Sistem Perencanaan Pegawai
2010
Page 1
SISTEM PERENCANAAN PEGAWAI NEGERISIPIL DALAM RANGKA CAPACITY BUILDINGPROGRAM1. Konsep Umum Perencanaan Pegawai
For many individual employees, the point of human resource planning is personal career development. Each individual has a contribution to make to an organization and the challenge is to develop each person’s talents fully and to match them with opportunities that best fit the organization’s needs. The organization help by providing developmental resources for job- matching vehicles, but responsibility for career development rests largely with the employee themselves
.
1
Perencanaan penting karena membantumengurangi ketidakpastian di waktu yang akandatang dan menggunakan sumber daya yangada secara efisien & efektif. Menurut Andrew E.Sikula mengemukakan bahwa: “Perencanaansumber daya manusia atau perencanaan tenagakerja didefinisikan sebagai proses menentukankebutuhan tenaga kerja dan berartimempertemukan kebutuhan tersebut agarpelaksanaannya berinteraksi dengan rencanaorganisasi”. Sedangkan George Milkovich danPaul C. Nystrom mendefinisikan bahwa:“Perencanaan tenaga kerja adalah prosesperamalan, pengembangan,pengimplementasian dan pengontrolan yangmenjamin perusahaan mempunyai kesesuaianjumlah pegawai, penempatan pegawai secarabenar, waktu yang tepat, yang secara otomatislebih bermanfaat”.Handoko berpendapat bahwa Perencanaan SDMmerupakan serangkaian kegiatan yang dilakukanuntuk mengantisipasi permintaan lingkunganbisnis/organisasi di masa yang akan datang danuntuk memenuhi kebutuhan2 tenaga kerja yangditimbulkan oleh kondisi tersebut. Sistem terpadu(integrated) – HR planning, meliputi:a) Persediaan SDM sekarangb) Peramalan supply & demand SDMc) Rencana memperbesar jumlah SDMyang berkualitasd) Prosedur pengawasan & evaluasi untukmemberikan umpan balikSedangkan Sistem spesifik – man powerplanning: Mengestimasi secara sistemikpermintaan (kebutuhan) dan supply SDMorganisasi di masa yangakan datang.
1
Hall, 1877 in Walker, James W., Human ResourcePlanning, 1980
Perencanaan pegawai merupakan prosesidentifikasi dan merespon terhadap isu-isumanajement sebuah organisasi,pengorganisasian kebijakan-kebijakan baru,sistem dan program-program, yang dapatmemberikan keyakinan pada manajemenpegawai yang senantiasa menghadapiperubahan. Memperkirakan kebutuhan pegawaiadalah aspek utama dari sebuah proses danmelibatkan antisipasi dari perubahan staf dankebutuhan organisasi.
2
Perencanaan pegawaidipandang sebagai jalan keluar bagi sebuahmanajemen untuk merangkul permasalahan yangtidak jelas dan sulit dipecahkan berkaitan denganpermasalahan SDM dalam organisasi.Munculnya perencanaan pegawai terefleksikandari berkembangnya peran-peran personal dalamorganisasi.Perencanaan SDM atau pegawai merupakanbagian dari alur proses manajemen dalammenentukan pergerakan SDM organisasi, dariposisi saat ini menuju posisi yang diinginkan dimasa depan. Dengan demikian, keberhasilanperencanaan SDM akan ditentukan olahketepatan pemilihan strategi dalam merancangpemberdayaan personil yang ada saat ini danmemprediksi kebutuhan di masa depan.Perencanaan pegawai ini merupakan bagian darisebuah strategi bisnis secara keseluruhan darisebuah organisasi
3
.Adanya sistem perencanaan pegawai yangkomprehensif merupakan suatu kebutuhan bagisetiap daerah untuk mengantisipasi berbagaiperubahan lingkungan strategis pemerintahandaerah di masa yang akan datang. Hal ini jugasebagai antisipasi setiap daerah dalammenghadapi komitmen mereka dalam melakukanpembangunan daerahnya yang tertuang dalamRPJP dan RPJMnya masing-masing. Kondisipemerintah daerah saat ini di Indonesiaumumnya berhadapan dengan kondisi duniayang senantiasa berubah. Perubahan-perubahantersebut antara lain:
a. Perubahan paradigma penyelenggaraanPemerintahan Daerah
Perubahan paradigma penyelenggaraanpemerintahan daerah, yang semula bercoraksentralististik ke desentralistik perlu disikapidengan mengubah manajemenpemerintahan daerah. Dari sisi manajemenpublik, juga terjadi banyak perubahan nilaiyang semula menganut proses manajemenyang berorientasi kepada kepentinganinternal organisasi pemerintahan kekepentingan eksternal disertai denganpeningkatan pelayanan dan pendelegasiansebagian tugas pelayanan publik daripemerintah ke masyarakat ataupun pasar.
2
Walker, James W., Human Resource Planning, 1980
3
Yuniarsih, Tjutju dan Suwatno, Manajmen Sumber DayaManusia, 2009