Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
9Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MR Edisi 232

MR Edisi 232

Ratings: (0)|Views: 3,809|Likes:
Published by akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Mar 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/29/2013

pdf

text

original

 
Edisi 232 Tahun XI, 16 - 26 Maret 2011 Harga Rp. 4000,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)
e-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Contact Person :
0812 9936 977
SURAT KABAR UMUM
Press Release
Hal. 5
Hal. 6
Hal. 10
1.331 Sekolah Tak BisaJadi Penyelenggara UN
Pembawa Suara Pembangunan Bangsa 
website :
www.mediarakyatonline.com
aca Juga 
Menteri
PertanianSuswono menilaihasil ujicoba subsidipupuk secaralangsung yangdilakukan diKabupaten Kara-wang,
(Hal 3)
intas aera
L
PTPN X NaikkanProduksi Gula
Johan Budi
PNS Harus Ada di Kantor37,5 Jam per Minggu
baca hal
11
baca hal
11
Ketua
Fraksi PDIPerjuangan, TjahjoKumolo mendesakpihak KementerianLuar Negeri RIsegera mengejar informasi langsungdan meminta
(Hal 2)
baca hal
11
Hartono Tanoesoedibjobaca hal
11
 
baca hal
11
baca hal
11
Marzuki AliePatrialis Akbar 
TitipanKilatOknumPejabat?PenerimaanSatpolPP,“BernuangsaPolitik”
Puluhan PTT Satpol-PP sedang orientasi
baca hal
11
Natuna,(MR)
Sejumlah masyarakat merasa gerah, terkait adanya penerimaanSatpol PP dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Natuna, secara “Misterius ”. Penerimaan Satpol itu, tidak diumumkan alias Terselubung ”. Kontan saja beberapa masyarakat merasa gerah,sebab beberapa keluarganya, sudah lama memasukkan lamarannamunsampaikinibelumadatanggapan.Bahkan Bupati Natuna RajaAmirullahApt pernah menyatakan
Baturaja,(MR)
Lembaga Swadaya Masya-rakat(LSM) yang tergabungLSM INDOMAN datangiPabrik Semen Baturaja, diJalan Raya Tiga Gajah, Kelu-rahan Sukajadi KecamatanBaturaja Timur, KabupatenOgan Komering Ulu (OKU),Kehadiran LSM ini diterimalangsung Biro LingkunganHidup/Bagian Umum PT.Semen Baturaja (PTSB),Kamerun, Ardi dan Syafarud-din di ruangan kantor umumPT.SemenBaturaja.(02/3).Perwakilan LSM memper-tanyakan debu semen yangkeluar dari cerobong pabrik semen tersebut, yang telahjelas-jelas sudah mengotori
Jambi,(MR)
Pemerintah Kota Jambi pada tahun anggaran 2009 lalumendapat kucuran dana, yaitu berupa Dana Alokasi Umum(DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil(DBH).Walikota Jambi Bambang Priyanto, dalam ringkasanlaporan Realisasi anggaran Tahun 2009 tanggal 3 Novembe2009lalumenyebutkan.RealisasiDAURp370.765.008,000,-danRealisasiDAK Rp36.436.000.000,-SedangkanrealisasiDBH dari Sumber Daya Alam (SDA) sebesar Rp32.411.504.627,-Dana bagi hasil dari SDA inilah, yang diragukan dandipertanyakan pemanfaatannya oleh Ketua LembagaPemantauPembangunanDaerah(LP2D)Mappiare.SebabdaridatayangberhasildihimpunpihakLP2DdalamAPBD-P 2009 tertulis, bahwa dana DBH-SDA tersebut dihi-bahkankepadaKONIsebesarRp791.847.000,-akan menutup sementara penerimaan honor PTT. Faktadilapangan ada penerimaan PTT sebelum pilkada melalui pintubelakang. Bahkan sebahagian petugas Satpol PP ditemuiwartawan Koran ini beserta rekannya, merasa gerah denganpenerimaan itu. “ Kita kecewa juga bang, adik kita sudah lamamasukkan lamaran kesini tapi tak di tanggapi, tau-tau adapenerimaan secara diam-diam, tampa melaui seleksi ”, katanyanadakecewa.Penerimaan ini, tidakita ketahui, tau-tau sudahdisuruh untuk kita orientasi,kalau Kepala Satpol PPSubandi tak bisa kita salahkan, sebab dia itu dibawahtekanan, ujar rekannyamenimpali. Tolong bangdinaikkan dan diusut, sebabbeberapa peserta kamiTanya, mereka merupakantitipan legislative dan eksekut ve. Mereka terlalu enak,gajidanSKPTT--i
Dana Bagi HasilUntuk Kota Jambi
DidugaBermasalah
Terkait Debu Semen/Peledakan dan Korupsi
LSMDatangiPTSemenBaturaja
Debu PT. Semen Baturaja
udara yang dihirup manusiadan seluruh mahluk yangbernafas di Baturaja ini. yangdampaknyasangatnegatif.Kata Ardi Bagian UmumPTSB menjelaskan, Bukandebu semen melainkan debuRawMeal
Yogyakarta(MR)
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddasmenegaskan, meski menjadi berita yang menarik, pihaknya belum akanmelakukan penyelidikan atas informasi yang dilansir surat kabar terbitanAustraliaTheAgeyangberjudul yangbersumberdariWikileaks.
YudhoyonoAbusedPower 
Terkait Informasi Korupsi The Age
KPK MerasaBelum Perlu Selidiki
 
Busyro Muqoddas
Jakarta(MR)
Dua surat kabar Australia The Age dan Sydney MorningHerald, Sabtu (12/3), kembali menerbitkan laporan yangmengacupadalaporanWikileaks.Kaliini,sasarantembaknyaadalahWakilMenteriPertahananSjafrieSjamsoeddin.Dalam berita yang berjudul,TheAgemenyebutSjafriemasuk dalam daftar hitam Amerika Serikat (AS) karena didugamelakukankejahatanperangdiTimorTimur.HalitudibuktikansetelahpadaSeptember2009,KedutaanBesarASdiIndonesiamenolakuntuk 
"Yudhoyono Top Adviser aTimorWarCrimesSuspect" 
Nama SjafrieIkut Disebut The Age
Sjafrie Sjamsoeddin
Pasca Tsunami JepangPantai Sepi Wisatawan
Serang(MR)
Kawasan wisata Pantai Anyer sepi pengunjung pascaTsunami Jepang yang terjadi pada Jumat (11/3), karenamereka takut gempa disertai tsunami di pesisir Cinangka,Kabupaten Serang, Provinsi Banten. "Suasana jalan dankunjungan tamu ke sejumlah hotel saat ini sepi," kata Sekre-tarisDewanPimpinanCabangPerhimpunanHoteldanResto-ranIndonesiaKabupatenSerang,Sukirman,Sabtu(12/3).Diamengungkapkan,meskipadaSabtuinijalan-jalandantamu tidak ada yang memesan kamar dan resort disepanjangAnyer dan Cinangka sepi, namun tamu yang sudah memesankamartidakmembatalkan."Hanyasajatamuyangsudahdatangsejaksemalam,padapanik, dan was-was akibat tsunami di Jepang itu," katanyamenjelaskan.Senada dengan itu juga diungkapkan oleh pengelolaPantai Tanjung Tum, Anyer, Erna Wati. Menurut dia, gempayangdisertaitsunamidiJepangternyataberpengaruhterhadapkunjunganwisata."SampaidengansekarangbarutujuhmobilyangdatangdiPantaiTanjungTum,"kataErna.Padahalkatadia,biasanya,kunjungan
Pantai Anyer, Serang Banten
Kemenlu Didesak KejarKlarifikasi dari Wikileaks
Subsidi Langsung PupukTak Efektif 
Jakarta,(MR)Kementerian Pendidikan Nasional untuk sementara waktu mengkajipendirian rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Pasalnya, karena hasilevaluasimenunjukkanbanyakpengelolamenggunakandanayangditerimadaripemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pungutan orang tua tidak sesuaiketentuannya, kata Wakil Menteri Pendidikan nasional Fasli Jalal di acaraKelompokKerjaNeurosainsBPHRSIslamJakarta,Minggu."Banyak pengelola rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI)menyalahgunakan dana yang seharusnya dipergunakan untuk peningkatanmutu pendidikan malah digunakan untuk pembangunan fisik," katanyamenambahkan.Fasli mengatakan besarnya penyalahgunaan dana mencapai antara 25persenhingga50persendaridanayangditerimaolehRintisanSekolahBertaraf Internasional (RSBI). "Pemerintah dalam satu tahun terakhir melakukanevaluasi terhadap program RSBI, terkait dengan masukan dari masyarakatbahwaprogramRSBItelahmenjadiajangkomersialisasipendidikan.
Wamendiknas :
BanyakSekolahSalahgunakanDanaRSBI
Gedung Kemnediknas
H. Sachmin
Direktur 
Mengucapkan
PT KARSA ABADI HUSADA TASIKMALAYA
SelamatAtasDilantiknya
Selamat Atas Dilantiknya
H.UuRuzhanulUlum,SE.&AdeSugianto,SIP.
H. Uu Ruzhanul Ulum, SE. & Ade Sugianto, SIP.
SebagaiBupatidanWakilBupatiKab.TasikmalayaPeriode2011-2016
Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kab. TasikmalayaPeriode 2011-2016
Mengucapkan
Palang Merah Indonesia (PMI)Kab. Tasikmalaya
H. Isrodin
Ketua
SelamatAtasDilantiknya
Selamat Atas Dilantiknya
H.UuRuzhanulUlum,SE.&AdeSugianto,SIP.
H. Uu Ruzhanul Ulum, SE. & Ade Sugianto, SIP.
SebagaiBupatidanWakilBupatiKab.TasikmalayaPeriode2011-2016
Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kab. TasikmalayaPeriode 2011-2016
Mengucapkan
INKINDO JABAR
IKATAN NASIONAL KONSULTAN INDONESIA JAWA BARAT
Ir. H. Yeye Nitasusiano
Koordinator Daerah VIIIPerwakilan Kota/Kab. Tasikmalaya, Kab. Garut, Kab. Ciamis, Kota Banjar 
SelamatAtasDilantiknya
Selamat Atas Dilantiknya
H.UuRuzhanulUlum,SE.&AdeSugianto,SIP.
H. Uu Ruzhanul Ulum, SE. & Ade Sugianto, SIP.
SebagaiBupatidanWakilBupatiKab.TasikmalayaPeriode2011-2016
Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kab. TasikmalayaPeriode 2011-2016
 
2
Berita Utama
Edisi 232 TEdisi 232 TEdisi 232 TEdisi 232 TEdisi 232 Tahun XIahun XIahun XIahun XIahun XI16 - 26 Maret 201116 - 26 Maret 201116 - 26 Maret 201116 - 26 Maret 201116 - 26 Maret 2011
Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan
Tanda Pengenal
dan
Surat Tugas Peliputan
dari Redaksi yang
masih berlaku
. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.
Alamat Redaksi
Jl. Bina Harapan No. 38-C,Telp. (021) 79192764Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan
E-mail
: mediarakyat_new@yahoo.com
Rekening
: Bank BRI Cab.KarawangNo. Rek : 0116-01-022016-50-9a/n: Hisar MT Sagala
Tata Usaha / Iklan / Sirkulasi
:Jl. Manunggal VII Krajan LamaranKel. Palumbonsari Kab. Karawang Jawa BaratTelp. (0267) 8454238
Penerbit
: Yayasan Media Rakyat Intermedia
Percetakan
:
PT. Wahana Semesta Intermedia
Pemimpin Umum :
Hisar MT Sagala,
Penasehat :
KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon. SH. MSi,Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli,
Konsultasi Hukum :
Susanto. SH,
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab :
Hisar MT Sagala,
DewanRedaksi :
Hisar MT Sagala,Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono,
Redaktur :
Irwan Hamid,
Litbang :
Herman Sugianto,
Manager Iklan:
Rudi Harris,
Manager Distribusi:
Herdi,
Layout / Design :
Ahmad Y, St,
Fhoto Grafer :
Hamin,
Staf Redaksi :
Jenri. S, Rusman, Rudi, Besti, Chandra.
PERWAKILAN/ BIRO :
Jakarta Pusat :
Ediatmo (Kepala), Nokipa,
Jakarta Utara :
Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang,
Jakarta Timur :
Sukron (Kepala), Wisnu,
Jakarta Barat :
Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna,
Jakarta Selatan :
Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova,
Karawang :
K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi,
Bogor, Depok :
Ali,Ruslan,
Bekasi Kota :
S. Wahyudi,
Kab. Bekasi :
A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani,
Purwakarta :
Sapan Supriatna,
Biro Subang :
Iman,
Kota Bandung :
DodiSulaeman (Kepala), Tuty Suhartati,
Bandung Barat :
Dayanto, Darfi,
Kabupaten Bandung :
Maman,
Sumedang/ Majalengka :
Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini, WawanSetiawan, Budi,Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah,
Indramayu :
Abdullah (Kepala), Mukromin, Maskin, Suhada, NC Jawir,
Cirebon :
Masduri,
Kuningan :
Dian,
Biro Garut :
Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani,
Kab. dan Kota Sukabumi :
Rustandi,
Biro Cianjur :
Ruslan AG, Jaenudin,
Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik :
ZamzamHermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R,
Ciamis :
Heri Herdiana (Kepala),
Banjar :
Ahmad Setia (Kepala),
Tangerang :
Halim Untar (Kepala), Herman,
Lebak/ Pandeglang :
Belfri (Kepala), Herianto,
Serang :
Sukendar (Kepala), Nani,
Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu:
Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin,
Perwakilan Sumatera Selatan :
Alex Effendi (Kepala),
Kota Palembang,
Adiyanto (Kepala),
Kota Prabumulih / kab. Muara Enim :
AlexEffendi (Kepala), Indra Apriansyah, Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega, Amiruddin,
Biro Batu Raja / OKU :
Sahmi (Kepala),
Biro Oku Selatan :
Thomas Ivan,
Ogan Ilir :
Marleni(Kepala), Astute,
Tulang Bawang :
Sumarta (Kepala), Nani,
Kota Metro :
Tohir (Kepala), Maman Irawan,
Pekanbaru :
Paizal (Kepala), Nurdin,
Padang :
Marqian,
Bengkulu :
Aman Sipahutar,
Biro Mukomuko
:
Hilman Daud,
Bengkulu Utara :
Syaiful Bahkri S,
Perwakilan Jambi :
Leman Burhan, (Kepala), Hendar,
Muara Bungo :
Suyono,
Kab. Tebo:
Heri Zaldi,
Musirawas/ Lubuk Linggau :
Iman Koesnadi,
Dumai :
Suparta (Kepala), Parjio,
Tanjung Pinang :
Winarto (Kepala), Jerlin P, Rony Rudianto,
Biro Batam :
GandaS.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, Englis Simaremare,
Biro Tanjung Balai Karimun :
Jerlin P (Kepala),
Kab. Lingga :
Heri Susanto (Kepala), Nurjaly, Hendrano,
Kab. Bintan:
Defran, Edi Ishak,
Biro Natuna :
Roy S. (Kepala),
Kab. Anambas :
S. Edwar. S (Kepala),
Rokan Hilir :
M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan,
Purwokerto :
Hanapiah(Kepala), Kuswandi,
Batang :
Rika Ida (Kepala), Hapid,
Kota Semarang:
Irman Idrus (Kepala), Warsoma,
Cilacap :
Murtaqin,
Pekalongan :
Hetty(Kepala) Narwan,
Purbalingga:
Hermanda,
Yogyakarta :
Suratno,
Klaten :
Sutrisno, Tarmo,
Perwakilan Jawa Timur :
Deasy Epita A (Kepala),
Mojokerto :
Moh. Lutfi,
Lamongan :
Adi Sugiarto (Kepala),Huala Simanjuntak, Julian Tri, Prayitno,
Banyuwangi :
M. Arif Afadi,
Kupang :
Moses Mone Kaka (Kepala)
,
Klaudius Edy Burga,
Kalimantan Barat :
Ranto Leonardo,
KalimantanSelatan / Tengah :
Gatner Eka Tarung, SE (Kepala),
Banjar Masin :
Mulia,
Banjar Baru :
Asrian Talatika,
Pulang Pisau :
Yabi. K,
Samarinda :
Kipan Suerta, Delimah,
Belu &TTu:
Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH,
Flores Timur :
Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema,
Sorong :
Dea (Kepala), Gonjali,
KotaMedan :
Frendi Tua (Kepala), Herwan, Siti,
Tebing Tinggi :
Hasni (Kepala), Herdan,
Langkat :
Ojak Sianturi (Kepala), Waskito,
Deli Serdang :
T. Manalu (Kepala), Belfri,
Pematang Siantar :
Heru (Kepala), Sintan,
Simalungun :
Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun,
Tarutung :
Juang N,
Dairi :
Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi,
Padang Sidempuan :
Chairun (Kepala), Hotman, Ali,
Bali :
Nyoman, Putu Artha.
Natuna,(MR)
Didalam Peraturan BupatiNatuna Nomor 1 Tahun 2010tertulis tentang penjabaranAnggaran Pendapatan BelanjaDaerah (APBD) Natuna 2010.Dalam tabel tersebut telahdibunyikan, anggaran insentiveuntuk Medis, Para medis, jurumudi puskel dan ambulance,dengan nilai millyaran rupiah.Inilah cara Pemerintah Daerahuntuk menunjang peningkatankesejahteraan pegawai, bagimereka yang bertugas diwilayah pulau terluar, denganharapan agar mereka betah danbekerja semaksimal mungkin.Meski dianggarkan dengannilai besar, tidak semuanya,anggaran tersebut jatuh ketangan yang berhak. Sepertikejadian di Kabupaten Natuna.Walaupun anggarannya millya-ran rupiah, namun jumlahinsentive sampai ketangan
Anggaran Insentive Medis dan ParamedisDipertanyakan
mereka, tidak sesuai dengannilai yang dianggarkan olehPemeintah daerah. Hal itudiketahui, saat wartawan koranini, melakukan investigasi diberbagai kecamatan di Kabu-paten Natuna.Beberapa puskesmas, telahdi jumpai Media Rakyat,mengakui bahwa insentive buatDr dan perawat bertugas didarat, mendapatkan intensiveRp3,5 sampai 4 juta, sementarapara medis Rp1,3-1,5 juta.Sedangkan untuk wilayahkepulauan, seperti Sedanau,klarik, Pulau Tiga, dan MidaiSerasan, insentive dakternya,Rp 4-5 juta. Kecuali Pulauterluar, Subi dan pulau lautinsentivenya 7,5 sampai 8 jutaper bulan.Ada yang unik tentanganggaran insentive tahun 2010.Jika tahun 2009 lalu wartawanKoran ini pernah mempubli-kasikan tentang carut-marutpengelolaan dana insentif medis dan para medis, di dugamenguap millyaran rupiah ?Tahun 2010 anggaran tersebutlangsung berkurang, dari 6millyar menjadi 4 millyar.Sayangnya, itu hanya “terik”semata aja, ternyata anggaran-nya masih tetap, karena danainsentive tersebut dipecah.Defi juru bayar Dinas kese-hatan Natuna, ketika dihubungivia telepon genggamnya, tidak ada respon, bahkan ketika didihunbungi melalui pesansingkat, Dirinya tak mau balas.Hal senada juga dilakukanKadinkes Natuna AhmadMuktar, Wartwan Koran inibeserta rekannya berusahakonfirmasi langsung, namunbelum bisa dijumpai. Meskidalam lembaran tamu telahditulis pertanyaan tentang danaintensive dan adanya rumor pemotongan kegiatan puskes-mas 25 persen, namun sangkadis sulit dihunbungi.
Jumlah Tenaga Medis danPara medis Digelembungkan?
Sementara itu data yangdihimpun oleh wartawan koranini, jumlah Tenaga medis dipuskesmas sebanyak 50 orangsedangkan Paramedis 97 orang,benarkah demikian? Lalu dima-na selama ini keberadaan medisdan paramedis tersebut?. Inilahyang jadi kerancuan selama ini.Menanggapi hal tersebutdiatas, PLH Wakil Ketua DPRDNatuna Ir.Dwitra Gunawan ikutangkat bicara. Dikatakannya,jika benar ada indikasi “bautidak sedap ” dalam pegucurandana insentive daerah, terhadapMedis dan paramedis yangbertugas di Kabupaten Natuna,maka diminta aparat turun ta-ngan. “Tolong pemberitaan inidisikapi, apakah benar ada indi-kasi permaianan” kata Dwitra.Jika benar insentive Medisdan para Medis jumlahnyasebesar itu, akan kita lakukankroscek. Diakuinya, DinasKesehatan merupakan penye-dot ketiga anggaran APBD.Kepada masyarakat, LSM,tolong di pantau, jika adaindikasi permainan laporkansaja. tegas Dwitra.Kemudian Dia berkeingi-nan, untuk melakukan pemang-gilan terhadap SKPD, memintapertanggung jawabannya. “Kita akan panggil SKPD yangbersangkutan, untuk memper-tanyakakan berapa anggaranintensive untuk medis dan paramedis. Kemudian kita maumempertanyakakan jumlahtenaga medis (dokter) untuk puskesmas sebanyak 50 orangdan para medis ( Perawat danBidan) 93 orang, apa benar demikian, tutupnya
>> Roy
Jakarta,(MR)
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur Faried Haryanto menegaskan bahwa pemeriksaan terhadapKetua Umum PSSI Nurdin Halid akan menunggu selesainya'kekisruhan' yang sedang menerpa PSSI. " Kami tungguurusan di tubuh PSSI selesai dulu, baru kami kaji secarakeseluruhan," ucap Faried saat ditemui wartawan diKejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (10/3).Lebih lanjut, Faried juga menegaskan bahwa pihakkejaksaan tidak ingin melakukan intervensi terhadap kasusdugaan korupsi yag dilakukan Nurdin Halid ini. Iamenjelaskan bahwa tindakan menunggu ini jelas untukmenghindarkan pandangan yang buruk di mata publik. "Kamisangat tidak mau ada intervensi dalam kasus ini. Juga, sayategaskan bahwa dalam pemeriksaan ini tidak akan adapermainan politik," tegas Faried.Sementara itu, mantan Direktur Penuntutan pada JaksaAgung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) ini jugamengatakan bahwa masih belum mengetahui apakah kasusini akan dibawa ke Jakarta atau tetap dilakukan di KejaksaanNegeri Kalimantan Timur. " Belum tahu, kita tunggu kisruh ditubuh PSSI selesai dulu lah," lanjut Faried.Seperti diberitakan sebelumnya, nama Ketua PSSI NurdinHalid dibayar Rp100 juta dan Direktur PT Liga Indonesia AndiDarussalam yang dibayar Rp80 juta, dibeberkan KetuaMajelis Hakim Parulian Lumbantoruan, di ruang sidangutama PN Samarinda, sebelum membacakan putusan vonisterhadap terdakwa.Nama keduanya masuk dalam 35 daftar pembayaran fiktif,termasuk sederetan nama anggota DPRD Samarinda 2004-2009 dari sejumlah fraksi, yang dilakukan terdakwa dengantotal pembayaran Rp1,78 miliar.Pembayaran fiktif itu diketahui dan terbukti, menyusulketerangan sejumlah pengurus Persisam Putra Samarinda,Arna Effendi, Kristonowo, dan Aspian Noor dalamkapasitasnya sebagai saksi dan menjadikannya sebagai faktapersidangan.Rencananya, dalam penyelidikan dugaan aliran danakorupsi Aidil Fitri, selain sejumlah nama mantan anggotadan yang masih tercatat sebagai anggota DPRD Samarinda,Kejari Samarinda juga akan meminta keterangan Nurdin danAndi di Kejaksaan Agung. >
> Nugraha
Pemeriksaan Nurdin HalidTunggu Kisruh PSSI Usai
Jakarta,(MR)
Permintaan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) agar masuk kategori pejabat negara karena merekajuga penyelenggara negara harus dikaji dan dibahas secaralebih mendalam. Pasalnya, perubahan status anggota DPRDbisa berimbas pada beban anggaran negara.Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negaradan Reformasi Birokrasi (Sesmen Pan dan RB) TasdikKinanto mengatakan dalam undang-undang telah dijelaskanbahwa status anggota DPRD bukan pejabat negara. " Tapikalau mau mengusulkan status menjadi pejabat negara,silakan saja. Hanya saja, itu harus dibahas di DPR," ujar Tasdik, saat ditemui di kantor Menpan dan ReformasiBirokrasi, Jakarta, Jumat (11/3).Secara terbuka, usulan status pejabat negara bagianggota DPRD sama sekali tidak dianggap masalah. Namun,tak dipungkiri perubahan status ini bakal membawakonsekuensi. "Perubahan status diikuti dengan permasa-lahan protokoler. Kalau ini tidak diberesi, ujung-ujungnyauang negara akan kembali habis untuk belanja pegawai.Ujung-ujungnya negara menjadi terbebani," papar Tasdik." Konsepnya harus jelas. Kalau mau jadi pejabat negara,peraturan perundang-undangannya harus dibereskan lebihdulu," tandasnya.Sebelumnya, Asosiasi DPRD Provinsi Se-Indonesia(ADPSI) mengajukan usulan agar status mereka diperjelas.Alasannya, selama ini, walau sebagai unsur penyelenggaranegara pemerintah daerah sejajar dengan gubernur, anggotaDPRD tak masuk kategori pejabat negara.
>> Tedy Sutisna
Status Pejabat NegaraAnggota DPRD BebaniAnggaran Negara
Jakarta,(MR)
Target swasembadagaram nasional pada 2015harus berimbas terhadapkesejahteraan petani garam.Harga garam yang lebihrendah dari tarif parkir kendaraan perjam takkanmembuat petani memacuproduksi." Pemerintah harusmengapresiasi hasil kerja petani dengan menaikan hargagaram. Minimal sama dengan tarif parkir kendaraan per jam di kisaran Rp1.000 per kilogram (kg). Dengan begitudiharapkan dapat memicu petani untuk terus meningkatkanproduksinya sehingga target swasembada itu tidaksekadar mimpi," ujar Ketua Asosiasi Petani Garam SeluruhIndonesia (APGASI) Syaiful Rahman di Jakarta, (11/3).Menurutnya, bila perlu, pemerintah juga harus bisamenjamin harga di tingkat petani tersebut denganmembentuk lembaga penyangga yang mengatur tataniaga garam nasional. " Tapi perlu ada lembaga penyangga.Misalnya, tata niaga ini masuk dalam kewenangan BadanUrusan Logistik (Bulog) untuk menjaga harga karenameskipun harga dipatok Rp2.000 per kilogram kalau tidakdijamin sama saja," ujarnya.Menurut Syaiful, membanjirnya garam impor itu bukankarena tidak adanya garam rakyat. Tapi lebih karena sudahbergantungnya pemerintah oleh produk impor. Di sisi lain,data yang ada saat ini patut dipertanyakan mengingatbanyak sentra produksi yang masih dapat digali.
>> Wisnu
Tarif Parkir lebih Tinggidaripada Harga Garam
Jakarta,(MR)
Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM DjokoSuyanto mengaku tidak tahu-menahu soal rencana Polrimembentuk Detasemn Anti-Anarki. Djoko mengatakan,dirinya tidak pernah mendapatlaporan mengenai hal tersebutdari Kapolri Jenderal Timur Pradopo.Djoko memang pernahmendengar mengenai haltersebut tetapi tidak secararesmi. Ia mengetahuinya mela-lui pemberitaan media massa."Tidak ada (pembentukan Deta-semen Anti-Anarki). Kapolritidak lapor ke saya. Saya bacasaja di media. Tapi, Kapolri tidak pernah bilang ke saya. Sayaberkali-kali ketemu Kapolri,tidak ada pembicaraan hal itu,"ujar Djoko yang ditemui di
Menkopolhukam Tidak TahuSoal Detasemen Anti Anarki
Menkopolhukam Djoko Suyanto
Kompleks Istana Presiden,Jakarta, Rabu (9/3).Ia datang untuk membahasfinalisasi Kompolnas danKomisi Kejaksaan. Sejumlahpejabat yang terlihat memasukijalan menuju Kantor PresidenMenteri Pertahanan PurnomoYusgiarto, Kapolri Timur Pradopo, Sekretaris KabinetDipo Alam, dan Jaksa AgungBasrief Arief.Namun, Djoko membenar-kan jika polisi memang men-dapat pelatihan untuk mengha-dapi tindakan-tindakan anarkis-tis. "Kalau pelatihan polisi ituharus mahir menghadapi tinda-kan-tindakan anarkis. Kalausudah bertindak anarkis, adatahapannya. Itulah yang dilatihkepada mereka. Itu pentingsupaya (massa anarkistis)dilumpuhkan dan tidak dibu-nuh, katanya."Sebenarnya itu subtan-sinya. Tetapi kemudian dikem-bangkan wacana DetasemenAnti-Anarkilah, detasemenapalah. Padahal, fungsinya ada-lah itu menghadapi bagaimanatindakan-tindakan anarkis ituterjaga terukur tindakan-tinda-kannya," cetusnya.
>> NokipaJakarta,(MR)
Ketua Fraksi PDI Perjua-ngan, Tjahjo Kumolo mendesak pihak Kementerian Luar NegeriRI segera mengejar informasilangsung dan meminta klari-fikasi dari "Wikileaks" menge-nai kebenaran dan motivasimembocorkan nota diplomatik yang isinya memojokkanPresiden dan Ketua MPR RI."Walaupun beberapa pihak menyatakan berita atau bocorantersebut hanya isu, tetapi soalpemberitaan media asing apapun, ya tentunya pihak Kemen-terian Luar Negeri (Kemenlu)kita harus kejar minta klarifikasi,motivasinya apa," tegasnya diJakarta, Sabtu.Tjahjo Kumolo yang jugaSekjen DPP PDI Perjuangan(PDI-P) mengatakan, walau jikabocoran media asing itu hanya
Kemenlu Didesak Kejar Klarifikasi dari Wikileaks
ingin membuat keruh suasanadi Indonesia dengan politik adudomba, tetap saja hal ini harusada klarifikasi, langsung daripihak pembocor itu sendiri.Sebelumnya saat ditanyamengenai berita tersebut, KetuaMPR RI Taufiq Kiemas (TK)yang juga Ketua Dewan Pertim-bangan Pusat PDI-P mengata-kan, "Soal `Wikileaks` tanyakansaja ke Tjahjo Kumolo atauTrimedya Pandjaitan (anggotaFPD-P di Komisi III DPR RI)"."Pertanyaannya sekarang,apakah selalu bocoran dataintelijen luar negeri khususnyaharus ditanggapi serius?Apalagi data tersebut yangtidak pernah didengar dan tidak ada ujung pangkalnya,"katanya.Tjahjo Kumolo kemudianmengungkapkan,sebagai KetuaFraksi PDI-P, selama ini diatidak pernah mendengar danmembaca berita media ataulaporan dari Poksi membidangihukum mengenai adanya isukasus yang menulis keterlibatanTK. "Saya kira Pak HendarmanSupandji, mantan Jaksa Agungmasih ada. Ya beliaulah yangsaya kira berhak memberikanklarifikasi kalau mau berko-mentar tentunya. Karena initerkait kelembagaan negara dankepresidenan, walaupun beritatersebut katanya cuma isu,"ujarnya.Mengenai berbagai tudi-ngan miring adanya tokoh-tokoh bermasalah denganhukum, ia dengan tegas pulamenyatakan, Indonesia adalahnegara hukum. "Tidak bolehsembarang menuding. Ini yangterpenting, demi penegakankeadilan. Harus ada kepastianhukum," katanya.Sebelumnya Juru BicaraKepresidenan Julian Aldrin Pa-sha membantah kebenaranberita yang bersumber dari`Wikileaks` tersebut. Staf Khusus Presiden BidangKomunikasi Politik DanielSparingga mengatakan berita didua media massa itu tidak bertanggung jawab dan penuhsensasi bahkan berita itudidapat dari sumber yang tidak bisa dijamin kebenarannya.
>>Nokipa
 
3
Berita Utama
Edisi 232 TEdisi 232 TEdisi 232 TEdisi 232 TEdisi 232 Tahun XIahun XIahun XIahun XIahun XI16 - 26 Maret 201116 - 26 Maret 201116 - 26 Maret 201116 - 26 Maret 201116 - 26 Maret 2011
Baturaja, (MR)
Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan pokok yang tidakada habisnya dan diperlukan oleh setiap manusia. Apalagimasyarakat di pedesaan yang saat ini masih banyak yangbelum mengerti akan pentingnya arti kesehatan dan programpemerintah untuk menjamin setiap warga Negaramendapatkan pelayanan kesehatan.Bidan desalah jawabannya. Namun, akhir-akhir ini bidandesa yang ditempatkan di tempat tugas masih melalaikanakan tanggung jawabnya terhadap masyarakat itu sendiri,begitu juga alasan-alasan bermunculan bagi bidan yangditugaskan di daerah yang sering ditemui, tidak betahnyabidan desa karena masyarakat masih cenderung berobat kedukun, juga karena seringnya bidan desa diganggu olehoknum masyarakat.Keluhan masyarakat Desa Bumi Sebimbing Sekundang,terkait banyak bidan desa yang ditugaskan pemerintah didesa masih sering pulang pergi dari tempat asalnya sehinggamenyulitkan warga untuk berobat apalagi desa-desa yangjauh dari puskesmas. Padahal mereka sesuai dengan ikatantanggung jawab tugas bersedia ditugaskan dimana saja.Hingga kini, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)Sumatera Selatan masih kekurangan dokter gigi. MenurutAini (40) warga Lubuk Batang OKU. Kami sangatmendambakan di setiap puskesmas ada dokter gigi danuntuk saat ini khususnya di Kecamatan Lubuk Batang belumada dokter gigi dan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat,harapnya.Kepala Bidang Kepegawaian H. Rozali mengatakan, “Mengenai bidan desa yang masih nakal dan tidak patuh padaaturan dan melalaikan tanggung jawab di tempat tugas itusecara langsung tanggung jawab Kepala UPTD masing-masing Kecamatan untuk memantau dan memberikanmasukan kepada bidan desa ”.jelasnya.Rozali juga mengatakan, “ Untuk diketahui memang klinikgigi di Kabupaten OKU baru ada empat puskesmas yangada klinik gigi dan dokternya. Puskesmas Unit 2 KecamatanLubuk Raja, Puskesmas Sukaraya, Puskesmas KemalarajaKecamatan Baturaja Timur dan Puskesmas Tanjung AgungKecamatan Baturaja Barat. Sedangkan yang lainnya belumada, kami telah mengusulkan setiap tahun ke DinasKesehatan Propinsi tapi belum juga ada realisasinya,”pungkas Rozali di akhir pembicaraannya. >>
Sahm
i
OKU KekuranganDokter Gigi
Kota Tasikmalaya, (MR)
Sekretaris daerah kota Tasikmalaya Drs. H.Tio Indrasetiadimembuka secara resmi bimbingan teknis pengadaan barang/jasa bertempat di Aula Hotel Mangkubumi, Senin (07/03).Dalam sambutannya ia mengatakan melalui kegiatan ini,kebutuhan pemerintah kota tasikmalaya terhadapketersediaan sumber daya manusia yang memilikikompetensi dan keahlian dibidang pengadaan barang/jasadiharapkan dapat terpenuhi,dan pada akhirnya memilikidampak positif terhadap kelancaran penyelenggaraanpemerintah, pelaksanaan pembangunan serta peningkatankualitas pelayanan publik.Kepala Bagian Kepegawaian, Drs. Asep Gofarulah, M.Pd.dalam laporannya menyatakan maksud dan tujuandiselenggarakannya bimbingan teknis ini untukmensosialisasikan perubahan peraturan tentang pengadaanbarang/jasa pemerintah yang sebelumnya mengacu padakeputusan presiden nomor 80 tahun 2003 yang telah diubahdengan peraturan presiden nomor 54 tahun 2010. Bimbinganteknis ini diikuti oleh 100 orang peserta yang dibagi kedalamdua angkatan, tiap-tiap angkatan 50 orang.
>> Dwiyanti
Bintek PengadaanBarang/Jasa Kota Tasik
Surabaya, (MR)
Jawa Timur salah satuprovinsi yang memiliki potensigeothermal yang cukup banyak dan bagus di Indonesia, sepertidi Ngebel Ponorogo, di GunungArjuno, Gunung Welirang diMojokerto dan Pacitan, tetapiselama ini pengelolaannyabelum optimal . Oleh karena itu,diperlukan SDM yang kom-peten di bidang geothermalagar tidak tergantung dengantenaga asing.Dalam hal ini pemerintahterus berupaya meningkatkanSDM dibidang geothermal,demikian disampaikan “ KepalaBadan Diklat Provinsi JawaTimur, Drs Saiful Rachman MM,MPd saat membuka DiklatFungsional Pengelolaan PanasBumi 2011 di Bandiklat Jatim.Dalam laporannya, KepalaBidang Diklat FungsionalBandiklat Provinsi Jawa Timur,Drs Bagus Pujiono, MPdmengatakan, tujuan diklat untuk menambah wawasan tentangkondisi lingkungan tatakeloladalam kegiatan pemanfaatandan pengembangan panasbumi, sehingga para pesertasebagai operator tenaga panas
Pengelolaan Geothermal Belum Optimal
bumi dapat melakukan penge-lolaan, pengendalian, danpengawasan dengan baik.Diklat yang diikuti oleh 30orang pegawai dari provinsi dankabupaten/kota se-Jawa Timur yang dilaksanakan selama 10hari sejak tanggal 15 sampaidengan 23 Pebruari 2011 ini,ditujukan agar para pesertadapat memahami lingkup kerjaeksplorasi, eksplotasi, danpengembangan panas bumisecara terintregrasi.Selanjutnya para pesertadiklat nantinya diharapkanmampu memberikan bimbingandan pembinaan terhadapmasyarakat, tentang manfaatlangsung dan tidak langsungterhadap semua kegiataneksplorasi serta eksploitasipotensi panas bumi secaramenyeluruh terhadap masya-rakat disekitar wilayah potensidan pengembangan panasbumi. Selain mendapat materi dikelas, peserta juga mendapatmateri pendukung yaitu mela-kukan kunjungan lapangan diChevron Geothermal Salak Ltd,Sukabumi Jawa barat padatanggal 21 Pebruari 2011, gunamengetahui secara lansungpengelolaan dan pengemba-ngan geothermal.
>> Prayit
Surabaya, (MR)
Tidak hanya ruang periksa yg representatif, ruang rawatinap maupun ruang operasi, kini pasien dapat menikmatifasilitas yang disediakan oleh Rumah Sakit Hewan (RSH)Disnak Jatim seperti laboratorium, ruang titip sehat, ruangperawatan neonates, panggilan kerumah (house call), jasaantar jemput pasien dan jasa grooming.Pelayanan yang berlokasi di Dinas Peternakan JawaTimur Jl. Jend. A. Yani 202 Surabaya ini mempunyai tujuanawal untuk memberi pelayanan kepada masyarakat dalamupaya memelihara kesehatan hewan kesayangan mereka.Seiring dengan berjalannya waktu, Klinik Hewan telahberkembang menjadi Rumah Sakit Hewan denganpenambahan berbagai fasilitas dan sumber daya manusiayang profesinal.Selain Pet Shop yang berada di samping RSH, pemilikhewan kesayangan juga dapat memanjakan hewankesayangannya melalui Jasa Grooming. Jasa ini disediakanbagi hewan kesayangan baik kucing maupun anjing yangingin tampil cantik dan bersih.
>> Dea
RS Hewan Jawa Timur Tingkatkan KualitasPelayanan Pasien
Mobil Operasional, dan Ruang Operasi
Surabaya,(MR)
Jika Pegawai Negeri Sipil(PNS) ingin menduduki jabatanstruktural baik eselon IV, III, IIdan eselon I harus mengikutipendidikan dulu di BadanPendidikan dan Pelatihan. Kalaukebijakan itu dibalik denganmenduduki jabatan dulu barumengikuti pendidikan jadinyaakan rancu.Kepala Badan (Kaban)Diklat Jawa Timur Dra SaifulRachman MM Mpd saatmembuka Diklat PrajabatanGolongan III angkatan 337, 338,339 dan 340 di Badiklat Jatim diSurabaya, Rabu (2/3) menga-takan, pemerintah saat ini akanmenerapkan kebijakan didik dulu baru duduk. Jadi jika inginmenduduki jabatan strukturalharus mengikuti pendidikandulu mulai diklat kepemimpinantingkat IV (Pim IV) hingga diklatPim I untuk jabatan eselon I. Halini dilakukan agar tidak rancuseperti dulu yakni duduk dulubaru didik dampaknya akan
Jika Ingin Duduki Jabatan Harus Ikuti Diklatpim
tidak baik.Kemudian Kaban Diklatmengatakan, di era reformasiseperti sekarang ini pemerintahmempunyai komitmen harusbersih dan amanah hal ini sudahditerapkan oleh PemerintahProvinsi Jawa Timur dibawahKepemimpinan Gubernur Dr HSoekarwo.Oleh sebab itu para PNS diJawa Timur yang baru ke depanharus terus mening-katkanpelayanan publik men-jadipelayanan prima. Artinyapelayanan prima yang harusditerapkan oleh PNS di JawaTimur harus sesuai denganproporsinya. Seperti dicontoh-kan di Jawa Timur saat ini sudahada pelayanan prima perpan-jangan SIM mobile, pelayananperizinan satu atap.Kaban Diklat mengingatkankepada para peserta yang mulaihari ini telah mengikuti suatutahapan yang mutlak harusdilalui oleh para CPNS. Karenajika para CPNS tidak mengikutiDiklat tidak mungkin akandiangkat menjadi PNS. Sebelumsecara resmi peserta prajabatandiangkat menjadi PNS makadilakukan prajabatan.Diklat untuk membentuk pola pikir, pola sikap dan polaperilaku yang baik sekaligussebagai membuka wawasanmendasar tentang posisi, perandan tugas PNS dalam pelak-sanaan kegiatan pemerintahan,pelayanan masyarakat danpembangunan. Diklat praja-batan ini untuk memberikanpengetahuan kepada CPNSserta membentuk wawasankebangsaan, kepribadian danetika PNS.Di samping itu juga dalamlatihan prajabatan ini dilakukanpendidikan tentang sistempenyelenggaraan pemerintahannegara serta bidang tugas danorganisasi agar mempu melak-sanakan tugas dalam perannyasebagai pelayan masyarakat.Di era pelayanan publik seperti saat ini peran utamapemerintah sebagai pelayananmasyarakat. Secara mendasar ada tiga jenis pelayanan dasar yang diberikan pemerintahkepada masyarakat yaknipelayanan yang bersifatadministratif seperti pelayanansurat menyurat kewargane-garaan/kependudukan, periji-nan, status kepemilikan dansejenisnya.Kemudian pelayan biasaadalah pelayanan pendidikan,kesehatan dan transportasiyang baik. Selanjutnya pela-yanan barang seperti pemba-ngunan infrastruktur, penyedia-an air bersih, listrik dan penye-diaan alat komunikasi.Dari ketiga jenis pelayaanantersebut maka setiap PNSmempunyai peran masing-masing yang sesuai denganbidang tugasnya. Khususnyapelayanan di bidang adminis-trasi kepada masyarakat yangberhadapan langsung denganmasyarakat dituntut bekerjasecara tertif, cekatan, ramahdan informatif.Kepala Bidang Diklat Kepe-mimpinan Badan Diklat JatimDrs Asriansyah MSi mengata-kan, tujuan diklat ini untuk me-ningkatkan keahlian dan sikapuntuk dapat melaksanakantugas secara profesional de-ngan dilandasi kepribadian danetika PNS yang sesuai dengankebutuhan instansinya masing-masing. Sasaran diklat initerwujudnya PNS yang memilikikopetensi yang sesuai denganpersyaratan pengangkatan un-tuk menjadi PNS golongan dua.Diklat golongan III yangberlangsung 21 hari diikuti oleh320 orang CPNS berasal dariKota Surabaya 81 orang, KotaMalang 80 orang, Kota Kediri 3orang, Kabupaten Lamongan80 orang, Sidoarjo 17 orang,Tulungagung 3 orang, Bangka-lan 2 orang, KPU KabupatenMalang 2 orang, KPU Ngawi 1orang dan Kabupaten KutaiKertanegara Kalimantan Timur 1 orang.
>>Dea
Surabaya,(MR)
Perum Perhutani Unit II Jawa Timur, tahun inimerencanakan akan merehabilitasi hutan seluas 60 ribuhektar. Sedangkan untuk mencegah kerusakan lahan akibatlongsor di lahan Perhutani akan diperbanyak tanamandengan perakaran dalam. Terlebih akhir-akhir ini curah hujancukup tinggi. “ Khusus Jawa Timur tahun 2011 rencanatanaman kita kurang lebih 60 ribu hektar. Sehingga tahun inipula lahan kosong tidak ada lagi,” ujar Kepala PerumPerhutani II, Ellan Barlian saat berkunjung ke KabupatenPacitan, Selasa (1/3) sore.Diakui Ellan, di wilayah hutan milik Perhutani adabeberapa bagian yang dilanda longsor, tetapi ia tidakmenyebut jumlah secara spesifik. Menurutnya longsor terjadibukan karena faktor vegetatif semata, tetapi juga karena curahhujan yang tinggi. Sehingga, meski hutan subur namunkarena debit air hujan melebihi daya tampung, dapat memiculongsor. Selain itu, tata ruang di sekitar hutan juga harusdibenahi. Misalnya pemukiman dan pembangunan jalanharus memperhatikan tata ruang di sekitarnya.Hal senada juga diungkapkan Administratur PerumPerhutani KPH Lawu dan Sekitarnya (DS), Taufik Setiadi,longsor yang terjadi juga karena struktur tanah labil danberlereng curam. Karena itu pihaknya setiap minggumelakukan penanaman di hutan, utamanya tanaman berakar dalam dan bersifat konservasi, misalnya kluwek dan kemiri.Wilayah KPH Lawu DS meliputi enam kabupaten, yakniMadiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Pacitan. “ Kalautanaman sifatnya dari kultur jaringan atau vegetatif nggakbegitu kuat,” ungkapnya.Taufik menjelaskan, secara umum kondisi tanah diwilayahnya yang meliputi bagus. Karena itu rencananya kedepan pihaknya akan memperkaya tanaman hutan lindungdengan tanaman produktif, seperti cengkeh dan lainsebagainya. Tujuannya untuk memberikan nilai produktif bagimasyarakat sekitar, terlebih di Perum Perhutani sendiri adaprogram Kemitraan dan Bina Lingkungan. “Meliputi bantuanpinjaman lunak dan juga pengembangan tanaman pangandi kawasan hutan,” jelas dia.Disinggung mengenai lahan Perhutani yang dilewatiproyek Jalan Lintas Selatan (JLS), baik Ellan maupun Taufikmengatakan sudah selesai. Termasuk di Pacitan seluas 17,3hektar, dan itu sudah diberikan ganti rugi. Beberapa kawasanhutan negara yang terkena proyek diantaranya wilayahkawasan Teleng, Kelurahan Sidoharjo dan Kecamatan KotaPacitan.
>> Prayit
Perhutani Jatim AkanRehabilitasi 60 RibuHektar Hutan
Jakarta,(MR)
Menteri Pertanian Suswonomenilai hasil ujicoba subsidipupuk secara langsung yangdilakukan di Kabupaten Kara-wang, Jawa Barat, menunjukkanbahwa metode penyaluranpupuk tersebut tidak efektif untuk menggantikan polasebelumnya.Menteri Suswono di Jakar-ta, Sabtu mengatakan, subsidipupuk secara langsung denganmemberikan dana tunai kekelompok tani tersebut ternyatamenimbulkan keruwetan ketikamereka harus mencairkannya kebank."Sistem RDKK (rencanadefinitif kebutuhan kelompok)ternyata masih lebih baik," kata-nya di sela seminar Implentasi
Mentan:
Subsidi Langsung Pupuk Tak Efektif
Menteri Pertanian Suswono
Kebijakan Reduksi Pupuk Menuju Pertanian Berkelan-jutan pada forum Agrinex Expo2011 itu.Sejak September 2010pemerintah melakukan ujicobasubsidi pupuk secara langsungke petani guna meningkatkanefisiensi dan efektifitas subsidipupuk. Subsidi dalam bentuk pemberian uang langsungkepada petani dan mengeluar-kan dana sekitar Rp100 miliar itu pada tahap awal dilakukandi Kabupaten Karawang de-ngan luas lahan 100 ribu ha danjumlah pupuk sebanyak 20 ributon.Pelaksanaan subsidi pupuk secara langsung tersebutdidasarkan pertimbangandistribusi dengan metodeRDKK selama ini banyak mengakibatkan rembesanpupuk di luar sektor tanamanpangan sehingga tidak sampaike petani yang membutuhkan.Suswono menyatakan,setelah dilakukan ujicoba diKarawang ternyata sistemRDKK jika dijalankan secaraefektif tidak akan menimbulkankebocoran bahkan bisaterkontrol dengan baik serta adajaminan petani mendapatkanpupuk. " Jadi secara teknissubsidi langsung ternyata tidak lebih baik (dari sistem RDKK),"katanya.Senada dengan ituGubernur Jawa Tengah BibitWaluyo yang menjadi salahsatu pembicara dalam seminar tersebut mengungkapkan,penyaluran pupuk di provinsitersebut dengan sistem RDKK bisa berjalan efektif.Menanggapai isu kelang-kaan maupun distribusi pupuk yang tidak sesuai peruntukan-nya, pihaknya melakukan pem-benahan dan perbaikan sistemdistribusi pupuk bersubsididengan melibatkan camat dankepala desa/lurah untuk ikutmelakukan pengawasan danpengendalian distribusi pupuk di Jawa Tengah.Selain itu pihaknya jugamelakukan penataan danpengetatan persyaratan dis-tributor pupuk anorganik sehingga jumlahnya kinimenurun dari 220 distributor pada 2008 menjadi 198 distribu-tor. " Apabila ditemukan adadistributor yang melakukanpenyimpangan distribusi makaizin usaha sebagai distributor pupuk dicabut dan tidak bolehlagi melaksanakan distribusipupuk," katanya.
>> Ediatmo
Jakarta,(MR)
Pemerintah diprediksi masih akan kesulitanbersaing di pasar perberasan nasional pada2011 ini. Hal tersebut dikarenakan keragu-raguan Bulog dalam melakukan penyerapanberas dalam negeri tahun ini, akibat kalahbersaing dengan para tengkulak di level petani."Pihak swasta telah melakukan pembelianberas/gabah petani di atas harga ketetapanpemerintah sehingga stok mereka banyak. Kalaumereka punya stok lebih banyak dari Bulog,mereka bisa ambil kendali pasar," tandas KetuaKontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) WinarnoTohir dalam diskusi terbatas produksi padi danperubahan iklim di Jakarta, Kamis (10/3)Berdasarkan data KTNA di Jawa Timur, para
Pasar Beras BakalKembali Dikuasai Swasta
tengkulak berani membeli gabah keringpanen (GKP) seharga Rp2.700 atau Rp60lebih mahal dibanding harga pembelianpemerintah (HPP) GKP sebesar Rp2.640.Sementara di Jawa Barat, tengkulak bahkanberani membeli GKP seharga Rp3.100.Hasil itu terbukti memang cukup signifikandalam hal peta penyumbang beras dalamnegeri di gudang Bulog. Jawa Timur yangbiasanya menjadi lumbung padi nasionalhanya menyumbang sekitar 18 ribu ton berasdari total 134.033 ton beras yang telah diserapBulog hingga (10/3). Jumlah itu bahkankurang dari setengah penyerapan berasBulog di Jawa Tengah yang mencapai 37 ributon.
>> Nugraha

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yudhy Tirtana liked this
Fyran Syghazuw liked this
Eco Buhari liked this
Regar Nauli liked this
Ipey Pey liked this
Eka Priyantin liked this
Yayat Rukayat liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->