Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BIOTEK OBI

BIOTEK OBI

Ratings: (0)|Views: 74 |Likes:
Published by Fendy Prabowo

More info:

Published by: Fendy Prabowo on Mar 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2012

pdf

text

original

 
TUGASDASAR BIOTEKNOLOGI
DI SUSUN OLEH :NAMA : OBI JULI SAPUTRANIM : CAB108 023
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONALUNIVERSITAS PALANGKA RAYAFAKULTAS PERTANIANJURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN2010
 
 
KESIMPULAN 
Faktor kekeringan pada tanaman merupakan salah satu masalah utama bagipertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman. Kekurangan air secara internal padatanaman berakibat langsung pada penurunan pembelahan dan pembesaran sel. Secarafisiologis, tanaman-tanaman yang tumbuh pada kondisi cekaman kekeringan akanmengurangi jumlah stomata sehingga menurunkan laju kehilangan air yang diikuti denganpenutupan stomata dan menurunnya serapan CO2 bersih pada daun.Khusus dalam mengatasi ketersediaan air dan antisipasi terhadap musim kering yangberkepanjangan pada lahan-lahan yang bermasalah dengan ketersediaan air, diperlukan suatumanajemen/pengelolaan air yang baik. Alternatif yang mungkin dapat diterapkan dandikembangkan untuk beberapa jenis tanaman budidaya dalam mengatasi cekaman air tersebutadalah dengan pemanfaatan mikoriza vesikula arbuskula (MVA) pada tanaman.Mikoriza Vesikula Arbusklua (MVA) adalah suatu simbiosis yang ditemukan antaracendawan (Zygomycetes) dan akar, dan merupakan salah satu tipe beberapa tipe mikorizayang dikenal (Type mikoriza: (1) ectomycoorhizae (ECM) (2) vesikular-arbuskular mycoorhizae (VAM/endomikoriza) (3) ectendomycoorhizae, (4) Ericoid mycoorhizae (5)orchid mycoorhizae.) dan (6) Arbutoid mycoorhizae (didasarkan pada struktur mikoriza)Lebih dari 200.000 spesies Angiospermae, terdiri dari cabang-cabang hifa yangberada pada bagian dalam sel akar tanaman inang, atau lebih dari 90% dari 300.000 spesiesyang berasosiasi dengan MVA pada tanah-tanah alami.MVA merupakan jamur yang bersimbiosis dengan akar tanaman. Jamur inimembentuk vesikel dan arbuskula di dalam korteks tanaman. Karena 80% cendawan inimembentuk struktur vesikula dan arbuskula, maka cendawan ini disebut dengan cendawanmikoriza vesikula±arbuskula. Vesikel merupakan ujung hifa berbentuk bulat, berfungsisebagai organ penyimpanan, sedangkan arbuskula merupakan hifa yang struktur danfungsinya sama dengan houstoria dan terletak di dalam sel tanaman. MVA termasuk kedalam kelas Zygomycetes, ordo Glomales dan genus Gigaspora, Scultellospora, Acaulospora,Entrophospora, Glomus, dan Sclerocystis. Terdapat sekitar 150 jenis (spesies) sporacendawan MVA yang telah dideskripsi.
 
MVA tergolong dalam kelompok khusus dari populasi mikoriza yang sangat banyak mengkolonisasi rizosfer, yaitu di dalam akar, permukaan akar, dan di daerah sekitar akar.Hifa eksternal yang berhubungan dengan tanah dan struktur infeksi seperti arbuskula didalam akar menjamin adanya perluasan penyerapan unsur-unsur hara dari tanah danpeningkatan transfer hara (khususnya P) ke tumbuhan, sedangkan cendawan memperoleh Corganik dari tumbuhan inangnya. Manfaat dari MVA dapat dikelompokkan menjadi tiga,yaitu manfaat dalam ekosistem, manfaat bagi tanaman, dan manfaatnya bagi manusia.Manfaat mikoriza MVA dalam ekosistem sangat penting, yaitu berperan dalam siklushara, memperbaiki struktur tanah dan menyalurkan karbohidrat dari akar tanaman keorganisme tanah yang lain. Sedangkan manfaat bagi tanaman yaitu dapat meningkatkanpenyerapan unsur hara, terutama P, dimana MVA dapat mengeluarkan enzim fosfatase danasam-asam organik, khususnya oksalat yang dapat membantu membebaskan P. MVA dapatmembantu mengatasi masalah ketersediaan fosfat melalui dua cara, pengaruh langsungmelalui jalinan hifa eksternal yang diproduksinya secara intensif sehingga tanamanbermikoriza akan mampu meningkatkan kapasitasnya dalam menyerap unsur hara dan air dan pengaruh tidak langsung, dimana mikoriza dapat memodifikasi fisiologis akar sehinggadapat mengeksresikan asam-asam organik danfosfatase asamke dalam tanah, fosfatase asammerupakan suatu enzim yang dapat mamacu proises mineralisasi P Organik denganmengkatalisis pelepasan P dari kompleks organik menjadi kompleks anorganik.Penyerapan air oleh tanaman dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor tanaman.Faktor lingkungan yang berpengaruh adalah kandungan air tanah, kelembaban udara, dansuhu tanah. Faktor tanaman yaitu efesiensi perakaran, gradien tekanan difusi air tanah keakar, dan keadaan protoplasma tanaman.Pada tanaman yang bermikoriza, respon tanaman yang mengalami cekamankekeringan cenderung lebih dapat bertahan dari kerusakan korteks dibanding tanaman tanpamikoriza. Gangguan terhadap perakaran akibat cekaman kekeringan ini pengaruhnya tidak akan permanen pada akar-akar yang bemikoriza. Akar yang bermikoriza akan cepat kembalipulih setelah periode kekeringan berlalu.Peranan langsung mikoriza adalah membantu akar dalam meningkatkan penyerapanair. Ini dikarenakan hifa cendawan masih mampu menyerap air dari pori-pori tanah pada saatakar tanaman sudah mengalami kesulitan mengabsorbsi air. Kemampuan menyerap air daripori-pori tanah ini dikarenakan hifa utama cendawan mikoriza di luar akar membentuk 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->