Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
univ di semarang

univ di semarang

Ratings: (0)|Views: 555 |Likes:
Published by lydia_wijayanti

More info:

Published by: lydia_wijayanti on Mar 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/20/2013

pdf

text

original

 
BAB IIKONDISI UMUM KOTA SEMARANG2.1.KONDISI SAAT INI
Kota Semarang merupakan Ibukota Propinsi Jawa Tengah, beradapada perlintasan Jalur Jalan Utara Pulau Jawa yang menghubungkan KotaSurabaya dan Jakarta. Secara geografis, terletak diantara 109
o
35‘ – 110
o
50‘Bujur Timur dan 6
o
50’ – 7
o
10’ Lintang Selatan. Dengan luas 373,70 km
2
,Kota Semarang memiliki batas-batas wilayah administrasi sebagai berikut:-Sebelah utara :Laut Jawa-Sebelah Selatan:Kabupaten Semarang-Sebelah Timur:Kabupaten Demak-Sebelah Barat:Kabupaten KendalSebelum tahun 1976 luas Kota Semarang 99,40 km2
 
dan setelahterjadinya pemekaran sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1976,dengan menggabungkan sebagian wilayah Kabupaten Semarang, sebagianKabupaten Kendal, sebagian Kabupaten Demak luas wilayah Kota menjadi373,70 km
2
.Curah hujan tahunan kota Semarang rata-rata sebesar 2.790 mm, suhu udaraberkisar antara 22,6
0
C sampai dengan 32,1
0
C, dengan kelembaban udaratahunan rata-rata 77%.Wilayah Kota Semarang seluas 373,70 km
2
dengan jumlah penduduk padatahun 2005 sebesar 1.419.478 jiwa. Kota Semarang terbagi menjadi 16Kecamatan dan 177 Kelurahan. Dari 16 kecamatan yang ada, terdapat 2kecamatan yang mempunyai wilayah terluas yaitu kecamatan Mijen (57,55km
2
)
 
dan Kecamatan Gunungpati (54,11 km
2
). Kedua Kecamatan tersebutterletak dibagian selatan yang merupakan wilayah perbukitan dan sebagianbesar wilayahnya terdapat areal persawahan dan perkebunan. Sedangkankecamatan yang mempunyai luas terkecil adalah Kecamatan SemarangSelatan (5,93 km
2
)
 
diikuti oleh Kecamatan Semarang Tengah (6,14 km
2
)
 
.Secara topografis Kota Semarang terdiri dari daerah perbukitan,dataran rendah dan daerah pantai, dengan demikian topografi KotaSemarang menunjukkan adanya berbagai kemiringan dan tonjolan. Daerah
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)Kota Semarang Tahun 2005-2025
II - 1
 
pantai 65,22% wilayahnya adalah dataran dengan kemiringan 25% dan 37,78% merupakan daerah perbukitan dengan kemiringan 15-40%. Kondisi lerengtanah Kota Semarang dibagi menjadi 4 jenis kelerengan yaitu lereng I (0-2%)meliputi kecamatan Genuk, Pedurungan, Gayamsari, Semarang Timur,Semarang Utara dan Tugu, serta sebagian wilayah Kecamatan Tembalang,Banyumanik dan Mijen.Lereng II (2-5%) meliputi Kecamatan Semarang Barat, SemarangSelatan, Candisari, Gajahmungkur, Gunungpati dan Ngaliyan, lereng III (15-40%) meliputi wilayah di sekitar Kaligarang dan Kali Kreo (KecamatanGunungpati), sebagian wilayah kecamatan Mijen (daerah Wonoplumbon) dansebagian wilayah Kecamatan Banyumanik, serta Kecamatan Candisari.Sedangkan lereng IV (> 50%) meliputi sebagian wilayah Banyumanik(sebelah tenggara), dan sebagian wilayah Kecamatan Gunungpati, terutamadisekitar Kaligarang dan Kali Kripik.Kota Bawah yang sebagian besar tanahnya terdiri dari pasir danlempung. Pemanfaatan lahan lebih banyak digunakan untuk jalan,permukiman atau perumahan, bangunan, halaman, kawasan industri,tambak, empang dan persawahan. Kota Bawah sebagai pusat kegiatanpemerintahan, perdagangan, perindustrian, pendidikan dan kebudayaan,angkutan atau transportasi dan perikanan. Berbeda dengan daeahperbukitan atau Kota Atas yang struktur geologinya sebagian besar terdiridari batuan beku.Wilayah Kota Semarang berada pada ketinggian antara 0 sampaidengan 348,00 meter dpl (di atas permukaan air laut). Secara topografiterdiri atas daerah pantai, dataran rendah dan perbukitan, sehingga memilikiwilayah yang disebut sebagai kota bawah dan kota atas. Pada daerahperbukitan mempunyai ketinggian 90,56 - 348 MDPL yang diwakili oleh titiktinggi yang berlokasi di Jatingaleh dan Gombel, Semarang Selatan, Tugu,Mijen, dan Gunungpati, dan di dataran rendah mempunyai ketinggian 0,75MDPL.Kota bawah merupakan pantai dan dataran rendah yang memiliki kemiringanantara 0% sampai 5%, sedangkan dibagian Selatan merupakan daerahdataran tinggi dengan kemiringan bervariasi antara 5%-40%. Secara
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)Kota Semarang Tahun 2005-2025
II - 2
 
lengkap ketinggian tempat di Kota Semarang dapat dilihat pada tabel berikutini :
Table 2.1KETINGGIAN TEMPAT DI KOTA SEMARANG
No.Bagian WilayahKetinggian(MDPL)
1.Daerah Pantai0,752.Daerah Dataran Rendah- Pusat Kota (Depan Hotel Dibya Puri Semarang)2,45- Simpang Lima3,493.Daerah Perbukitan- Candi Baru90,56- Jatingaleh136,00- Gombel270,00- Mijen253,00- Gunungpati Barat259,00- Gunungpati Tmur348,00
Sumber : Kota Semarang Dalam Angka Tahun 2005
Didalam proses perkembangannya, Kota Semarang sangat dipengaruhioleh keadaan alamnya yang membentuk suatu kota yang mempunyai cirikhas yaitu terdiri dari daerah perbukitan, dataran rendah dan daerah pantai.Dengan demikian topografi Kota Semarang menunjukkan adanya berbagaikemiringan tanah berkisar antara 0 persen sampai 40 persen (curam) danketinggian antara 0,75 – 348,00 MDPL.Di Kota Semarang mengalir 9 (sembilan) sungai besar dan beberapasungai kecil, adapun 9 sungai besar tersebut antara lain sungai Banjir Kanal Timur, Banjir Kanal Barat, Kali Babon, Kali Kreo, Kali Kripik, Kaligarang, KaliSemarang, Kali Bringin, dan Kali Plumbon. Sedangkan penanganan drainasedi Kota Semarang terbagi atas dua karakteristik wilayah, yaitu penanganandaerah atas dan daerah bawah.Penanganan daerah atas terbagi ke dalam beberapa pelayanan DAS, yaituDAS Babon, DAS Banjir Kanal Timur, DAS Banjir Kanal Barat, DASSilandak/Siangker, DAS Bringin dan DAS Plumbon. Sementara bagian bawahterbagi kedalam empat sistem drainase meliputi sistem Drainase Semarang Timur, Sistem Drainase Semarang Tengah, Sistem Drainase Semarang Baratdan Sistem Drainase Semarang Tugu.Arah pembangunan Kota Semarang sangat berkaitan denganpembangunan manusia yang sejahtera sebagai subyek maupun obyekpembangunan. Kemajuan pembangunan manusia secara makro di Kota
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)Kota Semarang Tahun 2005-2025
II - 3

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nia Hilwa liked this
EtOel Komang liked this
Donny Prasetyo liked this
Billy_Yord_6942 liked this
Nur Isti Hasanah liked this
Agelina Ang liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->