Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
LAPAK MIKRO - Antagonis

LAPAK MIKRO - Antagonis

Ratings: (0)|Views: 276|Likes:
Published by achmad_nurdin

More info:

Published by: achmad_nurdin on Mar 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/23/2014

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
I.I Latar Belakang
Mikroba adalah jasad hidup yang memiliki ukuran kecil. Dengan ukuran yangrelatif kecil, diperlukan peralatan dan bahan standar untuk mengamati danmenghitung mikroba, seperti mikroskop. Peralatan tersebut dapat dikelompokkanmenjadi peralatan inokulasi, inkubasi, dan pengamatan pertumbuhan mikroba.Dalam mempelajari mikrobiologi, kita tidak hanya belajar melalui teori saja.Untuk dapat lebih memahami mengenai mikrobiologi perikanan maka diperlukanadanya praktikum, sehingga kita akan lebih mengerti bagaimana keadaan mikrobayang sesungguhnya. Sebelum kita melaksanakan praktikum kita harus mengenalterlebih dahulu peralatan praktikum yang akan digunakan seperti fungsi alat dan carakerja alat, sehingga kita dapat melakukan berbagai macam praktikum sepertisterilisasi bahan dan peralatan praktikum, transfer aseptis, menghitung jumlahmikroba dan lain sebagainya.Dalam mikrobiologi perikanan, Ikan dan produk perikanan dapat mengalamikontaminasi oleh mikroba yang tidak diinginkan kehadirannya. Tidak hanya ikan,apabila hendak mengisolasi mikroba untuk dipelajari lebih detail, satu yang harusdilakukan adalah mencegahnya dari kontaminasi. Semua mikroba harus dibuang ataudimusnahkan dari ikan dan peralatan atau media yang akan digunakan untuk menangani mikroba. Hal ini dilakukan untuk mengeliminasi atau mengurangikemungkinan kontaminasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasiterjadinya kontaminan adalah sterilisasi, baik terhadap bahan, peralatan atau pekerjayang terlibat.Media hasil fermentasi sayuran mengandung bakteri yang bersifat antagonisterhadap bakteri pembusuk. Ikan segar akan mengalami proses pembusukan setelah 5-7 hari penyimpanan pada suhu rendah, sedangkan ikan yang direndam dalam mediahasil fermentasi mampu bertahan lebih lama. Indikator kesegaran ikan dapat dilihatdengan cara fisik, kimiawi, biologis, dan organoleptik. Adapun indikator untuk menentukan kualitas hasil perikanan selama penyimpanan adalah jumlah populasimikroba yang hidup di tubuh ikan.1
 
I.II Tujuan Praktikum
Praktikum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada praktikan mengenai :
Teknologi Fermentasi
Teknologi Pengawetan Ikan2
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA
Mikroba antagonis adalah suatau jenis mikroba yang dapat menghambat bakteripembusuk yang terdapat pada ikan. Mikroba antagonis yang digunakan tidak menimbulkanbahaya apabila dikonsumsi. Sedikitnya ada 40 genus mikroba antagonis yang aman untudikonsumsi. Jenis mikroba yang paling banyak digunakan untuk memperpanjang masasimpan hasil perikanan adalah
Lactobacillus plantarum
. Bakteri ini termasuk kedalamkeluarga Bakteri Asam Laktat (BAL) paling kuat diantara saudara-saudaranya, sehinggabanyak digunakan sebagai pengawet.Antagonisme meliputi (a) kompetisi nutrisi atau sesuatu yang lain dalam jumlahterbatas tetapi diperlukan oleh OPT, (b) antibiosis sebagai hasil dari pelepasan antibiotikaatau senyawa kimia yang lain oleh mikroorganisme dan berbahaya bagi OPT dan (c) predasi,hiperparasitisme, mikroparasitisme atau bentuk yang lain dari eksploitasi langsung terhadapOPT oleh mikroorganisme yang lain.Isolasi mikroba diutamakan untuk memperoleh isolat bakteri, jamur, dan khamir antagonis. Medium yang digunakan untuk isolasi bakteri dan khamir adalah NutrientDextrose Agar (NDA), Saboroud Agar (SA), dan King’s B Agar, sedangkan untuk jamur digunakan medium Potato Dextrose Agar (PDA) (Lapage et al., 1970; McGinnis et al.,1974; Sly, 1983). Isolasi mikroba dilakukan dengan teknik pengenceran ekstrak tanaman,tanah atau air, atau dengan menanam langsung contoh tanah atau tanaman pada medium.Bakteri, jamur atau khamir yang tum-buh pada media dimurnikan secara terpisah padatabung media agar miring untuk diidentifikasi ciri-cirinya.Karakterisasi isolat bakteri dilakukan melalui pengujian ciri-ciri morfolog sel dankoloni, serta reaksi fisiologi dan biokimianya menggunakan teknik baku yang telahdigunakan untuk masing-masing mikroba (Lapage et al., 1970 McGinnis et al., 1974; Sly,1983). Karakterisasi jamur dilakukan terutama berdasarkan ciri-ciri morfologi hifa, miselia,spora, dan konidia menggunakan binokuler dan mikroskop. Selanjutnya, mikroba tersebutdiidentifikasi dengan mencocokkan ciri-ciri tersebut dengan pustaka acuan. Pustaka acuanyang digunakan untuk identifikasi bakteri adalah Bergeys Manual of DeterminativeBacteriology (Krieg dan Holt, 1984), sedangkan untuk jamur adalah menuru Barnett (1960)dan Alexopoulous (1962). Potensi antagonisme mikroba terhadap XOO dan RHSberdasarkan uji zona hambatan pertumbuhan (Klement et al., 1990)3

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Bule Stive liked this
Hafidz Ferdian liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->