Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
60Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH ILMIAH : Epilepsi

MAKALAH ILMIAH : Epilepsi

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 3,102 |Likes:
Oleh Dokter Muda Nurul Mahirah Binti Meor Halil 030.04.267 Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Jakarta 2011
Oleh Dokter Muda Nurul Mahirah Binti Meor Halil 030.04.267 Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Jakarta 2011

More info:

Published by: Nurul Mahirah Meor Halil on Mar 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2014

pdf

text

original

 
EPILEPSI
I.
 
Definisi
Epilepsi adalah suatu gangguan serebral kronik dengan berbagai macam etiologi, yangdirincikan oleh timbulnya serangan paroksismal yang berkala, akibat lepas muatan listrik neuron-neuron serebral secara eksesif.Serangan epileptik adalah gejala yang timbul secara tiba-tiba dan menghilang secara tiba-tiba pula. Serangan yang hanya bangkit sekali saja tidak boleh dianggap sebagai seranganepileptic, tetapi serangan yang timbul secara berkala pada waktu-waktu tertentu barulah dapatdijuluki serangan epileptik. Dalam bahasa Inggris digunakan istilah
seizure
 Konvulsi atau dalam bahasa Inggris
convulsion
berarti gerakan otot tonik klonik yangbangkit secara involuntar. Istilah kejang dapat digunakan sebagai sinonim dari konvulsi. Tetapibaik kejang atau konvulsi tidak boleh digunakan sebagai sinonim dari serangan epileptik, olehkarena serangan epileptik tidak selamanya bersifat motorik.
II.
 
Klasifikasi
Klasifikasi menurut
ommission on classification and terminology of the international Leauge against Epilepsy
:A.
 
Sawan parsial (fokal, lokal)A.
 
1. Sawan parsial sederhana (kesadaran tidak terganggu)1.
 
Dengan gejala motorik a.
 
Fokal motorik tidak menjalar b.
 
Fokal motorik menjalar (epilepsy Jackson)c.
 
Versif d.
 
Posturale.
 
Disertai gangguan fonasi2.
 
Dengan gejala somatosensoris atau sensoris spesial (halusianasi sederhana)a.
 
Somatosensorisb.
 
Visualc.
 
Auditorisd.
 
Olfaktorise.
 
Gustatoris
 
f.
 
Vertigo3.
 
Dengan gejala atau tanda gangguan saraf otonom (sensasi epigastrium, pucat,berkeringat, memberat, piloereksi, dilatasi pupil)4.
 
Dengan gejala psikik (gangguan fungsi luhur)a.
 
Disfasiab.
 
Dismnesiac.
 
Kognitif d.
 
Afektif e.
 
Ilusif.
 
Halusinasi kompleks (berstruktur)A.
 
2. Sawan Parsial kompleks (disertai gangguan kesadaran)1.
 
Awitan (serangan) parsial sederhana diikuti penurunan kesadarana.
 
Dengan gejala parsial sederhana A1-A4b.
 
Dengan automatisme2.
 
Dengan penurunan kesadaran sejak awitana.
 
Hanya dengan penurunan kesadaranb.
 
Dengan automatismeA.
 
3. Sawan parsial yang berkembang menjadi bangkitan umum (tonik-klonik, tonik, klonik)1.
 
Sawan parsial sederhana (A) yang berkembang menjadi bangkitan umum2.
 
Sawan pafsial kompleks (B) yang berkembang menjadi bangkitan umum3.
 
Sawan parsial sederhana yang menjadi bangkitan parsial kompleks lalu berkembangmenjadi bangkitan umum.B.
 
Sawan umum (konvulsif atau non-konvulsif)B.1.1. Sawan lena (absence)a. Hanya penurunan kesadaranb. Dengan komponen klonik ringanc. Dengan komponen atonik d. Dengan komponen tonik e. Dengan automatismef. Dengan komponen autonom kondisi b hingga f dapat tersendiri atau dalam kombinasiB.1.2. Lena tidak khas (atypical absence), dapat disertai
 
a. Gangguan tonus yang lebih jelasb. Awitan dan handekan yang tidak mendadak B.2. Sawan mioklonik, kejang mioklonik sekali atau berulang-ulangB.3. Sawan klonik B.4. Sawan Tonik B.5. Sawan tonik klonik B.6. Sawan atonik C.
 
Sawan tidak tergolongkanKlasifikasi menurut simptomatologi adalah:1.
 
Epilepsi umum:a. Petit malb. Grand malc. Epilepsi mioklonik - Spasmus infantile- Epilepsi mioklonik anak-anak d. Konvulsi febril2.
 
Epilepsi parsial:a. Epilepsi fokal dengan gejala tunggal sederhana-
 
Motorik -
 
Sensorik -
 
Autonomik b. Epilepsi parsial dengan gejala kompleks majemuk - Automatismus- Fenomen-fenomen psikik 3.
 
Epilepsi neonatal
III.
 
Patofisiologi
Dasar serangan epilepsi ialah gangguan fungsi neuron-neuron otak dan transmisi padasinaps. Tiap sel hidup, termasuk neuron-neuron otak mempunyai kegiatan listrik yangdisebabkan oleh adanya potensial membrane sel. Potensial membrane neuron bergantung pada

Activity (60)

You've already reviewed this. Edit your review.
ierashahirah liked this
Kresna Jayadi liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Srie Cyutezz Aiy liked this
Hzea Ari liked this
Antony D. Duha liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->