Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gizi Toddler

Gizi Toddler

Ratings: (0)|Views: 1,018 |Likes:
Published by Awaass Dhay Meidar

More info:

Published by: Awaass Dhay Meidar on Mar 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2012

pdf

text

original

 
Peran Zat Gizi Pada Berbagai Tingkat UsiaTODLER DAN PRASEKOLAHKecepatan perkembangan turun ketika usia toddler (1-3 th).Kebutuhan anak akan kalori lebihrendah,tetapi terdapat peningkatan jumlah protein dalam hubungan berat badan.Kalsium dan fosfor penting untuk perkembangan tulang.Todler lebih tertarik dalam linkungan dan meningkatkanketerampilan motorik disbanding dengan makanan.Toddler memerlukan minimum dua porsi (480 g) kelompok susu setiap hari untuk memberikanprotein,kalsium,riboflavin,dan vitamim A dan B12.Susu yang diperkaya memberikan vitamin D dantambahan vitamin A.Keseluruhan susu harus digunakan sampai toddler mencapai usia 2 th untuk membantu meningkatkan asupan asam lemak yang cukup.Separuh dari asupan protein todlerharusmengandung nilai protein tinggi.Todler yang mengkonsumsi lebih dari 720 g susu sehari dari padamakanan lain dapat menimbulka anemia susu.Seluruh padi-padian sereal dan roti adalah sumber yangbaik akan zat besi dengan tambahan pada daging.Ketika daging diberikan pada toddler,maka makananharus dipotong kecil agar tidak tetersedak.Makanan seperti hot dog,permen,kacang,anggur,dan popcornmerupakan makanan yang lebih sering diimplikasikan pada kematian karena tetersedak dan hal ituharus dihindari.Todler harus menerima 4 porsi setiap hari dari kelompok buah dan sayur.Satu porsi harus mengandungvitamin C.Sayuran berdaun hijau dan buah kuning harus serrin disajikan.Todler menyukai sayuranmentah tapi jangan memberikan wortel yang mentah karena bahaya tersedak.Empat porsi toddler mulai dari roti dan sereal harus termasuk seluruh padi-padian atau diperkaya nilaigizinya,sereal dan pasta.Sereal bayi dapat berlanjut digunakn karena kandungan besi yang tinggi.Todler sering menyukai sereal kering tapi sereal yang mengandung gula,tapi gula pada sereal harusdihindari.Selain empat dasar kelompok makanan,anak harus memiliki 1 hingga 2 sendok tah mentegauntuk vitamin A.Anak usia prasekolah memerlukan kira-kira 480 g susu setiap hari,30-90 g daging,4-5 porsi buah dansayur,3 porsi padi padian,3-4 sdt mentega.
BAB IPENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Didalam pertumbuhan dan perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu baik faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal yang telah dikemukakan adalahnutrisi yang didapat oleh anak. Orang tua diharapkan mempunyai pemahaman yang tepat tentangnutrisi yang diperlukan anak untuk tumbuh dan berkembang, serta zat gizi yang dibutuhkan anak padausia tertentu, sehingga dapat diberikan dengan cepat walaupun tidak dapat dipungkiri bahwalingkungan dan status social ekonomi keluarga sangat mempengaruhi ketersediaan nutrisi untuk anak.Untuk itu perawat mempunyai kewajiban untuk membantu orang tua mendapatkan pemahaman danketerampilan yang tepat dalam memberikan nutrisi pada anak sesuai dengan tahapan usianya. Semuamakanan, khususnya untuk bayi dan anak kecil harus memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi. Inidapat dicapai dengan menggunakan beragam bahan makanan. Perlu diperhatikan banhayak bahanmakanan yang mempunyai volume terlalu besar untuk memenuhi energi dan zat gizi yang dibutuhkan,sehingga susunan bahan – bahan makanan tersebut harus seimbang.Pada petugas kesehatan sebaiknya menganjurkan dan meningkatkan motivasi untuk tetap melestarikan
 
pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayinya. Anjurkan bagi pemberian makanan bayi dan motivasipada keluarga sebaiknya diteruskan sampai si ibu memutuskan menerima atau menolak untuk memberikan ASI. Si ibu perlu mengetahui bagaimana memberikan makanan tambahan yang dapatdisediakan di rumah untuk bayinya, paling tidak setelah umur 6 bulan.Bagi golongan miskin jelas tidak bijaksana menganjurkan suplementasi makanan bayi dengan susuformula komersial. Oleh sebab itu dicarikan alternatif pembuatan makanan bayi yang memenuhipersyaratan gizi, akan tetapi mudah disiapkan di rumah tangga dengan cara yang sederhana danhigienis. Sehubungan dengan bervariasinya pangan yang tersedia serta kebiasaan makanan yangberbeda – beda, anjuran – anjuran sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan situasi setempat.
B. Tujuan
1. Tujuan umum
Mampu memahami dampak nutrisi bagi pertumbuhan dn perkembangan anak, jenis kebutuhan nutrienuntuk bayi dan anak, kebutuhan nutrusi bayi, anak todler, anak usia prasekolah, anak usia sekolah danremaja.
2. Tujuan khusus
a. Menjelaskan dampak nutrisi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.b. Menjelaskan jenis kebutuhan nitrien untuk bayi dan anak.c. Menguraikan kebutuhan nutrisi untuk bayi, anak usia toddler, usia prasekolah, anak usia sekolah danremaja.BAB IITINJAUAN PUSTAKA
A. DEFINISI
Nutrisi adalah keseluruhan berbagai proses dalam tubuh makhluk hidup untuk menerima bahan – bahandari lingkungan hidupnya dan menggunakan bahan – bahan tersebut agar menghasilkan berbagaiaktivitas dalam tubuhnya sendiri. Bahan – bahan tersebut dikenal dengan istilah nutrient (unsur gizi,yaitu : air, protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral) (Mary E. Back, 2000).Nutrien adalah zat penyusun bahan makanan yang banyak diperlukan oleh tubuh untuk metabolisme,yaitu : air (H2O), protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral (FKUI (Edisi 1), 1985). Nutrienadalah zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tumbuh dan berkembang. Setiap anak mempunyaikebutuhan nutrien yang berbeda – beda dan anak mempunyai karakteristik yang khas dalammengkonsumsi makanan atau zat gizi tersebut. Oleh karena itu, untuk menentukan makanan yang tepatpad anak, tentukan jumlah kebutuhan dari setiap nutrien, kemudian tentukan jenis bahan makanan yangdapat dipilih untuk diolah sesuai dengan menu yang diinginkan, tentukan juga jadwal pemberianmakanan dan perhatikan porsi yang dihabiskannya (Yupi Supartini, 2004).
B. TUJUAN NUTRISI
Dalam melaksanakan pemberian makanan yang sebaik – baiknya kepada bayi dan anak, bertujuansebagai berikut :1. Memberikan nutrient yang cukup untuk kebutuhan dalam :Memelihara kesehatan dan memulihkannya bila sakit.Melaksanakan berbagai jenis aktivitas.Pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta psikomotor.
 
2. Mendidik kebiasaan yang baik tentang memakan, menyukai dan menentukan makanan yangdiperlukan (FKUI (Edisi 1), 1985).
C. DAMPAK NUTRISI PADA TUMBUH – KEMBANG ANAK 
Pemberian nutrisi pada anak tidak hanya semata – mata untuk memenuhi kebutuhan fisik ataufisiologia anak, tetapi juga berdampak pada aspek psikodinamika, perkembangan psikososial, danmaturasi organik. Berikut ini akan diuraikan dampak nutrisi pada aspek–aspek tersebut.1. Dampak psikologis
Psikodinamika (Freud)
. Pada anak usia bayi, pemenuhan kebutuhan yang utama adalahkebutuhan dasar melalui oral. Fase oral berhasil dilalui apabila anak mendapatkan kepuasandalam pemenuhan kebutuhan oral saat makan dan minum. Kebutuhan makn dan minum anak dipenuhi lingkungan, khususnya ibu, baik berupa air susu ibu (ASI) pada saat menyusuimaupun makanan lumat. Dampak psikodinamika yang diperoleh bayi adalah kepuasaan karenaterpenuhinya kebutuhan dasar dan kehangatan saat pemenuhan kebutuhan dasar tersebut.
Psikososial (Erikson)
. Fase awal dari pertumbuhan dan perkembangan anak menurut pendekatanpsikososial adalah tercapainya rasa percaya dan tidak percaya sebagai kegagalan dalam pemenuhankebutuhan tersebut. Makanan dapat merupakan stimulus yang dapat meringankan rasa lapar anak, danmemuaskan yang konsisten terhadap rasa lapar dapat mempengaruhi kepercayaan anak padalingkungannnya, terutama pada keluarga.
Maturasi organic (Piaget).Perkembangan organik yang dialami anak melalui makananadalah pengalaman mendapatkan beberapa sensoris, seperti rasa atau pengecapan,penciuman, pergerakan, dan perabaan. Dengan demikian dikenalkan berbagai macammakanan, anak akan kaya dengan berbagai macam rasa, demikian juga dengan bertambahkayanya penciuman melalui bahan makanan.
Selain itu, dengan makanan anak akan dapat meningkatkan keterampilan, seperti memegang botol susu,memegang cangkir, sendok, dan keterampilan koordinasi gerakan seperti menyuap dan menyendok makanan.2. Dampak fisiologisDampak nutrisi pada anak yang terlihat jelas adalah terhadap pertumbuhan fisik anak. Selamaintrauterine (di dalam uterus), asupan nutrisi yang adekuat pada ibu berdampak tidak hanya padakesehatan ibu, tetapi lebih pada pertumbuhan janin. Dengan asupan nutrisi yang adekuat, dari hari kehari kehamilan ibu bertambah besar dan sejalan dengan itu janin tumbuh dan berkembangsampai padausia kehamilan yang matang, maka janin siap dilahirkan dengan berat badan, panjang badan danpertumbuhan organ fisik lainnya yang normal.Terutama pada trimester ke pertama pada saat terjadi pertumbuhan otak, asupan nutrisi yang adekuatterutama protein akan mempengaruhi petumbuhan otak. Sebaliknya, apabila ibu tidak mendapt asupangizi yang adekuat, bayi dapat lahir dengan berat badan rendah. Diet atau pembatasan makanan pada ibuselama masa kehamilan akan menurunkan berat badan bayi. Begitu juga setelah anak dilahirkan,asupan nutrisi yang tepat untuk bayi, toddler, prasekolah, usia sekolah, dan remaja akan sangatmempengaruhipada pertumbuhan fisik mereka, yaitu anak akan bertambat berat dan bertambah tinggiatau meningkat secara kuantitas.

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Db Santoz liked this
rifqiMS liked this
Eka Juwita Nuris liked this
Dwi Rahmawati liked this
Jefri Eliyan liked this
Rizki Light liked this
Nura Alsa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->