Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
32Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konflik Darfur

Konflik Darfur

Ratings: (0)|Views: 1,979 |Likes:
Published by Ismail Fanri
Konflik Darfur di Sudan

Sumber : www.english-wikipedia.com

Sudan merupakan sebuah negara yang berada di sebelah utara benua Afrika, didominasi oleh dua kelompok besar masyarakat, yaitu masyarakat Arab dan masyarakat Afrika. Sudan memiliki jumlah suku yang sangat besar, tak kurang dari 400 suku dengan bahasa yang berbeda satu sama lain. Seluruh suku itu berbaur di 26 negara bagian yang mempunyai otonomi yang cukup besar, karena Sudan menganut sistem pemerintahan federal. Meski Sudan merupakan n
Konflik Darfur di Sudan

Sumber : www.english-wikipedia.com

Sudan merupakan sebuah negara yang berada di sebelah utara benua Afrika, didominasi oleh dua kelompok besar masyarakat, yaitu masyarakat Arab dan masyarakat Afrika. Sudan memiliki jumlah suku yang sangat besar, tak kurang dari 400 suku dengan bahasa yang berbeda satu sama lain. Seluruh suku itu berbaur di 26 negara bagian yang mempunyai otonomi yang cukup besar, karena Sudan menganut sistem pemerintahan federal. Meski Sudan merupakan n

More info:

Published by: Ismail Fanri on Mar 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/17/2013

pdf

text

original

 
1
Konflik Darfur di Sudan
Sudan merupakan sebuah negara yang berada di sebelah utara benua Afrika,didominasi oleh dua kelompok besar masyarakat, yaitu masyarakat Arab danmasyarakat Afrika. Sudan memiliki jumlah suku yang sangat besar, tak kurang dari400 suku dengan bahasa yang berbeda satu sama lain. Seluruh suku itu berbaur di 26negara bagian yang mempunyai otonomi yang cukup besar, karena Sudan menganutsistem pemerintahan federal. Meski Sudan merupakan negara bekas jajahan Inggrisyang kemudian memerdekakan diri pada tanggal 1 Januari 1956, Sudan tidak tergabung dalam persemakmuran Inggris. Konflik yang terjadi di negeri ini ada tiga:konflik Sudan Selatan
– 
Sudan Utara; konflik Front Timur dan konfllik Darfur.Pihak militer yang condong kepada muslim telah mendominasi politik nasional Sudan semenjak meraih kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1956. KeadaanSudan terbilang kacau karena perang sipil yang berlarut-larut selama sisa abad 20.Konflik tersebut berakar pada keadaan ekonomi, politik dan dominasi sosial yangbesar dari masyarakat non-Muslim, non-Arab di Sudan bagian selatan. Perang sipilpertama berakhir pada tahun 1972 namun terpecah kembali pada tahun 1983. Perang
 
2kedua yang berefek pada masalah kelaparan dan lebih dari empat juta jiwamengungsi, dan korban jiwa yang melebihi angka dua juta
1
.Sejarah konflik antar kelompok di Sudan, sudah berakar lama sejak kekuatanKristen menguasai Sudan sekitar abad-6, dan kemudian dilanjutkan oleh kekuatanIslam dari Kerajaan Ottoman pada abad ke-13. Perebutan pengaruh antar penganutagama yang berbeda itu sampai kini terus menjadi pemisah antar warga Sudan.Berbagai gejolak dalam perpolitikan di Sudan semakin menambah terbengkalainyaurusan membangun negara dan mensejahterakan rakyat. Kondisi inilah yangmenyebabkan timbulnya sejumlah pemberontakan yang dilakukan rakyat, khususnyadi wilayah selatan dan barat, terhadap pemerintah pusat. Alasannya, karena kehidupanwarga di kedua wilayah itu dirasakan kurang mendapat perhatian dari pemerintah.
Darfur dan Awal Konflik
Darfur dalam bahasa Arab berarti tanah bangsa Fur adalah sebuah daerah diSudan bagian barat yang berbatasan dengan Republik Afrika Tengah dan Chad.Darfur dibagi menjadi tiga negara bagian federal di Sudan, Gharb Darfur (DarfurBarat) dengan ibukota Al-Jenina, Janub Darfur (Darfur Selatan) dengan ibukotaNyala, dan Shamal Darfur (Darfur Utara) dengan ibukota Al Fashir.Darfur meliputi wilayah yang luasnya lebih dari 2,5 juta km2 dengan jumlahpenduduk sekitar 6 juta jiwa, terdiri dari 80 suku yang dikelompokkan dalam duakelompok yaitu kelompok Arab dan kelompok Afrika hitam.
2
Dua kelompok ini tidak dapat dibedakan jika dilihat dari warna kulit yang sama-sama hitam dikarenakanproses kawin campur antara dua kelompok. Akan tetapi perbedaan akan terlihat dariadat istiadat dan bahasa yang digunakan.
3
 Penduduk Darfur mayoritas beragama muslim dan terbagi dalam kurang lebih 80suku yang dikelompokkan secara garis besar menjadi :1.
 
Kelompok Arab, disebut juga Baggara, terdiri dari suku Rizaigad, Mahariya,Irayqat dan Habaniya. Mereka kebanyakan kaum pendatang pada abad 13,menetap di Darfur Utara dan Darfur Selatan, sebagai peternak/pengembalasapi dan kambing yang berpindah-pindah (nomad)
1
Sudan, dalam http://www.ciafactbook.com,diakses pada diakses pada 23 Maret 2009 pukul 12.24 WIB.
2
Tim Youngs,
Sudan:Conflict in Darfur 
,http://www.parliament.uk , diakses pada 23 Maret 2009pukul 09.32 WIB.
3
David Hoile,
The
 
Darfur Crisis:Looking Beyond The Propaganda
”,
http://www.bbc.com, diaksespada 23 Maret 2009 pukul 11.43 WIB.
 
32.
 
Kelompok non Arab, yang disebut Afrika hitam, terdiri dari suku Fur (palingbesar), Zaghawa (paling terlatih secara militer) dan Massalit, Tunjur, Bergiddan Berti. Umumnya mereka mendiami Darfur Tengah dan Darfur Barat.Mereka kebanyakan hidup dari bercocok tanam, kecuali suku Zaghawa yangbanyak menjadi pengembala unta. Suku Zaghawa terbagi dalam duakelompok, Zaghawa Tuer, yang lebih condong sebagai pendukung SLM,sedangkan Zaghawa Kube lebih mendukung JEM.
4
 Hubungan antar etnis Afrika dan Arab ini sering diwarnai konflik, faktor yangmenjadi pemicu konflik adalah masalah kepemilikan tanah dan akses ke sumber airdari Jabal Marra. Apabila musim kemarau tiba, etnis Arab Darfur mencari air untuk pakan ternaknya di daerah etnis Afrika Darfur di wilayah barat. Meskipun demikian,konflik yang ada selalu dapat diselesaikan dengan cara damai yaitu melalui pertemuantradisional yang peraturannya dihormati oleh keduanya.
5
Pada fase ini konflik yangada tidak berdimensi etnik tetapi lebih kepada konflik tradisional.Pada masa pemerintahan Shadiq al Mahdi, etnik Baggara dilatih dandipersenjatai oleh pemerintah dengan nama milisi Murahiliin untuk menghadapipemberontak Sudan Selatan (SPLM/A) yang mencoba masuk Dafur. Kerjasamakeduanya berlanjut hingga pada kepemimpinan Bashir. Pada 2001, bangsa Fur,Zaghawa dan Massalit bergabung dan mendapat latihan militer dari Zaghawa yangsebelumnya telah terlatih secara militer dari tentara Sudan dan Chad. Gerakan tersebutmempersenjatai diri dengan senjata yang beli dan diselundupkan dari Chad dan Libya.Adanya kepemilikan senjata oleh etnis Arab dan etnis Afrika ini merupakansalah satu faktor yang menyebabkan konflik semakin berkembang, hingga konflik antar milisi semakin sering dan berskala lebih besar. Etnis Afrika kemudianmenamakan dirinya sebagai Front Pembebasan Darfur (DLF) yang kemudian berubahmenjadi SLM/A pada Februari 2003 dengan mengedepankan Sudan baru yang propersatuan,demokrasi,sekularisme dan persamaan derajat sebagai warga negara.
6
 Konflik di Darfur sudah terjadi bertahun-tahun lamanya. Berawal dari konflik tradisional (perebutan lahan), gerakan kriminal kelompok tertentu dan berkembangmenjadi konflik antar etnik (antara etnik Banggara dengan kelompok pemberontak Sudan Selatan). Gerakan tersebut meluas dan menjadi gerakan politik dengan
4
Abdul Hadi Adnan,
Perkembangan Hubungan Internasional di Afrika
, hlm. 125
5
Robert O.Collins,
Disaster in Darfur 
,http://ias.berkeley.edu/Africa/Courses/lectures/Rcollins-DisasterInDarfur.doc, diakses diakses pada 29 Maret 2009 pukul 13.21 WIB.
6
 
Ibid 
.

Activity (32)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anas Alimuddin liked this
Stefanus Kevin liked this
BiNtun Taha liked this
dbeugen liked this
Sinta Aja Dach liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->