Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pengaruh manajemen lurah

pengaruh manajemen lurah

Ratings: (0)|Views: 334 |Likes:
Published by Santi Abidin

More info:

Published by: Santi Abidin on Mar 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2012

pdf

text

original

 
MAKALAH KOLOKIUM
 Nama Pemrasaran/Nrp : Ricky Randhita/I34050536Departemen : Sains Komunikasi dan Pengembangan MasyarakatPembahas : M. Reza Maulana/I34052510Dosen Pembimbing/NIP : Ir. Said Rusli. MA/130345011Judul Rencana Penelitian : Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai DalamOrganisasi Pemerintah Kelurahan
I. PENDAHULUAN
 
1
.
1
.Latar Belakang
 Kelurahan dilihat dari sistem pemerintahan Indonesia merupakan ujung tombak daripemerintahan daerah yang langsung berhadapan dengan masyarakat luas. Citra birokrasipemerintahan secara keseluruhan akan banyak ditentukan oleh kinerja organisasi tersebut.Kelurahan sebagai instansi pelayanan publik dituntut untuk memperbaiki dan senantiasamelakukan reformasi serta mengantisipasi perkembangan masyarakat yang terjadi. Dalam rangkameningkatkan citra, kerja dan kinerja instansi pemerintah menuju kearah professionalisme danmenunjang terciptanya pemerintahan yang baik (
good governance
)
, perlu adanya penyatuan arahdan pandangan bagi segenap jajaran pegawai Pemerintah yang dapat dipergunakan sebagaipedoman atau acuan dalam melaksanakan tugas baik manajerial maupun operasional diseluruhbidang tugas dan unit organisasi Instansi Pemerintah secara terpadu.Berlakunya Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 13 Tahun 2008 tentang OrganisasiPerangkat Daerah (Lembaran Daerah Kota Bogor Tahun 2008 Nomor 3 Seri D
)
, maka perubahanyang sangat mendasar terjadi pada satuan unit kerja terbawah yaitu Kelurahan serta padaStruktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Kota Bogor. Hal tersebut berlaku pula padaKelurahan Ciparigi yang merupakan salah satu Kelurahan yang terdapat di wilayahPemerintahan Kecamatan Bogor Utara. Hal ini mengindikasikan bahwa Pemerintah Kota Bogor selalu melakukan proses kegiatan untuk adanya perubahan yang dilakukan secara terus-menerusdan berkesinambungan sesuai tuntutan perubahan dalam masyarakat.Pada sebuah organisasi pemerintahan, sumber daya manusia terdiri dari pemimpin danpegawai. Kelurahan Ciparigi Kecamatan Bogor Utara merupakan suatu organisasi pemerintahyang memiliki personil berjumlah 12 pegawai. Untuk mewujudkan sikap kerja pegawai yangbaik, diperlukan berbagai cara yang dapat dilakukan oleh seorang pemimpin suatu organisasipemerintah, yaitu dengan menggunakan gaya kepemimpinan yang tepat.Peranan seorang pemimpin penting untuk mencapai tujuan organisasi yang diinginkantermasuk organisasi pemerintahan di Kelurahan Ciparigi, kota Bogor terutama berkaitan denganpeningkatan kinerja pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya. Kinerja pegawai merupakanhasil kerja yang dapat dicapai seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi sesuaiwewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka mewujudkan tujuan organisasi.Menurut Kerlinger dan Padhazur (2002
)
faktor kepemimpinan mempunyai peran yangsangat penting dalam meningkatkan kinerja pegawai karena kepemimpinan yang efektif memberikan pengarahan terhadap usaha-usaha semua pekerja dalam mencapai tujuan-tujuanorganisasi. Gaya kepemimpinan yang efektif dibutuhkan pemimpin untuk dapat meningkatkankinerja semua pegawai dalam mencapai tujuan organisasi sebagai instansi pelayanan publik.
 
Dengan demikian, gaya kepemimpinan dapat menjadi pedoman yang baik dalam peningkatankinerja pegawai . Berdasarkan latar belakang tersebut, maka perlu diteliti: ³Pengaruh GayaKepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Dalam Organisasi Pemerintah Kelurahan´.
1
.2. Perumusan Masalah
 1. Bagaimana Gaya Kepemimpinan yang diterapkan Lurah dalam pengambilan keputusan?2. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penerapan Gaya Kepemimpinan Lurah dalampengambilan keputusan?3. Bagaimanakah kinerja pegawai pada Kelurahan Ciparigi?4. Bagaimanakah pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai pada KelurahanCiparigi?5. Bagaimanakah pelayanan Kelurahan yang diberikan kepada masyarakat?
1
.3. Tujuan Penelitian
 1. Mengidentifikasi gaya kepemimpinan Lurah yang diterapkan dalam pengambilan keputusan.2. Menelaah faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan Gaya Kepemimpinan Lurah dalampengambilan keputusan.3. Menelaah kinerja pegawai pada organisasi Kelurahan Ciparigi serta pelayanan Kelurahanyang diberikan kepada masyarakat.4. Menganalisis pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai pada KelurahanCiparigi.
1
.4 Kegunaan Penelitian
 Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kegunaan kepada pihak-pihak terkait, sepertiKelurahan, Institusi pendidikan dan mahasiswa selaku peneliti. Bagi Kelurahan, hasil penelitianini diharapkan dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kinerja pegawai dan pemimpin dapatmenerapkan gaya kepemimpinan pada pengambilan keputusan sesuai dengan kebutuhan pegawaidalam memperbaiki kinerja dan produktivitas pegawai, sehingga Kelurahan dapat meningkatkanpelayanannya terhadap masyarakat sebagaimana fungsi Kelurahan sebagai instansi pelayananpublik. Bagi pihak akademisi diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti yangingin mengkaji permasalahan Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai secara lebihmendalam. Bagi peneliti sendiri, penelitian ini dapat berguna sebagai sarana belajar untuk memahami permasalahan yang menjadi topik kajian.
 
II. PENDEKATAN TEORITIS
 
2.
1
Tinjauan Pustaka
 
2.
1
.
1
Pengertian Dan Definisi Kepemimpinan
 Menurut Kerlinger dan Padhazur (1987
)
, kepemimpinan adalah kemampuan tiap pimpinan didalam mempengaruhi dan menggerakkan bawahannya sedemikian rupa sehingga parabawahannya bekerja dengan gairah, bersedia bekerjasama dan mempunyai disiplin tinggi,dimana para bawahan diikat dalam kelompok secara bersama-sama dan mendorong mereka kesuatu tujuan tertentu. Susilo (1998
)
menyatakan bahwa
 
kepemimpinan merupakan keseluruhanaktivitas dalam rangka mempengaruhi orang-orang agar mau bekerjasama untuk mencapai suatutujuan yang memang diinginkan bersama.Perkataan pemimpin atau
eader 
memiliki berbagai pengertian. Pemimpin merupakandampak interaktif dari faktor individu atau pribadi dengan faktor situasi. Karjadi (1983
)
 mendefinisikan pemimpin adalah orang yang mampu menggerakkan orang-orang lain agar orang-orang dalam suatu organisasi yang telah direncanakan dan disusun terlebih dahulu dalamsuasana moralitas yang tinggi, dengan penuh semangat dan kegairahan dapat menyelesaikanpekerjaannya masing-masing dengan hasil yang diharapkan. Sedangkan menurut Wahjosumidjo(1984
)
, kepemimpinan adalah proses antar hubungan atau interaksi antara pemimpin, bawahandan situasi.
2.
1
.2. Gaya Kepemimpinan
 Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang digunakan seseorang pada saat orangtersebut mencoba mempengaruhi orang lain seperti yang ia lihat (Thoha, 1993
)
. Kebanyakanorang menganggap gaya kepemimpinan merupakan tipe kepemimpinan. Hal ini antara laindinyatakan oleh Siagian (2003
)
bahwa gaya kepemimpinan seseorang adalah identik dengan tipekepemimpinan orang yang bersangkutan.Wahjosumidjo (1994
)
mengatakan bahwa perilaku pemimpin dalam proses pengambilankeputusan dan pemecahan masalah sesuai dengan gaya kepemimpinan seseorang. Gaya tersebutadalah sebagai berikut:1. Gaya kepemimpinan Direktif adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar bersediabekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan dengan cara segala kegiatanyang akan dilakukan diputuskan oleh pimpinan semata-mata.2. Gaya kepemimpinan Konsultatif adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar bersediabekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara berbagai kegiatanyang akan dilakukan oleh pemimpin setelah mendengarkan masukan/saran dari bawahan.3. Gaya kepemimpinan Partisipatif adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar bersediabekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara berbagai kegiatanyang akan dilakukan ditentukan bersama antara pimpinan dan bawahan.4. Gaya kepemimpinan Delegatif 
 
adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar bersediabekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara berbagai kegiatanyang akan dilakukan lebih banyak diserahkan kepada bawahan.
2.
1
.3. Kinerja Pegawai
 Kinerja dapat diartikan sebagai gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaansuatu kegiatan atau program atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
ferrysufyanagus liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->