Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
134Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 2 (Bandul Sederhana)

Bab 2 (Bandul Sederhana)

Ratings: (0)|Views: 6,532 |Likes:
Published by 'Eric Peace'

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: 'Eric Peace' on Mar 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

 
BANDUL SEDERHANA
 
I.
 T
UJUAN
Siswa mampu menentukan hubungan antara waktu getar dan panjang ayunan,serta mampu menentukan percepatan gravitasi.
II.
P
ERALATAN
 
DAN
 
B
AHAN
1.Beban kecil(logam pemberat)2.Benang3.Penggantung benang4.Meteran5.Busur6.Mistar7.Stopwatch
I.
L
ANDASAN
 
 T
EORI
Contoh gerak osilasi (getaran) yang populer adalah gerak osilasi bandul (bandul).Bandul sederhana terdiri dari seutas tali ringan dan sebuah bola kecil (bolabandul) bermassa m yang digantungkan pada ujung tali, sebagaimana tampakpada gambar di bawah. Dalam menganalisis gerakan bandul sederhana, gayagesekan udara kita abaikan dan massa tali sangat kecil sehingga dapatdiabaikan relatif terhadap bola.Gambar di atas memperlihatkan bandul sederhana yang terdiri dari tali denganpanjang L dan bola bandul bermassa m. Gaya yang bekerja pada bola banduladalah gaya berat
(w = mg)
dan gaya tegangan tali F
 T
. Gaya berat memilikikomponen
mg cos teta
yang searah tali dan
mg sin teta
yang tegak lurus tali.
 
Tanggal Praktikum: 21Agustus 2010Kelompok 7/ XII IPA 1
 
Ketua Kelompok: Willianto(39)Nama Anggota:
1.
Eric(11)
2.
Gracia Stefanie(14)
3.
Wilson Kongadian(29)
4.
 Yulie
Rajin Pardosi
 
Bandul berosilasi akibat adanya komponen gaya berat
mg sin teta
. Karena tidakada gaya gesekan udara, maka bandul melakukan osilasi sepanjang busurlingkaran dengan besar amplitudo tetap sama.Hubungan antara panjang busur x dengan sudut teta dinyatakan denganpersamaan :
(ingat bahwa sudut teta adalah perbandingan antara jarak linear x dengan jari- jari lingkaran (r) jika dinyatakan dalam satuan radian. Karena lintasan bandulberupa lingkaran maka kita menggunakan pendekatan ini untuk menentukanbesar simpangannya. Jari-jari lingkaran pada kasus ini adalah panjang tali L)
Syarat sebuah benda melakukan Gerak Harmonik Sederhana adalah apabilagaya pemulih sebanding dengan simpangannyaApabila gaya pemulihsebanding dengan simpangan x atau sudut
teta
maka bandul melakukan GerakHarmonik Sederhana.Gaya pemulih yang bekerja pada bandul adalah
-mg sin teta.
Secara matematisditulis : Tanda negatif menunjukkan bahwa gaya mempunyai arah yang berlawanandengan simpangan sudut
teta
. Berdasarkan persamaan ini, tampak bahwa gayapemulih sebanding dengan
sin teta,
bukan dengan
teta.
Karena gaya pemulih Fberbanding lurus dengan
sin teta
bukan dengan
teta,
maka gerakan tersebut
bukan
merupakan Gerak Harmonik Sederhana. Alasannya jika sudut
teta
kecil,maka panjang busur x
(x = L kali teta)
hampir sama dengan panjang
L sin teta(garis putus-putus pada arah horisontal)
. Dengan demikian untuk sudut yangkecil, lebih baik kita menggunakan pendekatan :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->