Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
teori belajar

teori belajar

Ratings: (0)|Views: 316 |Likes:
Published by En Rohman

More info:

Published by: En Rohman on Mar 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/29/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Dunia berkembang begitu pesatnya. Segala sesuatu yang semula tidak bisa dikerjakan, mendadak dikejutkan oleh orang lain yang bisa mengerjakanhal tersebut. Agar kita tidak tertinggal dan tidak ditinggalkan oleh era yangberubah cepat, maka kita sadar bahwa pendidikan itu sangat penting.Banyak negara yang mengakui bahwa persoalan pendidikan merupakanpersoalan yang pelik. Namun semuanya merasakan bahwa pendidikanmerupakan salah satu tugas negara yang amat penting. Bangsa yang ingin maju,membangun, dan berusaha memperbaiki keadaan masyarakat dan dunia tentumengatakan bahwa pendidikan merupakan kunci keberhasilan suatu bangsa.Pengemasan pendidikan, pembelajaran, dan pengajaran sekarang inibelum optimal seperti yang diharapkan. Hal ini terlihat dengan kekacauan-kekacauan yang muncul di masyarakat bangsa ini, diduga bermula dari apayang dihasilkan oleh dunia pendidikan. Pendidikan yang sesungguhnya palingbesar memberikan kontribusi terhadap kekacauan ini.Tantangan dunia pendidikan ke depan adalah mewujudkan prosesdemokratisasi belajar. Pembelajaran yang mengakui hak anak untuk melakukantindakan belajar sesuai karakteristiknya. Hal penting yang perlu ada dalamlingkungan belajar yang demokratis adalah reallness. Sadar bahwa anak memiliki kekuatan disamping kelemahan, memiliki keberanian di samping rasatakut dan kecemasan, bisa marah di samping juga bisa gembira .Realness bukan hanya harus dimiliki oleh anak, tetapi juga orang yangterlibat dalam proses pembelajaran. Lingkungan belajar yang bebas dan didasarioleh realness dari semua pihak yang telibat dalam proses pembelajaran akandapat menumbuhkan sikap dan persepsi yang positif terhadap belajar.
STKIP Kusuma Negara
1 3/23/2011
 
Bagi para guru, salah satu pertanyaan yang paling penting tentangbelajar adalah : Kondisi seperti apa yang paling efektif untuk menciptakanperubahan yang diinginkan dalam tingkah laku? Atau dengan kata lain,bagaimana bisa apa yang kita ketahui tentang belajar diterapkan dalaminstruksi? Sebelum kita menjawab pertanyaan tersebut, kita harus melihat padapenjelasan-penjelasan psikologis tentang belajar.Manusia adalah makhluk individu dan makhluk sosial. Dalamhubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, terkandung suatumaksud bahwa manusia bagaimanapun juga tidak lepas dari individu yanglainnya. Secara kodrati manusia akan selalu hidup bersama. Hidup bersamaantarmanusia akan berlangsung dalam berbagai bentuk komunikasi dan situasi.Dalam kehidupan semacam inilah terjadi interaksi. Dengan demikian kegiatanhidup manusia akan selalu dibarengi dengan proses interaksi atau komunikasi,baik interaksi dengan alam lingkungan, interaksi dengan sesama, maupuninteraksi dengan tuhannya, baik itu sengaja maupun tidak disengaja.Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ketidak terbatasannya akal dankeinginan manusia, untuk itu perlu difahami secara benar mengenai pengertianproses dan interaksi belajar. Belajar dan mengajar adalah dua kegiatan yangtunggal tapi memang memiliki makna yang berbeda. Belajar diartikan sebagaisuatu perubahan tingkah-laku karena hasil dari pengalaman yang diperoleh.Sedangkan mengajar adalah kegiatan menyediakan kondisi yang merangsangserta mangarahkan kegiatan belajar siswa/subjek belajar untuk memperolehpengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang dapat membawa perubahanserta kesadaran diri sebagai pribadi.Menurut Arden N. Frandsen mengatakan bahwa hal yang mendorongseseorang itu untuk belajar antara lain sebagai berikut:1. adanya sifat ingin tahu dan ingin menyelidiki dunia yang lebih luas;2. adanya sifat kreatif yang ada pada manusia dan keinginan untuk maju;3. adanya keinginan untuk mendapatkan simpati dari orang tua, guru, danteman-teman;
STKIP Kusuma Negara
2 3/23/2011
 
4. adanya keinginan untuk memperbaiki kegagalan yang lalu dengan usahayang baru, baik dengan koperasi maupun dengan kompetensi;5. adanya keinginan untuk mendapatkan rasa aman;6. adanya ganjaran atau hukuman sebagai akhir dari pada belajar.Secara luas teori belajar selalu dikaitkan dengan ruang lingkup bidangpsikologi atau bagaimanapun juga membicarakan masalah belajar ialahmembicarakan sosok manusia. Ini dapat diartikan bahwa ada beberapa ranahyang harus mendapat perhatian. anah-ranah itu ialah ranah kognitif, ranahafektif dan ranah psikomotor. Akan tetapi manusia sebagai makhluk yangberpikir, berbeda dengan binatang. Binatang adalah juga makhluk yang dapatdiberi pelajaran, tetapi tidak menggunakan pikiran dan akal budi. Ivan PetrovichPavlov, ahli psikologi Rusia berpengalaman dalam melakukan serangkaianpercobaan. Dalam percobaan itu ia melatih anjingnya untuk mengeluarkan air liur karena stimulus yang dikaitkan dengan makanan. Proses belajar ini terdiriatas pembentukan asosiasi (pembentukan hubungan antara gagasan, ingatanatau kegiatan pancaindra) dengan makanan. Proses belajar yang digambarkanseperti itu menurut Pavlov terdiri atas pembentukan asosiasi antara stimulus danrespons refleksif.Dasar penemuan Pavlov tersebut, menurut J.B. Watson diberi istilahbehaviorisme. Watson berpendapat bahwa perilaku manusia harus dipelajarisecara objektif. la menolak gagasan mentalistik yang bertalian dengan bawaandan naluri. Watson menggunakan teori classical conditioning untuk semuanyayang bertalian dengan pembelajaran. Pada umumnya ahli psikologi mendukungproses mekanistik. Maksudnya kejadian lingkungan secara otomatis akanmenghasilkan tanggapan. Proses pembelajaran itu bergerak dengan pandangansecara menyeluruh dari situasi menuju segmen (satuan bahasa yangdiabstraksikan dari kesatuan wicara atau teks) bahasa tertentu. Materi yangdisajikan mirip dengan metode dengar ucap.
STKIP Kusuma Negara
3 3/23/2011

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
adiretsu7491 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->