Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KEBENARAN KEILMUAN

KEBENARAN KEILMUAN

Ratings: (0)|Views: 64 |Likes:
Published by Tuti Bee

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Tuti Bee on Mar 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2011

pdf

text

original

 
Keterkaitan Ilmu, Pengetahuan, dan Metode Penelitian:dalam Verifikasi Kebenaran Keilmuan
Rasa ingin tahu merupakan salah satu sifat dasar yang dimiliki manusia. Sifattersebut akan mendorong manusia bertanya untuk mendapatkan pengetahuan. Setiapmanusia yang berakal sehat sudah pasti memiliki pengetahuan, baik berupa fakta, konsep,prinsip, maupun prosedur tentang suatu obyek. Pengetahuan dapat dimiliki berkat adanyapengalaman atau melalui interaksi antara manusia dengan lingkungannya.Salah satu wujud pengetahuan yang dimiliki manusia adalah pengetahuan ilmiah yanglazim dikatakan sebagai “ilmu”.Ilmu adalah pengetahuan yang didasari oleh dua teori kebenaran yaitu koherensi dankorespondensi. Koherensi menyatakan bahwa sesuatu pernyataan dikatakan benar jikapernyataan tersebut konsisten dengan pernyataan sebelumnya. Koherensi dalampengetahuan diperoleh melalui pendekatan logis atau berpikir secara rasional.Korespondensi menyatakan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar jika pernyataantersebut didasarkan atas fakta atau realita. Koherensi dalam pengetahuan diperolehmelalui pendekatan empirik atau bertolak dari fakta. Dengan demikian, kebenaran ilmuharus dapat dideskripsikan secara rasional dan dibuktikan secara empirik.Koherensi dan korespondensi mendasari bagaimana ilmu yang diperoleh telahmelahirkan cara mendapatkan kebenaran ilmiah. Proses untuk mendapatkan ilmu agar memiliki nilai kebenaran harus dilandasi oleh cara berpikir yang rasional berdasarkanlogika dan berpikir empiris berdasarkan fakta. Salah satu cara untuk mendapatkan ilmuadalah melalui penelitian. Penelitian dapat didefinisikan sebagai upaya mencari jawabanyang benar atas suatu masalah berdasarkan logika dan didukung oleh fakta empirik.Dapat pula dikatakan bahwa penelitian adalah kegiatan yang dilakukan secara sistematismelalui proses pengumpulan data, pengolah data, serta menarik kesimpulan berdasarkandata menggunakan metode dan teknik tertentu.Pengertian tersebut di atas menyiratkan bahwa penelitian adalah langkah sistematisdalam upaya memecahkan masalah. Penelitian merupakan penelaahan terkendali yangmengandung dua hal pokok yaitu logika berpikir dan data atau informasi yang
 
dikumpulkan secara empiris (Sudjana, 2001). Logika berpikir tampak dalam langkah-langkah sistematis mulai dari pengumpulan, pengolahan, analisis, penafsiran danpengujian data sampai diperolehnya suatau kesimpulan. Informasi dikatakan empiris jikasumber data mengambarkan fakta yang terjadi bukan sekedar pemikiran atau rekayasapeneliti.Penelitian sebagai upaya untuk memperoleh kebenaran harus didasari oleh prosesberpikir ilmiah yang dituangkan dalam metode ilmiah. Metode ilmiah adalah kerangkalandasan bagi terciptanya pengetahuan ilmiah. Metode ilmiah didasari oleh pemikiranbahwa apabila suatu pernyataan ingin diterima sebagai suatu kebenaran maka pernyataantersebut harus dapat diverifikasi atau diuji kebenarannya secara empirik (berdasarkanfakta).Terdapat empat langkah pokok metode ilmiah yang akan mendasari langkah-langkah penelitian yaitu merumuskan masalah, mengajukan hipotesis, verifikasi data danmenarik kesimpulan. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, penelitian ilmiahmerupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk mengkaji dan memecahkan suatu masalahmenggunakan prosedur sistematis berlandaskan data empirik.Berdasarkan proses tersebut di atas, mulai dari langkah kajian teori sampai padaperumusan hipotesis termasuk berpikir rasional atau berpikir deduktif. Sedangkan dariverifikasi data sampai pada generalisasi merupakan proses berpikir induktif. Prosestersebut adalah wujud dari proses berpikir ilmiah. Itulah sebabnya penelitian dikatakansebagai operasionalisasi metode ilmiah.Untuk mendapatkan kebenaran ilmiah, penelitian harus mengandung unsur keilmuan dalam aktivitasnya. Penelitian yang dilaksanakan secara ilmiah berarti kegiatanpenelitian didasarkan pada karakeristik keilmuan yaitu:1. Rasional: penyelidikan ilmiah adalah sesuatu yang masuk akal dan terjangkauoleh penalaran manusia.2. Empiris: menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati orang lain denganmenggunakan panca indera manusia.3. Sistematis: menggunakan proses dengan langkah-langkah tertentu yang bersifatlogis.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->