10. Saluran pembuangan air yang berasal dari dalam proyek harusdiperhatikan, saluran yang kurang baik langsung diperbaiki.11. Jalan kerjaa). Lokasi diperhatikan agar tidak mengganggu aktifitas kerjaserta tidak merusak fasilitas yang ada.b). Perkerasan jalan kerja berupa tatanan batu dengan tanahdiatasnya.c). Pemadatan langsung dengan
exavator
.12. Pembuatan papan nama proyek dengan ukuran dan isi sertaposisi sesuai dengan yang diisyaratkan oleh Pemerintah daerahsetempat dan Pemberi Tugas.13. Urugan dan pemadatan dilaksanakan bersamaan denganpekerjaan pondasi tiang pancang dalam kaitannya untuk membuat
pile cap.
Pengurugan dilakukan lapis demi lapisdengan tebal tiap lapisan minimal 20 cm lepas dan pemadatandilakukan sampai mencapai
Kepadatan Maksimum pada Kadar Air Optimum
yang ditentukan dalam Gambar Rencana.Pemadatan urugan dilakukan dengan alat berat
exavator.
B. Pekerjaan Pondasi
Pondasi tiang pancang adalah pondasi yang berdiri serta diikuti dengan
pilecap
dalam mendukung kolom. Pondasi tiang pancang yang dipakai dalam proyek ini adalah tiang pancang beton
precast prestressed concrete pile
.
Precast Prestressed Concrete Pile
adalah tiang pancang dari beton prategang yangmenggunakan baja penguat dan kabel kawat sebagai gaya prategangnya. Tiangpancang ini dicetak dan dicor dalam acuan beton ( begisting ), kemudian setelahcukup kuat lalu diangkat dan di pancangkan. Pada Proyek Pembangunan GedungKantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta dan kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya87