Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH

MAKALAH

Ratings: (0)|Views: 1,347 |Likes:
Published by Etty Septia Sari
tata ruang kota Pontianak
tata ruang kota Pontianak

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Etty Septia Sari on Mar 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2013

pdf

text

original

 
RENCANA PENGEMBANGAN KAWASAN KOTAPONTIANAK YANG BERORIENTASI
WATERFRONT CITY 
I. PENDAHULUANI.1. Latar Belakang
Negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentukRepublik yang mempunyai tujuan sebagaimana temaktub dalamAlenia ke-4 Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Adapuntujuan Negara Indonesia adalah :1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruhtumpah darah Indonesia2) Memajukan kesejahteraan umum3) Mencerdaskan kehidupan bangsa4) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yangberdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilansosial.Dalam rangka mewujudkan tujuan negara yang kedua, yaitumemajukan kesejahteraan umum, maka diadakan pembangunanlingkungan. Dengan adanya pembangunan lingkungan ini makaakan tercapai masyarakat adil dan makmur seperti yang dicita-citakan.Untuk mendapatkan hasil pembangunan lingkungan yangdicita-citakan, maka diadakan perencanaan tata ruang kota.Dalam perencanaan tata ruang kota, direncanakan aspek-aspekpengembangan kota dengan tetap memperhatikan daya dukunglingkungan, sehingga didapatkan lingkungan yang nyaman.Perencanaan tata ruang kota ini merupakan salah satuwewenang daerah otonom.Adapun yang dimaksud dengan daerah otonom adalah“kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas daerahtertentu berwenang mengatur dan mengurus kepentinganmasyarakarat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkanaspirasi masyarakat dalam ikatan Negara Kesatuan RepublikIndonesia. Daerah otonom mempunyai hak otonom untukmengurus dan mengatur rumah tangganya sendiri.Masalah otonomi daerah telah banyak mendapat sorotandari berbagai kalangan, baik eksekutif (pemerintah) maupun daripakar non pemerintah. Pandangan-pandangan mereka cukupkontras dalam memandang masalah otonomi daerah. Hal inidapat dipahami karena masalah otonomi daerah merupakansuatu problematika yang berdimensi luas, yang tidak hanyamencakup masalah finansial atau kemampuan daerah dalammembiayai pembangunan, tetapi juga menyangkut dimnsiyuridis, adminstratif, dan politis yang langsung atau tidaklangsung akan menyentuh berbagai kepentingan didaerah.
1
 
Sedikitnya ada dua hal yang selalu dipertimbangkan denganadanya otonomi daerah, yaitu :
1)
Bahwa dalam penyelenggaraan otonomi daerah,dipandang perlu untuk lebih menekankan prinsi-prinsipdemokrasi, peran serta masyarakat, pemerataan dankeadilan serta memperhatikan potensi dan keanekaragamandaerah.
2)
Bahwa dalam menghadapi perkembangan keadaan,baik didalam maupun di luar negeri, serta tantanganpersaingan persaingan global, dipandang perlumenyelenggarakan otonomi daerah dengan memberikankewenangan yang luas, nyata dan bertanggung jawabkepada daerah secara proporsional yang diwujudkan denganpangaturan, pembagian dan pemanfaatan sumber dayanasional, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah,sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.Kalimantan Barat dengan ibukotanya Pontianak merupakansalah satu wilayah propinsi yang merupakan daerah otonomyang mempunyai tipikal kota air. Disebut sebagai kota air karenakeberadaan Kota Pontianak terletak sepanjang tepian SungaiKapuas sehingga mempunyai kebudayaan sungai yang sangatkuat, Hal ini dibuktikan oleh sejarah terbentuknya kota Pontianakyang bermula dari tepian Sungai Kapuas, yaitu denganberdirinya pusat pemerintahan/kerajaan Keraton Kadariyah yangterletak ditepi sungai Kapuas.Adanya pusat pemerintahan di tepi sungai dari zamandahulu sampai sekarang tetap merupakan pemandangan yangumum. Pemukiman-pemukiman tumbuh di daerah tepi sungaikarena para pemukim mendekati sumber air bagi kegiatanmereka sehari-hari. Ketika kemudian pemukiman-pemukiman iniberkembang menjadi kota pada sepanjang tepian sungai, padakiri kanan sungai yang sejajar dengan jalan didirikan ataudibangun berbagai bangunan, gedung dan rumah yangdiperlukan bagi pemukiman penduduk, pabrik, industri,pelabuhan dan kegiatan ekonomi lainnya.Sekarang ini Kota Pontianak telah berkembang menjadi kotayang besar. Pontianak masih akan terus berkembang sejalandengan pertambahan jumlah penduduk dan tuntutan kebutuhanmasyarakat akan fasilitas kota modern. Agar perkembanganPontianak dapat memenuhi standar kualitas kota yangmenyenangkan untuk ditinggali para warga masyarakatnya,maka pengembangan kota Pontianak harus dilakukan secaraberencana, terarah dan teratur. Untuk itulah diperlukankebijaksanaan pemerintah daerah dalam penataan ruang yangdalam hal ini berorientasi pada
waterfront city 
atau “kota air”
2
 
karena kota Pontianak mempunyai tipikal kota air tepian sungaiyaitu sungai Kapuas.
II. TINJAUAN PUSTAKAII.1.Kota pontianak 
Kota Pontianak yang didirikan oleh Sultan Syarief Abdurrahman Alkadrie pada hari Rabu tanggal 23 Oktober 1771bertepatan dengan tanggal 14 Radjab 1185, sampai dengan saatini merupakan Ibukota dari Propinsi Kalimantan Barat denganluas wilayah 107,82 Km2 dan berbatasan langsung denganKabupaten Pontianak serta Kabupaten Kuburaya.Letak Kota Pontianak memiliki keunikan tersendiri jikadibandingkan dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia, inidikarenakan Kota Pontianak berada di posisi garis khatulistiwayaitu 00 02’ 24” Lintang Utara sampai 00 05’ 37” Lintang Selatandan 1090 16’ 25” Bujur Timur sampai 1090 23’ 24” Bujur Timur.Keunikan lainnya adalah Kota Pontianak berada tepatdipersimpangan Sungai Kapuas Besar, Sungai Kapuas Kecil danSungai Landak dengan lebar rata-rata setiap permukaan sungai± 400 meter dan kedalaman air antara 12 – 16 meter.Seperti pada umumnya daerah tropis, Kota Pontianakmempunyai suhu rata-rata 26,1 0C - 27,4 0C dengankelembaban udara berkisar antara 86 % - 92 % serta lamapenyinaran matahari berkisar antara 34% - 78%. KedudukanKota Pontianak pada dataran delta di Muara Sungai Kapuas yangmerupakan dataran rendah diaman fluktuasi ketinggian antara0,5 – 0,75 m di atas permukaan laut menyebabkan KotaPontianak rentan terhadap genangan yang disebabkan airpasang maupun hujan.Gambar 1. Peta Kota PontianakSalah satu misi kota Pontianak adalah
Mewujudkan tataruang, tata kota dan wilayah yang seimbang danberwawasan lingkungan
.
 
Misi ini ditetapkan untuk tujuan
mewujudkan penataan ruang kota yang berwawasanlingkungan
dengan
 
memfokuskan kepada meningkatkankualitas fisik lingkungan hidup yang lebih seimbang, tidakmelebihi ambang
 
batas baku mutu lingkungan, meningkatkan
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->