bahwa mata pelajaran fisika adalah mata pelajaran yang tidak hanya berisi tentangrumus-rumus, hukum, prinsip, dan materi hafalan, tetapi juga berisi tentanginformasi yang bermanfaat dalam menyelesaikan masalah dalam kehidupansehari-hari.Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di MTs Negri Sukowono,didapat bahwa pembelajaran IPA terutama fisika masih menggunakanpembelajaran konvensional dengan metode ceramah. Sehingga siswa hanyamendapatkan pengetahuan tentang mata pelajaran fisika hanya dari seorang gurusaja. Dengan keadaan yang seperti ini, nilai yang diperoleh siswa atau nilai rata-rata hasil ujian sekolah kelas VIII B MTs Negri Sukowono hanya mencapai nilai5,00. Selain itu aktifitas belajarnya juga rendah. Sehingga perlu diadakanpendekatan lebih agar siswa tidak malas dan siswa bisa semangat dan aktif dalampembelajaran fisika.
O
leh karena itu dibutuhkan model yang relevan dalam mengatasipermasalahan tersebut. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkanhasil belajar dan keaktifan siswa MTs Negri Sukowono dalam pembelaran fisikayaitu dengan menggunakan model TGT (Teams Games Tournament). Penerapanmodel ini dengan cara mengelompokkan siswa heterogen, tugas tiap kelompok bisa sama bisa berbeda. Setelah memperoleh tugas, setiap kelompok bekerja samadalam bentuk kerja individual dan diskusi. Diusahakan dinamika kelompok kohesif dan kompak sehingga dapat menumbuhkan rasa kompetisi antar kelompok, suasana diskusi nyaman dan menyenangkan seperti dalam kondisipermainan (games) yaitu dengan cara guru bersikap terbuka, ramah , lembut,santun, dan ada sajian bodoran. Setelah selesai disajikan dalam bentuk diskusi.Berdasarkan uraian diatas, maka model pembelajaran TGT (Teams GamesTournament) dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan di kelas VIII B MTsNegri Sukowono yaitu mampu meningkatkan kualitas proses pembelajarankhususnya pembelajaran fisika yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasilbelajar siswa, motivasi belajar, keaktifan siswa, dan interaksi siswa dengan siswadan guru.