Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
89Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KOAGULASI DAN FLOKULASI PADA PENGOLAHAN AIR BAKU (PBPAM)

KOAGULASI DAN FLOKULASI PADA PENGOLAHAN AIR BAKU (PBPAM)

Ratings: (0)|Views: 9,949|Likes:
Published by Fikri Azwari Hyt
Tugas makalah tentang proses koagulasi - flokulasi pada bangunan pengolahan air minum
Tugas makalah tentang proses koagulasi - flokulasi pada bangunan pengolahan air minum

More info:

Published by: Fikri Azwari Hyt on Mar 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/10/2013

pdf

text

original

 
KOAGULASI DAN FLOKULASIPADA PENGOLAHAN AIR BAKU
1 |
Azwari Fikri (H1E108064)
 
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
LATAR BELAKANG
Air bersih merupakan suatu kebutuhan yang sangat vital dalam menunjangsebagian besar aktivitas manusia. Tanpa air bersih, tidak akan ada kehidupandimuka bumi ini karena dalam tubuh manusia itu sendiri terdiri atas 65% air.Selain untuk kebutuhan sehari-hari, air bersih juga diperlukan untuk irigasi,tempat wisata, industri dan lain sebagainya.Di daerah pegunungan dan pedesaan, air minum dapat diperoleh darisumber air atau air tanah yang dapat langsung digunakan sebagai air minum tanpa perlu pengolahan terlebih dahulu. Akan tetapi didaerah perkotaan, dimana air tanah telah tercemar dan ketersediaannya terbatas maka diperlukan tambahansumber air sebagai air baku. Dan sebagai alternatif lain, digunakan air permukaan berupa air sungai sebagai sumber air yang baru. Namun disadari bahwa kondisi air dari sungai mengalami penurunan kualitas yang cukup besar, apalagi di daerahhilir. Air sungai yang mengalir di hilir menerima beban buangan domestik dari penduduk di sepanjang sungai serta beban dari effluen industri yang tersebar dipinggir sungai. Beban buangan tersebut dapat melebihi kapasitas alami sungaiuntuk melakukan self purification, akibatnya sungai tercemar dan kualitasnyaturun. Oleh sebab itu air baku tersebut memerlukan suatu pengolahan yangmemadai agar dapat memenuhi standar kualitas air minum.Dewasa ini, kebutuhan air bersih meningkat tajam seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang cukup pesat. Semakin tinggi jumlah penduduk, maka semakin tinggi pula kebutuhan air bersih.Besarnya kebutuhan air bersih mendasari perencanaan instalasi pengolahan air minum. Selain itu, faktor yang mendasari adalah sumber air bakuuntuk air bersih. Pada dasarnya, di alam tidak terdapat sumber air yang benar±  benar murni dalam artian sesuai dengan syarat kesehatan. Sehingga diperlukan pengolahan agar air tersebut layak untuk dikonsumsi.Pengolahan air minum memerlukan tempat untuk berlangsungnya proses pengolahan yaitu bangunan pengolahan air minum. Bangunan ini harus
 
KOAGULASI DAN FLOKULASIPADA PENGOLAHAN AIR BAKU
2
|
Azwari Fikri (H1E108064)
 
direncanakan dengan baik agar didapatkan hasil pengolahan yang diinginkan.Perencanaan unit pengolahan air minum ini meliputi intake, koagulasi ± flokulasi,sedimentasi, filtrasi, desinfeksi, reservoir.
1.2
 
BATASAN MASALAH
Adapun batasan masalah dari penulisan makalah ini yakni, proseskoagulasi-fokulasi, penentuan dimensi unit instalasi pengolahan air.
1.3
 
TUJUAN
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah memahami lebih dalammengenai proses kimia pada unit produksi dalam sistem penyediaan air minum,yaitu koagulasi dan flokulasi. Selain itu juga untuk mengetahui seberapa efektif koagulasi dan flokulasi pada unit produksi dan mengetahui faktor-faktor apa sajayang mempengaruhi proses koagulasi dan flokulasi.
1.4
 
METODE PENULISAN
Dalam pembuatan makalah ini, metode yang digunakan adalah metodekepustakaan, yaitu dengan mengumpulkan data-data dari literatur-literatur dan jurnal penelitian yang bersangkutan dengan proses Koagulasi Flokulasi. Selain itu pengumpulan data juga di dapat dari pencarian informasi-informasi dari internet.
 
KOAGULASI DAN FLOKULASIPADA PENGOLAHAN AIR BAKU
3
|
Azwari Fikri (H1E108064)
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA
U
ntuk penghilangan zat-zat berbahaya dari air salah satu cara yang dapatdilakukan adalah proses koagulasi dan flokulasi. Koagulasi dan flokulasimerupakan proses yang terjadi secara berurutan untuk mentidakstabilkan partikeltersuspensi, menyebabkan tumbukan partikel dan tumbuh menjadi flok.Tahap awal dimulai dengan proses koagulasi, koagulasi melibatkannetralisasi dari muatan partikel dengan penambahan elektrolit. Dalam hal ini bahan yang ditambahkan biasanya disebut sebagai koagulan atau dengan jalanmengubah pH yang dapat menghasilkan agregat/kumpulan partikel yang dapatdipisahkan. Hal ini dapat terjadi karena elektrolit atau konsentrasi ion yangditambahkan cukup untuk mengurangi tekanan elektrostatis di antara kedua partikel. Agregat yang terbentuk akan saling menempel dan menyebabkanterbentuknya partikel yang lebih besar yang dinamakan mikroflok, dimanamikroflok ini tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Pengadukan cepat untuk mendispersikan koagulan dalam larutan dan mendorong terjadinya tumbukan partikel sangat diperlukan untuk memperoleh proses koagulasi yang bagus.Biasanya proses koagulasi ini membutuhkan waktu sekitar 1-3 menit.Tahap selanjutnya dari proses koagulasi adalah proses flokulasi. Flokulasidisebabkan oleh adanya penambahan sejumlah kecil bahan kimia yang disebutsebagai flokulan (Rath & Singh, 1997). Mikroflok yang terbentuk pada saat proses koagulasi sebagai akibat penetralan muatan, akan saling bertumbukandengan adanya pengadukan lambat. Tumbukan tersebut akan menyebabkanmikroflok berikatan dan menghasilkan flok yang lebih besar. Pertumbuhan ukuranflok akan terus berlanjut dengan penambahan flokulan atau polimer dengan bobotmolekul tinggi. Polimer tersebut menyebabkan terbentuknya jembatan, mengikatflok, memperkuat ikatannya serta menambah berat flok sehingga meningkatkan
rate
 pengendapan flok. Waktu yang dibutuhkan untuk proses flokulasi berkisar antara 15-20 menit hingga 1 jam.Flokulan dapat dikategorikan ke dalam dua jenis, yaitu flokulan organik dan anorganik. Di antara flokulan-flokulan anorganik, garam-garam dari berbagai

Activity (89)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Fisson Yudha M liked this
Hajarul Massi liked this
Desy Arista liked this
Banadhi Kurnia D liked this
Charles Sianturi liked this
aditya_rahmat_3 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->