Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
55Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisa Strategi Pemasaran Unilever

Analisa Strategi Pemasaran Unilever

Ratings: (0)|Views: 13,484|Likes:
Published by Ramadanu Pandu

More info:

Published by: Ramadanu Pandu on Mar 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/27/2013

pdf

text

original

 
TUGAS AKHIR MANAJEMEN PEMASARAN KELAS G³ANALISA STRATEGI PEMASARAN UNILEVER´PANDU RAMADANU 040710057ANGGUN PUTRI UTAMI 040710127SUTIKNO DIMAS 040710145YOSSI ALFIAN P 040811287ANGGA RIANT KUSUMA 040811362FAKULTAS EKONOMIUNIVERSITAS AIRLANGGA2010
 
Unilever merupakan sebuah perusahaan multinasional yang memproduksi barangkonsumen yang bermarkas di
otterdam, Belanda. Perusahaan ini didirikan tahun 1930.
M
emproduksi makanan, minuman, pembersih, dan konsumen pribadi. Beberapa merek terkenal milik Unilever adalah:
inso, Sunsilk, Dove dan Clear.Di Indonesia, Unilever bergerak dalam bidang produksi sabun, deterjen, margarin,minyak sayur dan makanan yang terbuat dari susu, es krim, makanan dan minuman dari tehdan produk-produk kosmetik.Unilever Indonesia didirikan pada 5 Desember 1933 sebagai Zeepfabrieken N.V.Lever. Pada 22 Juli 1980, nama perusahaan diubah menjadi PT Unilever Indonesia dan pada30 Juni 1997, nama perusahaan diubah menjadi PT Unilever Indonesia Tbk. Unilever Indonesia mendaftarkan 15% dari sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabayapada tahun 1981.Adapun produk-produk unilever yang dipasarkan di Indonesia di antaranya:Surf,
inso,Buavita,Sunsilk,Taro,Pepsodent,
M
olto,Lifebuoy,Clear,CloseUp,Citra,Axe,
oyco,Kecap Bango,SariWangi,Blue Band,Wall's,Sunlight,Pond's,Lux,,
exona.1. Berbicara apakah unilever menerapkan marketing orientation, maka kami harusmembahas pengertian dari marketing itu sendiri. Konsep marketing mengalami perubahanpengertian dari masa ke masa yang awalnya begitu dekat dengan konsep penjualan, hinggakini yang lebih dekat dengan konsep nilai dan kebutuhan pelanggan. Dan kami mencobamemberikan konsep marketing menurut kami, yaitu sebuah fungsi organisasi berupaseperangkat proses dalam menciptakan, mengkomunikasikan, dan menyampaikan nilaikepada pelanggan serta mengelola hubungan dengan pelanggan itu sendiri.
M
aka, marketing orientation itu dapat kita lihat melalui apakah perusahaanmelakukan proses penciptaan, komunikasi dan penyampaian nilai hingga upaya pengelolaanhubungan untuk mempertahankan pelanggan.Pelanggan menjadi sorotan utama dalam kegiatan pemasaran suatu perusahaan.Keberhasilan pemasar akan ditentukan oleh kemampuannya dalam menciptakan proposisinilai atas produknya terhadap kebutuhan konsumen.Dengan melihat sepintas tentang Unilever, kami bisa mnyimpulkan bahwa Unilever telahmenerapkan marketing orientation. Beberapa alasan logis yang dapat kami ajukan adalah:1.
 
Unilever merupakan sebuah perusahaan multinasional, berarti Unilever memilikipasar yang berbeda-beda karakter di tiap-tiap negara. Hal ini mengharuskan Unilever untuk memahami kebutuhan pelanggannya di pasar tiap Negara yang berbeda.Unilever tidak selalu bisa menawarkan produk yang sama di pasar berbeda.
M
isalnyasampo Clear yang merupakan merek anti-ketombe terbesar di Indonesia, salah satukinerja luar biasa Clear adalah karena iklim tropis Indonesia yang mengakibatkankelembaban membuat ketombe menjadi masalah umum masyarakat Indonesia, danoleh karena itu timbul daya tarik besar untuk menggunakan sampo anti ketombe diIndonesia. Dan Clear anti ketombe tidak bisa ditawarkan dengan konsep yang sama diluar daerah tropis seperti Eropa.
 
2.
 
Banyaknya bauran produk dari Unilever, keragaman produk ini menunjukkan bahwaUnilever ingin memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam pula. Dengan produk-produk yang menyentuh kebutuhan sehari-hari, Unilever mencoba menwarkanproduknya sebagai orientasi pemenuhan kebutuhan konsumen sehari-hari, misalnyashampoo clear yang benar-benar menanamkan image sebagai shampoo anti-ketombe.3.
 
Unilever menggunakan riset pasar, sebelum menciptakan dan meluncurkan suatuproduk.
M
elalui riset yang tepat, sebuah perusahaan akan mampu memenuhikebutuhan pasar yang telah dibidik, bahkan mampu menjadi market leader. Itulahmengapa Unilever selalu berhasil di pasar berbagai Negara yang berbeda .2. Analisa lingkungan, pelanggan dan pesaing perusahaanSebuah perusahaan multinasional layaknya Unilever harus mampu melakukan riset yangtepat dan cermat dalam menganalisa lingkungan, konsumen hingga pesaingnya. Tantangansebagai perusahaan multinasional adalah beragamnya lingkungan, pelanggan dan pesaingyang beragam di setiap pasar yang berbeda.I.
 
Analisa lingkunganPada masa sekarang di mana situasi global kerap mengalami perubahan,sebuah perusahaan haruslah cermat melakukan analisa terhadap lingkungansekitarnya. Ada beberapa kekuatan lingkungan yang perlu diperhatikanUnilever,di antaranya:1.
 
Lingkungan demografiDalam menilai lingkungan ini, unilever cenderung mengutamakan factor pertumbuhan populasi,karena semakin banyak jumlah penduduk di suatuwilayah berarti semakin potensial pasar tersebut. Sedangkan untuk factor-faktor lain seperti bauran usia, tingkat pendidikan hingga komposisi etnis tidak terlalu berpengaruh terhadap Unilever. Seperti kita ketahui produk-produk Unilever terutama produk toiletries merupakan kebutuhan sehari-hari setiaporang.2.
 
Lingkungan ekonomiLingkungan ini bisa dikatakan cukup sensitif pada kinerja perusahaan-perusahaan multinasional seperti Unilever. Seperti kita ketahui dunia dilandakrisis ekonomi global di akhir tahun 2008 akibat kasus subprime mortage yangmelanda negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan beberapa NegaraEropa. Sebuah kejelian ketika Unilever menjadikan Indonesia sebagai salahsatu pasar utamanya di Asia. Data menunjukkan di kala krisis ekonomi globalterjadi,Indonesia sebagai Negara berkembang justru mampu bertahan. Lebihhebatnya Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi hingga 7% diakhir tahun 2009. Hal ini jelas menguntungkan Unilever karena daya belimasyarakat Indonesia terhadap produk-produk Unilever tidak menurun.3.
 
Lingkungan sosial budaya

Activity (55)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
fickopratama liked this
iguhstw liked this
Anton Ajjah liked this
Novia Mardesya liked this
Nur Jannah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->