Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PROFIL KABUPATEN MAJALENGKA

PROFIL KABUPATEN MAJALENGKA

Ratings: (0)|Views: 973 |Likes:

More info:

Published by: Taufik Nurohman Yusuf on Apr 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

text

original

 
PROFIL KABUPATEN MAJALENGKAA.1 Letak dan keadaan geografis
Secara Geografis Kabupaten Majalengka terletak di bagian timur Propinsi JawaBarat yaitu Sebelah Barat antara 108
r
03¶ ± 108
r
19¶ Bujur Timur, Sebelah Secara geografisKabupaten Majalengka terletak di bagian timur Timur 108
r
12¶ ± 108
r
25¶ Bujur Timur,Sebelah Utara antara 6
r
36¶ ± 6
r
58¶ Lintang Selatan dan Sebelah Selatan 6
r
43¶ ± 7
r
03¶Lintang Selatan, dengan batas-batas wilayahnya :
 
Sebelah Selatan, berbatasan dengan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya
 
Sebelah Barat, berbatasan dengan Kabupaten Sumedang
 
Sebelah Utara, berbatasan dengan Kabupaten Indramayu
 
Sebelah Timur, berbatasan dengan Kabupaten Cirebon dan Kabupaten KuninganLuas Wilayah Kabupaten Majalengka adalah 1.204,24 Km², berarti KabupatenMajalengka hanya sekitar 2,71 % dari luas Wilayah Propinsi Jawa Barat (yaitu kurang lebih44.357,00 Km²) dengan ketinggian tempat antara 19-857 m diatas permukaan laut. Dilihatdari topografinya Kabupaten Majalengka dapat dibagi dalam tiga zona daerah, yaitu :
 
Daerah pegunungan dengan ketinggian 500-857 m diatas permukaan laut dengan luas482,02 Km² atau 40,03 % dari seluruh luas wilayah Kabupaten Majalengka.
 
Daerah bergelombang/berbukit dengan ketinggian 50-500 m diatas permukaan lautdengan luas 376,53 Km² atau 31,27 % dari seluruh luas wilayah Kabupaten Majalengka.
 
Daerah dataran rendah dengan ketinggian 19-50 m diatas permukaan laut dengan luas345,69 Km² atau 28,70 % dari seluruh luas wilayah Kabupaten Majalengka.
 
Tipe iklim di Kabupaten Majalengka termasuk bervariasi, suhu berkisar antara 18,8± 37,0 ºC. Curah hujan rata-rata setahun sekitar 209,84 mm, curah hujan tertinggi terjadipada Bulan Januari mencapai 530,7 mm dengan hari hujan rata-rata 16 hari per bulan.Namun dalam beberapa dekade, akhir-akhir ini iklim di Kabupaten Majalengka khususnyadan di Indonesia pada umumnya sudah tidak bisa ditentukan lagi waktunya, karena sudahtidak teratur sesuai dengan waktu-waktu yang biasa terjadi. Hal ini karena berbagai faktor alam yang kompleks baik yang disebabkan oleh ulah manusia yang disengaja maupun yangtidak disengaja.Jarak dari Ibukota Kecamatan ke Ibukota Kabupaten berkisar antara 0-37 Km,Kecamatan Lemahsugih merupakan daerah terjauh dari Ibukota Kabupaten. Sedangkan jarak dari Ibukota Kabupaten Majalengka ke kabupaten-kabupaten di Seluruh Jawa Barat berkisar antara 46 ± 389 Km.Panjang jalan di Kabupaten Majalengka pada akhir tahun 2005 adalah 834,524Km. Dari panjang jalan tersebut sepanjang 685,700 Km merupakan jalan Kabupaten. Adapunkondisi jalan yang baik/sedang hanya sekitar 75,34 persen dari panjang jalan yang ada. DiKabupaten Majalengka transportasi jalan raya masih mendominasi pelayanan pergerakanangkutan barang dan penumpang. Sedangkan untuk transportasi antar desa masih banyak menggunakan angkutan bermotor roda dua (Ojek).Kabupaten Majalengka dilihat dari keadaan geologisnya terdapat beberapa jenisbatuan antara lain : Aluvium, Undiferentioned, Vulcanic Product, Pliocene SedimentaryFacies Laparice Dacite, Fosene, Leistocene Sedimentary Facies dan Miocene SedimentaryFacies. Adapun untuk jenis tanah yang ada di wilayah Kabupaten Majalengka ada beberapamacam antara lain yaitu Aluvial, Regosol, Grumosol, Asosiasi Mediteran Coklat, Asosiasi
 
Podsolik dan Hidromorf Kelabu. Sedangkan eksplorasi sumber alam Galian C terdapat jugadi Kabupaten Majalengka dengan jenis galian pasir, batu kerikil, batu pasang, tras, tanah liat,batu kapur dan batu andesit (granit).
A.2 Sumber daya pertanian
Penggunaan lahan di Kabupaten Majalengka, seperti halnya yang sudah bakudigunakan secara nasional yaitu dibedakan menjadi 2 (dua) klasifikasi besar,
lahan sawah
dan
lahan kering (darat)
. Lahan sawah dibedakan menurut jenis pengairan sedangkan lahankering dirinci menurut status penggunaannya. Luas lahan yang digunakan seluruhnyamencapai 1.204,24 Km² yang terdiri atas
lahan sawah
seluas 50.906 hektar (42,27 %) dan
lahan kering 
seluas 69.518 hektar (57,73 %).Berdasarkan data luas lahan diketahui lebih jauh ternyata kualitas sawah diKabupaten Majalengka sebagian besar (34,25 %) sudah merupakan sawah berpengairanirigasi teknis. Hal ini merupakan peluang yang cukup besar untuk dapat lebih meningkatkanproduksi dan produktivitas lahan melalui penerapan pola 10 paket teknologi usaha tani secaralebih intensif.Di sisi lain Kabupaten Majalengka, daerah pertanian lahan keringnya masih tetaprawan terhadap bahaya kemerosotan kesuburan tanah, karena pola pengawetan tanah yangditerapkan masih kurang memadai. Keadaan demikian akan berpengaruh kepada terjadinyaerosi dan aliran permukaan, yang pada gilirannya produktivitas tanaman pertanian akanterganggu. Oleh karena itu upaya penghijauan terhadap lahan kritis menjadi pentingkarenanya.Berdasarkan hasil Sensus Pertanian tahun 1993 dan 2003 di Kabupaten Majalengkadiperoleh informasi bahwa persentase rumah tangga pertanian telah terjadi penurunan. Pada

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Andrean Maulana liked this
Yudha Aditya liked this
Ganev Setiawan liked this
Ganev Setiawan liked this
muhmus88 liked this
Malla Sulastri liked this
tiara_sadikin liked this
dr_runyhermawan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->