Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
HUKUM TALAK TIGA SEKALIGUS

HUKUM TALAK TIGA SEKALIGUS

Ratings: (0)|Views: 1,723 |Likes:
Published by fayedulhaq

More info:

Published by: fayedulhaq on Mar 31, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2013

pdf

text

original

 
Tugas Mata Kuliah: 
Pendekatan Dalam Pengkajian Islam
Dosen Pengampu:Dr. H. Miftahul Huda, MAg.Prof. Dr. Phil. H. Nur Kholis Setiawan
HUKUM TALAK TIGA SEKALIGUS
(Dari Sudut Pandang Normatif Literal)
Oleh:H. Masriadi FaishalNIM: 15.4.10.2.001Semester : IPROGRAM PASCA SARJANA (S2)PRODI AHWAL SYAHSHIYAH (HUKUM KELUARGA)INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI MATARAM
2010
1
 
BAB IPENDAHULUANA.LATAR BELAKANG
Perkawinan sebagai sunnatullah, hukum alam, dan sebagi sunnah Rasul, cara hidupRasul, bertujuan untuk membentuk rumah tangga bahagia sepanjang masa, keluarga yangsakinah, mawaddah dan rahmah. (QS. Ar-Rum: 4). Namun terkadang, tujuan mulia perkawinan ini tidak dapat dicapai, sehingga bahterarumah tangga goyah dan karam. Bangunan keluarga menjadi tidak mungkin dapatdipertahankan lagi.Disinilah talak menempatkan posisinya, yaitu sebagai solusi final setelah tiada lagi asayang tersisa untuk mempertahankan mahligai rumah tangga. Sebagai
emergency exit 
, yanghanya dibuka bila benar-benar dalam keadaan darurat berat. Talak menurut bahasa berartimelepaskan ikatan, sedangkan menurut syara', talak adalah menguraikan atau melepaskanikatan (akad) perkawinan dengan lafaz talak atau semisalnya.
1
Menurut Imam Al-Haramain, talak telah digunakan sejak zaman jahiliyah, kemudiansyariat islam mengadopsinya dengan memberikan batasan-batasan baru
2.
Pada awal islamtalak tidak ada batasnya, seorang bisa saja mentalak istrinya puluhan, atau ratusan kali dankemudian boleh merujuknya kembali. Hal ini memberi efek yang menyakitkan terhadapwanita, maka syara' membatasi talak yang boleh rujuk hanya dua kali (QS. Al-Baqarah:229)
3
. Syara' membolehkan talaq dengan sebuah catatan dari hadits Nabi saw. bahwa talak adalah seburuk-buruk hal yang diperbolehkan (HR. Abu Dawud dan Ibn Majah). Namun terkadang, orang tidak mempergunakan
emergency exit 
ini sebagaimanamestinya, agama yang sudah amat toleran memberikan tiga jatah talak untuk dipergunakansehematnya dan hanya dalam keadaan terjepit, malah mereka men
-tabzir 
-kannya secara percuma dengan menghabiskan ketiga jatahnya ini sekaligus, bahkan melampaui bataskewajaran dengan menjatuhkan talak seribu, sejuta dan tak terhingga.
B.PERMASALAHAN
Bagaimana teks-teks syara' memandang penomena ini? Boleh dan terhitungkah ucapansekaligus ini?, dan kalau terhitung, apakah terhitung satu atau tiga?. Dan bagaimana paraulama muslimin (fuqaha) mengartikan dan mengeluarkan (istimbat) hukum dari teks-teksini? Inilah yang akan coba dikupas oleh tulisan ini, dengan menyebut dalil-dalil nash dariAl-Quran dan Al-Hadits, serta memaparkan pendapat-pendapat ulama bertepatan dengan
nushus
tersebut. Disini penulis tidak memaknai sendiri teks-teks syara', tetapi hanyamenyadur pendapat-pendapat para ulama terhadap teks-teks tersebut.Tulisan ini tentu saja masih sangat jauh dari kata sempurna. Karenanya kritik dan tegur sapa membangun amat diharapkan untuk melengkapi dan memperbaiki tulisan ini.Sebelumnya penulis haturkan terima kasih. ___________________________________
1.
Muhammad Khatib Asy-Syarbini,
"Mugni al-Muhtaj" 
(Beirut: Darul Fikr, 2003), juz 3, hal. 356
2.
Mushtafa Al-'Adawy,
"Ahkam At-Thalaq Fi asy-Syariah al-Islamiyah" 
, (Maktabah Ibn Taimiyah:1988), hal. 9
2
 
3.
Abdurrahman Bin Yahya Al-Mu'allimi,
"Al-Hukmul Masyru' fi At-Thalaq al-Majmu" 
, (Darul Athlas,1997) hal.27
BAB IIPEMBAHASAN
A.
Teks (
 Nash
) Al-Quran Tentang Talak (Tiga)
نٍاس َ حْإ ِ بِ ٌ ير ِ س ْ تَوْأَفٍ ور ُ ع ْ م َ بِكٌاس َ ْإ ِ َنِاتَ ر ّ َقُلط ّ :ةر)229)
"
Talak itu dua kali, setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang makruf ataumenceraikannya dengan cara yang baik".(QS. Al-Baqarah: 229)
Diriwayatkan oleh Ad-Daruqutni dari Anas bin Malik r.a., bahwa seorang lelakimendatangi nabi dan bertanya: "Sepengetahuan saya bahwa Allah berfirman, talak itu dua,lalu dimana dinyatakan yang ketiga?", maka Rasulullah saw menjawab:"Ada pada (
نٍاس َحْإ ِ بِ ٌ ير ِ س ْتَوْأَفٍور ُ ع ْ م َ بِكٌاس َْإ ِ َ
) At-Tasriih disini semaknadengan at-talak, yakni yang ketiga setelah dua. (HR. Daruqutni : 3934)Jadi Syara' hanya memberikan pihak suami tiga hak talak, yang jika semua haknyatelah dia habiskan, maka tidak diperbolehkan lagi dia merujuk. Kecuali dengan 'akad barusetelah perempuan tersebut menikah dengan lelaki lain yang kemudian berpisah (bain). Namun dalam perkembangan realitanya, banyak orang yang mengucapkan talak tigasekaligus, menyalahi tata cara yang digariskan syara' dalam perceraian. Karena diantaraaturan yang digariskan adalah mempergunakan hak talak yang tiga itu satu demi satu.Terlepas dari itu, timbul pertanyaan, bagaimana hukum orang yang melakukan hal itu?Berdosakah ia atau tidak? Dan terhitungkah talak dengan pengucapan langsung tersebutatau tidak?. Ini yang akan kita tuntaskan disini, namun sebelum kita menjawab pertanyaan- pertanyaan tadi, terlebih dahulu kita mengupas termasuk kedalam bagian talak manakahtalak dengan ucapan sekaligus itu, apakah talak bid'ah atau sunnah.
B.
Talak Tiga Sekaligus Termasuk Talak Bid'ah atau Sunnah?
Yang dimaksud dengan kata sunnah disini bukanlah dalam arti sesuatu yangmendapatkan pahala apabila dikerjakan, karena talak dengan sendirinya bukanlah sesuatuyang bisa mendatangkan pahala, namun yang dimaksud dengan talak sunnah disini adalahtalak yang pelaksanaannya sesuai dengan tata cara yang telah ditetapkan Allah swt.Demikian pula yang dimaksud dengan bid'ah bukanlah sesuatu yang baru yang tidak ada pada zaman awal, karena talak dalam masa haidh, dan talak tiga sekaligus sudah terjadi pada masa Rasulullah saw, tetapi talak bid'ah adalah talak yang tidak sesuai dengan tatacara yang telah digariskan syara'
4
. ___________________________________ 
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->