Dalam buku ini Asma Nadia bukan sekadar bercerita tentang perasaan dan t raged iperempuan. namun juga menyampaikan hal-hal yang tak klta sangka dan Icbih anehdarl fiksi sccara sangat menycntuh... (Hclvy Tiana Rosa)I am greatly impressed by this young energetic writer Asma Nadia. who writeswith conviction. With simple plot and elegant prose, she instantly appeals tothe reader with rare sensitivity and intensity.Asma writes Irom her heart with passion, compassion and concern. She gives voiceto the voiceless. She knows her characters well and writes with intimacy andinsight. Her enthusiasm and social concerns are infectious.(Nemichandra, Indian Writer)The conditions under which some Indonesian women are put. as described by AsmaNadia. are really harsh and I felt pain. I was also deeply moved by the writer'swarm heart for the female characters in the stories, as well as her deliberateattitude to deal with the subjects.This is hope, in my opinion. We are human beings before we are artists, beforewe are men or women, before we are Asians. In the other words, we are Asians inthe sense that we start from our own reality and we are women in the sense thatwe will not shut our eyes from the pain around us.( Oh'Soo yeon. Korean novelist)BismillahirrahmamrrahiAsma NadiaCatatan Hati Seorang Istri Asma NadiaPT. Lingkar Pena Kreatiua Jl. Keadilan Raya No. 13 Blok XVI Depok 16418 Email:lingkarpena@indo.net.id http://lingkarpena.multiply.com Telp,/Fan.: (021)7712100Editor: Birulaut Layout: Alia Fazrillah Desain sampul: Dyotami FebriantiDiterbitkan pertama kali oleh PT. Lingkar Pena Kreatiua DepokCetakan pertama, April 2007Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan(KDT) Nadia, AsmaCatatan Hati Seorang Istri; Editor: Birulaut: Depok: PT. Lingkar Pena Kreativa,2007. 130 him.; 20,5 cm.ISBN 979-1367-I. Judul II. Nadia, AsmaDidistribusikan oleh: Mizan Media Utama (MMU) Jl. Cinambo (Cisaranten Wetan) No.146 Ujungberung, Bandung 40294 Telp. (022) 7815500, Fan. (022) 7802288 Email:mizanmu@bdg.centrin.net.idSaat cinta berpalingdan hati menjelma serpihan-serpihan kecil saat prahara terjadisaat ujian demi ujian-Nya terasa terlalu besar untuk ditanggung sendirikemanakah seorang istri harus mencari kekuatan agar hati mampu terus bertasbih?T e'an lama saya meneropong, tidak hanya ke dalam hati sendiri, melainkanmencoba masuk ke bilik hati perempuan lain, lewat kisah-kisah yang mereka bagikepada saya. Selama bertahun-tahun pula saya mencatat berbagai kisah itu dalamruang hati, seraya berharap suatu hah bisa menuliskannya.Catatan Hati Seorang Istri, memuat sebagian kecil peristiwa itu. Isinya kisah-kisah yang mengha-ru biru dan membuat saya ternganga. Sebab ter-nyata betapa dahsyat kekuatan yang dimiliki pe-rempuan, sosok yang seringkalidianggap lemah, ti-dak berdaya, dan pada tataran tertentu sering ha-nya dianggapsebagai mahluk nomor dua.Buku ini, meski tidak begitu banyak, merekam perjalanan saya sebagai perempuan,istri dan ibu dari dua orang anak. Juga pengalaman, dialog hati, pertanyaan danketidakmengertian saya tentang isi kepala dan sikap laki-laki. Kekecewaan,kemarahan dan kesedihan bahkan keputusasaan yang tergam-bar, mudah-mudahan dapatsedikit mewakili potret sebagian perempuan (baca: istri).Demi menghargai nara sumber, beberapa detil sengaja saya samarkan, namun padaintinya tidak mengurangi esensi cerita.