Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
27Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Spesifikasi Teknis

Spesifikasi Teknis

Ratings: (0)|Views: 1,782 |Likes:
Published by sochiebkahayan

More info:

Published by: sochiebkahayan on Mar 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/16/2013

pdf

text

original

 
 
Rencana Kerja Dan Syarat – Syarat (RKS)
24 
BAGIAN CSYARAT – SYARAT TEKNIS
 
BAB IPENDAHULUANPASAL 1PETUNJUK UMUM
(1) Sifat pekerjaanDalam pelaksanaan proyek ini secara keseluruhan memerlukan perhatian secaraseksama yaitu Konstruksi bangunan yang menuntut kenyamanan dan keamanan.(2) PersyaratanDengan sifat atau kondisi di atas, meskipun secara teknis merupakan bangunankonstruksi biasa, pada dasarnya pengkonstruksian Ruang E-Procurement di DinasPekerjaan Umum Kota Balikpapan ini secara keseluruhan memerlukan satukarakter kerja yang mampu mencakup hal – hal sbb :1. Penguasaan sistematika bangunan secara lengkap2. Perencanaan dan persiapan rencana kerja yang mantap3. Koordinasi dan Pengorganisasian kerja yang rapid an terintergrasi4. Konsistensi ketelitian dan kecermatan yang senantiasa terjaga, melaluimekanisme periksa dan periksa ulang (check and recheck) yang tidakterputus – putus.
PASAL 2PENGERTIAN DASAR
(1) Kecuali ditentukan lain, kata kata tersebut dibawah ini mempunyai arti sbb:a. “Konsultan” berarti Perusahaan /Badan atau perorangan yang ditunjuk olehPemilik Proyek untuk melakukan perencanaan pada proyek ini, khususnyadalam hal ini adalah Perencanaan Konstruksi.b. “Engineer” berarti Perusahaan/Badan yang ditunjuk oleh Pemilik Proyek untukmelakukan Pengawasan atau menjadi Managemen Konstruksi untukpekerjaan pembangunan proyek ini.c. “Alat – alat Pelaksanaan”, berarti semua peralatan atau perlengkapan yangdibutuhkan dalam pembangunan, penyelesaian ataupun pemeliharaanpekerjaan atau Pekerjaan Sementara, akan tetapi tidak termasuk materialataupun barang lainnya yang dipergunakan untuk membentuk pekerjaan atausebagaian dari pekerjaan tetap.d. “Pekerjaan Sementara” berarti semua pekerjaan yang dibangun untuksementara dalam keperluan menunjang pelaksanaan pembangunan,penyelesaian dan pemeliharaan Pekerjaan.(2) Tercakup dalam pengertian pekerjaan struktur disini, adalah meliputipembangunan, penyelesaian dan pemeliharan pekerjaan dan penyedian tenaga
 
 
Rencana Kerja Dan Syarat – Syarat (RKS)
25kerja, material, alat – alat pelaksanaan, pekerjaan sementara dan segala sesuatuyang secara permanen atau temporer diperlukan dalam pembangunan,penyelesaian dan pemeliharaan, ditentukan dalam Kontrak.(3) Pengertian penentuan perhitungan pengukuran dan pembayaran pada spesifikasiteknis ini adalah penentuan untuk penilaian prestasi, yang mana tentunyaberlaku bila tidak ditentukan lain Kontrak.
PASAL 3PEKERJAAN PERSIAPAN
Yang dimaksud dengan pekerjaan persiapan adalah semua persiapan Kontraktor sesuaidengan persyaratan administratif dan teknis.
PASAL 4PEKERJAAN PEMBANGUNAN RUANG E-PROCUREMENT DI DPUKOTA BALIKPAPA
 Terdiri dari pekerjaan – pekerjaan :a.
 
Pekerjaan Pendahuluanb.
 
Pekerjaan Tanahc.
 
Pekerjaan Betond.
 
Pekerjaan Pasangane.
 
Pekerjaan Atap dan Plafondf.
 
Pekerjaan Kozen, Pintu, Jendela, & Raillingg.
 
Pekerjaan Lantai & Pelapis Dindingh.
 
Pekerjaan Sanitasii.
 
Pekerjaan Elektrikal j.
 
Pekerjaan Cat – Catank.
 
Pekerjaan Landscape
BAB IIPEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGANPASAL 1U M U M
Sebelum melakukan pelaksanaan ditempat pekerjaan, Kontraktor harus membersihkanlapangan dari tanaman, akar – akar tumbuhan, puing – puing, bekas – bekas bangunandan pondasinya, serta material lain yang tidak digunakan. Aeral pekerjaan yang disebutdiatas termasuk areal untuk kantor lapangan, akomodasi, alat – alat bantu sementara,sebagai tertera dalam gambar rencana ataupun sesuai instruksi Engineer.
PASAL 2C L E A R I N G
(1) Pekerjaan clearing ini termasuk antaranya pemotongan tanaman/tumbuh tumbuhan sampai dengan akar – akarnya di dalam areal proyek, termasuk jugapembuangan semua bekas dan sampahnya.
 
 
Rencana Kerja Dan Syarat – Syarat (RKS)
26(2) Semua bekas bekas pondasi banguna lama, batu, dan benda benda lain yangdapat mengganggu kegiatan pelaksanaan pembangunan proyek, harus dibongkardan dibuang.Kecuali hal – hal yang dijelaskan dalam gambar harus dibiarkantetap. Perlindungan harus diberikan kepada hal – hal seperti itu.(3) Bila dijumpai pipa pipa saluran yang sudah tidak dipergunakan lagi, maka pipa– pipa tadi sedapat mungkin dibongkar, dan bila tidak mungkin harus disumbat,yang kesemua langkah ini harus sepengetahuan dan seijin Engineer.Sedangkanbila dijumpai instalasi – instalasi yang masih berfungsi seperti pipa air minum,pipa gas, jaringan listrik, jaringan telpon, dll, maka kontraktor wajib secepatnyamelaporkan hal tersebut kepada Engineer dan pihak berwenang lainnya untukmendapat petunjuk – petunjuk lebih lanjut dalam menanganinya.(4) Pelaksanaan pekerjaan pembongkaran tersebut haruslah sedemikian rupasehingga menjamin barang – barang berharga yang berada di lapangan tidakrusak.Bila terjadi kerusakan maka biaya reparasi ditanggung oleh pihakkontraktor.(5) Pemindahaan semua material material akibat pembongkaran puing puing dansemua yang merintangi pekerjaan, harus menuruti dan tunduk pada peraturanPemerintah.
BAB IIISETTING OUTPASAL 1U M U M
(1) Lokasi proyek ini telah disurvey/diukur oleh pihak Pemilik Proyek dengan hasilsebagaimana tertera dalam gambar Rencana yang diberikan kepada Kontraktorpada saat pemberian surat Perintah Kerja.(2) Sebelum memulai pekerjaan, Kontraktor diwajibkan melakukan pengukuranulang untuk mencocokkan areal proyek dengan apa yang tertera pada gambarrencana. Survey ulang tadi harus mencakup hal hal sebagai berikut :a. Posisi patok – patok dilapangan, jarak horizontal dan perbedaan tinggi antaratiap patok.b. Bangunan konstruksi – konstruksi lain, dan benda – benda yang beradadalam daerah proyek, bentuk denah tanah (land configuration), dan hal lainyang perlu.(3) Kontraktor wajib memberi report tertulis tentang hasil survey ulang yangdilakukannya.Bila terjadi perbedaan – perbedaan, maka semua perbedaan tadi wajibdilaporkan kepada Engineer untuk menentukan langkah selanjutnya, sedangpeng- koreksian gambar pengukuran harus dilakukan oleh kontraktor dengandiperiksa dan disetujui Engineer.(4) Sebagai patokan dasar dari ketinggian lantai bangunan, maka peil Arsitekturlantai dasar ditentukan ketinggiannya adalah + 0.00 cm dari tanah dasar.

Activity (27)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dudud Syalalala liked this
fadliamalia liked this
Muhamad Fajar liked this
Meysen Girsang liked this
adamjor liked this
tepoltek liked this
Edi Wiyono liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->