Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
tahap halusinasi

tahap halusinasi

Ratings: (0)|Views: 552|Likes:
Published by kia_saja
maybe help u
maybe help u

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: kia_saja on Mar 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2013

pdf

text

original

 
41
Tahap halusinasi
 Menurut Townsend (1998) tahap dari halusinasi antara lain :
Comfort
ing (seca
r
a u
m
u
m
halusinasi be
r
si
a
t
 
m
enyenangkan)
Karakteristik : orang yang berhalusinasi mengalami keadaan emosi seperti ansietas,kesepian, merasa bersalah, dan takut serta mencoba untuk memusatkan pada penenangan pikiranuntuk mengurangi ansietas; individu mengetahui bahwa pikiran yang dialaminya tersebut dapatdikendalikan jika ansietasnya dapat diatasi (nonpsikotik).Perilaku pasien yang teramati : menyeringai atau tertawa yang tidak sesuai,menggerakkan bibirnya tanpa menimbulkan suara,gerakan mata yang cepat, respon verbal yanglamban, diam dan dipenuhi oleh sesuatu yang mengasyikkan.
Co
nde
m
ning (seca
r
a u
m
u
m
halusinasi
m
enjijikan)
Karakteristik : pengalaman sensori bersifat menjijikan dan menakutkan, orang yangberhalusinasi mulai merasa kehilangan kendali dan berusaha untuk menjauhkan dirinya darisumber yang dipersepsikan, individu mungkin merasa malu karena pengalaman sensorinya danmenarik diri dari orang lain (nonpsikotik).Perilaku pasien yang teramati : peningkatan saraf otonom yang menunjukan ansietasmisalnya peningkatan nadi, pernapasan dan tekanan darah, penyempitan kemampuankonsentrasi, dipenuhi dengan pengalaman sensori dan mungkin kehilangan kemampuan untuk membedakan halusinasi dengan realitas.
Co
n
tro
ling (pengala
m
an sens
or
i
m
enjadi penguasa)
Karakteristik : orang yang berhalusinasi menyerah untuk melawan pengalamanhalusinasinya dan membiarkan halusinasi menguasai dirinya, isi halusinasi dapat berupapermohonan, individu mungkin mengalami kesepian jika pengalaman sensori tersebut berakhir (psikotik).Perilaku pasien yang teramati : lebih cenderung mengikuti petunjuk yang diberikan olehhalusinasinya daripada menolaknya, kesulitan dalam berhubungan dengan orang lain,rentangperhatian hanya beberapa menit atau detik, gejala fisik dan ansietas berat seperti berkeringat,tremor, ketidakmampuan mengikuti petunjuk.
Co
nque
r
ing (seca
r
a u
m
u
m
halusinasi
m
enjadi lebih
r
u
m
i
t
dan saling
t
e
r
kai
t
denganju
m
lah pasien yang
m
asuk adalah delusi).
 
42
Karakteristik : pengalaman sensori mungkin menakutkan jika individu tidak mengikutiperintah, halusinasi bisa berlangsung dalam beberapa jam atau hari apabila tidak ada intervensiterapeutik (psikotik).Perilaku pasien yang teramati : perilaku menyerang atau teror seperti panik, sangatpotensial melakukan bunuh diri atau membunuh orang lain, kegiatan fisik merefleksikan isihalusinasi seperti amuk, agitasi, menarik diri, atau kataton, tidak mampu berespon terhadap lebihdari satu orang.
Diagn
o
sis
Penemuan negative penting untuk diagnosis. Gejala mania atau depresi tidak ada dantidak pernah ada sebelumnya. Riwayat penyalahgunaan alcohol atau obat, yang mungkin akanmenimbulkan gejala yang mirip harus juga disingkirkan. Kesadaran harus jernih, ingatan danorientasi utuh. Jika tidak ada waham atau halusinasi, maka harus ada kelainan pikiran yang jelas.Epilepsi harus disingkirkan.Lalu skizofrenia baru dapat didiagnosis secara pasti, jika beberapa gejala utama dariSchneider dapat ditimbulkan. Gejala tersebut terdiri dari penyisipan pikiran, penarikan pikiranserta penyiaran pikiran; perasaan pasivitas (yaitu pengalaman sensasi, emosi atau bahkangerakan uang disebabkaan atau dikendalikan oleh sesuatu di luar); terdengar suara yangmembicarakan pasien pada orang ketiga, suara yang terus-menerus mengomentari pikiran atauperilaku pasien, suara yang menyuarakan pikiran pasien sendiri, dan yang terakhir wahamprimer.Dalam kasus dini, diagnosis meragukan. Hal ini terjadi, bila gejala positif seperti wahamdan halusinasi tidak ada dan permulaan penyakit terjadi secara diam-diam dan hanya ada gejalanegative (penarikan diri, penumpulan emosi, kehilangan kemauan). Riwayat keluarga dankepribadian premorbid merupakan fakta yang menyokong, tetapi seringkali untuk memastikandiagnosis perjalanan penyakit harus terus diamati.Kesulitan untuk memastikan diagnosis pada tahap dini telah merangsang banyak penelitiuntuk menggunakan wawancara terstruktur dan analisis computer.
r
i
t
e
r
ia Feighne
r
 
1.
 
Keduanya harus ada:
 
43
a.
 
Penyakitnya menahun telah bergejala selama 6 bulanb.
 
Tidak ada penyakit afektif 2.
 
Paling kurang harus ada satu dari:a.
 
Waham atau halusinasi tanpa kebinguanagn atau disoroentasib.
 
Kelainan pikiran3.
 
Harus ada tiga untuk ¶¶diagnosis pasti¶¶; atau dua untuk ¶¶diagnosis kemungkinan¶¶,a.
 
Bujanganb.
 
Kepribadian premorbid atau riwayat pekerjaan buruk c.
 
Riwayat keluarga positif d.
 
Tanpa alkoholisme atau penyalahguanaan obat dalam tahun terkhir e.
 
Terjadinya sebelum 40 tahunMenurut Bleurer diagnosis skizofrenia sudah boleh dibuat bila terdapat gangguan-gangguan primer dan disharmoni (keretakan, perpecahan atau ketidakseimbangan) pada unsur-unsur kepribadian (proses berpikir, afek/emosi, kemauan dan psikomotor), diperkuat denganadanya gejala-gejala sekunder.Schneider (1939) menyusun 11 gejala ranking pertama (first rank symptoms) danberpendapat bahwa diagnosis skizofrenia sudah boleh dibuat bila terdapat satu gejala darikelompok A dan satu gejala dari kelompok B, dengan syarat bahwa kesadaran penderita tidak menurun. Gejala-gejala ranking pertama menurut Schneider ialah:A.
 
Halusinasi pendengaran1.
 
Pikirannya dapat didengar sendiri2.
 
Suara-suara yang sedang bertengkar 3.
 
Suara-suara yang mengomentari perilaku penderitaB.
 
Gangguan batas ego4.
 
Tubuh dan gerakan-gerakan penderita dipengaruhi oleh suatu kekuatan dari luar 5.
 
Pikirannya diambil atau disedot keluar 6.
 
Pikirannya dipengaruh oleh orang lain atau pikirannya itu dimasukkan ke dalamnyaoleh orang lain7.
 
Pikirannya diketahui orang lain atau pikirannya disiarkan keluar secara umum8.
 
Perasaannya dibuat oleh orang lain9.
 
Kemuannya atau tindakannya dipengaruhi oleh orang lain

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Selly Ndhud II liked this
Erica Fitri liked this
Junaidi Ghazian liked this
Fifa Afifah liked this
oyiz_maniez liked this
Herdhita Ardhani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->