Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
51Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENDAPATAN NASIONAL

PENDAPATAN NASIONAL

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 13,792|Likes:
Published by Okta Veia

More info:

Published by: Okta Veia on Mar 31, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/19/2014

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Prestasi ekonomi suatu Negara atau bangsa dapat dinilai dengan berbagaiukuran agregat. Secara umum, prestasi tersebut diukur melalui sebuah besarandengan istilah pendapatan nasional. Meskipun bukan merupakan satu-satunyaukuran untuk menila suatu prestasi suatu Negara atau bangsa, pendapatan nasionalcukup representative dan sangat lazim digunakan. Pendapatan nasional bukanhanya berguna untuk menilai perkembangan ekonomi suatu Negara atau bangsadari waktu ke waktu, tetapi juga membandingkannya dengan nilai Negara lain.Rincian secara sektoral dapat menerangkan struktur perekonomian Negara yang bersangkutan. Di samping itu, dari angka pendapatan nasional selanjutnya akandiperoleh pula ukuran turunan
(derived measure)
seperti pertumbuhan ekonomidan pendapatan per kapita.Seperti yang kita ketahui, bahwa Indonesia merupakan Negara yangsedang berkembang. Sejak masa reformasi, Indonesia mulai melakukan inovasi-inovasi dan membangun perekonomian di Negara. Selain itu usaha-usaha untuk mensejahterakan rakyat juga selalu di prioritaskan. Sebagai contoh, program limatahunan (pelita) yang selalu diadakan dan dilaksanakan oleh Indonesia sejak  beberapa tahun yang lalu. Namun, dalam mengimplementasikan hal-hal tesebut, pemerintahanmasih mengalami kesulita. Terutama dalam pengalokasian APBD maupun pendanaan-pendanaan lainnya. Sehingga maih banyak rakyat yang masih beradadibawah garis kemiskinan. Selain itu pertumbuhan penduduk tanpa diimbangidengan lapangan pekerjaan maupun skill yang baik, maka banyak penduduk Indonesia yang masih menjadi pengangguran. Anak-anak yang kurang beruntungatau terlantar juga banyak dan bias kita temui di sisi jalan maupun di tengah jalandengan membawa sebuah kaleng maupun berkeliling membawa Koran dan barangasongan.Masalah lain yang terkait dengan hal ini adalah masalah struktur ekonomi Indonesia. Dimana yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin
1
 
menjadi semakin miskin. Hal itu tidak lain dikarenakan adanya ketidakadilanmaupun ketidak- seimbangan dan kurangnya pemerataan di masyarakat, terutama pada kalangan menengah ke bawah. Oleh karena itu, penulis mencoba untuk mendiskripsikan pengertian dari pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi danstruktur ekonomi, khususnya di Indonesia dalam makalah dengan judul
“Pendapatan Nasional, Pertumbuhan, dan Struktur Ekonomi”.
 
1.2Rumusan Masalah
1.2.1Bagaimanakah konsep-konsep pendapatan nasional Indonesia?1.2.2Bagaimanakah pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi diIndonesia?1.2.3Bagaimanakah pendapatan per kapita dan kemiskinan di Indonesia?1.2.4Bagaimanakah struktur ekonomi di Indonesia?
1.3Tujuan
1.3.1Mengetahui dan memahami konsep-konsep pendapatan nasionalIndonesia.1.3.2Mengetahui dan memahami pendapatan nasional dan pertumbuhanekonomi di Indonesia.1.3.3Mengetahui dan memahami pendapatan per kapita dan kemiskinan diIndonesia1.3.4Mengetahui dan memahami struktur ekonomi di Indonesia.
BAB II
2
 
PEMBAHASAN2.1Konsep-Konsep Pendapatan Nasional Indonesia
Istilah “
 pendapatan nasional”
dapat berarti sempit maupun luas. Dalam artisempit, “
 pendapatan nasional”
 
adalah
terjemahan langsung dari
nationincome.
Sedangkan dalam arti luas, “
 pendapatan nasional”
dapat merujuk ke:1.
Gross Domestic product 
(GDP) atau Produk Domestik Buto (PDB);2.
Gross Nation Product 
(GNP) atau Produk Nasional Bruto (PNB);3.
 Net National Product 
(NNP) atau Produk Nasional Netto (PNN);4.
 National Income
(NI) atau Pendapatan nasional (PN)
 
Keempat konsep pendapatan nasional (PDB; PNB; PNN; dan PN) berbedasatu sama lain. Teori makroekonomi menjelaskan dengan rinci pengertian darimasing-masing konsep tersebut, sehingga dapat merujuk ke salah satu darikonsep-konsep tersebut. Kecuali dalam spesifikasi, istilah “pendapatan nasional’digunakan untuk menyatakan secara umum prestasi suatu negara atau bangsa.
2.1.1 Sejarah Konsep pendapatan nasional
Sejarah Konsep pendapatan nasional pertama kali dicetuskan oleh 
dari Inggris yang berusaha menaksir pendapatan nasionalnegaranya(Inggris) pada tahun1665. Dalam perhitungannya, ia menggunakananggapan bahwa pendapatan nasional merupakan penjumlahan biaya hidup(konsumsi) selama setahun. Namun, pendapat tersebut tidak disepakati oleh paraahli ekonomi modern, sebab menurut pandangan ilmu ekonomi modern, konsumsi bukanlah satu-satunya unsur dalam perhitungan pendapatan nasional. Menurutmereka, alat utama sebagai pengukur kegiatan perekonomian adalah Produk  Nasional Bruto (
Gross National Product 
, GNP), yaitu seluruh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurutharga pasar pada suatu negara. Berikut adalah beberapa konsep pendapatannasional.
1.
 Produk Domestik Bruto (GDP)
 
Produk domestik bruto (
Gross Domestic Product 
) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan
3

Activity (51)

You've already reviewed this. Edit your review.
rniecha added this note|
thx
rniecha liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
dennyjun936370 liked this
me_tech_apit liked this
Randy Sormin liked this
Nurr Aliaa liked this
Fredd Gokil Abis liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->