Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KUHAP DAN PENJELASAN

KUHAP DAN PENJELASAN

Ratings: (0)|Views: 3,986 |Likes:
Published by dbanjarmasin1723

More info:

Published by: dbanjarmasin1723 on Apr 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/15/2013

pdf

text

original

 
KITAB UNDANG-UNDANGHUKUM ACARA PIDANA (KUHAP) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981
Bab I Ketentuan Umum Bab II Ruang Lingkup Berlakunya Undang-undang Bab III Dasar Peradilan Bab IV Penyidik dan Penuntut Umum Bagian Kesatu : Penyelidik dan PenyidikBab IV Penyidik dan Penuntut Umum Bagian Kedua : Penyidik Pembantu Bab IVPenyidik dan Penuntut Umum Bagian Ketiga : Penuntut Umum Bab V Penangkapan,Penahanan, Penggeledahan Badan, Pemasukan Rumah, Penyitaan Dan PemeriksaanSurat Bagian Kesatu :Penangkapan Bab V Penangkapan, Penahanan, PenggeledahanBadan, Pemasukan Rumah, Penyitaan Dan Pemeriksaan Surat Bagian Kedua :Penahanan Bab V Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan Badan, PemasukanRumah, Penyitaan Dan Pemeriksaan Surat Bagian Ketiga : Penggeledahan Bab VPenangkapan, Penahanan, Penggeledahan Badan, Pemasukan Rumah, Penyitaan DanPemeriksaan Surat Bagian Keempat : Penyitaan Bab V Penangkapan, Penahanan,Penggeledahan Badan, Pemasukan Rumah, Penyitaan Dan Pemeriksaan Surat BagianKelima : Pemeriksaan Surat Bab VI Tersangka dan Terdakwa Bab VII Bantuan HukumBab VIII Berita Acara Bab IX Sumpah atau Janji Bab X Wewenang Pengadilan UntukMengadili Bagian Kesatu : Praperadilan Bab X Wewenang Pengadilan Untuk MengadiliBagian Kedua : Pengadilan Negeri Bab X Wewenang Pengadilan Untuk MengadiliBagian Ketiga : Pengadilan Tinggi Bab X Wewenang Pengadilan Untuk MengadiliBagian Keempat : Mahkamah Agung Bab XI Koneksitas Bab XII Ganti Kerugian danRehabilitasi Bagian Kesatu : Ganti Kerugian Bab XII Ganti Kerugian dan RehabilitasiBagian Kedua : Rehabilitasi Bab XIII Penggabungan Perkara Gugatan Ganti KerugianBab XIV Penyidikan Bagian Kesatu : Penyelidikan Bab XIV Penyidikan Bagian Kedua :Penyidikan Bab XV Penuntutan Bab XVI Pemeriksaan di Sidang Pengadilan BagianKesatu : Panggilan dan Dakwaan Bab XVI Pemeriksaan di Sidang Pengadilan BagianKedua : Memutus Sengketa Mengenai Wewenang Mengadili Bab XVI Pemeriksaan diSidang Pengadilan Bagian Ketiga : Acara Pemeriksaan Biasa Bab XVI Pemeriksaan diSidang Pengadilan Bagian Keempat : Pembuktian dan Putusan Dalam AcaraPemeriksaan Biasa Bab XVI Pemeriksaan di Sidang Pengadilan Bagian Kelima : AcaraPemeriksaan Biasa Bab XVI Pemeriksaan di Sidang Pengadilan Bagian Keenam : AcaraPemeriksaan Cepat Bab XVI Pemeriksaan di Sidang Pengadilan Bagian Ketujuh :Pelbagai Ketentuan Bab XVII Upaya Hukum Bagian Kesatu : Pemeriksaan TingkatBanding Bab XVII Upaya Hukum Bagian Kedua : Pemeriksaan Untuk Kasasi Bab XVIIIUpaya Hukum Luar Biasa Bagian Kesatu : Pemeriksaan Tingkat Kasasi DemiKepentingan Hukum Bab XVIII Upaya Hukum Luar Biasa Bagian Kedua : PeninjauanKembali Putusan Pengadilan Yang Telah Memperoleh Kekuatan Hukum Yang TetapBab XIX Pelaksanaan Putusan Pengadilan Bab XX Pengawasan Dan PengamatanPelaksanaan Putusan Pengadilan Bab XXI Ketentuan Peralihan Bab XXII KetentuanPenutupBAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Yang dimaksud dalam undang-undang ini dengan:1.Penyidik adalah pejabat polisi negara Republik Indonesia atau pejabat pegawai negerisipil tertentu yang diberi wewenang khusus oleh undang-undang untuk melakukanpenyidikan.2.Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yangdiatur dalam undang-undang ini untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan
 
bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukantersangkanya.3.Penyidik pembantu adalah pejabat kepolisian negara Republik Indonesia yang karenadiberi wewenang tertentu dapat melakukan tugas penyidikan yang diatur dalam undang-undang ini.4.Penyelidik adalah pejabat polisi negara Republik Indonesia yang diberi wewenangoleh undang-undang ini untuk melakukan penyelidikan.5.Penyelidikan adalah serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukansuatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atautidaknya dilakukan penyidikan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini.6.a. Jaksa adalah pejabat yang diberi wewenang oleh undang-undang ini untukbertindak sebagai penuntut umum serta melaksanakan putusan pengadilan yang telahmemperoleh kekuatan hukum tetap.b.Penuntut umum adalah jaksa yang diberi wewenang oleh undang-undang ini untukmelakukan penuntutan dan melaksanakan penetapan hakim.7.Penuntutan adalah tindakan penuntut umum untuk melimpahkan perkara pidana kepengadilan negeri yang berwenang dalam hal dan menurut cara yang diatur dalamundang-undang ini dengan permintaan supaya diperiksa dan diputus oleh hakim disidang pengadilan. 8.Hakim adalah pejabat peradilan negara yang diberi wewenangoleh undang-undang untuk mengadili.9.Mengadili adalah serangkaian tindakan hakim untuk menerima, memeriksa, danmemutus perkara pidana berdasarkan asas bebas, jujur, dan tidak memihak di sidangpengadilan dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini.10.Praperadilan adalah wewenang pengadilan negeri untuk memeriksa dan memutusmenurut cara yang diatur dalam undang-undang ini, tentang: a.sah atau tidaknya suatupenangkapan dan atau penahanan atas permintaan tersangka atau keluarganya ataupihak lain atas kuasa tersangka; b.sah atau tidaknya penghentian penyidikan ataupenghentian penuntutan atas permintaan demi tegaknya hukum dan keadilan;c.permintaan ganti kerugian atau rehabilitasi oleh tersangka atau keluarganya ataupihak lain atas kuasanya yang perkaranya tidak diajukan ke pengadilan.11.Putusan pengadilan adalah pernyataan hakim yang diucapkan dalam sidangpengadilan terbuka, yang dapat berupa pemidanaan atau bebas atau lepas dan segalatuntutan hukum dalam hal serta menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini.12.Upaya hukum adalah hak terdakwa atau penuntut umum untuk tidak menerimaputusan pengadilan yang berupa perlawanan atau banding atau kasasi atau hakterpidana untuk mengajukan permohonan peninjauan kembali dalam hal serta menurutcara yang diatur dalam undang-undang ini.13.Penasihat hukum adalah seorang yang memenuhi syarat yang ditentukan oleh atauberdasarkan undang-undang untuk memberi bantuan hukum.14.Tersangka adalah seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya berdasarkanbukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana.15.Terdakwa adalah seorang tersangka yang dituntut, diperiksa dan diadili di sidangpengadilan.16.Penyitaan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mengambil alih dan ataumenyimpan di bawah penguasaannya benda bergerak atau tidak bergerak, berwujudatau tidak berwujud untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan, penuntutan danperadilan.17. Penggeledahan rumah adalah tindakan penyidik untuk memasuki rumah tempattinggal dan tempat tertutup Iainnya untuk melakukan tindakan pemeriksaan dan ataupenyitaan dan atau penangkapan dalam hal dan menurut cara yang diatur dalamundang-undang.
 
18.Penggeledahan badan adalah tindakan penyidik untuk mengadakan pemeriksaanbadan dan atau pakaian tersangka untuk mencari benda yang diduga keras ada padabadannya atau dibawanya serta, untuk disita.19.Tertangkap tangan adalah tertangkapnya seorang pada waktu sedang melakukantindak pidana, atau dengan segera sesudah beberapa saat tindak pidana itu dilakukan,atau sesaat kemudian diserukan oleh khalayak ramai sebagai orang yangmelakukannya, atau apabila sesaat kemudian padanya ditemukan benda yang didugakeras telah dipergunakan untuk melakukan tindak pidana itu yang menunjukkan bahwaia adalah pelakunya atau turut melakukan atau membantu melakukan tindak pidana itu.20.Penangkapan adalah suatu tindakan penyidik berupa pengekangan sementara waktukebebasan tersangka atau terdakwa apabila terdapat cukup bukti guna kepentinganpenyidikan atau penuntutan dan atau peradilan dalam hal serta menurut cara yangdiatur dalam undang-undang ini.21.Penahanan adalah penempatan tersangka atau terdakwa di tempat tertentu olehpenyidik atau penuntut umum atau hakim dengan penetapannya, dalam hal sertamenurut cara yang diatur dalam undang-undang ini.22.Ganti kerugian adalah hak seorang untuk mendapat pemenuhan atas tuntutannyayang berupa imbalan sejumlah uang karena ditangkap, ditahan, dituntut ataupun diadilitanpa alasan yang berdasarkan undang-undang atau karena kekeliruan mengenaiorangnya atau hukum yang diterapkan menurut cara yang diatur dalam undang-undangini.23.Rehabilitasi adalah hak seorang untuk mendapat pemulihan hanya dalamkemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya yang diberikan pada tingkatpenyidikan, penuntutan atau peradilan karena ditangkap, ditahan, dituntut ataupundiadili tanpa alasan yang berdasarkan undang-undang atau karena kekeliruan mengenaiorangnya atau hukum yang diterapkan menurut cara yang diatur dalam undang-undangini.24.Laporan adalah pemberitahuan yang disampaikan oleh seorang karena hak ataukewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwenang tentang telahatau sedang atau diduga akan terjadinya peristiwa pidana.25.Pengaduan adalah pemberitahuan disertai permintaan oleh pihak yangberkepentingan kepada pejabat yang berwenang untuk menindak menurut hukumseorang yang telah melakukan tindak pidana aduan yang merugikannya.26.Saksi adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentinganpenyidikan, penuntutan dan peradilan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia Iihat sendiri dan ia alami sendiri.27.Keterangan saksi adalah salah satu alat bukti dalam perkara pidana yang berupaketerangan dari saksi mengenai suatu peristiwa pidana yang ia dengar sendiri, Ia lihatsendiri dan ia alami sendiri dengan menyebut alasan dan pengetahuannya itu.28.Keterangan ahli adalah keterangan yang diberikan oleh seorang yang memilikikeahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkarapidana guna kepentingan pemeriksaan.29. Keterangan anak adalah keterangan yang diberikan oleh seorang anak tentang halyang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentinganpemeriksaan dalam hal serta menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini.30.Keluarga adalah mereka yang mempunyai hubungan darah sampai derajat tertentuatau hubungan perkawinan dengan mereka yang terlibat dalam suatu proses pidanasebagaimana diatur dalam undang-undang ini.31.Satu hari adalah dua puluh empat jam dan satu bulan adalah waktu tiga puluh hari.32.Terpidana adalah seorang yang dipidana berdasarkan putusan pengadilan yangtelah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Marfuatul Latifa liked this
Nur Hakim liked this
Azizah Aj Amalia liked this
Iqbal Parikesit liked this
chit_rese liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->