Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Artikel Tentang Tenaga Kerja Dan Kesempatan Kerja

Artikel Tentang Tenaga Kerja Dan Kesempatan Kerja

Ratings: (0)|Views: 4,381 |Likes:
Published by icahatta

More info:

Published by: icahatta on Mar 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/18/2013

pdf

text

original

 
TUJUH PERUSAHAAN PPTKIS DIKENAI SANKSI SKORSING
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjatuhkan sanksi
skorsing 
terhadap tujuh perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta(PPTKIS) yang terbukti melakukan berbagai pelanggaran dalam proses persiapan danpemberangkatan TKI. Sanksi skorsing itu berupa penghentian sementara, sebagian atauseluruh kegiatan penempatan TKI ke Luar Negeri.Tujuh perusahaan PPTKIS yang dijatuhi sanksi skorsing adalah PT. AmanitamaBerkah Sejati, PT. Aqbal Duta Mandiri, PT. Tritama Megah Abadi, PT. Karya PesonaSumber Rejeki, PT. Duta Ampel Mulia, PT. Abdi Bela Persada, PT. Dasa Graha Utama.Demikian diungkapkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam siaranpersnya di Jakarta pada Minggu (4/4). Sanksi
Skorsing 
ini merupakan salah satu upayaKemenakertrans untuk meningkatkan standar pelayanan dalam perlindungan danpenempatan TKI serta melakukan pengawasan yang lebih ketat dan selektif terhadapkeberadaan perusahaan PPTKIS.Menakertrans menjelaskan sanksi skorsing dijatuhkan kepada tujuh perusahaanPPTKIS karena melakukan beberapa pelanggaran. Salah satu jenis pelanggaran adalahtidak memenuhi standar penampungan sebagaimana diatur dalam PER. 07/MEN/IV/2005tentang Standard Tempat Penampungan Calon Tenaga Kerja Indonesia.“Beberapa PPTKIS terbukti tidak memiliki tempat penampungan yang layak bagicalon TKI yang hendak berangkat ke luar negeri. Perusahaan yang tidak memiliki saranadan prasarana penampungan TKI yang memadai memang wajib dikenai sanksi tegas, “kata Menakertrans.Berdasarkan hasil sidak dari Satuan Tugas (Satgas) Pemantauan danPengawasan Penempatan dan Perlindungan TKI yang dibentuk Kemenakertrans beberapa waktu lalu, beberapa perusahaan PPTKIS bahkan diketahuitidak menyediakan tempat pelatihan, tempat makan, sarana MCK serta tempat tidur yanglayak dan manusiawi bagi calon TKI.
 
Sampai saat ini Direktorat Jenderal Pembinaan penempatan Tenaga Kerja (DitjenBinapenta) dan Satgas Pemantauan dan Pengawasan Penempatan dan Perlindungan TKIKemenakertrans terus melaksanakan audit manajemen terhadap seluruh PPTKIS diIndonesia yang jumlahnya lebih dari 500 perusahaan. Audit ini dilakukan untuk mengetahui kondisi riil tempat pelatihan calon TKI, fasilitas penampungan sertadokumen perijinan PPTKIS.Menakertrans menambahkan jenis pelanggaran lainnya yang dilakukan tujuhPPTKIS yang di-
skorsing 
sudah termasuk dalam kategori pelanggaran berat dan telahmemasuki ranah tindakan kriminal.”Beberapa PPTKIS terbukti melakukan pemalsuan tanda tangan pejabat KBRIdalam Perjanjian Kerja serta tidak memiliki Sertifikat Pelatihan CTKI sehinggaterindikasi adanya pemalsuan sertifikat pelatihan CTKI, ” kata Menakertrans.Untuk menindaklanjuti dan menuntaskan permasalahan ini, Kemenakertrans akanbekerja sama dengan Polri dan aparat hukum lainnya untuk melakukan langkah-langkahpenegakan hukum (
law enforcement)
untuk melindungi kepentingan TKI
.
Dalam upaya meningkatkan perlindungan dan penempatan TKI, Kemenakertranstelah menetapkan Sertifikasi Pelatihan CTKI untuk menjalani program pelatihan 200 jamagar membentuk 
skill 
minimum para calon TKI sehingga diharapkan mampu cepatberadaptasi dengan dunia kerja yang dihadapi di luar negeri.Pusat Humas Kemenakertrans
KETENAGAKERJAAN
Tersedianya lapangan/kesempatan kerja baru untuk mengatasi peningkatanpenawaran tenaga kerja merupakan salah satu target yang harus dicapai dalampembangunan ekonomi daerah. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan
 
pertumbuhan ekonomi khususnya investasi langsung (direct investment) pada sektor-sektor yang bersifat padat karya, seperti konstruksi, infrastruktur maupun industripengolahan. Sementara pada sektor jasa, misalnya melalui perdagangan maupunpariwisata. Tenaga kerja adalah orang yang siap masuk dalam pasar kerja sesuai denganupah yang ditawarkan oleh penyedia pekerjaan. Jumlah tenaga kerja dihitung daripenduduk usia produktif (umur 15 thn–65 thn) yang masuk kategori angkatan kerja(labour force).Kondisi di negara berkembang pada umumnya memiliki tingkat pengangguranyang jauh lebih tinggi dari angka resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Hal ini terjadikarena ukuran sektor informal masih cukup besar sebagai salah satu lapangan nafkah bagitenaga kerja tidak terdidik. Sektor informal tersebut dianggap sebagai katup pengamanbagi pengangguran.Angka resmi tingkat pengangguran umumnya menggunakan indikator pengangguran terbuka, yaitu jumlah angkatan kerja yang secara sungguh-sungguh tidak bekerja sama sekali dan sedang mencari kerja pada saat survei dilakukan. Sementarayang setengah pengangguran dan penganggur terselubung tidak dihitung dalam angkapengangguran terbuka, karena mereka masih menggunakan waktu produktifnya selamaseminggu untuk bekerja meskipun tidak sampai 35 jam penuh.Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2000, penduduk berumur 15 tahun ke atasyang termasuk angkatan kerja adalah 264.802 orang (BPS, 2005) atau 64,48 % darijumlah penduduk sebesar 410.682 jiwa. Dilihat dari lokasi, sebagian besar tinggal di desayaitu 211.681 jiwa, sedangkan di kota sebanyak 53.121 jiwa. Dari jumlah angkatan kerjatersebut yang bekerja adalah sebesar 89,01%, sedangkan sisanya 10,99% tidak bekerjaatau menganggur. Dilihat aspek gender, sebagian besar yang menganggur adalah wanita(17,42%), sedangkan yang laki-laki sekitar 5,32%.Apabila dilihat dari jumlah pencari kerja yang tercatat pada Dinas Tenaga Kerjadan Transmigrasi Kabupaten Bima (2006) sebagian besar berpendidikan SMU keatasatau perguruan tinggi, yaitu sekitar 5.217 orang yang terdiri dari diploma III dan sarjana(S1). Sempitnya lapangan kerja di Kabupaten Bima tidak terlepas dari masih rendahnyapotensi ekonomi yang dimanfaatkan terutama pada sektor pertanian. Adapun penyerapantenaga kerja yang baru lebih banyak mengandalkan sektor jasa pemerintahan melalui

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
hisyamjayuz liked this
Nyonya FaLs liked this
Pana Gril liked this
Moe Lien liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->