Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kualitas Lulusan S-1 yang Diharapkan Perusahaan Ternama di Indonesia

Kualitas Lulusan S-1 yang Diharapkan Perusahaan Ternama di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 1,221 |Likes:
Published by Andrea K. Iskandar
Works available in the globalized world are different than the ones previously available. Individuals, corporations and countries can interact as co-players in a flattened world. Hence, for people to successfully get and maintain a job in a renowned global player corporation, a different set of skills may be needed. This study aims to find out those skills which are explicitly required by Indonesia’s most renowned corporations from fresh graduates in their recruitment ads. The sampling for these companies begins with three awards: Employer of Choice 2010, Perusahaan Idaman 2010 and Asian MAKE 2010. Qualification data will be extracted from selected corporations who are recruiting for positions of management trainee or its equivalent.

It is found that the above-mentioned skills and qualifications fall into three categories: qualifications which are tangible and for which standardized tests are available; personal limitations and qualifications which are intangible and for which there are no standardized tests available. Should universities want to maximize their alumni’s qualification to get into these renowned corporations, it is on the third category they should work hard, in addition to the first which is already part of the traditional academic rigor.
Works available in the globalized world are different than the ones previously available. Individuals, corporations and countries can interact as co-players in a flattened world. Hence, for people to successfully get and maintain a job in a renowned global player corporation, a different set of skills may be needed. This study aims to find out those skills which are explicitly required by Indonesia’s most renowned corporations from fresh graduates in their recruitment ads. The sampling for these companies begins with three awards: Employer of Choice 2010, Perusahaan Idaman 2010 and Asian MAKE 2010. Qualification data will be extracted from selected corporations who are recruiting for positions of management trainee or its equivalent.

It is found that the above-mentioned skills and qualifications fall into three categories: qualifications which are tangible and for which standardized tests are available; personal limitations and qualifications which are intangible and for which there are no standardized tests available. Should universities want to maximize their alumni’s qualification to get into these renowned corporations, it is on the third category they should work hard, in addition to the first which is already part of the traditional academic rigor.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Andrea K. Iskandar on Mar 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2012

pdf

 
Kualitas Lulusan S-1 yang Diharapkan Perusahaan Ternama di IndonesiaAndrea K. Iskandar
Universitas Kristen Krida Wacana
30 Maret 2011
Abstract
Works available in the globalized world are different than the ones previously available.Individuals, corporations and countries can interact as co-players in a flattened world. Hence,for people to successfully get and maintain a job in a renowned global player corporation, adifferent set of skills may be needed. This study aims to find out those skills which are explicitly
required by Indonesia’s most renowned corporations from fresh graduates in their recruitment 
ads. The sampling for these companies begins with three awards: Employer of Choice 2010,Perusahaan Idaman 2010 and Asian MAKE 2010. Qualification data will be extracted fromselected corporations who are recruiting for positions of management trainee or its equivalent.It is found that the above-mentioned skills and qualifications fall into three categories:qualifications which are tangible and for which standardized tests are available; personal limitations and qualifications which are intangible and for which there are no standardized tests
available. Should universities want to maximize their alumni’s qualification to get into these
renowned corporations, it is on the third category they should work hard, in addition to the first which is already part of the traditional academic rigor.
Masyarakat global tengah melihat perubahan besar-besaran yang sangat cepat terjadi dalamberbagai aspek kehidupan mereka: bisnis, industri, politik, juga sosial-kemasyarakatan(Friedman, 2006; Tapscott, 2009; Kasali, 2011). Bukan saja perubahan itu terjadi dengankecepatan yang tinggi, tetapi juga dengan percepatan yang tinggi (xplanevisualthinking, 2009).Faktor yang mempengaruhinya antara lain adalah Internet yang semakin berdaya-guna dan secaraekonomis semakin terjangkau (Friedman, 2006; Kasali, 2011) sehingga Friedman (2006, h. 10
f.
)menyebutnya sebagai Globalisasi 3.0 di mana bukan saja negara-
negara adidaya (“Globalisasi1.0”) dan perusahaan
-
perusahaan besar (“Globalisasi 2.0”) yang diberdayakan untuk „eksis‟ dan
berkompetisi secara global, tetapi juga individu-individu. Dengan Globalisasi 3.0 ini duniaseolah-olah menjadi datar; waktu dan jarak tidak lagi menjadi faktor pembeda yang signifikanantara negara, perusahaan dan individu di dunia pertama maupun dunia ketiga.Rangkaian perubahan yang terjadi memberikan daya ungkit yang baru kepada individu-
individu untuk ikut berkiprah di kancah “desa global” sementara pada saat yang bersamaan juga
mengubah peta interaksi antara negara, perusahaan dan individu
– 
baik di antara masing-masingmaupun antara satu dengan yang lainnya. Kini baik individu, perusahaan, maupun negara dituntutuntuk memiliki sumber daya dengan seperangkat kualifikasi yang berbeda jika ingin maju danmempertahankan keunggulan yang dimilikinya pada era sebelum Globalisasi 3.0. Di tahun 2010-
 
KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN 22011 saja kita telah menyaksikan bagaimana pemerintahan Amerika Serikat dan Inggris gigihmemerangi WikiLeaks dan segelintir individu di baliknya: Julian Assange sebagai motor-fasilitator dan Bradley Manning sebagai salah satu informan terpenting. Kita juga telahmenyaksikan bagaimana rangkaian revolusi terjadi dari Tunisia hingga Mesir hingga negara-negara lain di Semenanjung Arab. Dua rangkaian peristiwa ini menggambarkan kekuatan yangdibawa oleh Globalisasi 3.0 ke tangan individu-individu sehingga mereka bisa membuat negara-negara dan penguasa-penguasa yang sebelumnya sangat kuat menjadi bak kebakaran jenggot.Di tengah kondisi persaingan yang baru ini dengan alat-alat peradaban yang telahmengubah realita kita, perusahaan-perusahaan yang berada di garis depan permainan global punberbenah diri (Kasali, 2011). Ada yang berhasil. Ada yang tidak. Namun, satu hal yang pasti:dengan adanya rangkaian perubahan di berbagai aspek kehidupan ini, berubah pula kualifikasiyang dituntut dari para pelakunya. Baik pengusaha (Kelly, 2010) maupun pekerja (Gardner,2006) hari ini dituntut memiliki keterampilan yang berbeda dibandingkan dengan 10-20 tahunyang lalu (MarketingGenuis, 2010).
Tujuan dan Batasan Studi
Studi ini hendak mencari tahu keterampilan dan kualifikasi apa saja yang secara eksplisit dicarioleh perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia dimiliki dalam diri lulusan-lulusan S-1 yangdirekrutnya ke posisi-posisi non-klerikal dengan kualifikasi minimum S-1 dan tidak memerlukanpengalaman kerja sebelumnya. Hasil dari studi ini hendak dijadikan masukan dan bahanpertimbangan dalam pengulasan dan perancangan-ulang kurikulum Matakuliah PengembanganKepribadian (MPK) di Universitas Kristen Krida Wacana.Sedapat mungkin, posisi-posisi yang akan dijadikan pembanding adalah posisi
management trainee
(MT) atau yang setara karena orang-orang yang direkrut di posisi ini dipaparkan kepadaberagam divisi di dalam perusahaan dalam waktu relatif singkat (NIU, n.d.) untuk kemudian, jikamereka berhasil menyelesaikan program MT tersebut dengan hasil yang memuaskan,dipercayakan untuk menduduki posisi manajemen seperti asisten manajer atau kepala cabang.Artinya, inilah orang-orang yang direkrut oleh perusahaan dari nol pengalaman kerja, berbekalkinerja yang mereka tunjukkan selama menempuh pendidikan formal dan langsung dipersiapkanuntuk meneruskan tongkat estafet perusahaan
– 
ke dalam tangan orang-orang inilah dipercayakankinerja, arah dan masa depan perusahaan.Jika dalam perusahaan-perusahaan yang dipilih tidak tersedia informasi lowongan untuk menjadi MT, maka akan dipilih informasi untuk lowongan lain yang mensyaratkan kualifikasi:(1) pendidikan minimum S-1, (2) untuk posisi yang setara dengan MT (artinya bukan posisiseperti
front-liner 
dan
sales
), dan (3) tidak mencantumkan dibutuhkannya pengalaman kerja.
 
KUALITAS LULUSAN S-1 YANG DIHARAPKAN PERUSAHAAN 3
Metode Studi
Untuk kemudahan pengambilan sampel perusahaan, proses ini akan dimulai dengan sejumlahperusahaan yang telah berhasil diakui kinerjanya melalui penghargaan-penghargaan yang datanyatersedia untuk publik. Perusahaan-perusahaan ini kemudian akan ditelusuri publikasi-publikasilowongan kerja yang dibuatnya. Sumber publikasi yang dipelajari terutama adalah situs webmasing-masing perusahaan, situs pencari kerja dan Harian
Kompas
edisi Sabtu dan Minggu,selama bulan Maret 2011. Mengingat tidak semua perusahaan mempublikasikan lowonganmereka melalui Internet maupun Harian
Kompas
dan yang mempublikasikan pun belum tentutengah membuka lowongan untuk posisi-posisi MT atau yang setara dengan itu, maka dalamproses ini sejumlah perusahaan mungkin menjadi gugur.Dari perusahaan-perusahaan yang tersedia, selanjutnya akan dipilih perusahaan-perusahaanyang sedapat mungkin mewakili sebanyak mungkin industri di antara mereka sendiri. Artinya,perusahaan yang terpilih secara tunggal dari industrinya akan memiliki peluang lebih besar untuk ditelaah lebih lanjut dibandingkan perusahaan dari industri yang terwakili oleh beberapaperusahaan. Jika ada industri yang terwakili oleh lebih dari satu perusahaan, maka sejauhdiizinkan oleh metode seleksi di balik pemberian penghargaan itu, akan dipilih perusahaan yangmemperoleh penghargaan tertinggi. Jika pemilihan harus dilakukan antar-perusahaan yangterdaftar dalam penghargaan yang berbeda, maka akan pemilihan akan dilakukan kesesuaianlowongan yang mereka publikasikan dengan kualifikasi lowongan yang dibutuhkan. Dengandemikian diharapkan terdapat keragaman industri yang terwakili di antara perusahaan-perusahaanyang dijadikan sampel dengan memperhatikan kesesuaian kualifikasi lowongan yang akandipelajari. Selanjutnya, perusahaan dan lowongan kerja yang tersisa ini kemudian akandistudikan.
Pemilihan Sampel
Untuk memilih perusahaan-perusahaan yang akan disampel, digunakan tiga buah penghargaansebagai berikut.1.
 
Indonesian Employers of Choice Award 
 
2010 (“EOC”)
 EOC diadakan oleh Majalah SWA dalam kerjasama dengan HayGroup Indonesia pada
melibatkan 6.474 karyawan “untuk 
mencari perusahaan-perusahaan pilihan karyawan danjuga mencari tahu apa saja hal-hal yang membuat karyawan memilih sebuah perusahaandan mau berkomitmen (
key driver 
)” (HayGroup, n.d; Indonesian, n.d.).
 

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Aris Caypunk liked this
Lisa Prima Mitra liked this
Prima Agus Teika liked this
angky_ika liked this
Shilter liked this
rezkygm liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->