rp46,1 miliar," kata Agung dalamkunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diTanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat.Agung mengatakan, dana tersebut akan disalurkan di 59kecamatan yang berada di tujuh kabupaten/kota. Sementaraitu, Tanjungpinang sendiri mendapatkan jatah senilai Rp2 miliardalam bentuk dana PNPM mandiri perkotaan.Sementara itu, untuk PNPM Mandiri perumahan,pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyatmemberikan bantuan pembangunan 200 unit rumah sertapeningkatan sarana dan prasarana untuk masing-masingkabupaten/kota. " Sehingga seluruhnya berjumlah 1.400rumah, senilai Rp14 miliar," kata Agung.PNPM Mandiri adalah salah satu program bantuanlangsung yang digalakkan pemerintah. Pada 2007, danaPNPM Mandiri telah disalurkan kepada 3.349 kecamatan, pada2008 kepada 3.999 kecamatan, dan 2010 kepada 6.321kecamatan di seluruh Indonesia.Agung Laksono berada di Tanjungpinang mendampingiPresiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukankunjungan kerja.Presiden berada di Tanjungpinang untuk memberikanbantuan langsung kepada masyarakat, di antaranya kreditusaha rakyat, bantuan sosial, dan bantuan program nasionalpemberdayaan masyarakat.Sejumlah menteri lain juga ikut dalam rombongan presiden,antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa,Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, danMensesneg Sudi Silalahi.Presiden juga dijadwalkan berkunjung ke Bintan meninjaupelaksanaan pembangunan daerah setempat sebagaikawasan pariwisata.
>> Ediatmo
Pemerintah Salurkan PNPMRp46 Miliar Untuk Kepri
Denpasar,(MR)
Menteri Negara PerumahanRakyat Suharso Monoarfamengatakan, target Kemenpera2010-2014 membangun 320ribu unit rumah yang sumberdananya dari dana alokasikhusus (DAK). " Dari jumlahtersebut di antaranya 24.000unit menjadi target penangananuntuk tahun anggaran 2011ini," kata Menpera di Sanur,Kota Denpasar, Bali, Kamis(24/2).Pada pembukaan Konsul-tasi Regional Wilayah Tengah
Kemenpera Bangun 320 Ribu Unit Rumah dari DAK 
Program PengembanganKawasan Tahun Anggaran2011 itu, ia mengatakan,komponen prasarana dansarana tersebut meliputijaringan air minum, jaringanlistrik, septic tank komunal danpenerangan jalan umum.Menurut Menpera, programini juga akan menyasar kepadarumah tangga miskin (RTM)yang selama ini belummemiliki tempat tinggal yanglayak. Bahkan MenperaSuharso mengatakan, pemerin-tah saat ini telah memprog-ramkan rumah murah kepadaRTM tersebut, dan program initelah dicanangkan oleh Presi-den Susilo Bambang Yodho-yono baru-baru ini denganharapan setiap tahun ada 1.000unit pembangunan rumah."Kami telah mencobamembangun program pemerin-tah bidang perumahan tersebutdi daerah Atambua, NusaTenggara Timur. Warga bisamemiliki rumah layak huni dansehat itu dengan harga Rp21,5sampai Rp25 juta per unit. Itupun bisa diangsur selama 15tahun," katanya.Program pembangunanrumah tersebut, kata dia,sebagai upaya untuk menujumasyarakat yang sehat. Karenaselama ini masih banyak wargamenempati rumah yang tidak layak huni.Deputi Bidang Pengemba-ngan Kawasan KemenperaHazaddin TS mengatakan,kegiatan ini bertujuan untuk mendorong keterlibatan secaraaktif seluruh pemangku kepen-tingan bidang perumahan danpemukiman." Kegiatan ini untuk memperkenalkan program-pro-gram dan kegiatan pengem-bangan kawasan. Ini jugaupaya pemenuhan kebutuhanperumahan yang pada dasarnyamerupakan urusan wajibpemerintah daerah, sebagai-mana telah diatur PP No.38tahun 2007," ucapnya.Hal ini, kata dia, seringkalimasih terkendala pelaksanaan-nya dikarenakan keterbatasanfiskal, sehingga berakibat padamasih belum diprioritaskannyaprogram perumahan danpemukiman. " Pada akhirnyaangka backlog atau akumulasidari defisit perumahan di Indo-nesia masih belum dapatterkejar," katanya.Sementara itu, Ketua BadanPerencanaan PembangunanDaerah (Bappeda) ProvinsiBali Tjokorda Agung Pemayunmengatakan, dalam upayamempercepat pengentasankemiskinan di Bali telahmelakukan terobosan kepadaRTM dengan program bantuanrumah atau bedah rumah.
>>Putu Artha
Drs. H. Daria
Musi Rawas,(MR)
Untuk tahun 2010 produksi beras di Musi Rawas tidakmencapai target yang sudah ditentukan. Dari target produksiberas 282.976 ton Gabah Kering Panen (GKP) yang ada hanya264.658 ton GKP.Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura MusiRawas Hendi U Paranoto didampingi Kabid Program,Mangaratua mengatakan, salah satu factor tidak tercapainyatarget produksi beras ini, dikarenakan adanya penguranganjumlah lahan sawah.Hendi U Paranoto mengatakan, Semula 48. 415 hektarmenjadi 46.984 hektar. Penguran jumlah lahan sawah inidisebabkan factor anomaly iklim yang terjadi selama tahun2010. Sebab ada di bebera kecamatan yang daerahnya lebak.Sehingga kandungan airnya tinggi dan lahan tidak bisa digarap dengan baik, kondisi ini apabila di paksakan tidak akanmendapatkan hasil panen yang maksimal.“Jumlah lahan sawah menurun karena curah hujan yangtinggi selam tahun 2010. Sehingga para petani sawah tidakbisa menggarap lahannya, dan ini mempengaruhi targetproduksi beras di Musi Rawas,” katanyaSelain menyangkut anomali iklim, faktor lain yaitu adanyaalih fungsi lahan yang terjadi dimasyarakat petani.Dijelaskan, meskipun tidak tercapai target produksi padisawah, namun terjadi peningkatan produksi pada lahan darat(padi gogo). Target yang ditetapkan pada tahun 2010 mencapai23.440 Ton GKP.Meningkat menjadi 27.671 Ton GKP. Peningkatan produksiberas poadi gogo ini disebabkan oleh adanya penambahanluas areal lahan dari 10.931 hektar menjadi 12.139 Hektar.“Untuk jenis padi darat pada tahun 2010 produksinyamengalami peningkatan karena adanya penambahan areallahan petani,” jelasnyaLebih lanjut Hendi mengatakan, meskipun target produksitidak tercapai. Namun jumlah tersebut masih surplus untukkebutuhan masyarakat lokal Musi Rawas. Selain itu masih dapatmenyuplai ke daerah tetangga, seperti Kabupaten RejangLebong, Kepahyang dan Lahat. >>
Saliem/ Imam
Produksi Berasdi Musi Rawas TidakCapai Target
Kota Tasik,(MR)
“Bertaqwa bukan hanya sebagai Pegawai Negeri Sipilmelainkan sebagai umat yang beragama” itulah ungkapan WakilWalikota Ir.H. Dede Sudrajat, MP dalam pemberian orientasidengan materi moral dan etika PNS kepada 171 CPNSDformasi umum tahun 2010 di Pendopo Kota Tasikmalaya didam-pingi Kasubag umum Kepegawaian Setda Kota Tasikmalaya.Wakil Walikota juga menyampaikan meski baru PNS 80%akan tetapi jangan menjadi pengahalang untuk mempersiapkandiri masuk ke dunia pemerintahan dan menjadi abdi negara“Jangan lupa sebagai PNS selalu junjung tinggi Ahlak dan budipekerti, Profesionalisme, Tanggung jawab dan bebas dari KKN”katanya.Diakhir pemberian materi, Ia berpesan sebagai abdi negaraharus selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakatdan meski satu angkatan, untuk karier kedepan bisa berbedatergantung pada kinerja yang dilaksanakan “ Dari pelamar 9000lebih, 171 orang yang diterima berarti anda adalah orang terpilihdan terbaik maka selalu utamakan pelayanan kepadamasyarakat dengan kinerja yang baik ” pungkasnya.
>> H. AdeDimyati
Wakil Walikota Tasikmalaya :
Bertaqwa Bukan HanyaSebagai PNS

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
slamettarno liked this
Nila Sari liked this
Nitalia Silaban liked this
Yani Nadia Peace liked this
Allvesz Nahak liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->