Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KONTAKTOR MAGNET ABB 132A

KONTAKTOR MAGNET ABB 132A

Ratings: (0)|Views: 820 |Likes:
Published by Oktorio Siagian

More info:

Published by: Oktorio Siagian on Mar 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2011

pdf

text

original

 
KONTAKTOR MAGNET
ABSTRAK 
Untuk mendukung ketersediaan kontaktor magnet sebagai salah satu sukucadang sistem elektrik mesin pendingin di Instalasi Radiometalurgi (IRM), makadilakukan percobaan perbaikan terhadap 24 buah kontaktor magnet yang rusak.Kontaktor magnet yang rusak dapat diperbaiki dengan cara membersihkanoksidasi pada kutub-kutub kontak daya dan kotoran pada kontak elektromagnetisnya. Sebagai kontrol maka dilakukan uji fungsi denganmembandingkan perubahan temperatur antara kontaktor hasil perbaikan denganyang baru. Kriteria kontaktor magnet yang baik adalah dapat mendistribusikanarus listrik yang merata. Hal ini ditentukan oleh kerataan/ketepatan permukaankontak, karena jika tidak rata distribusi arus listrik tidak akan rata danmengakibatkan panas yang berlebih pada permukaan kontak sehingga dapatmelelehkan kontaktor magnet.Temperatur yang diijinkan pada permukaan kontak tidak melebihi 600C.Dari hasil percobaan perbaikan terhadap 24 buah kontaktor magnet diperoleh 4buah kontaktor magnet yang telah dilakukan uji fungsi. Setelah digunakankembali keempat kontaktor magnet tersebut menghasilkan unjuk kerja yang baik,dicirikan dengan pembebanan maksimum, penunjukan temperatur padapermukaan kontak rata-rata 49 s/d 530C. Metoda perbaikan ini dapat diterapkanpada perbaikan kontaktor magnet yang sejenis. Kata kunci: Perbaikan, kontaktor magnet,mesin pendingin,uji fungsi.
 
PENDAHULUAN
Kontaktor magnet (KTM) pada umumnya digunakan untuk menyambungatau memutus rangkaian listrik secara magnetis dengan arus listrik yang besar dandapat terjadi berulang-ulang[1]. KTM ini banyak digunakan juga pada komponenelektrikal dari sistem mesin pendingin tata udara di Instalasi Radiometalurgi.Sistem mesin pendingin tata udara tersebut harus beroperasi secara terusmenerus (24 jam sehari). Dengan demikian ketersediaan suku cadangnyatermasuk KTM harus selalu ada. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitianterhadap komponen KTM yang rusak dibandingkan dengan pengukurankomponen KTM yang baru sebagai acuan. Melalui beberapa pengujian danperbaikan bagian KTM yang rusak diharapkan KTM tersebut dapat difungsikankembali . Kegiatan utama pada perbaikan KTM adalah meratakan permukaankontak daya dan kontak magnetisnya hingga rata (
flat 
) supaya dapatmendistribusikan arus listrik yang rata pada temperatur operasi < 600C [2] Jikapermukaan kontaknya tidak rata dapat menyebabkan distribusi arus beban tidak merata yang menyebabkan panas yang berlebih pada KTM sehingga dapatterbakar/meleleh.Kegiatan lain yaitu mengganti pegas inti dan yang tidak dapat diperbaikiharus diganti karena terjadi penurunan elastisitas pegas akibat panas dan usiapakai buka tutup rangkaian listrik yang berulang-ulang. Akhir pekerjaanperbaikan KTM adalah uji fungsi dengan beban operasi maksimum sehinggadapat diketahui kerataan permukan kontak dari KTM yang diuji.
TEORI1. Kontaktor Magnet
Sistem pengontrolan motor listrik semi otomatis yang menggunakan alatkontrol kontaktor magnet memerlukan alat bantu lain agar fungsi pengontrolanberjalan dengan baik seperti: tombol tekan, thermal overload relay dan alat bantulainnya. Kontaktor magnet banyak digunakan untuk mengontrol motor-moto
 
listrik 1 fasa dan 3 fasa, anatara lain untuk mengontrol motor dua arah putaran,strating bintang-segitiga, beberapa unit motor bekerja dan berhenti berurutan danlain-lain.A.
Kontaktor Magnet
Kontaktor magnet atau sakelar magnet adalah sakelar yang bekerjaberdasarkan kemagnetan. Artinya sakelar ini bekerja bila ada gaya kemagnetan.Magnet berfungsi sebagai penarik dan pelepas kontak-kontak. Sebuah kontaktor harus mampu mengalirkan arus dan memutuskan arus dalam keadaan kerjanormal. Arus kerja normal ialah arus yang mengalir selama pemutusan tidak terjadi. Sebuah kontaktor kumparan magnetnya (coil) dapat dirancang untuk arussearah (arus DC) atau arus bolak-balik (arus AC).Gambar 1. Kontaktor Magnet ACKontaktor arus AC ini pada inti magnetnya dipasang cincin hubungsingkat, gunanya adalah untuk menjaga arus kemagnetan agar kontinu sehinggakontaktor tersebut dapat bekerja normal. Sedangkan pada kumparan magnet yangdirancang untuk arus DC tidak dipasang cincin hubung singkat.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Bento Cliquers liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->