Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pentingnya Manusia Beragama

Pentingnya Manusia Beragama

|Views: 1,356|Likes:
Published by Andhika Putra

More info:

Published by: Andhika Putra on Mar 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial


Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less





Assalamu·alaikum w.w.
Bismillahirrohmanirrohiim,Selain akal dan hati, fitrah termasuk unsur ruhani. Fitrah ini merupakanmodal terbesar manusia untuk maju dan sempurna. Bila kita cermati,kecenderungan beragama ini merupakan fakta yang ada pada tiap dirimanusia. Sadar atau tidak, manusia punya kecenderungan untukmenghubungkan dirinya dengan kekuatan yang Maha sempurna danMaha segalanya sebagai bentuk ketidakberdayaannya.Harus diakui bahwa tak mudah melihat apakah benar manusia punyakecenderungan beragama ini. Namun Al ² Qur·an atau mungkin jugaagama ² agama lainnya mengakui bahwa manusia punya pilihan untukberagama ataupun tidak. Ini tergantung manusianya. Apakah iamelakukan perenungan hingga mendapatkan pencerahan bahwa dirinyabutuh agama? Atau sebaliknya, setelah perenungan itu meyakini bahwaia tak membutuhkan agama? Namun harus diakui fitrah beragama ituada dengan sendirinya. Hanya keberadaannya berbeda, ada yang kuatdan ada yang lemah tergantung seberapa besar pengaruh ² pengaruhyang diterimanya. Karena itu, manusia tidak harus dipaksaberagama.Tapi cukup untuk merenungkan hakikat dirinya dankeberadaan semesta ini sehingga bila sadar manusia dengan sendirinyamengakui dirinya tak berdaya dan membutuhkan Yang Mahasegalanya.Meski kecenderungan beragama ini bersifat pilihan, namun untukmenentukan yang pantas disembah yang menentukan akal. Jadi,mengapa pentingnya manusia beragama? Jawabannya, beragama itumerupakan fitrah manusia.
µMaka hadapkanlah wajahmu kepada Agama yang lurus, sebagai fitrah Allah yang atasnya manusia diciptakan.µ 
 (QS. Ar-Rum : 30).
Agama ialah ajaran ² ajaran yang diwahyukan oleh TUHAN YangMaha Esa kepada manusia melalui seorang Rasul .Definisi unsur ² unsur agama , yaitu :a.
Adanya kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.b.
Adanya kepercayaan kepada Rasul.c.
Adanya kepercayaan kepada kitab suci.d.
Adanya kepercayaan terhadap aspek ukhrowi (hari kemudian).e.
Adanya rasa penyerahan diri.f.
Adanya rentetan sejarah (historical contact).Asal kata agama yang berasal dari sansekerta terbagi ke dalambeberapa pendapat :
Agama dari kata
, yang berarti kitab suci, tuntunan ataupedoman. Dengan demikian agama disini merupakan ajaranyang berdasarkan kitab suci atau sesuatu ajaran yang dijadikanpedoman hidup.2.
Agama dari kata
yang artinya tidak, dan
yang artinyapergi berarti tidak pergi. Dengan demikian agama disinimerupakan suatu ajaran yang sudah ada sejak lama, menjaditradisi yang diwarisi secara turun ² temurun.3.
Agama dari kata
yang artinya tidak, dan
yangartinya kacau berarti tidak kacau. Dengan demikian agamadisini merupakan suatu ajaran jalan hidup yang tidak kacau.Yang pertama sekali mesti dipahami terlebih dahulu adalah apahakikat Agama (addiin). Jumhurul ¶ulama memberi ta·rif Addiinsebagai berikut :
Agama adalah undang ² undang atau ketetapan Allah yang menuntun manusia yang berakal sehat, dengan ikhtiar mereka yang terpuji ,menuju kesejahteraan mereka di dunia dan akhirat.µ 
Ta·rif atau batasan tentang Addiin (agama) memberikan pengertiankepada kita bahwa :
Hakikat Addiin ialah undang ² undang atau ketetapan yangAllah SWT turunkan bagi ummat manusia, dengan perantaraanRasul (utusan Allah)
Ghoyah (tujuan) yang hendak dicapai dengan Addiin adalahkesejahteraan hidup di dunia dan kebahagiaan di akhirat(surga)3.
Wasilah atau jalan yang menyampaikan kepada tujuan, yaitu :ikhtiar sebagai sarana dan amal sebagai pelaksanaan ataupengamalan.Ikhtiar manusia mengamalkan segala amal yang dapatmenyampaikannya kepada tujuan, tidaklah sempurna bila tidak didasari dengan iman atau I·tiqad yang benar sesuai dengan rukun ² rukun agama. Dengan demikian maka iman dan amal adalahmerupakan anak kunci manusia beragama, bagi terciptanyakebahagian, terutama kebahagian di akhirat yakni di surga.Karena itu beruntunglah yang beriman dan beramal sholeh, yakniyang mengamalkan segala amal sesuai dengan tuntunan/ajaran AllahSWT. Dan ini pulalah yang dinamakan bertaqwa.Berikut Firman Allah di dalam Al ² Qur·an :Surat Al ² ¶Ashr 30 :
² 3 ;
emi masa, sesungguhnya manusia itu benar ² benar berada dalam kerugian, kecuali orang ² orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan menasihati supaya menetapi kesabaran.µ 
Surat Al ² kahfi
07 ² 
08 ;
esungguhnya orang ² orang yang beriman dan beramal sholih, bagi mereka adalah surga Firdaus sebagai tempat tinggal. Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah daripadanya.µ 
Surat An ² Nahl
: 97 ;
arangsiapa yang mengerjakan amal sholih, baik laki ² laki atau perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.µ 
 Surat Al ² Fathir 22 : 7 ;
rang ² orang yang kafir bagi mereka azab yang keras ; dan orang ² orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih bagi mereka maghfiroh (ampunan) dan pahala yang besar.µ 

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Keni Rachmann liked this
Fealieya Sh Ceamongnk liked this
Weny Wijayanti liked this
Goza Ibrahim liked this

You're Reading a Free Preview

/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->