Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pertemuan 06 Jan 08

Pertemuan 06 Jan 08

Ratings: (0)|Views: 190 |Likes:
Uploaded from Google Docs
Uploaded from Google Docs

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Lia Brasali Ariefano on Mar 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/05/2013

pdf

text

original

 
PERTEMUAN PEWARTA SENIOR UNTUK ANAK MUDA
 
TGL 06 JANUARI 2008
 
RUANG RAPAT SHEKINAH LT. 3
 
Hadir :
 
1. Rm. Deshi Ramadhani, SJ
 
2. T. Cun Wahono
 
3. Om Wahono
 
4. Yurika Agustina
 
5. Shinta Soerio
 
6. Om Agustinus Handoyo
 
7. Lia Susanti
 
8. Lia B. Ariefano
 
9. Riko Ariefano
 
10. Liana / Butet
 
11. Penny
 
12. Kodrat Wahyudi
 
13. Monica Boenyanto
 
14. Johan Ng
 
15. Vera Apandi
 
KAK RIKA
 
Diawali perkenalan tim pembinaan OMKK BPK 
 
Vera Apandi (Sekretaris)
 
Monica Boenyanto (Bendahara)
 
Penny (Bahan & Pengembangan)
 
Liana Gaol / Butet (Bahan & Pengembangan)
 
Kodrat Wahyudi (PD, Kategorial, Komunitas)
 
Elvi Margaretha (PD, Kategorial, Komunitas) : tidak hadir
 
 
Paulus Emmanuel (PD, Kategorial, Komunitas) : tidak hadir
 
Linda Jamin (Pewartaan) : tidak hadir
 
Tim Pembinaan ini merupakan yang pertama kali di BPK. Perlunya tim pembinaankarena ada masukan dari beberapa orang-orang, banyak kendala yang dihadapidi dalam pewartaan untuk anak muda. Yang terutama kaderisasi mandek. Daritahun 1985, para pewarta yang masih exist adalah yang hadir hari ini ditambahdengan Patricia Hasni & Meike Lolong.Problem lain, leadership di PD-PD lemah. Banyak PD yg mati segan hidup takmau.
 
Dan banyak PD yg kuat karena ada pendampingan, baik dari kakak seniormaupun orang tua (mentoring)
 
Harapan ke depannya adalah PD lebih memahami bahwa mereka butuhpendamping, entah itu kakak senior / orang tua. Karena pada saat merekamenghadapi masalah, biasanya mereka bubar. Dan yang paling penting peranRomo pendamping. Karena jika Romo pendampingnya concern, PD akan lebihhidup dan kuat.
 
PERTANYAAN DISKUSI I
 
Dari tahun 1988, anak muda karismatik katolik selalu menjadi target penginjilan.Tetapi masalah tetap tidak berubah. Misal, ikut SHB, setelah ikut SHB biasanyamereka sangat berapi-api, tetapi tdk ada follow up & pembinaan. Karena setelahberapi-api, mereka butuh diisi lagi. Lalu karena berapi-api mulai mencari info danmendengar dari teman2 ada sel atau PD di tempat tertentu. Setelah mengikutiPD, apa yang mereka peroleh sebenarnya cukup, tapi karena mereka lagi sangatberapi-api, mereka masih ingin lebih lagi. Sehingga mereka mencari di tempat /Gereja lain, dan akhirnya mereka meninggalkan Gereja Katolik. Setelah di Gerejalain, ternyata mereka memiliki potensi dan akhirnya menjadi leader. Sangatdisayangkan sekali bukan? Oleh karena itu dari pengalaman yang hadir, tolongdisharekan pengalaman yang dialami dan mengapa sampai sekarang ini masihtetap di Gereja Katolik
 
KAK RIKA
 
Tahun 1988 Rika sempat goyah. Pada saat itu, sedang menggebu-gebu setelahmengikuti sebuah KRK, ketemu dengan Shinta Soerio. Setelah KRK adapertemuan sebuah rumah. Mengira bahwa pertemuan itu merupakan kelanjutandari KRK, tapi ternyata bukan.Rika aktif di Singing Ministry, sering jajan (anak muda sekarang pun demikian).Pada saat itu, 57% Rika ingin pindah, karena sedikit skeptis dengan Karismatik,karena ketua PD pindah ke Gereja lain.
 
Tetapi pada akhirnya Rika memilih untuk tetap di Gereja Katolik, salah satunyaadalah pengaruh dari ibu, karena ibu Katolik dan Pastor Paroki.Lalu Rika mengikuti KPKS (pastor paroki yang meminta Rika dengan didorong jugadari ibu). Teteapi pada saat itu masih belum mengatakan iya.
 
Kemudian Rika merenungkan, banyak teman-teman yg pindah, dan banyakteman-teman juga yang masih mengebu2 shg butuh pewarta. Setelahmerenungkan hal tersebut, Rika memutuskan iktu KPKS. Setelah mengikuti KPKS,masih 50%-50% ingin pindah. Tetapi setelah tahun ke 3, Rika mulai melayani lalubawa renungan. Awalnya masih kaku tapi kemudian terus berkembang.Dan semakin melayani semakin merasa diterima dan makin bertumbuh bukanhanya rohani tapi iman Katolik juga
 
OM WAHONO
 
Hidup dan mati untuk Katolik. Setelah Tante Cun ikut Karismatik, Om takut Tantemiring kesana kesini.Tahun 1982, bergabung dengan Choice, sampai sekarang masih di tim Choicetetapi bukan team ME, hanya anggota biasa. Dulu pernah menjadi kandidat teamME.Bermula dari 10 orang yg sudh kenal Kitab Suci. Mengolah mereka dng systemfamily (orang tua). Selain makanan rohani, juga memperhatikan kalau ada yangsakit, dibawa ke dokter, disekolahkan, ajak mereka makan, betul2 care denganmereka sehingga mereka merasa at home.Setelah beberapa tahun berjalan, Puji Tuhan mereka masih terbeban dengan anakmuda Katolik. Sehingga tahun 1988 mereka membuka PD Thomas. Beberapa darimereka ada yang jajan, tapi mereka masih stay di Katolik, ikut misa dsb. Merekamasih tetap di Katolik karena mereka melihat Om & Tante gembala Katolik ygbisa diandalkan. Lalu setelah berjalannya waktu, ada suatu kekhawatiran, setelahmereka nikah mau ke mana. Biasanya kalau tidak ada wadah mereka akan pergi.Dan akhirnya bikin PD Thomas –Couple untuk yang sudah menikah.Di PD Thomas, Om & Tante melindungi mereka. Meskipun ada beberapa yg keluartapi hubungan masih kuat.Selain itu, umat Katolik butuh romo yg berani mensharingkan diri ke umat.Di PD Thomas, setelah PD Thomas mengadakan SHB, mereka yang menampunganak2 yang sudah ikut SHB. Memang ada yang tercecer, tapi diusahakan sedikitjumlahnya.
 
Bahasa cinta sangat penting. Komsel juga sangat baik. Di dalam KOmsel merekamenjadi sahabat, jadi care satu sama lain.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->