Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Leaflet Menasihati Kepada Kebaikan

Leaflet Menasihati Kepada Kebaikan

Ratings: (0)|Views: 14 |Likes:
Menjelaskan hal-hal yang akan terjadi jika kita tidak menasihati kepada kebaikan.
Menjelaskan hal-hal yang akan terjadi jika kita tidak menasihati kepada kebaikan.

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: Iqbal Santosa al-Bandungi on Mar 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2011

pdf

text

original

 
Apa yang akan terjadi jika saya tidak menasihatikepada kebaikan?
Buah yang pertama
Hal yang pertama terjadi padamu adalah sesuatu yang tidak diinginkan oleh siapapundi dunia ini. Apa yang akan terjadi?Sesungguhnya yang akan terjadi adalah sebuah kerugian yang takkan sirna, terusmelekat dalam dirimu baik ketiika di dunia maupun di akhirat kelak. Kerugian yangpasti engkau sesali, cepat atau lambat.
Allah Ta‟ala berfirman:
 
“Demi masa. Sesungguhnya
manusia itu benar-benar beradadalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dannasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya
menetapi kesabaran.”
(Al-Ashr: 1-3)
S
oal: Bagaimana jika tidak sanggup melakukannya, apakah tetap dalam kerugian?
J
awab: Ya, karena tidak sanggup bukanlah termasuk alasan yang dibenarkan. AllahSubhanahu wa
Ta‟
ala berfirman:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuaidengan kesanggupannya.” (Al
-Baqarah: 286). Ia menyatakan ketidaksanggupannya ituuntuk menutupi alasan yang sebenarnya yaitu karena kurangnya ilmu atau karenakurangnya keberanian dalam dirinya. Kurangnya ilmu dapat diatasi dengan terusmenimba ilmu, baik dengan menghadiri majlis-majlis ilmu atau membaca buku-bukukeislaman. Rasulullah
shallallahu „alaihi wa
sallam
bersabda: “Menuntut ilmu adalahwajib atas setiap muslim” (HR. Ibnu Majah).
Akan tetapi, kurangnya keberanianhanya dapat diatasi dengan cara membiasakan dirinya melakukan (nasihat) tersebut.
Buah yang kedua
Buah yang kedua adalah sebutan yang pantas diberikan kepadanya yang saya yakintiada seorang manusiapun di dunia ini yang senang dipanggil dengan sebutan ini.
“Orang yang berdiam diri dari kebe
naran (tidak mau mengingatkan/melakukan
upaya perubahan), adalah seperti syaitan yang bisu.”
 (HR. Al-Hakim)Wajib bagi setiap Muslim ketika ia mengetahui kebenaran untuk mengikutinya, serayamengatakan kebenaran itu tanpa takut terhadap seorang pun. Ia takkan berdiam diri,karena orang yang diam dari kebenaran adalah setan yang bisu.
S
oal: Bolehkah berdiam diri dari kebenaran karena takut dimusuhi dan dikucilkan?
J
awab: Tidak boleh, karena alasan inipun tidak dibenarkan. Dimusuhi dan dikucilkanseperti ini sudah menjadi resiko semua penyeru kebenaran, baik itu para Nabi danRasul, Sahabatnya serta umatnya yang shalih; bukan hanya dirimu seorang. Seseorangyang menyeru pada kebenaran justru mendapat pahala yang besar karena melanjutkanmisi para Nabi dan Rasul. Sungguh.. resiko-resiko tersebut tiada artinya di hadapanAllah, karena Allah menyatakan hanya diri-Nya yang layak ditakuti, bukan yang lain.Nabi kita berpesan:
“Janganlah
seseorang dari kamu menghinakan dirinya sendiri,
 
Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah! Bagaimana
seseorang bisa menghinakand
irinya sendiri?”
 Rasulullah
shallallahu „alaihi wa
sallam menjawab,
“Seseorang melihat perkara
(kemaksiatan) dan dia bisa menyampaikannya tapi tidak ia katakan, maka Allah akan
bertanya padanya di hari kiamat, „Apa yang menahanmu untuk berkata begini dan
 
begitu?‟ orang itu menjawab, „Aku takut pada manusia‟ Maka Alah berkata padanya,„kepadaKulah engkau seharusnya lebih layak takut‟.”
(HR. Ibnu Majah)Pertanyaan berikutnya, bagaimana hukumnya takut kepada selain Allah? Jawabannyaharus dirinci. Bila takut kepada selain Allah menyebabkan sampai ia merasa hina dihadapan seseorang atau sesuatu yang ia takuti maka termasuk syirik (menyekutukanAllah). Jika ketakutannya itu menyebabkan ia melakukan yang diharamkan danmeninggalkan kewajiban maka takut ini termasuk maksiat dan berdosa.
Buah yang ketiga
Saya berharap agar dirimu terhindar dari buah yang ketiga ini karena buah inisangatlah pahit. Apa yang akan terjadi?Sesungguhnya yang akan terjadi saat ia membiarkan suatu penyimpangan ataukemungkaran adalah berubahnya tingkat keimanan bahkan hilangnya keimanantersebut dalam dirinyaRasulullah
shallallahu „alaihi wa
sallam bersabda:
“Barangsiapa di antara kalian
melihat kemungkaran, hendaklah dia mengubahnyadengan tangannya (dengan kekuatan fisik). Jika tidak mampu, hendaklah diamengubahnya dengan lidahnya (dengan perkataan). Jika tidak mampu, hendaklah diamengubahnya dengan hatinya (tidak ridha/tidak setuju). Dan itulah selemah-lemah
iman.”
(HR.Muslim)Ketika upaya perubahan tidak ia lakukan maka akan mendapati salahsatu dari dua halberikut:1. Jika hatinya tidak ridha/tidak setuju akan hal tersebut maka keimanannya dalamkondisi lemah. Jika ia meninggal disertai lemahnya iman, maka matinya dalamkeadaan
su‟ul khatimah
. Naudzubillahi min dzalik!2. Jika di hatinya merasa biasa-biasa saja, tiada keresahan dan kebencian makabagaimana mungkin keimanan ada pada dirinya? Ia akan mendapatkan dosa karenameyakini kesalahan sebagai suatu kebaikan, ini merupakan konsep keimanan yangsalah. Astaghfirullah..Jika kamu menganggap buah ketiga ini sesuatu yang "buruk dan mengerikan", makatunggulah sampai kamu membaca buah yang keempat..
Buah yang keempat
Buah keempat ini yang paling aku takuti menimpa diri kita. Sungguh aku berdoa agarkita semua terhindar darinya.Sesungguhnya seseorang yang tidak menasihati dalam kebenaran dikatakan tidak beriman dan juga tidak akan diakui sebagai golongan kaum musliminKetika seseorang tidak melakukan nasihat, kecintaan serta kepeduliannya terhadapsesama muslim telah hilang. Mengapa dikatakan begitu? Karena ia telah menjadimanusia yang egois, hanya cinta dan peduli pada dirinya sendiri. Dia cukupkan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->