Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
redoks

redoks

Ratings: (0)|Views: 42 |Likes:
Published by Fendy Prabowo

More info:

Published by: Fendy Prabowo on Mar 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/30/2012

pdf

text

original

 
TUGASRESUME
KIMIA TANAH
REDOKS 
Oleh :
NAMA : FENDY PRABOWONIM : CAC 108 003KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONALUNIVERSITAS PALANGKA RAYAFAKULTAS PERTANIANJURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN
 
2010
REDOKS
1. Reaksi Oksidasi dan Reduksi (Redoks)
Pentingnya reaksi oksidasi-reduksi dikenali sejak awal kimia. Dalam oksidasi-reduksi, suatu entitas diambil atau diberikan dari dua zat yang bereaksi. Situasinyamirip dengan reaksi asam basa. Singkatnya, reaksi oksidasi-reduksi dan asam basamerupakan pasangan sistem dalam kimia. Reaksi oksidasi reduksi dan asam basamemiliki nasib yang sama, dalam hal keduanya digunakan dalam banyak praktek kimia sebelum reaksi ini dipahami. Konsep penting secara perlahan dikembangkan:misalnya, bilangan oksidasi, oksidan (bahan pengoksidasi), reduktan (bahanpereduksi), dan gaya gerak listrik, persamaan Nernst, hukum Faraday tentang induksielektromegnet dan elektrolisis. Perkembangan sel elektrik juga sangat penting.Penyusunan komponen reaksi oksidasi-reduksi merupakan praktek yang penting danmemuaskan secara intelektual. Sel dan elektrolisis adalah dua contoh penting,keduanya sangat erat dengan kehidupan sehari-hari dan dalam industri kimia.
1.1. Penemuan oksigen
Karena udara mengandung oksigen dalam jumlah yang besar, kombinasiantara zat dan oksigen, yakni oksidasi, paling sering berlangsung di alam.Pembakaran dan perkaratan logam pasti telah menatik perhatian orang sejak dulu.Namun, baru di akhir abad ke- 18 kimiawan dapat memahami pembakaran dengansebenarnya. Pembakaran dapat dipahami hanya ketika oksigen dipahami. Sampaidoktrin Aristoteles bahwa udara adalah unsur dan satu-satunya gas ditolak,mekanisme oksidasi belum dipahami dengan benar. Kemungkinan adanya gas selainudara dikenali oleh Helmont sejak awal abad ke-17. Metoda untuk memisahkan gastak terkontaminasi dengan uap menggunakan pompa pneumatik dilaporkan oleh Halesdi sekitar waktu itu. Namun, walau telah ada kemajuan ini, masih ada satumiskonsepsi yang menghambat pemahaman peran oksigen dalam pembakaran.
 
Miskonsepsi ini adalah teori flogiston, teori ini dinyatakan oleh dua kimiawanJerman, Georg Ernst Stahl (1660-1734) dan Johann Joachim Becher. Menurut teoriini, pembakaran adalah proses pelepasan flogiston dari zat yang terbakar. Asap yangmuncul dari kayu terbakar dianggap bukti yang baik teori ini. Massa abu setelahpembakaran lebih ringan dari massa kayu dan ini juga konsisten dengan teoriflogiston. Namun, ada kelemahan utama dalam teori ini. Residu (oksida logam)setelah pembakaran logam lebih berat dari logamnya. Priestley dan Scheele, yangmenemukan oksigen di akhir abad ke-18, adalah penganut teori flogiston . Jadimereka gagal menghayati peran oksigen dalam pembakaran. Sebaliknya, Lavoiseur,yang tidak terlalu mengenali teori ini, dengan benar memahamo peran oksigen danmengusulkan teori pembakaran baru yakni oksidasi atau kombinasi zat terbakar dengan oksigen.Ia mendukung teroinya dengan percobaan yang akurat dan kuantitatif yang jauh lebih baik dari standar waktu itu. Ia menyadari bahwa penting untuk memperhatikan kuantitas gas yang terlibat dalam reaksi untuk memahami reaksikimia dengan cara kuantitatif. Jadi ia melakukan reaksinya dalam wadah tertutup.Peran oksigen dalam pembakaran dikenali Lavoiseur; oksidasi-reduksi didefinisikansebagai beriku.Oksidasi-reduksi dan oksigen Oksidasi: menerima oksigen Reduksi:mendonorkan oksigen
1.2. Peran hidrogen
Ternyata tidak semua reaksi oksidasi dengan senyawa organik dapatdijelaskan dengan pemberian dan penerimaan oksigen. Misalnya, walaupun reaksiuntuk mensintesis anilin dengan mereaksikan nitrobenzen dan besi dengan kehadiranHCl adalah reaksi oksidasi reduksi dalam kerangka pemberian dan penerimaanoksigen, pembentukan CH
3
CH
3
dengan penambahan hidrogen pada CH
2
=CH
2
, tidak melibatkan pemberian dan penerimaan oksigen. Namun, penambahan hidrogenberefek sama dengan pemberian oksigen. Jadi, etena direduksi dalam reaksi ini.Dengan kata lain, juga penting mendefinisikan oksidasi-reduksi dalam kerangkapemberian dan penerimaan hidrogen.Pengertian oksidasi dan reduksi dapat dilihat dari segi transfer oksigen,hidrogen dan electron, tetapi secara umum redoks (singkatan dari reaksireduksi/oksidasi) adalah istilah yang menjelaskan berubahnyabilangan oksidasi (keadaan oksidasi) atom-atom dalam sebuahreaksi kimia.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->