Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DAFTAR PERATURAN KELISTRIKAN DI INDONESIA, 2012

DAFTAR PERATURAN KELISTRIKAN DI INDONESIA, 2012

Ratings: (0)|Views: 3,009|Likes:
3.1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2007 Tentang Energi
3.2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2009 Tentang Ketenagalistrikan
3.3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2009 Tentang Konservasi Energi
3.4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2006 Tentang Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik
3.5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Kegiatan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik
3.6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan Oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara
3.7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2010 Tentang Penugasan Kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Untuk Melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara, Dan Gas
3.8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2010 Tentang Penjaminan Infrastruktur Dalam Proyek Kerja Sama Pemerintah Dengan Badan Usaha Yang Dilakukan Melalui Badan Usaha Penjaminan Infrastruktur
3.9. Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 2682 K/21/MEM/2008 Tentang Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional
3.10.Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 04 Tahun 2009 Tentang Aturan Distribusl Tenaga Listrik
3.11. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 05 Tahun 2009 Tentang Pedoman Harga Pembelian Tenaga Listrik Oleh PT PLN (Persero) Dari Koperasi Atau Badan Usaha Lain
3.12. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 08 Tahun 2009 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha Dan/Atau Kegiatan Pembangkit Listrik Tenaga Termal
3.13. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 04/M-IND/PER/1/2009 Tentang Pedoman Penggunaan Produksi Dalam Negeri Untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan
3.14. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 04 Tahun 2010 Tentang Rencana Strategis Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral tahun 2010 – 2014
3.15. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 05 Tahun 2010 Tentang Pendelegasian Wewenang Pemberian Izin Usaha Di Bidang Energi Dan Sumber Daya Mineral Dalam Rangka Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Di Bidang Penanaman Modal Kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
3.16. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 15 Tahun 2010 Tentang Daftar Proyek-Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara, Dan Gas Serta Transmisi Terkait
3.17. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 02 Tahun 2011 Tentang Penugasan Kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Untuk Melakukan Pembelian Tenaga Listrik Dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Dan Harga Patokan Pembelian Tenaga Listrik Oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
3.18. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor: 06 Tahun 2011 Tentang Pembubuhan Label Tanda Hemat Energi Untuk Lampu Swabalast
3.19. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 09 Tahun 2011 Tentang Ketentuan Pelaksanaan Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan Oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara
3.20. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 01 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 15 Tahun 2010 Tentang Daftar Proyek-Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara Dan Gas Serta Transmisi Terkait
3.21. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 02 Tahun 2012 Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Listrik Perdesaan Tahun Anggaran 2012
3.22. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 04 Tahun 2012 Tentang Harga Pem
3.1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2007 Tentang Energi
3.2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2009 Tentang Ketenagalistrikan
3.3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2009 Tentang Konservasi Energi
3.4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2006 Tentang Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik
3.5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Kegiatan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik
3.6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan Oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara
3.7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2010 Tentang Penugasan Kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Untuk Melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara, Dan Gas
3.8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2010 Tentang Penjaminan Infrastruktur Dalam Proyek Kerja Sama Pemerintah Dengan Badan Usaha Yang Dilakukan Melalui Badan Usaha Penjaminan Infrastruktur
3.9. Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 2682 K/21/MEM/2008 Tentang Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional
3.10.Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 04 Tahun 2009 Tentang Aturan Distribusl Tenaga Listrik
3.11. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 05 Tahun 2009 Tentang Pedoman Harga Pembelian Tenaga Listrik Oleh PT PLN (Persero) Dari Koperasi Atau Badan Usaha Lain
3.12. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 08 Tahun 2009 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha Dan/Atau Kegiatan Pembangkit Listrik Tenaga Termal
3.13. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 04/M-IND/PER/1/2009 Tentang Pedoman Penggunaan Produksi Dalam Negeri Untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan
3.14. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 04 Tahun 2010 Tentang Rencana Strategis Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral tahun 2010 – 2014
3.15. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor : 05 Tahun 2010 Tentang Pendelegasian Wewenang Pemberian Izin Usaha Di Bidang Energi Dan Sumber Daya Mineral Dalam Rangka Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Di Bidang Penanaman Modal Kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
3.16. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 15 Tahun 2010 Tentang Daftar Proyek-Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara, Dan Gas Serta Transmisi Terkait
3.17. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 02 Tahun 2011 Tentang Penugasan Kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Untuk Melakukan Pembelian Tenaga Listrik Dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Dan Harga Patokan Pembelian Tenaga Listrik Oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
3.18. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor: 06 Tahun 2011 Tentang Pembubuhan Label Tanda Hemat Energi Untuk Lampu Swabalast
3.19. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 09 Tahun 2011 Tentang Ketentuan Pelaksanaan Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan Oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara
3.20. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 01 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 15 Tahun 2010 Tentang Daftar Proyek-Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Energi Terbarukan, Batubara Dan Gas Serta Transmisi Terkait
3.21. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 02 Tahun 2012 Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Listrik Perdesaan Tahun Anggaran 2012
3.22. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 04 Tahun 2012 Tentang Harga Pem

More info:

Published by: MEDIA DATA RISET, PT on Mar 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/09/2013

pdf

text

original

 
 
PENAWARAN
DAFTAR PERATURAN KELISTRIKAN DI INDONESIA, 2012
Februari, 2012
Dengan sekitar 80% populasi terkonsentrasi di Jawa dan sekitarnya kelistrikan nasional masih bertumpu padaSistem Interkoneksi Jawa-Madura-Bali (Jamali) dan sebagian Sumatera, sedang lainnya masih masih berupa subsistem kecil dan sistem terisolasi (
isolated 
). Sampai saat ini penyediaan energi listrik di sejumlah sub sistem masihdefisit, sehingga PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir dihampir seluruh cakupan wilayah pelayanannya,tak terkecuali di Sistem Interkoneksi Jawa-Bali yang notabene dilaporkan berstatus normal.Tanpa tambahan daya pada 2008 Sistem Jawa-Bali kembali mengalami crisis dimana cadangan daya hanya berkisar27%, jika hanya bertumpu pada
on going
dan
commited project 
di tahun 2010 cadangan daya di sitem hanyaberkisar 14%. Demikian pula kondisi Sistem Interkoneksi Sumatera, tanpa tambahan daya, pada 2008 cadangan disitem hanya tersisa sekiar 14%. Sementara cadangan daya minimum lazimnya keandalan sistem kelistrikan mestiberada dikisaran 30% s.d 40%.Dalam upaya mengatasi krisis listrik, pada 2007 pemerintah dan PLN menggulirkan Program PercepatanPembangunan PLTU Batubara 10.000 MW (
Crash Program
) yang seluruh pembangkitnya ditargetkan beroperasiantara 2009 s.d 2011, namun sampai akhir 2009 kemajuan pekerjaan proyek pembangkit
Crash Program
rata-ratamasih di bawah 20%. Rendahnya tingkat kemajuan proyek umumnya disebabkan terkendala masalah pendanaan.Namun, meski seluruh pembangkit dapat rampung sesesuai jadwal, segenap tambahan daya pembangkit
CrashProgram
diprediksi akan terserap pada 2011. Kemudian pada awal 2010 pemerintah menerbitkan landasan hukumpelaksanaan
2nd Fast Track 
berupa Perpres No.4 Tahun 2010 yang sebagian pembangkitnya memanfaatkan energiterbarukan.Dalam upaya memperlancar arus investasi pengembangan kelistrikan energi terbarukan, pemerintah lewatKementerian Keuangan (semasa Menkeu Sri Mulyani Indrawati) menerbitkan tiga Peraturan Menteri Keuangan(PMK), di antaranya pembebasan Bea Masuk dan PPn ditanggung pemerintah untuk peralatan eksplorasi migas danpanas bumi, namun PMK dinilai bukan jalan keluar bersifat permanent disebabkan status yang lebih rendahdisbanding UU, dan dikhawatirkan berpotensi menimbulkan gugatan dikemudian hari. Untuk itu, diperlukan upayaoptimal pemerintah dan DPR agar tercipta iklim investasi kondusif kegiatan usaha pengembangan kelistrikandomestik dari hulu sampai ke hilir.Sementara saat ini kondisi krisis telah sampai pada tahapan darurat, dimana dari 24 sub sistem kelistrikan eksisting22 diantaranya dalam kondisi defisit dan siaga sehingga pemadaman bergilir tidak dapat dihindarkan dan disebagian wilayah pemadaman kerap terjadi dengan frekuensi dan durasi memprihatinkan.Seiring bergulirnya UU Kelistrikan (No.30/2009) merupakan momentum terbukanya keran investasi kondusif bagipengembangan infrastruktur kelistrikan nasional dimana pasal 3 ayat 1 UU tersebut menyatakan penyediaan danpenyelenggaraan kelistrikan domestik dilakukan pemerintah pusat dan daerah berlandaskan prinsip otonomi daerahbaik dari sisi demand, pasokan, dan kebijakan, maupun harapan masyarakat.Dengan dirangkumnya laporan kebijakan pemerintah terkait kegiatan usaha kelistrikan, diharapkan semua pihak yang terkait, akan lebih obyektif dalam melangkah dan mensikapi kondisi bisnis kelistrikan di Indonesia.Daftar Peraturan Kelistrikan di Indonesia, 2011 ini disusun setebal 544 halaman, kami tawarkan
Rp 4.500.000
(empat juta lima ratus ribu rupiah) per-copy untuk versi Bahasa Indonesia. Untuk pemesanan dan informasi lebihlanjut silahkan menghubungi
PT Media Data Riset
melalui
Telepon (021) 809-6071, 809-3140
atau
Fax (021)809-3140, 809-6071.
Formulir pemesanan kami lampirkan bersama penawaran ini.Jakarta, Februari 2012PT Media Data RisetDrh. H. Daddy Kusdriana M.SiDirektur Utama
 
 
 
DAFTAR ISI
DAFTAR PERATURAN KELISTRIKAN DI INDONESIA, 2012
Februari, 2012
1. PENDAHULUAN2. INFRASTRUKTUR KELISTRIKANNASIONAL
2.1. Kapasitas Terpasang Pembangkit Listrik Pulau-Pulau Utama, 20082.1.1. Transmisi Tenaga Listrik 2.1.2. Distribusi Tenaga Listrik 2.1.3. Kapasitas Daya Menurut Pembangkit(PLN), 1999-20072.1.4. Daya mampu menurut pembangkit(PLN), 1999-20072.1.5. Jumlah unit pembangkit PLN, 1999-20072.1.6. Faktor beban, faktor kapasitas dan faktorpermintaan, 1999-20072.1.7. Penggunaan energi primerpembangkitan, 1999-20072.1.8. Harga satuan energi primerpembangkitan, 1999-20072.2. Komposisi Pembangkit Nasional MenurutEnergi Primer, 2007-20082.3. Target pemanfaatan energi primerpembangkitan, 2007-20182.4. Pengembangan Transmisi Dan DistribusiEnergi Listrik Nasional2.5. Pengembangan Sistem Distribusi 2006-20102.5.1. Kebutuhan Investasi PengembanganDistribusi 2006-20102.5.2. Kebutuhan Investasi KetenagalistrikanIndonesia 2010-20142.6. Program Pengembangan InfrastrukturKelistrikan Nasional2.7. Kebutuhan Investasi KetenagalistrikanIndonesia 2010-20142.8. Profil Pembangkit Listrik Tenaga Uap2.8.1. PLTU Gorontalo2.8.2. PLTU Sulawesi Selatan2.8.3. PLTU Maluku Utara2.8.4. PLTU 2 Sulawesi Utara2.8.5. PLTU 2 Papua Jayapura2.8.6. PLTU Sulawesi Tenggara2.8.7. PLTU Bengkalis2.8.8. PLTU Selat Panjang2.8.9. PLTU 2 Sumatera Utara2.8.10. PLTU Kepulauan Riau2.8.11. PLTU Nanggroe Aceh Darusalam2.9. Profil Proyek Pembangkit Listrik 20112.9.1. Prioritas Proyek :2.9.1.1. Karama Hydro Power Plant,West Sulawesi2.9.1.2. Jambi Coal Fired Steam PowerPlant (2 x 400 MW), Jambi2.9.2. Proyek Protensial2.9.2.1. North Sulawesi Coal Fired SteamPower Plant (2 x 55 MW)2.9.2.2. East Kalimantan Coal Fired SteamPower Plant (2x100 MW)2.9.2.3. South Sumatera – 10 Mine MouthCoal Fired Steam Power Plant(1 x 600 MW)2.9.2.4. South Sumatera – 9 Mine MouthCoal Fired Steam Power Plant (2x 600 MW)
3. DAFTAR PERATURAN KELISTRIKAN
3.1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor
30Tahun 2007
Tentang Energi3.2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor
30Tahun 2009
Tentang Ketenagalistrikan3.3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor70 Tahun 2009
Tentang Konservasi Energi3.4. Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 6Tahun 2010
Tentang Perubahan Atas PeraturanPresiden Nomor 72 Tahun 2006 Tentang TimKoordinasi Percepatan Pembangunan PembangkitTenaga Listrik 3.5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor14 Tahun 2012
Tentang Kegiatan UsahaPenyediaan Tenaga Listrik 3.6. Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 8Tahun 2011
Tentang Tarif Tenaga Listrik YangDisediakan Oleh Perusahaan Perseroan (Persero)PT Perusahaan Listrik Negara3.7. Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 4Tahun 2010
Tentang Penugasan Kepada PTPerusahaan Listrik Negara (Persero) Untuk Melakukan Percepatan Pembangunan PembangkitTenaga Listrik Yang Menggunakan EnergiTerbarukan, Batubara, Dan Gas3.8. Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 78Tahun 2010
Tentang Penjaminan InfrastrukturDalam Proyek Kerja Sama Pemerintah DenganBadan Usaha Yang Dilakukan Melalui BadanUsaha Penjaminan Infrastruktur3.9. Keputusan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor : 2682 K/21/MEM/2008
TentangRencana Umum Ketenagalistrikan Nasional3.10.Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor : 04 Tahun 2009
Tentang AturanDistribusl Tenaga Listrik 3.11. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor : 05 Tahun 2009
TentangPedoman Harga Pembelian Tenaga Listrik OlehPT PLN (Persero) Dari Koperasi Atau BadanUsaha Lain3.12. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup
Nomor 08 Tahun 2009
Tentang Baku Mutu AirLimbah Bagi Usaha Dan/Atau KegiatanPembangkit Listrik Tenaga Termal3.13. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia
Nomor 04/M-IND/PER/1/2009
 Tentang Pedoman Penggunaan Produksi DalamNegeri Untuk Pembangunan InfrastrukturKetenagalistrikan
 
 
3.14. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor : 04 Tahun 2010
TentangRencana Strategis Kementerian Energi DanSumber Daya Mineral tahun 2010 – 20143.15. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor : 05 Tahun 2010
TentangPendelegasian Wewenang Pemberian Izin UsahaDi Bidang Energi Dan Sumber Daya MineralDalam Rangka Pelaksanaan Pelayanan TerpaduSatu Pintu Di Bidang Penanaman Modal KepadaKepala Badan Koordinasi Penanaman Modal3.16. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor 15 Tahun 2010
Tentang DaftarProyek-Proyek Percepatan PembangunanPembangkit Tenaga Listrik Yang MenggunakanEnergi Terbarukan, Batubara, Dan Gas SertaTransmisi Terkait3.17. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor 02 Tahun 2011
TentangPenugasan Kepada PT Perusahaan Listrik Negara(Persero) Untuk Melakukan Pembelian TenagaListrik Dari Pembangkit Listrik Tenaga PanasBumi Dan Harga Patokan Pembelian TenagaListrik Oleh PT Perusahaan Listrik Negara(Persero) Dari Pembangkit Listrik Tenaga PanasBumi3.18. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor: 06 Tahun 2011
TentangPembubuhan Label Tanda Hemat Energi Untuk Lampu Swabalast3.19. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor 09 Tahun 2011
TentangKetentuan Pelaksanaan Tarif Tenaga Listrik YangDisediakan Oleh Perusahaan Perseroan (Persero)PT Perusahaan Listrik Negara3.20. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral Republik Indonesia
Nomor: 01 Tahun2012
Tentang Perubahan Atas Peraturan MenteriEnergi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 15Tahun 2010 Tentang Daftar Proyek-Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit TenagaListrik Yang Menggunakan Energi Terbarukan,Batubara Dan Gas Serta Transmisi Terkait3.21. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral Republik Indonesia
Nomor: 02 Tahun2012
Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan DanaAlokasi Khusus Bidang Listrik Perdesaan TahunAnggaran 20123.22. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral Republik Indonesia
Nomor: 04 Tahun2012
Tentang Harga Pembelian Tenaga Listrik Oleh PT PLN (Persero) Dari Pembangkit TenagaListrik Yang Menggunakan Energi TerbarukanSkala Kecil Dan Menengah Atau Kelebihan TenagaListrik 3.23. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor: 06 Tahun 2012
TentangPenugasan Kepada PT Perusahaan Listrik Negara(Persero) Untuk Melakukan PembangunanPembangkit Listrik Tenaga Air Pump StorageUpper Cisokan 4 x 260 MW3.24. Keputusan Menteri Energi Dan Sumber DayaMineral
Nomor: 0617 K/32/Mem/2011
TentangHarga Batubara Untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Dalam Rangka PengoperasianPembangkit Listrik Tenaga Uap3.25. Peraturan Menteri Keuangan
Nomor21/PMK.011/2010
Tentang Pajak PertambahanNilai Ditanggung Pemerintah Atas Impor BarangUntuk Kegiatan Usaha Hulu Eksplorasi Minyak Dan Gas Bumi Serta Kegiatan Usaha EksplorasiPanas Bumi Untuk Tahun Anggaran 20103.26. Peraturan Menteri Keuangan
Nomor 35/PMK.011 /2010
Tentang Mekanisme Pajak PenghasilanDitanggung Pemerintah Dan PenghitunganPenerimaan Negara Bukan Pajak Atas HasilPengusahaan Sumber Daya Panas Bumi Untuk Pembangkitan Energi/Listrik Tahun Anggaran20103.27.Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia
Nomor 43/PMK.011/2010
Tentang Bea Masuk Ditanggung Pemerintah Atas Impor Barang DanBahan Guna Pembuatan Komponen Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap Untuk TahunAnggaran 20103.28. Peraturan Menteri Keuangan
Nomor260/PMK.011/2010
Tentang Petunjuk Pelaksanaan Penjaminan Infrastruktur DalamProyek Kerjasama Pemerintah Dengan BadanUsaha3.29. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia
Nomor 139/PMK.011/2011
Tentang Tata CaraPemberian Jaminan Kelayakan Usaha PTPerusahaan Listrik Negara (Persero) Untuk Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik DenganMenggunakan Energi Terbarukan, Batubara, DanGas Yang Dilakukan Melalui Kerja Sama DenganPengembang Listrik Swasta3.30. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia
Nomor 03/PMK.011/2012
Tentang Tata CaraPengelolaan Dan Pertanggungjawaban FasilitasDana Geothermal3.31. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia
Nomor 48/M-IND/PER/4/2010
 Tentang Pedoman Penggunaan Produk DalamNegeri Untuk Pembangunan InfrastrukturKetenagalistrikan3.32. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia
Nomor : 02/M-IND/PER/1/2011
 Tentang Tata Cara Pengakuan Terhadap SertifikatProduk Peralatan Listrik Dan Elektronika DariLembaga Penilaian Kesesuaian Di Negara-NegaraAsean
***

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Herman Hermit liked this
Heepy Hariyadi liked this
Rudy Ilham liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->