Kecepatan transmisi rodagigi dapat ditentukan sehingga dapat digunakandengan pengukuran yang kecil dan daya yang besar.Rodagigi harus mempunyai perbandingan kecepatan sudut tetap antaradua poros. Di samping itu terdapat pula rodagigi yang perbandingankecepatan sudutnya dapat bervariasi. Ada pula rodagigi dengan putaran yangterputus-putus. Dalam teori, rodagigi pada umumnya dianggap sebagai benda kaku yang hampir tidak mengalami perubahan bentuk dalam jangkawaktu lama.
B.
Klasifikasi Roda Gigi
Roda gigi di klasifikasikan menurut letak poros, arah putaran, dan bentuk jalur gigi.
1.
Menurut letak poros
maka rodagigi diklasifikasikan seperti tabel berikut :a.
Roda gigi dengan poros sejajar, contoh:Roda gigi lurus, roda gigi miring, roda gigi miring ganda, roda gigiluar, roda gigi dalam dan pinyon, batng gigi dan pinyon b.
Roda gigi dengan poros berpotongan, contoh:Roda gigi kerucut lurus, roda gigi kerucut miring, roda gigi kerucutspiralc.
Roda gigi dengan poros silang, contoh:Batang gigi miring silang, roda gigi miring silang, roda gigi cacing,roda gigi hyperboloid, roda gigi hypoid
2.
Menurut arah putaranya
, roda gigi diklasifikasikan seperti tabel berikut :a.
Arah putaran berlawanan, contohnya pada roda gigi luar b.
Arah putaranya sama, contohnya pada roda gigi dalam dan pinyon
3.
Menurut bentuk jalur gigi
, rodagigi diklasifikasikan seperti tabel berikut :a.
Roda gigi lurusRodagigi lurus digunakan untuk poros yang sejajar.Dibandingkan dengan jenis rodagigi yang lain rodagigi lurus ini