Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN KANKER PARUDisusun Oleh:1.
 
Iis Tri Rusmiati (1.08.033)2.
 
Kasanah (1.08.036)3.
 
Miftakhul K. (1.08.043)4.
 
M. Mustaghfirin (1.08.047)5.
 
Rizki Artika Putri (1.08.062)PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATANSEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN TELOGOREJOSEMARANG2011
 
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN KANKER PARUI.
 
Konsep DasarA.
 
Pengertian
1.
 
Kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang cenderung menyerangjaringan disekitarnya dan enyebar ke organ tubuh lain yang letaknya jauh.(Elizabeth J. Corwin. 2009: 66)2.
 
Kanker paru adalah Sebagian besar kanker paru-paru berasal dari sel-sel didalam paru-paru; tetapi kanker paru-paru bisa juga berasal dari kanker dibagian tubuh lainnya yang menyebar ke paru-paru. (Radenbeletz,http://medicastore.com/penyakit/6/Kanker_Paru.html)3.
 
Kanker paru adalah semua penyakit keganasan di paru, mencakup keganasanyang berasal dari paru sendiri maupun keganasan dari luar paru (metastasistumor di paru).( Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, 2003)4.
 
kanker paru adalah sebuah bentuk perkembangan sel yang sangat cepat(abnormal) di dalam jaringan paru yang disebabkan oleh perubahan bentuk jaringan sel atau ekspansi dari sel itu sendiri. (artikel kesehatan dan infopenyakit ,http://www.spesialis.info/?waspadai-gejala-penyakit-kanker-paru-paru,308)Kesimpulan: Kanker paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali yang terjadi di jaringan paru dan menyerang jaringan biologisdidekatnya serta bermetastasis melalui sirkulasi darah dan limfatik.
B
.
 
Etiologi
M
eskipun etiologi sebenarnya dari kanker paru belum diketahui, teteapi adabeberapa factor yang bertanggung jawab dalam peningkatan insiden kanker paru:1.
 
M
erokok Tak diragukan lagi merupakan factor utama, suatu hubungan statistik yangdefinitive telah ditegakkan antara perokok berat (lebih dari 20 batang perhari)dari kanker paru (karsinoma bronkogenik). Perokok seperti ini mempunyaikecendrungan 10 kali lebih besar dari pada perokok ringan. Selanjutnya orangperokok berat yang sebelumnya dan telah meninggalkan kebiasaannya akankembali pada pola resiko bukan perokok dalam waktu sekitar 10 tahun.
 
H
idrokarbon karsinogenik telah ditemukan dalam tar dari tembakau rokok.Yang jika dikenakan pada kulit hewan, menimbulkan tumor.2.
 
RadiasiEfek radiasi pengion berkaitan dengan efek mutageniknya; radiasin inimenyababkan pemutusan, translokasi, dan yang lebih jarang mutasi titik padakromosom. Secara biologis, pemutusan DNA untaiganda tampaknyamerupakan hal terpenting dalam karsinogenesis radiasi.3.
 
Kanker paru akibat kerjaTerdapat insiden yang tinggi dari pekerja yang terpapar dengan karbonil nikel(pelebur nikel) dan arsenic (pembasmi rumput). Pekerja pemecah hematite(paru ± paru hematite) dan orang ± orang yang bekerja dengan asbestos dandengan kromat juga mengalami peningkatan insiden.4.
 
Polusi udara
M
ereka yang tinggal di kota mempunyai angka kanker paru yang lebih daripada mereka yang tinggal di desa dan walaupun telah diketahui adanyakarsinogen dari industri dan uap diesel dalam atmosfer dikota.5.
 
Genetik Terdapat perubahan / mutasi beberapa gen yang berperan dalam kanker paru,yakni:a.
 
Proton onkogenb.
 
Tumor suppressor genc.
 
Gene encoding enzymem
Teori onkogenesis
Terjadinya kanker paru didasari oleh tampilnya gen suppressor tumor dalamgenom (onkogen). Adanya inisiator mengubah gen supresor tumor dengan caramenghilangkan (delesi / del) atau penyisipan (insersi / ins) sebagai susunanpasangan basanya, tampilannya gen erbB1 dan atau neu / erbB2 berperan dalamanti apoptosis ( mekanisme sel untuk mati secara alamiah ± programmed celldeath). Perubahan tampilan gen kasus ini menyebabkan sel sasaran dalam hal inisel paru berubah menjadi sel kanker dengan sifat pertumbuhan yang autonom.Dengan demikian kanker merupakan penyakit genetic yang pola permulaanterbatas pada sel sasaran kemudian menjadi agresif, pada jaringan sekitarnya.6.
 
Diet
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more