Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PPPDL

PPPDL

Ratings: (0)|Views: 481|Likes:
Published by uancream3300

More info:

Published by: uancream3300 on Apr 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/04/2012

pdf

text

original

 
 
M
ATA
K
ULIAH
:
 
P
ENGEMBANGAN
P
ROGRAM
D
IKLAT
 D
OSEN
:
 
D
R
.
 
S
RIDADI
P
UDJO
S
UPARTO
R
INA
S
UKAWATI
,
 
M.
PD
.
 
2011
Pokok-Pokok Pengelolaan Diklatdan Latbang, Program AplikasiPelatihan pada Institusi
 
Di susun oleh :
1
.
 
Eka Galih P. (
121507058)
 
2
.
 
Lukman Nul H. (
1215071052)
 3.
 
Pinuji Prawita D. (
1215071079)
 4.
 
Yuanita C. (
121508606
4
)
 
U N I V E R S I T A S
 
N E G E R I
 
J A K A R T A
 
 
2
 
A.
 
P
okok-
P
okok
P
engelolaan Diklat dan Latbang
Pokok-pokok pengelolaan dan pengembangan pendidikan dan pelatihan seperti tercantum padasubsistem diklat, meliputi: manajemen pendidikan dan pelatihan, peningkatan kualitas institusi diklat,pengembangan program diklat dan pembinaan pengelolaan kediklatan.
1
.
 
M
anajemen
P
endidikan dan
P
elatihan
Institusi diklat memiliki tanggung jawab menyiapkan SDM pengelola dan pelaksana programyang kompeten dan profesional dalam melaksanakan program KB. Dalam mengelola programkediklatan, institusi diklat tersebut harus dapat memenuhi dan mengantisipasi kebutuhanperkembangan program, kebutuhan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran,khususnya dalam mewujudkan visi program KB yaitu Keluarga Berkualitas tahun
2015
.Proses pengelolaan diklat merupakan suatu siklus/tahap yang saling berkaitan danberkesinambungan, yang terdiri dari:
 
a.
 
T
ahap pertama
: melakukan penjajakan atau identifikasi kebutuhan pelatihan (
need assessment 
)
yang bertujuan untuk mencari kesenjangan antara kompetensi yang adadengan SDM yang dibutuhkan.b.
 
T
ahap kedua
: menyusun desain pelatihan yang dibutuhkan sesuai hasil analisa penjajakankebutuhan. Pada penyusunan desain pelatihan ditentukan tujuan program pelatihan,kerangka model/metoda (orientasi, lokakarya, magang,
o
n the j 
ob
training, c
o
aching
, dll
)
 dan strategi pelatihan yang sesuai, pengorganisasian pelatihan dan pendanaan.c.
 
T
ahap ketiga
: membuat rancangan pembelajaran yang meliputi perkembangan kurikulum,bahan, media, instrument evaluasi, dan metoda pembelajaran. Rancangan pembelajarandibuat sedemikian rupa sehingga menarik dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
y
 
Pembelajaran berbasis kepada peserta dan kelompok (
p
artisi 
p
at 
o
ry/ 
p
eer 
b
ased training
)
 
y
 
Mencari dan mengetahui hal-hal yang mutakhir dan sedang menjadi topik pembicaraan(
disc
ov 
ery 
)
 
y
 
Belajar melalui eksperimen (
ex 
p
erimental learning
)
 
y
 
Belajar berbasis website (
e
b
site
o
nline learning
)
 
 
 3 d.
 
T
ahap keempat
: menyelenggarakan pelatihan dimulai dari pemanggilan peserta yangdisesuaikan dengan prosedur berlaku dan melaksanakan proses pembelajaran denganmenggunakan metoda dan media sesuai rancangan. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
y
 
F
asilitator
y
 
Suasana kelas sangat kondusif dan tidak kaku
y
 
Siap dengan
energizer 
 
y
 
Alokasi waktu disesuaikan dengan tujuan pengajarane.
 
T
ahap kelima
: melakukan evaluasi pelatihan baik yang bersifat formatif maupun sumatif terhadap peserta, fasilitator dan penyelenggaraan, serta evaluasi pasca pelatihan untukmemantau tenaga yang sudah dilatih. Selain itu, evaluasi juga dilakukan untuk melihatdampak diklat terhadap kinerja SDM yang sudah dilatih serta dampak kinerja SDM terhadapkemajuan operasional program.Proses pengelolaan diklat ini dilaksanakan dengan memperhatikan
5
(lima
)
elemen yangberperan dalam mendorong terciptanya organisasi pembelajaran (
learning
o
rganizati 
o
n
)
yaitu: prosesdan tipe belajar (
learning
);
perkembangan organisasi (BKKBN atau lembaga yang menangani program KBdi kabupaten/kota
);
SDM pengelola dan pelaksana program termasuk tokoh masyarakat
;
institusimasyarakat pedesaan (IMP
)
serta keluarga sebagai klien
;
perkembangan pengetahuan dan teknologiyang dimanfaatkan dan mendukung proses belajar. Model LO seperti ini mengacu kepada model yangdiperkenalkan oleh Marquardt.Elemen
learning
merupakan elemen inti yang terjadi pada individu, kelompok dan organisasi,sedangkan elemen lainnya organisasi, SDM, pengetahuan dan teknologi dibutuhkan untukmengembangkan kelangsungan proses belajar dan menyempurnakan kualitas organisasi belajar.Terjadinya organisasi belajar akan mendorong SDM pengelola dan pelaksana program KB untuk belajar,berfikir kritis, serta membantu organisasi, belajar dari kesalahan dan keberhasilan sehingga dapatmengadaptasi perubahan lingkungan secara efektif.
2
.
 
P
eningkatan Kualitas Institusi Diklat
Kualitas institusi diklat ditentukan oleh kualitas dan profesionalisme SDM pengelola danpelaksana diklat. Sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran dan pengembanganprogram diklat serta terjalinnya jejaring kerja dan forum komunikasi dengan mitra. Karena itu,peningkatan kualitas institusi diklat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->